- Beranda
- Juventus FC
-=Juventus FC Sp.A ⭐⭐⭐ =- Casa dei Bianconeri @JuveKaskus @IndoJuveJOFC
...
TS
bayilemot
-=Juventus FC Sp.A ⭐⭐⭐ =- Casa dei Bianconeri @JuveKaskus @IndoJuveJOFC


Welcome To Indonesian Juventini aka Juventini Kaskus Thread Stagione 2020/2021
One of Official Juventus FC Fans Club in Indonesia
salah satu fans club resmi Juventus FC di Indonesia
Born March 26 2005
★★★General Rules Thread Juvekaskus★★★
Bila Ada Yang Melanggar
satpam yg ngasi laporan
1st Warning, Delete post
2nd Nama diapus dr list + Bata abuse
3rd gw laporin momod krn gw anggep flammer + Bata dr penghuni bench Juve
semua demi Kenyamanan dan ketentraman Trid Juve...
bagi yg ga sependapat silakan bikin trid makian/hinaan ttg juve/ke spectre
bagi yg sudah keterlaluan /tidak bisa di kasi tau baik2
dipersilahkan langsung dibata rame2
dan req BANED +DELETE post
★★★Twiter Juventini Kaskus★★★
@JuveKaskus
Link Blogs Bench JuvKas
http://www.kaskus.co.id/thread/51e15...ventini-kaskus
Link SG Bench JuvKas
http://www.kaskus.co.id/group/21284

Diubah oleh azhuramasda 01-08-2022 19:08
rendycuex dan 41 lainnya memberi reputasi
32
1.1M
37.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Juventus FC
75Thread•582Anggota
Tampilkan semua post
Kekasihimagi
#1806
Iseng iseng ogut coba utak atik gathuk soal kondisi permainan Juve saat ini berdasarkan statistic.
Kali ini ogut mau bahas soal statistic tim dan juga individu, mengenai gaya main, skema dan strategi mister Corto Muso insya Allah bakal ogut bahas next time lah (kalo lagi mood).
Pertama : Gol yang dicetak selama 90 menit pertandingan
Menarik nih dikupas!

Masing masing 10 gol tercipta pada 15 menit pertama dan 30 menit pertandingan babak awal dari total pertandingan hingga match kontra Venezia.
Lalu menciptakan gol 8 kali pada interval menit 30 hingga babak pertama usai.
Dibabak kedua Juve punya peluang mencetak lebih sedikit pada 15 menit pertama babak kedua dimulai sebanyak 2 gol lalu 9 gol tercipta pada interval menit 60-75 dan mengejutkannya lagi peluang terciptanya gol Juve lebih banyak pada 15 menit menuju akhir pertandingan.
Kedua :
Masing-masing gol kebobolan Juve tercipta pada 30 menit pertama masing masing 4 gol lalu 15 menit terakhir kebobolan 6 gol dibabak pertama
Babak kedua berbanding terbalik, Juve harus kebobolan 7 gol dari upaya 2 gol yg ciptakan pada awal babak kedua dimulai kemudian kebobolan 2 gol diinterval menit 60-75 lalu 8 gol kebobolan 15 menit menuju pertandingan usai.
Pendapat ogut dari pola gol kemasukan dan memasukan ini, Juve ter (biasa) bermain (offensive) untuk mencetak gol pada 30 menit pertandingan awal kemudian cooling down (stamina) hingga babak pertama usai lalu bermain defensive lagi pada medio babak kedua hingga menit 75 untuk benar benar bisa memaksimalkan stamina agar dapat menciptakan gol pada 15 menit akhir pertandingan.
Kemudian kita coba lihat statistic peluang menciptakan gol, percobaan, shot on goal hingga rasio gol terhadap peluang untuk striker-striker Juve, sbb:

sumber : Legaseriea
Lalu kita lihat Stat Midfielder kita:


Sumber lainnya
Kesimpulan ogut:
Dari sisi Penyerang, Juve bener bener krisis (level maksimal) karena Cuma punya Dusan dan Kean dengan rasio konversi gol lebih baik. Juve lebih memilih Morata ketimbang Kean yang secara statistic lebih baik mungkin karena factor klausul peminjaman atau something lah..
Alasan mengapa Dybala ngedrop produktifitasnya mungkin karena beberapa factor, second striker dengan playmaker role dan factor cedera.
Jika dilihat dari produktifitas dan kreatifitas Midfielder kita maka:
1. Weston, Loca dan Rabiot yang punya banyak peluang mencetak gol (Mezalla)
2. Loca dan Rabbiot yang punya visi lebih baik, dan
3. Locatelli adalah satu satunya gelandang tengah Juve yang paling produktif dan kreatif dengan 29 penampilan.
Jika dihitung berdasarkan azas manfaat hanya ada 2 midfield Juve dengan kontribusi penampilan maksimal musim ini yakni Rabbiot dan Locatelli. Sisanya dipegang Tuan Muda Berna (25) dan Weston (20)
Ayoklah Bene Bini, benerin transfer Juve musim musim sebelumnya dan rombak total tim JMed serta assisten pelatih bidang Gizi dan Athletik. Rugi banget Juve kurang dapet manfaat dari SDM nya musim ini.
Sekian dan terima koreksi.
Kali ini ogut mau bahas soal statistic tim dan juga individu, mengenai gaya main, skema dan strategi mister Corto Muso insya Allah bakal ogut bahas next time lah (kalo lagi mood).
Pertama : Gol yang dicetak selama 90 menit pertandingan
Menarik nih dikupas!

Masing masing 10 gol tercipta pada 15 menit pertama dan 30 menit pertandingan babak awal dari total pertandingan hingga match kontra Venezia.
Lalu menciptakan gol 8 kali pada interval menit 30 hingga babak pertama usai.
Dibabak kedua Juve punya peluang mencetak lebih sedikit pada 15 menit pertama babak kedua dimulai sebanyak 2 gol lalu 9 gol tercipta pada interval menit 60-75 dan mengejutkannya lagi peluang terciptanya gol Juve lebih banyak pada 15 menit menuju akhir pertandingan.
Kedua :
Masing-masing gol kebobolan Juve tercipta pada 30 menit pertama masing masing 4 gol lalu 15 menit terakhir kebobolan 6 gol dibabak pertama
Babak kedua berbanding terbalik, Juve harus kebobolan 7 gol dari upaya 2 gol yg ciptakan pada awal babak kedua dimulai kemudian kebobolan 2 gol diinterval menit 60-75 lalu 8 gol kebobolan 15 menit menuju pertandingan usai.
Pendapat ogut dari pola gol kemasukan dan memasukan ini, Juve ter (biasa) bermain (offensive) untuk mencetak gol pada 30 menit pertandingan awal kemudian cooling down (stamina) hingga babak pertama usai lalu bermain defensive lagi pada medio babak kedua hingga menit 75 untuk benar benar bisa memaksimalkan stamina agar dapat menciptakan gol pada 15 menit akhir pertandingan.
Kemudian kita coba lihat statistic peluang menciptakan gol, percobaan, shot on goal hingga rasio gol terhadap peluang untuk striker-striker Juve, sbb:

sumber : Legaseriea
Lalu kita lihat Stat Midfielder kita:


Sumber lainnya
Kesimpulan ogut:
Dari sisi Penyerang, Juve bener bener krisis (level maksimal) karena Cuma punya Dusan dan Kean dengan rasio konversi gol lebih baik. Juve lebih memilih Morata ketimbang Kean yang secara statistic lebih baik mungkin karena factor klausul peminjaman atau something lah..
Alasan mengapa Dybala ngedrop produktifitasnya mungkin karena beberapa factor, second striker dengan playmaker role dan factor cedera.
Jika dilihat dari produktifitas dan kreatifitas Midfielder kita maka:
1. Weston, Loca dan Rabiot yang punya banyak peluang mencetak gol (Mezalla)
2. Loca dan Rabbiot yang punya visi lebih baik, dan
3. Locatelli adalah satu satunya gelandang tengah Juve yang paling produktif dan kreatif dengan 29 penampilan.
Jika dihitung berdasarkan azas manfaat hanya ada 2 midfield Juve dengan kontribusi penampilan maksimal musim ini yakni Rabbiot dan Locatelli. Sisanya dipegang Tuan Muda Berna (25) dan Weston (20)
Ayoklah Bene Bini, benerin transfer Juve musim musim sebelumnya dan rombak total tim JMed serta assisten pelatih bidang Gizi dan Athletik. Rugi banget Juve kurang dapet manfaat dari SDM nya musim ini.
Sekian dan terima koreksi.
Diubah oleh Kekasihimagi 05-05-2022 21:39
winsulubere dan 20 lainnya memberi reputasi
21
Tutup
