- Beranda
- The Lounge
Sisi Gelap Punya Boss Terlalu Baik Sama Karyawannya (Thanks Boss!)
...
TS
iskrim
Sisi Gelap Punya Boss Terlalu Baik Sama Karyawannya (Thanks Boss!)

[ HT# 984 ]
Siapa sih yang tidak ingin bekerja di sebuah kantor yang atasan atau bossnya sangat baik? Perhatian dan dekat dengan semua staffnya? Pastinya jadi idaman para karyawan, kan ya, begitu juga saya. Punya boss baik tidak ada yang salah, tapi ada sisi gelapnya kalau kita terlalu nyaman disana.
Boss baik itu ada yang memang sudah menjadi karakter sifatnya tapi ada juga yang cuma baik kalau ada maunya. Dalam hal ini menurut saya sama saja karena kalau kita sudah terlalu mabuk dengan kebaikannya justru menjadi bumerang buat dirikita sendiri. Kita lupa tujuan dan kewajiban kita untuk ke jejang yang lebih baik, dan sekarang kariermu seperti jalan ditempat.
Boss sangat baik memang idola semua, tapi kalau karyawan tidak sering dimotivasi atau di pecut 'ekornya' oleh sang boss nanti karyawan lama-lama jadi malas dan hilang fokus dengan tanggung jawab kerjanya. Enak gak enak, kan? Mau tahu cara yang enak? Caranya adalah sebelum kepahitan itu datang pergilah disaat kamu disayang-sayang atasan. Muehehe

"Ah, seperti biasa, boss nggak akan marah kok kalau kerjaan telat sehari saja," "Gw datang selalu telat 15 menit, tapi boss cuma nanya kerjaanku udah sampai dimana," "Makan siang nanti ditraktir apalagi, ya sama boss?". Tiga contoh diatas adalah tanda-tanda seorang karyawan terjebak dengan keadaan; jadi tidak disiplin, sering lepas tanggung jawab, dan lupa dengan kewajibannya.
Nah, apalagi buat kamu yang mudah terbawa arus atau tidak punya pendirian, kerja hanya kerja tapi gak punya target kedepan mau naik jabatan atau tidak, bisa kerja saja sudah bersyukur. Sadar, woy. Mulai dari sekarang waspadalah, karena kamu sudah jadi terlalu nyaman di tempat ini.

Sadarilah. Yang seharusnya kamu punya potensi besar dan bakat yang kuat lama-lama semua itu jadi meredup karena keadaan yang nyaman itu, sehingga terlena dan cepat berpuas diri. "Ah, sepertinya sudah nyaman disini, kerja santai, boss enak." Seperti itulah kira-kira dalam fikiranmu. Padahal ditempat lain gajimu bisa lebih besar dan levelmu 2x lebih tinggi dari posisimu sekarang di kantor yang sama-sama nyaman.
Meski kadang timbul revolusi perubahan dalam fikiran dan tersadar ; "Kok, temanku disana sudah jadi manager, kenapa aku masih staff, padahal aku lebih senior, dikenal banyak koneksi, dan lebih berpengalaman?".
Sayangnya kesadaran itu akhirnya hanya timbul dan tenggelam, terombang ambing dan tenggelam lagi mengikuti keadaan karena atasan yang terlalu baik? Tadinya kamu bersemangat kini seolah hilang motivasi, hilang tujuan karier hidupmu, waktu habis buat gibah dan ngopi, mau sampai kapan? Umur terus bertambah, jangan sampai zona nyaman itu memendam impian dan cita-citamu.

Sebuah opini
Img. Gugel


Copyright © 2016 - 2022 iskrim™
All Rights Reserved | Member of Thread Creator Gen. 1 - KASKUS
Diubah oleh iskrim 24-03-2022 19:14
MemoryExpress dan 30 lainnya memberi reputasi
31
9.4K
137
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
1.3MThread•104.7KAnggota
Tampilkan semua post
xixi_chixi
#42
Bos yang baik harusnya bikin para karyawan jadi lebih baik, bukan malah seenaknya.
Kalo sampe dimanfaatkan bawahan yg ga tau diri, berabe. sama kayak sabotase team dan kantor sendiri.
Pengalaman, orang sekantor saya ..sebut aja si kadrun sering banget sakit2an tanpa ada surat dokter.
Sehari-hari banyak ngeluh karena load kerjaan yg padet (padahal semua karyawan mengalami kok).
Diliat2, kerjaan dia jg gak banyak..karena datang k kantor paling siang di antara yang lain, pulang paling cepat.
terus jam 10 pagi, ke musola buat solat selama sejam. Pokoknya apa pun solatnya, makan waktu sejam lebih. sehari 3x solat di kantor.
Begitu diminta medical check up menyeluruh..ga ada penyakit serius. tapi keluhannya ada terus.
Misal hari ini sakit kepala, besoknya maag dll. Ganti2 RS dan dokter tiap bulan karena ga nemu diagnosa sakitnya apa.
Sampe akhirnya dia minta full rest selama 6 bulan, dan dikasih sama bosnya (tanpa diagnosa dokter)
Tapi si kadrun ini tetep digaji, begitu turun bonus..di bawah ekspektasi dia. dia protes.
Dia gak ngerasa 6 bulan itu dia gak kerja loh, dikerjain anak magang dimana perusahaan harus gaji dia full dan ngegaji anak magang selama dia ga masuk kantor (melebihi cuti ibu lahiran yang cuma 3 bulan!). Masa kantor harus kasih full bonus untuk karyawan yg ga masuk selama setengah tahun?
Bosnya masih sabar aja alasannya kasihan. Ini kadrun banyak utang dan tanggungan idup.
Karena masuk kantornya masih belang2, sampe top management kasih dia pilihan. Unpaid leave tiap dia ga masuk kantor, karena dalam seminggu cuma masuk 1-2 hari.
Akhirnya dia bisa kok maksain masuk kantor, karena faktanya dia emang gak sakit2 banget.
Sehari2 masih bisa jalan, makan normal..main sama anak2nya.
Ga sampe ga bisa bangun dari kasur..
Saking butuhnya uang, dia mau ngantor walopun kayak kepaksa dan males-malesan daripada potong gaji.
Kalo sampe dimanfaatkan bawahan yg ga tau diri, berabe. sama kayak sabotase team dan kantor sendiri.
Pengalaman, orang sekantor saya ..sebut aja si kadrun sering banget sakit2an tanpa ada surat dokter.
Sehari-hari banyak ngeluh karena load kerjaan yg padet (padahal semua karyawan mengalami kok).
Diliat2, kerjaan dia jg gak banyak..karena datang k kantor paling siang di antara yang lain, pulang paling cepat.
terus jam 10 pagi, ke musola buat solat selama sejam. Pokoknya apa pun solatnya, makan waktu sejam lebih. sehari 3x solat di kantor.
Begitu diminta medical check up menyeluruh..ga ada penyakit serius. tapi keluhannya ada terus.
Misal hari ini sakit kepala, besoknya maag dll. Ganti2 RS dan dokter tiap bulan karena ga nemu diagnosa sakitnya apa.
Sampe akhirnya dia minta full rest selama 6 bulan, dan dikasih sama bosnya (tanpa diagnosa dokter)
Tapi si kadrun ini tetep digaji, begitu turun bonus..di bawah ekspektasi dia. dia protes.
Dia gak ngerasa 6 bulan itu dia gak kerja loh, dikerjain anak magang dimana perusahaan harus gaji dia full dan ngegaji anak magang selama dia ga masuk kantor (melebihi cuti ibu lahiran yang cuma 3 bulan!). Masa kantor harus kasih full bonus untuk karyawan yg ga masuk selama setengah tahun?
Bosnya masih sabar aja alasannya kasihan. Ini kadrun banyak utang dan tanggungan idup.
Karena masuk kantornya masih belang2, sampe top management kasih dia pilihan. Unpaid leave tiap dia ga masuk kantor, karena dalam seminggu cuma masuk 1-2 hari.
Akhirnya dia bisa kok maksain masuk kantor, karena faktanya dia emang gak sakit2 banget.
Sehari2 masih bisa jalan, makan normal..main sama anak2nya.
Ga sampe ga bisa bangun dari kasur..
Saking butuhnya uang, dia mau ngantor walopun kayak kepaksa dan males-malesan daripada potong gaji.
Diubah oleh xixi_chixi 24-03-2022 13:55
asda10 dan muhamad.hanif.2 memberi reputasi
2
Tutup