Kaskus

News

tvonenewsAvatar border
TS
tvonenews
Kanti Utami Ibu yang Tega Gorok 3 Anaknya Berprofesi Sebagai MUA, Netizen: Riasannya
Kanti Utami Ibu yang Tega Gorok 3 Anaknya Berprofesi Sebagai MUA, Netizen: Riasannya

[color=var(--font-link-primary)]Brebes, Jawa Tengah - Publik masih digegerkan dengan kisah Kanti Utami (35), seorang ibu yang tega menggorok 3 anak kandungnya.[/color]
Kanti Utami yang tinggal di Pedukuhan Sokawera, Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, menganiaya 3 buah hatinya, yakni S (10), ARK (7), dan A (4). Akibat perbuatannya, ARK meninggal dunia.

Menurut warga setempat, Kanti berprofesi sebagai penata rias atau make up artist (MUA). Sedangkan suaminya bekerja di Jakarta.

Kisah tragis keluarga Kanti menyedot perhatian warganet sehingga mereka mencari akun media sosialnya dan ditemukanlah jejak kehidupan Kanti di Facebook dengan akun "Kanti Utami MUA".

Kanti menggunakan akun tersebut untuk mengunggah "hasil karya"-nya. Namun terakhir kali dia mengunggah aktivitasnya merias pengantin, 25 Januari 2021. 

"Kanti Utami Mua IN ACTION," tulisnya.



Kanti Utami Ibu yang Tega Gorok 3 Anaknya Berprofesi Sebagai MUA, Netizen: Riasannya

Warganet ramai-ramai mengomentari foto-foto yang diunggah Kanti. Mereka memuji hasil karya wanita berusia 35 tahun itu. 
"Ini bagus riasannya," kata Umi Deadavid di Facebook.

"Ya Allah ibu muda cantik, kreatif lagi. Riasnya bagus banget. Sayang depresi berat, mudah-mudahan cepat sadar," tulis Emma Nesi

"Ya Allah Bu, make up-nya bagus. Jadi MUA ini mahal loh. Rezekinya ngalir terus kok bisa mikir pendek gitu ibunya? Saya saja make up biasa aja masih ada yang mau. Kalau Ibu ikhlas jalani hidup, Allah akan sangat mempermudah Bu," komen Delfi Dy.
Namun tak sedikit yang mengecam Kanti karena tega menganiaya anak-anaknya sendiri.

"Astagfirullah, kok tega sih Mbak gorok anak sendiri?" kata Lisna Setiawan.

"Sangat heran, kalau Mbak ada masalah yang berat jangan dilampiaskan ke anak. Anakmu tidak bersalah dan berdosa. Semoga anakmu masuk surga dan kamu pertanggungjawabkan perbuatanmu di dunia dan akhirat," komen Marco Nathalie. (act)

tvonenews



Nikita41Avatar border
aldo12Avatar border
viniestAvatar border
viniest dan 8 lainnya memberi reputasi
9
5.2K
112
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693KThread57.8KAnggota
Tampilkan semua post
jindanjun6946Avatar border
jindanjun6946
#41
@iidpriimee793 [mention]widya poetra[/mention]

yakkk... agan widya poetra benar.
orang yang sedang depresi itu gk bisa asal dikasih saran.
apalagi sarannya hanya sekedar "makanya rajin ibadah dan berdoa"

iya, kalau orang tersebut mempunyai iman dan ketaqwaan yang kuat, dan perlu diingat, berdoa memang baik, tapi gk bisa serta merta menyembuhkan mental health, kesehatan mental (bahasa awamnya batin) itu perlu tindakan khusus yang diberikan oleh tenaga profesional dari medis jika sudah menjurus ke tahap akut. bukan malah minta bantu ke ahli-ahli yang "katanya" sakti.

lah kalau dia atheis? mau disuruh berdoa sama siapa? lah wong dia aja gk percaya sama eksistensi Tuhan Allah Yang Maha Kuasa. yang ada orang yg nyaranin berdoa bakal diajak debat habis-habisan, makin stress, makin depresi.

kalau gk sanggup memberikan saran, sebaiknya jangan. lebih baik kalau menjadi pendengar yang baik untuk mendengar keluh kesah dari orang tersebut.

saran yang baik untukmu, belum tentu baik untuk orang lain. begitu juga sebaliknya.

begitulah kura-kura

emoticon-Ngacir
madjoeki
madjoeki memberi reputasi
1
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.