Kaskus

Entertainment

c4punk1950...Avatar border
TS
c4punk1950...
Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?


Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Manusia hidup dibumi sudah berabad-abad lamanya, apa yang mereka cari? Apa yang mereka impikan? Bahagia, aman, dan damai.

Namun faktanya peradaban silih berganti apa yang mereka lakukan? Perang, berselisih hingga kematian ketika mereka mencari hal yang berhubungan dengan bahagia, aman, dan damai.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Banyak yang beranggapan untuk bahagia diperlukan sarananya yaitu kekayaan, dengan menguasai kapitalisme global maka dari kekayaan bisa membeli apa saja, dari kekayaan mereka juga dapat memperkerjakan banyak pasukan pengamanan, agar hidup mereka tidak diusik dan terciptalah rasa damai.

Maka, banyak manusia berlomba untuk menjadi kaya, sukses diukur dengan kekayaan yang dipunya. Semua manusia bermimpi ingin menjadi kaya, hingga kepercayaan pada keyakinan mulai terdegradasi.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Beragama, tapi hanya sebuah topeng semata. Karena pada dasarnya hawa nafsu mereka yang selalu diturutkan. Ingin mencapai segala hal, ingin menjadi mahluk yang sempurna.

Apakah mereka cukup sampai disitu? Ternyata tidak, manusia berusaha untuk menciptakan teknologi untuk mempermudah urusan hidup mereka.

Teknologi manusia sejak tahun 1980 hingga sekarang 2022 ternyata percepatannya bikin geleng-geleng kepala, dahulu telepon hanya untuk berkomunikasi saat ini telepon adalah komputer canggih yang bisa menunjang seluruh kehidupan manusia.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Manusia terus dimanjakan dengan berbagai macam teknologi, hingga akhirnya disatu masa bisa saja tercipta dunia baru.

Dunia yang tak bisa lepas dari big data dan AI (Kecerdasan buatan), bahkan Intelligent spaces and smart places menjadikan manusia tanpa harus banyak bergerak bisa melihat dunia secara cepat dalam waktu singkat, Blockchains dan Cloud computing menjadi hal penting.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Maka manusia akan berkawan dengan mesin, semua mesin yang mengerjakannya. Bahkan Voice Interfaces dan chatbot, yang lebih sempurna hingga menjadikan manusia dapat berinteraksi dengan mesin layaknya kepada sahabat dekat.

Manusia di dunia baru tidak harus lagi susah payah bekerja, karena mesin yang mengerjakan semuanya. Mesin juga yang dapat memproduksi apapun yang kita inginkan, jadi tidak ada lagi shoping sebab semua sudah bisa diproduksi oleh mesin untuk kebutuhan rumah tangga.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Ini dunia baru yang benar-benar gila, tidak ada lagi manusia lapar, semua sama rata sama rasa, tak ada pemimpin dan yang dipimpin semua mempunyai derajat dan hak yang sama.

Begitu juga dengan negara, tidak ada politik lagi, mereka semua menikmati kehidupan dengan sistem big data dan AI yang terintegrasi ke seluruh pelosok dunia. Sistem yang dipercayakan pada mesin, membuat manusia tidak ingin diperintah oleh manusia lain.

Mereka tidak ingin sengsara oleh kebijakan orang lain, maka sumber alternatif yang adil adalah mesin yang memerintah manusia di dunia.

Quote:


Maka karena hal itu manusia sangat bergantung pada sistem mesin, mau apa saja pun tinggal pilih dan tersaji.

Bisa dibilang manusia akan terus berupaya menciptakan surga, dengan segala macam kemudahan hingga dunia penuh dengan kenikmatan hidup.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Lantas apakah ketika itu semua tercipta manusia merasa senang, apa yang di impikannya sudah tercapai semua?

Ternyata tidak, mereka berada pada titik jenuh. Hidup tak menarik lagi, manusia bisa mendapatkan apapun secara instant namun hal itu menjadi dilema, mereka ingin merasakan sebuah proses.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Mereka diliputi kebosanan, maka banyak dari mereka mencoba untuk reset pabrik.

Quote:


Mereka ingin kembali seperti masa lalu, mereka tidak bahagia dengan teknologi yang mereka sudah ciptakan. Inilah sifat manusia, bahagia itu sifatnya semu. Inilah yang dinamakan paradoks utopia.

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

Terima kasih yang sudah membaca thread ini sampai akhir, bila ada kritik silahkan disampaikan dan semoga thread ini bermanfaat, tetap sehat dan merdeka. See u next thread.

emoticon-I Love Indonesia

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?

"Nikmati Membaca Dengan Santuy"
--------------------------------------
Tulisan : c4punk@2022
referensi : klik, klik, klik
Pic : google

emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star

Dunia Tanpa Ada Yang Sengsara! Apakah Itu Ada?



Diubah oleh c4punk1950... 02-04-2022 14:18
garpupatahAvatar border
areszzjayAvatar border
panzerkafwagenAvatar border
panzerkafwagen dan 21 lainnya memberi reputasi
22
4K
68
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The Lounge
KASKUS Official
1.3MThread107.6KAnggota
Tampilkan semua post
ih.sulAvatar border
ih.sul
#1
Pertanyaan utama, adakah dunia tanpa kesengsaraan? Jawabannya ada, tapi belum tercipta.

Perkembangan teknologi memang sudah menjadi semakin gila, terutama dengan adanya internet dan kecerdasan buatan. Namun, semua perkembangan teknologi di segala bidang ini memiliki satu tujuan yang mirip yakni mempermudah kehidupan manusia. Ya, manusia menciptakan teknologi untuk mempermudah kehidupan hingga ke tahap hidup manusia akan jadi benar-benar mudah. Mudah dalam artian tidak akan ada masalah.

Contoh nyatanya sudah terjadi di tengah-tengah masyarakat. Ingin makan tinggal pesan lalu diantar ke rumah, ingin nonton tinggal buka youtube atau platform streaming lain melalui ponsel, bahkan jika butuh uang pun tinggal daftar jadi buzzer lalu dibayar seribu per post. Segala masalah-masalah kecil sudah diselesaikan dengan adanya teknologi, inilah dunia tanpa masalah.

Manusia pun tidak lagi dipaksa untuk bekerja dan berpikir melainkan hanya menikmati hasil. Segala pekerjaan kasar dan proses berpikir yang rumit perlahan-lahan akan diambil alih oleh AI. Sebenarnya, AI pasti akan mengambil segalanya dari manusia. Manusia pun berhenti mengambil keputusan dan hanya mengikuti jalan yang telah ditetapkan. (Coba baca novel Ikan-Ikan Mati karya Roy Saputra, itu contoh yang bagus. Atau film Wall-E)

Pada 1859, Charles Darwin menulis buku berjudul Origin of Species yang menjelaskan mengenai teori evolusi. Beberapa puluh tahun kemudian Nietzsche mempertanyakan teori tersebut, mempertanyakan tujuan dari evolusi manusia. Nietzsche percaya bahwa manusia akan menjadi sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang melampaui baik dan buruk, dan kita memang sedang menuju ke sana.

Manusia perlahan menjadi pemalas, tidak mau repot, dan karnanya manusia semakin menggantungkan diri pada teknologi. Suatu saat manusia akan duduk tenang di dalam kamar, menjelajahi internet setiap hari sementara robot pembersih mengurus seluruh pekerjaan rumah. Suatu saat manusia akan berhenti bereproduksi karna itu merepotkan dan lebih puas dengan kehidupan individualistik di dunia maya.

Dan suatu saat, manusia akan berhenti menjadi serakah, berhenti melakukan tindakan bodoh, bahkan berhenti untuk merasa. Ya, suatu saat kita akan terintegrasi dengan mesin-mesin dan melakukan segala hal dengan pola pikir kecerdasan buatan. Kita akan berhenti mempertanyakan apa yang kita lakukan dan melakukannya karna itu sudah terprogram dalam diri kita. Suatu saat, kita akan menjadi robot dan inilah yang dimaksud oleh Nietzsche, sesuatu yang melampaui baik dan buruk.

Tapi itu masih sebuah awal. Ingat, manusia terus mencari cara untuk menyingkirkan semua masalah. Suatu saat kulit yang gatal akan dianggap sebagai masalah, pergi ke toilet dianggap merepotkan, bahkan bernapas pun akan terasa melelahkan. Akhirnya, manusia akan 'membuang' semua masalah-masalah itu dan memilih tubuh baru yang tidak akan merasa dingin maupun gatal. Tubuh apa? Mungkin tubuh mesin, mungkin juga tubuh data.

Inilah dunia tanpa kesengsaraan yang agan pertanyakan. Tanpa kesengsaraan bukan berarti semua orang menjadi bahagia, melainkan semua orang tidak lagi merasakan apa-apa. Dystopia yang paling mengerikan.
Diubah oleh ih.sul 02-04-2022 19:13
0409maden
panzerkafwagen
garpupatah
garpupatah dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.