- Beranda
- Juventus FC
-=Juventus FC Sp.A ⭐⭐⭐ =- Casa dei Bianconeri @JuveKaskus @IndoJuveJOFC
...
TS
bayilemot
-=Juventus FC Sp.A ⭐⭐⭐ =- Casa dei Bianconeri @JuveKaskus @IndoJuveJOFC


Welcome To Indonesian Juventini aka Juventini Kaskus Thread Stagione 2020/2021
One of Official Juventus FC Fans Club in Indonesia
salah satu fans club resmi Juventus FC di Indonesia
Born March 26 2005
★★★General Rules Thread Juvekaskus★★★
Bila Ada Yang Melanggar
satpam yg ngasi laporan
1st Warning, Delete post
2nd Nama diapus dr list + Bata abuse
3rd gw laporin momod krn gw anggep flammer + Bata dr penghuni bench Juve
semua demi Kenyamanan dan ketentraman Trid Juve...
bagi yg ga sependapat silakan bikin trid makian/hinaan ttg juve/ke spectre
bagi yg sudah keterlaluan /tidak bisa di kasi tau baik2
dipersilahkan langsung dibata rame2
dan req BANED +DELETE post
★★★Twiter Juventini Kaskus★★★
@JuveKaskus
Link Blogs Bench JuvKas
http://www.kaskus.co.id/thread/51e15...ventini-kaskus
Link SG Bench JuvKas
http://www.kaskus.co.id/group/21284

Diubah oleh azhuramasda 01-08-2022 19:08
rendycuex dan 41 lainnya memberi reputasi
32
1.1M
37.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Juventus FC
75Thread•714Anggota
Tampilkan semua post
Kekasihimagi
#1924
Dikata Player Mode ngga percaya 
Kalo bukan player mode seandainya dulu pergantian Alle ke Sarri pun Juve akan tetap lebih baik.
Baik Sarri yg pakem tiki tukul vertikal main High Defense Line ngga didukung kemampuan off the ball pemain ya sama aja keliatan cuma passing passing mentok.
Gitu juga Pirlove yang stuck dengan 442 padahal doi prefer main 433.
Kenapa?
Karena player nya ngga mendukung, fitness levelnya juga ngga mendukung.
433 itu mobilitasnya intens di skema Pirlove, punya pemain model Rabiot, Berna, yang Flamboyan ditambah Dybala, Arthur, yang rawan cedera plus Bentan si kolektor yellow card apa yg bisa diperbuat Pirlo di 433?
Balik jadi 442 aja udah, pola defense base yg di modif nyerang. Sama seperti Alle 2.0 ini yg hampir ½ musim pake 442.
Pembelian CR emang bencana sih, penguatan sektor depan doang dengan budget selangit tanpa lapisan dan racikan lini kedua dan pertahanan yang ok malah bikin hancur skuad.
Era Alle 1, kita masih ada pemain mental juara Evra, Mandzukic, Tevez, Buffon, Chiellini, Barzagli dan King Barcuk Alvez.
Sekarang siapa yg punya mental itu di tim?
Mau ganti pelatih? Coba dipikir dulu deh.. ga akan menyelesaikan masalah. Faktanya sudah 2 musim dan dua pelatih yg diganti beserta pakem mainnya tapi malah downgrade.
Sarri : 1 trophy mayor selisih 1 point peringkat 2
Pirlove : 2 trophy minor peringkat 4 klasemen.
Downgrade kan?
Ogut setuju dengan langkah manajemen kecuali Nedved ya (ga usah tanya alasannya)
Yg akan rombak skuad terlebih dahulu dengan masa penyesuaian 4 tahun dibawah Allegri. Terlepas mau main negative football sekalipun jika skuad sudah terbentuk dengan kapabilitas menyerang, defense dan didukung fisik mumpuni, ogut rasa putus kontrak Allegri kapanpun akan bermanfaat banget buat calon penggantinya.
Kalo musim depan racikan skuad dirasa cukup bisa jadi Alle hanya 2-3 musim aja di Juve.
Juve sudah punya pondasi kuat.
Rumus ogut:
Pelatih bernilai 1 pemain bernilai 3.
Coba tengok reformasi klub dan progress klub klub model Bayern, Madrid, Barca, MU, Liverpool, City, Leicester, Atalanta.
Dilihat dari manajemen SDM nya, faktor pelatih atau faktor pemain yg menentukan mereka konsisten dijalur juara (lokal dan UCL)

Be Strong Duvan!

Kalo bukan player mode seandainya dulu pergantian Alle ke Sarri pun Juve akan tetap lebih baik.
Baik Sarri yg pakem tiki tukul vertikal main High Defense Line ngga didukung kemampuan off the ball pemain ya sama aja keliatan cuma passing passing mentok.
Gitu juga Pirlove yang stuck dengan 442 padahal doi prefer main 433.
Kenapa?
Karena player nya ngga mendukung, fitness levelnya juga ngga mendukung.
433 itu mobilitasnya intens di skema Pirlove, punya pemain model Rabiot, Berna, yang Flamboyan ditambah Dybala, Arthur, yang rawan cedera plus Bentan si kolektor yellow card apa yg bisa diperbuat Pirlo di 433?
Balik jadi 442 aja udah, pola defense base yg di modif nyerang. Sama seperti Alle 2.0 ini yg hampir ½ musim pake 442.
Pembelian CR emang bencana sih, penguatan sektor depan doang dengan budget selangit tanpa lapisan dan racikan lini kedua dan pertahanan yang ok malah bikin hancur skuad.
Era Alle 1, kita masih ada pemain mental juara Evra, Mandzukic, Tevez, Buffon, Chiellini, Barzagli dan King Barcuk Alvez.
Sekarang siapa yg punya mental itu di tim?
Mau ganti pelatih? Coba dipikir dulu deh.. ga akan menyelesaikan masalah. Faktanya sudah 2 musim dan dua pelatih yg diganti beserta pakem mainnya tapi malah downgrade.
Sarri : 1 trophy mayor selisih 1 point peringkat 2
Pirlove : 2 trophy minor peringkat 4 klasemen.
Downgrade kan?
Ogut setuju dengan langkah manajemen kecuali Nedved ya (ga usah tanya alasannya)

Yg akan rombak skuad terlebih dahulu dengan masa penyesuaian 4 tahun dibawah Allegri. Terlepas mau main negative football sekalipun jika skuad sudah terbentuk dengan kapabilitas menyerang, defense dan didukung fisik mumpuni, ogut rasa putus kontrak Allegri kapanpun akan bermanfaat banget buat calon penggantinya.
Kalo musim depan racikan skuad dirasa cukup bisa jadi Alle hanya 2-3 musim aja di Juve.
Juve sudah punya pondasi kuat.
Rumus ogut:
Pelatih bernilai 1 pemain bernilai 3.
Coba tengok reformasi klub dan progress klub klub model Bayern, Madrid, Barca, MU, Liverpool, City, Leicester, Atalanta.
Dilihat dari manajemen SDM nya, faktor pelatih atau faktor pemain yg menentukan mereka konsisten dijalur juara (lokal dan UCL)

Be Strong Duvan!
Diubah oleh Kekasihimagi 07-05-2022 12:40
Ulqiora dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
