- Beranda
- Milanisti Kaskus
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 21/22 | Tutta La Speranza è qui - Part 1
...
TS
bedulok
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 21/22 | Tutta La Speranza è qui - Part 1

Quote:


B - Log
[url=http://www.kaskus.co.id/thread/51aab46e601243774400000d/17691769176 9-brigate-rossonere-176917691769---part-4]BRIGATE ROSSONERO KASKUS[/url]
Futsal
Futsal Milanisti Kaskus

SOCCER ROOM GENERAL RULES
Read This Before Posting
Spoiler for Rules:
Spoiler for Rules:
*Peraturan dapat direvisi/dirubah sewaktu waktu

Diubah oleh bedulok 24-05-2022 18:19
g4zza dan 36 lainnya memberi reputasi
35
793.6K
30.7K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Milanisti Kaskus
253Thread•2KAnggota
Tampilkan semua post
semudhmania
#3472
Kalau mau tunjuk-tunjukan hidung, yang salah ya FIGC dan pemerintah Itali.
Salah satu yang kocak ya perkara pajak, yang kalau ambil pemain dari sesama tim Itali pajaknya 100% gaji. Alhasil ujung-ujungnya tim bakal pikir2 buat rekrut pemain Italy, akhirnya pemain muda (khususnya striker) pada gadapet panggung karena tim pada ambil pemain asing.
Akhirnya pada tenggelem sendiri...Cutrone, Esposito, Pellegir, Pinamonti, Moise Kean, bahkan sampe si Belotti itu juga dulu kan talenta muda berbakat, tapi abis momentumnya di tim level Torino.
Milan, Juve, Inter, Roma, Atalanta... ngga ada yang strikernya orang Itali.
Mentok ya Immobile di Lazio. Tapi Lazio sendiri kita semua sama-sama tau kualitasnya bukan Eropa. Bahkan di lokal pun naik turun.
Dulu di Juve ada Del Piero, di Roma ada Montella sama Totti, di Milan ada Inzaghi, di Inter ada Vieri.
Liat statistik pertandingan semalem, shot 30 lebih, yang on target cuma 5...
Padahal kalau punya striker yg tajem, harusnya ngga butuh peluang sebanyak itu buat cetak 1 gol.
Mau Tonali kek, Locatelli kek, Barella kek, mereka kan semua pemain tengah, bahkan 2 dari mereka cenderung pemain defensif ketimbang offensif. Mau sejago apa ngga bakal bisa terus2an menyelamatkan timnas kalau lini depan kelewat tumpul.
Salah satu yang kocak ya perkara pajak, yang kalau ambil pemain dari sesama tim Itali pajaknya 100% gaji. Alhasil ujung-ujungnya tim bakal pikir2 buat rekrut pemain Italy, akhirnya pemain muda (khususnya striker) pada gadapet panggung karena tim pada ambil pemain asing.
Akhirnya pada tenggelem sendiri...Cutrone, Esposito, Pellegir, Pinamonti, Moise Kean, bahkan sampe si Belotti itu juga dulu kan talenta muda berbakat, tapi abis momentumnya di tim level Torino.
Milan, Juve, Inter, Roma, Atalanta... ngga ada yang strikernya orang Itali.
Mentok ya Immobile di Lazio. Tapi Lazio sendiri kita semua sama-sama tau kualitasnya bukan Eropa. Bahkan di lokal pun naik turun.
Dulu di Juve ada Del Piero, di Roma ada Montella sama Totti, di Milan ada Inzaghi, di Inter ada Vieri.
Liat statistik pertandingan semalem, shot 30 lebih, yang on target cuma 5...
Padahal kalau punya striker yg tajem, harusnya ngga butuh peluang sebanyak itu buat cetak 1 gol.
Mau Tonali kek, Locatelli kek, Barella kek, mereka kan semua pemain tengah, bahkan 2 dari mereka cenderung pemain defensif ketimbang offensif. Mau sejago apa ngga bakal bisa terus2an menyelamatkan timnas kalau lini depan kelewat tumpul.
roland_cld dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup