- Beranda
- Stories from the Heart
Asrama Horror Story
...
TS
chomchorom
Asrama Horror Story
Hai agan sekalian..
Ane yg masih newbie ini ingin menuliskan sebuah kisah kelam seorang gadis yg tinggal di sekolah berasrama. Mohon maaf jika banyak kekurangan. Welcome kritik dan saran yg ramah.. 😉
Jangan lupa tinggalkan jejak dan bagi cendolnya yaaa 🙈🙈

Index:
Bab Satu
Bab Dua
Bab Tiga
Bab Empat
Bab Lima
Bab Enam
Bab Tujuh
Bab Delapan
Bab Sembilan
Bab Sepuluh
Bab Sebelas
Ane yg masih newbie ini ingin menuliskan sebuah kisah kelam seorang gadis yg tinggal di sekolah berasrama. Mohon maaf jika banyak kekurangan. Welcome kritik dan saran yg ramah.. 😉
Jangan lupa tinggalkan jejak dan bagi cendolnya yaaa 🙈🙈

Quote:
Index:
Bab Satu
Bab Dua
Bab Tiga
Bab Empat
Bab Lima
Bab Enam
Bab Tujuh
Bab Delapan
Bab Sembilan
Bab Sepuluh
Bab Sebelas
Diubah oleh chomchorom 26-05-2022 23:05
JabLai cOY dan 15 lainnya memberi reputasi
16
5K
55
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.5KAnggota
Tampilkan semua post
TS
chomchorom
#13
Bab 6

Dhea memejamkan mata. Ketakutan menyelimuti dirinya. Sosok mengerikan itu begitu dekat dengan wajahnya. Bau busuk yg sangat menyengat menusuk hidungnya.
"ToOOooooOoooolooooOOong...." Bisik sosok mengerikan itu di telinga Dhea terasa panas hingga membuatnya membuka mata.
Dhea menatap sekelilingnya. Gelap sekali. Terdengar suara beberapa orang yg datang.
Mata Dhea dengan cepat beradaptasi dengan cahaya sekitar.
Ia melihat beberapa orang dewasa sedang berkumpul. 2 orang terlihat sedang memaksa seorang pria paruh baya untuk duduk berlutut di hadapan pria lain yg terlihat lebih muda darinya.
"Brengsek! Kalian benar-benar menjijikan!!" Teriak seorang pria paruh baya sambil meludah pada pria lain di hadapan nya yg langsung mendaratkan sebuah pukulan keras di wajah pria paruh baya tersebut.
Dhea melihat mereka sambil bersembunyi dan mendekap mulutnya rapat-rapat. Gelapnya malam dan hembusan angin yg dingin membuat tubuhnya bergidik.
Dhea mengernyit. Berusaha melihat lebih jelas apa yg terjadi karena suasana begitu sunyi.
Dhea melihat kedua pria itu berhadapan sangat dekat lalu tiba-tiba pria paruh baya tersebut berteriak histeris membelah kesunyian.
Kedua pria lain yg sedari tadi memegangi bahu pria paruh baya tersebut kewalahan menghadapi reaksi mendadak nya hingga pria tersebut berhasil berdiri dan berlari.
"brengsek!! Harusnya kamu yg mati bukan anakku! Pembunuh!!" Teriak pria paruh baya tersebut sambil menubruk tubuh pria di hadapannya.
"Mati? Hahahaha. Anakmu mati karna keinginannya sendiri. Aku tidak pernah memintanya untuk mati" Pria muda itu mendorong tubuh bapak tadi dan berdiri.
"Bereskan. Jangan sampai ada yg mengenali wajahnya" Ucapnya sambil meninggalkan tempat itu.
Dhea menyaksikan pria paruh baya tersebut di hajar sampai tidak bersuara lagi. Kedua pria tersebut terus memukuli wajah dan kepala pria paruh baya tersebut hingga tidak berbentuk lagi.
Dhea memejamkan mata. Tak kuat menyaksikan adegan di depan matanya.
"Terus..... Kalian ada di depan muka gue. Gue gatau gimana caranya gue bisa ketiduran di kelas ujung" Ucap Dhea mengakhiri ceritanya
Ketiganya saling bertukar pandangan. Khawatir dengan apa yg sedang mereka hadapi.
"Kasus pembunuhan? Di sekolah kita??"
Ketiganya bertukar pandangan. Khawatir dengan apa yg sedang mereka hadapi.
"Guys. Bisa gak sih kita cukup sampe disini aja? Toh kita udah bantu nemuin bapak sama anaknya kan???! Bisa ga kita ga usah terlibat lagi???" Anita memandang cemas kedua teman nya
"Tergantung arwah mereka ga sih nit? Sampe kapan mau hantuin kita??"
"Tapi din.." Belum sempat Anita berbicara Dhea sudah memotong nya terlebih dahulu
"Tapi guys. Kenapa harus kita ya??? Dari sekian banyak murid loh.."
"Apa kita ada kaitan nya???" Pertanyaan Anita sontak membuat kedua sahabat nya menoleh.
"Kaitan ya???" Andin berfikir keras mencari keterkaitan mereka bertiga dengan kasus beberapa tahun silam itu.
"Kita aja gatau siapa korban nya kan??? I mean.. Kita ga tau siapa yg hantuin kita selama ini.."
"Oh!! DIARY!! DHE! LU MASIH SIMPEN DIARY YG KITA TEMUIN DI KAMAR MANDI KAN??????" Tanya Andin menggebu-gebu
"Eh?? Ahh.. Iya!" Dhea dengan cepat langsung mengambil buku temuan mereka itu.
Ketiganya berkumpul mengelilingi buku yg sudah agak menguning tersebut.
Lembar demi lembar mereka buka dengan cepat. Berusaha mencari nama pemilik buku tersebut. Tetapi hasilnya nihil.
Andin mulai membaca nya dengan lebih teliti.
"Tanggal 20 Agustus 20xx.. Dia meminjamkanku ponsel pribadi miliknya. Aku senang saja karena aku jadi bisa bermain sosmed dan berkomunikasi dengan teman-temanku" Anita dan Dhea fokus mendengarkan Andin yg membacakan buku itu untuk mereka.
"Tanggal 21 Agustus 20xx.. Aku dipanggil lagi ke tempatnya.. Dia sepertinya tipe orang yg suka menyentuh orang lain???? Dia senang sekali menyentuh tangan dan wajahku?? Apakah semua Ayah seperti itu??" Andin membalik lembaran ke tiga.
"Tanggal 22 Agustus 20xx.. Aku menitipkan novel dan komik ku di tempatnya!! Apakah dia benar-benar aman? Ahh! Aku khawatir sekali buku-bukuku akan tersita saat pemeriksaan tadi!
Syukurlah aku sempat menitipkan nya.."
"Tanggal 23 Agustus 20xx..
Aku lelah. Aku jenuh sekali. Tapi dia menghiburku. Tiba-tiba saja memintaku datang dan memberiku coklat favoriteku! Lagi-lagi dia menyentuh wajahku. Rasanya sedikit aneh ketika tangan nya menyentuh leherku. Seperti tergelitik dan merinding bersamaan. Entahlah.."
Andin menghela napas berat. Menatap kedua sahabatnya yg tampak tegang lalu kembali membalik lembaran selanjutnya.
"Tanggal 24 agustus 20xx.. Apa aku berlebihan? Hari ini tampaknya moodnya sangat baik? Dia bahkan meminjamkanku ponsel pribadinya dan membiarkanku membuka sosial media selama aku disana. Menyenangkan sekali. Dia bahkan mengizinkanku duduk di tempatnya dan memelukku dari belakang. Rasanya aneh. Tapi bukankah seorang kakak biasanya melakukan itu pada adiknya??"
Andin memijat keningnya sambil meneruskan membaca halaman berikutnya.
"Tanggal 25 Agustus.. Aku bertemu dengan nya lagi saat seminar kesehatan tadi. Mengapa dia terus menatapku? Apakah aku melakukan kesalahan?
Tetapi teman-temanku sangat senang dengan nya.. Mereka membicarakan kebaikan nya terus menerus. Yah.. Dia memang baik. Tapi.. Tidak sampai sebaik itu sampai punya banyak fans. Dia juga tidak tampan.."
"26 Agustus.." Andin menarik napas dalam dalam lalu menghembuskan napas panjang sambil melirik kedua sahabatnya yg sangat serius mendengarkan.
"26 Agustus.. Tidak ada yg begitu special. Hanya saja tadi dia meminjam pulpenku dan berbisik menyuruhku ke tempatnya.. Tapi aku tidak datang. Entah kenapa aku tidak ingin datang. Besok aku akan mendatanginya.."
"27 Agustus...... Dia mengembalikan pulpenku dan meminjamkan ponselnya untuk aku bawa ke asrama! Yeay! Akhirnya aku merasakan debaran membawa ponsel ilegal. Hehehe.. Dia bahkan mengisikan pulsa untukku! Senangnyaaaa.. Mengapa dia baik sekali padaku? Apakah seorang kakak laki-laki memang sebaik ini pada adiknya?? Entahlah.."
"Tanggal 28 Agustus 20xx.. Besok datang lagi yaa.. Nanti sekalian diisikan pulsa. Luv u.. Aku tidak yakin.. Apakah seorang kakak laki-laki akan mengucapkan love you ke adik perempuan nya???? Aaaaaaaaaaaahh tadi sepertinya moona membaca pesan darinya!! Aku bahkan tidak merubah namanya di hp nya!"
"Moona??" Tanya Anita
"Iya.. Akhirnya kita dapet 1 nama. Apa kita cari dari situ? Harusnya ada nama moona di buku catatan siswa" Jawab Dhea
"Moona??" Andin berpikir keras. Mengingat angkatan berapa saja yg memiliki murid bernama moona.
"Din.. Lu kan anak lama. Waktu lu smp ada gak kaka kelas yg namanya Moona?" Tanya Dhea
"Gue masih mikir sih. Namanya kaya familiar tapi ga banyak nama Moona di sekolah kita. Kalo Monik banyak.."
"Coba tanya Anggi din? Dia kan anak lama juga.."
"Nit. Masalahnya Anggi kan ansos. Dia ama angkatan aja ga akrab apalagi sama kaka kelas??"
Pungkas Dhea.
Andin menatap buku harian di tangan nya. Memikirkan langkah apa yg harus di lakukan selanjutnya.
Andin membuka kembali buku tersebut secara acak. Ia melihat gambar seekor lebah yg tampak familiar. Seperti gambar yg sudah dikenalnya.
"Guys.. Ini....." Andin menghentikan ucapan nya
Bersambung..
Diubah oleh chomchorom 25-03-2022 20:31
simounlebon dan 3 lainnya memberi reputasi
4