- Beranda
- Home Appliance
Kumpulan Review AC (Air Conditioner): Yang Mau Cari AC, Wajib Baca!
...
TS
PlayNow
Kumpulan Review AC (Air Conditioner): Yang Mau Cari AC, Wajib Baca!

AC (alias Air Conditioner) sudah merupakan kebutuhan sekunder di hampir setiap rumah di Indonesia. Iklim Indonesia yang panas karena berada di wilayah tropis, menjadikan AC cukup dibutuhkan untuk membuat ruangan adem dan nyaman.
Di Indonesia, ada puluhan brand AC dengan ratusan tipe yang beredar maupun pernah beredar. Tidak ayal, membuat banyak konsumen bingung akan apa AC yang dibelinya.
Konsumen kritis akan mencari tahu terlebih dahulu, baik di internet, tanya ke teman, grup, komunitas, dan sebagainya. Namun tidak sedikit yang "terjebak" oleh rayuan sales dan marketing AC.
Di subforum Home Appliances, banyak Kaskuser yang sudah saling berbagi dan sharing mengenai AC apa yang terbaik untuk dimiliki dengan mempertimbangkan faktor: budget, ukuran ruangan, fungsi/ kegunaan, dan juga after-sales.

Dan di thread ini, ane akan membantu merekap review-review AC yang pernah dibagikan oleh para Kaskuser, baik ulasan, testinomi, hingga komplain jika ada. Semoga bermanfaat

Quote:
Untuk tanya-tanya, konsultasi, dan berdiskusi seputar AC, masuk ke sini:
Lounge of AIR CONDITIONING (AC), FAN, HEATING & VENTILATING SYSTEM
https://kask.us/iGWKb
Lounge of AIR CONDITIONING (AC), FAN, HEATING & VENTILATING SYSTEM
https://kask.us/iGWKb
Quote:
Untuk mengetahui brand-brand AC ternama, klik di sini:
Simak AC Terbaik dan Hemat Listrik di Indonesia
https://www.kaskus.co.id/thread/5d88...k-di-indonesia
Simak AC Terbaik dan Hemat Listrik di Indonesia
https://www.kaskus.co.id/thread/5d88...k-di-indonesia
Quote:
Index Review AC (berdasarkan brand):
- Panasonic
- Daikin
- Gree
- LG
- Mitsubishi Electric
- Mitsubishi Heavy Industries
- Sharp
- Samsung
- AUX
- Midea
- Toshiba
- Haier
- Electrolux
- Changhong
- Hisense
- Hitachi
- Polytron
- Fujitsu
- Aqua
- Panasonic
- Daikin
- Gree
- LG
- Mitsubishi Electric
- Mitsubishi Heavy Industries
- Sharp
- Samsung
- AUX
- Midea
- Toshiba
- Haier
- Electrolux
- Changhong
- Hisense
- Hitachi
- Polytron
- Fujitsu
- Aqua
Quote:
Contributors:
- @zharki
- @idabgsputraaa
- @Fertille
- @oranggantenggg
Quote:
Share Yours, Kaskuser!
Bagi Kaskuser yang ingin membagikan review mengenai AC yang dimiliki, tulis dan balas di thread ini atau di thread Home of Air Condition ya. Tulis selengkap mungkin, sertakan foto asli dan tipe lengkap AC-nya ya.
Lebih membantu lagi jika disertakan data-data pendukung seperti ukuran ruangan, kondisi penggunaan, konsumsi listrik, suhu sebelum-sesudah, dan plus-minus jika ada.
Yang menarik, pasti akan dapat yang seger-seger dari agan-agan di mari
Ditunggu partisipasinya.
Bagi Kaskuser yang ingin membagikan review mengenai AC yang dimiliki, tulis dan balas di thread ini atau di thread Home of Air Condition ya. Tulis selengkap mungkin, sertakan foto asli dan tipe lengkap AC-nya ya.

Lebih membantu lagi jika disertakan data-data pendukung seperti ukuran ruangan, kondisi penggunaan, konsumsi listrik, suhu sebelum-sesudah, dan plus-minus jika ada.
Spoiler for Contoh Membuat Review:
Merek dan Model:Midea Inverter 1 PK
Tipe/ Seri: MSIAF-09CRDN2
Alasan atau Latar Belakang Memilih:
Berawal dari mencari-cari AC inverter dengan budget di bawah 5 jutaan, kemudian tanya-tanya di forum ini dan ditawari berbagai tipe. Dst.
Foto: (wajib)
Konsumsi Listrik: (optional)
Plus/ Minus:
(+) Garansinya lama
(+) Harganya terjangkau
(-) Stoknya susah didapatkan
(-) Fiturnya standar
Tipe/ Seri: MSIAF-09CRDN2
Alasan atau Latar Belakang Memilih:
Berawal dari mencari-cari AC inverter dengan budget di bawah 5 jutaan, kemudian tanya-tanya di forum ini dan ditawari berbagai tipe. Dst.
Foto: (wajib)
Konsumsi Listrik: (optional)
Plus/ Minus:
(+) Garansinya lama
(+) Harganya terjangkau
(-) Stoknya susah didapatkan
(-) Fiturnya standar
Yang menarik, pasti akan dapat yang seger-seger dari agan-agan di mari

Ditunggu partisipasinya.
Quote:
FAQ
1. Saya sudah menulis atau mengirimkan review. Kok tidak masuk index?
2. Kok merek A posisinya di atas, merek B di bawah?
3. Ada salah tulis dan salah link. Bagaimana sih ini?
4. Saya mau AC merek A tipe X. Merek A ini bagus tidak?
1. Saya sudah menulis atau mengirimkan review. Kok tidak masuk index?
Spoiler for Answer:
a. Maaf, mungkin TS kelewat. Coba kirim atau mention ulang ya 
b. Reviewnya terlalu pendek, tidak lengkap, atau tidak menggambarkan kesimpulan produk tersebut.

b. Reviewnya terlalu pendek, tidak lengkap, atau tidak menggambarkan kesimpulan produk tersebut.
2. Kok merek A posisinya di atas, merek B di bawah?
Spoiler for Answer:
Posisi penyusunan merek dilakukan secara acak dan tidak diurutkan. Bisa di atas dan bisa di bawah tergantung mana duluan. Termasuk halnya tipe-tipe AC setiap merek.
3. Ada salah tulis dan salah link. Bagaimana sih ini?
Spoiler for Answer:
Jika ada kesalahan, mohon koreksinya ya. Kadang TS bisa salah juga. Maaf
4. Saya mau AC merek A tipe X. Merek A ini bagus tidak?
Spoiler for Answer:
Pada dasarnya semua AC itu bagus dan telah melewati quality control (QC) dari pabriknya masing-masing. Namun di dunia per-AC-an, tidak seperti produk elektronik lain yang sudah "siap pakai" di mana hanya bermodal merek dan tipe sudah bisa menjadi referensi dan patokan bagus tidaknya.
Di dunia AC, ada sangat banyak faktor yang membedakan pengalaman setiap orang. Ukuran ruangan, cara pemasangan, panjang pipa, merek pipa, tegangan listrik, hingga cara hidup-mati AC pasti berbeda antara orang yang satu dengan orang lain. Belum ditambah faktor "luck" yang tidak bisa diukur.
Selain itu dalam merek yang sama, belum tentu semua tipe produk memiliki kualitas dan pengalaman yang sama.Ada tipe atas yang memiliki performa tinggi, namun ada juga tipe bawah yang memiliki performa seadanya karena mengejar efisiensi harga.
Oleh karena itulah, thread ini dibuat untuk mengumpulkan pengalaman setiap orang yang beraneka ragam. Agan/ sista dapat membaca dan menilai sendiri produk mana yang paling bagus dan sesuai dengan hati.
Atau masih kurang puas? Tanyakan di sini: https://kask.us/iNifh
Di dunia AC, ada sangat banyak faktor yang membedakan pengalaman setiap orang. Ukuran ruangan, cara pemasangan, panjang pipa, merek pipa, tegangan listrik, hingga cara hidup-mati AC pasti berbeda antara orang yang satu dengan orang lain. Belum ditambah faktor "luck" yang tidak bisa diukur.
Selain itu dalam merek yang sama, belum tentu semua tipe produk memiliki kualitas dan pengalaman yang sama.Ada tipe atas yang memiliki performa tinggi, namun ada juga tipe bawah yang memiliki performa seadanya karena mengejar efisiensi harga.
Oleh karena itulah, thread ini dibuat untuk mengumpulkan pengalaman setiap orang yang beraneka ragam. Agan/ sista dapat membaca dan menilai sendiri produk mana yang paling bagus dan sesuai dengan hati.

Atau masih kurang puas? Tanyakan di sini: https://kask.us/iNifh
Diubah oleh PlayNow 27-10-2022 15:45
0606081702 dan 42 lainnya memberi reputasi
37
241.4K
Kutip
11.1K
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Home Appliance
2.9KThread•9.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
PlayNow
#897
Comparison Review: Panasonic Low Watt Alowa (CS-KN5RKJ) vs LG Dual Inverter (T10EV4)
Quote:
Original Posted By oranggantenggg►Lanjutan dari postingan di atas
https://www.kaskus.co.id/show_post/6...watt-cs-kn5rkj
Untuk menjawab seberapa iritkah konsumsi listrik AC Panasonic CS-KN5RKJ, maka sebagai pembanding ane pilihlah LG Dual Inverter T10EV4 yang terpasang di kamar sebelah. Ane memilih AC ini karena ukuran kamar yang tidak jauh berbeda dan lokasi yang sama, sehingga seharusnya faktor2 lingkungan yang memengaruhi tidak terlalu banyak dan ketidakakuratan hasil pengujian tidak terlalu besar.
Untuk yang LG dual inverter kebetulan dipasang di kamar sebelah dengan ukuran kamar 3,3 x 2,8 meter dengan tinggi plafon sama dan sama2 di lantai 2 juga. Memang lebih besar sedikit ukuran kamarnya daripada kamar tempat Panasonic terpasang yang hanya 3,3 x 2,5 meter, tetapi hanya selisih 0,3 meter pada ukuran lebar, sehingga seharusnya beban ketika mendinginkan ruangannya perbedaannya tidak terlalu jauh.
Ibarat kata, kalau dua AC yang sama persis dipasang di kedua kamar tersebut, seharusnya yang di kamar 3,3 x 2,8 meter akan lebih boros, tetapi lebih borosnya sedikit saja.
Pengujian dilakukan dengan menjalankan kedua AC secara bersamaan, namun LG di set di 27 derajat saja agar suhu kamar yang terjaga bisa sama dengan Panasonic, yaitu sama2 di 27 derajat celcius.
Pengujian komparasi ini dilakukan ketika pengambilan data dari test malam 1, test malam 3, dan test siang 2.
Pengukuran konsumsi listrik pada LG T10EV4 dilakukan dengan menggunakan LG Smart Diagnosis. Lhoo... gan... kan alat ukurnya beda? Apakah hasilnya akurat? Untuk menjawab pertanyaan itu, sila buka thread lounge of home appliance karena ane udah pernah bikin komparasi akurasi si bardi vs LG smart diagnosis.
Test Malam 1
Test Malam 3
Test Siang 2
Conclussion
Dari semua pengujian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pada waktu pengoperasian yang sama, kondisi lingkungan yang mirip, dan ruangan yang lebarnya selisih 0,3 meter, LG T10EV4 cenderung mengonsumsi listrik sedikit lebih banyak daripada Panasonic CS-KN5RKJ. Namun selisih tersebut masih dapat diabaikan karena kamar tempat LG terpasang lagi2 memang sedikit lebih besar, jadi memang sudah sewajarnya sedikit lebih boros.
Perlu diingat juga, LG Smart Diagnosis dan apps Smart Life dari bardi smartplug memiliki ketelitian yang berbeda dalam menampilkan angka konsumsi listrik, di mana apps Smart Life mampu menampilkan hingga ketelitiannya mencapai 0,01 kWh, sementara LG Smart Diagnosis hanya 0,1 kWh. Maka dari itu, angka konsumsi listrik yang ditampilkan oleh LG Smart Diagnosis akan mengalami pembulatan, sehingga selisih2 yang hanya 0,0x kWh bisa juga terjadi karena adanya pembulatan.
Jadi dari pengujian ini, siapakah yang sebenarnya lebih boros? Kalau menurut ane, sebenarnya masih lebih irit LG sedikit karena lagi2 faktor ruangan yang sedikit lebih besar, namun LG mampu mengonsumsi listrik dalam jumlah yang hampir sama dengan Panasonic.
Namun untuk menjawab pertanyaan postingan sebelumnya, seberapa iritkah konsumsi listrik Panasonic CS-KN5RKJ? Kalau menurut ane sih boleh dibilang cukup irit ya, karena prestasi yang luar biasa bagi AC non-inverter yang keiritannya mampu menempel ketat dengan AC inverter. Atau bisa juga dibilang bahwa memang LG T10EV4 nya aja sih yang gak irit2 amat, bisa2nya konsumsi listriknya ditempel sama AC low watt.
Kalau melihat harga di tahun ane beli si Panasonic ini, boleh dibilang Panasonic CS-KN5RKJ ini sangat2 cocok dan worth it jika Anda memang mengincar irit2an dengan budget pas2an. Dengan harga unit yg kalo ga salah ingat cuma 3,2 apa 3,3 gitu, okelah untuk menebus sedikit lebih mahal dari seri PN dan YN yg kala itu PN kalo ga salah 3 jt pas dan YN di 2,7 apa 2,8 gitu, untuk dapet iritnya si KN ini.
Tapi kalau mengacu harga sekarang, di mana sang penerusnya CS-KN5WKJ harganya udah selangit, udah di atas 4 juta, bahkan lebih mahal dari LG T10EV4 yang masih di angka 3 juta besar, tentu menurut ane sangat tidak worth it. Kalau mau cari irit2an, mending turun ke LG Dual inverter yg lebih murah atau naik langsung ke Panasonic inverter standard CS-PU.
Sekian komparasi ane, mohon maaf kalau kepanjangan, terima kasih.
https://www.kaskus.co.id/show_post/6...watt-cs-kn5rkj
Untuk menjawab seberapa iritkah konsumsi listrik AC Panasonic CS-KN5RKJ, maka sebagai pembanding ane pilihlah LG Dual Inverter T10EV4 yang terpasang di kamar sebelah. Ane memilih AC ini karena ukuran kamar yang tidak jauh berbeda dan lokasi yang sama, sehingga seharusnya faktor2 lingkungan yang memengaruhi tidak terlalu banyak dan ketidakakuratan hasil pengujian tidak terlalu besar.
Untuk yang LG dual inverter kebetulan dipasang di kamar sebelah dengan ukuran kamar 3,3 x 2,8 meter dengan tinggi plafon sama dan sama2 di lantai 2 juga. Memang lebih besar sedikit ukuran kamarnya daripada kamar tempat Panasonic terpasang yang hanya 3,3 x 2,5 meter, tetapi hanya selisih 0,3 meter pada ukuran lebar, sehingga seharusnya beban ketika mendinginkan ruangannya perbedaannya tidak terlalu jauh.
Ibarat kata, kalau dua AC yang sama persis dipasang di kedua kamar tersebut, seharusnya yang di kamar 3,3 x 2,8 meter akan lebih boros, tetapi lebih borosnya sedikit saja.
Pengujian dilakukan dengan menjalankan kedua AC secara bersamaan, namun LG di set di 27 derajat saja agar suhu kamar yang terjaga bisa sama dengan Panasonic, yaitu sama2 di 27 derajat celcius.
Spoiler for remote setting:
Spoiler for terjaga di 27 derajat:
Pengujian komparasi ini dilakukan ketika pengambilan data dari test malam 1, test malam 3, dan test siang 2.
Pengukuran konsumsi listrik pada LG T10EV4 dilakukan dengan menggunakan LG Smart Diagnosis. Lhoo... gan... kan alat ukurnya beda? Apakah hasilnya akurat? Untuk menjawab pertanyaan itu, sila buka thread lounge of home appliance karena ane udah pernah bikin komparasi akurasi si bardi vs LG smart diagnosis.
Test Malam 1
Spoiler for Malam 1:
Pengujian dilakukan pada pukul 00.28 sampai 08.32, artinya durasi pengoperasian selama kira2 8 jam.
Suhu luar saat AC mulai dinyalakan adalah 26 derajat celcius

Suhu luar saat AC dimatikan adalah 28 derajat celcius

Cuaca di luar cerah
Panasonic
LG
Maka dari itu, pada pengujian ini, LG mengonsumsi listrik lebih banyak daripada Panasonic, dengan total energi listrik 0,11 kWh lebih besar daripada Panasonic dan rata-rata daya yang disedot 14 Watt lebih besar dari Panasonic.
Suhu luar saat AC mulai dinyalakan adalah 26 derajat celcius

Suhu luar saat AC dimatikan adalah 28 derajat celcius

Cuaca di luar cerah
Panasonic
Spoiler for Panasonic:
Suhu kamar saat AC mulai dinyalakan adalah 29,2 derajat celcius

Apps Smart Life sebelum AC dinyalakan, today kWh terbaca masih nol, untuk yang total kWh di pengujian ini abaikan saja karena entah kenapa waktu sebelum AC dinyalakan total kWh nya lagi error cmn terbaca 10an kWh, padahal aslinya itu posisi udah di 12an kWh.

Apps Smart Life setelah AC dimatikan, today kWh terbaca 0,89 kWh.

Artinya, total pemakaian listrik sebesar 0,89 kWh selama 8 jam pengoperasian. Untuk rata-rata daya yang disedot artinya sebesar 111 Watt.

Apps Smart Life sebelum AC dinyalakan, today kWh terbaca masih nol, untuk yang total kWh di pengujian ini abaikan saja karena entah kenapa waktu sebelum AC dinyalakan total kWh nya lagi error cmn terbaca 10an kWh, padahal aslinya itu posisi udah di 12an kWh.

Apps Smart Life setelah AC dimatikan, today kWh terbaca 0,89 kWh.

Artinya, total pemakaian listrik sebesar 0,89 kWh selama 8 jam pengoperasian. Untuk rata-rata daya yang disedot artinya sebesar 111 Watt.
LG
Spoiler for LG:
Suhu kamar ketika AC mulai dinyalakan tercatat 30 derajat celcius.

Hasil pengukuran konsumsi listrik menurut LG Smart Diagnosis, total pemakaian listrik selama 8 jam pengoperasian sebesar 1 kWh.

Artinya, rata-rata daya yang disedot sebesar 125 Watt.

Hasil pengukuran konsumsi listrik menurut LG Smart Diagnosis, total pemakaian listrik selama 8 jam pengoperasian sebesar 1 kWh.

Artinya, rata-rata daya yang disedot sebesar 125 Watt.
Maka dari itu, pada pengujian ini, LG mengonsumsi listrik lebih banyak daripada Panasonic, dengan total energi listrik 0,11 kWh lebih besar daripada Panasonic dan rata-rata daya yang disedot 14 Watt lebih besar dari Panasonic.
Test Malam 3
Spoiler for Malam 3:
Pengujian dilakukan pada pukul 02.41 sampai 08.55, yang artinya pengoperasian selama 6 jam 14 menit atau kira2 6 1/4 jam
Suhu kamar baik yang Panasonic maupun LG dan suhu luar sebelum AC dinyalakan lagi2 lupa dicatat
Suhu luar setelah AC dimatikan tercatat 28 derajat celcius

Panasonic
LG
Maka dari itu, pada pengujian ini didapatkan bahwa LG mengonsumsi listrik lebih banyak daripada Panasonic, namun selisihnya tidak sebesar pada test malam 1, karena total energi yang dikonsumsi hanya 0,06 kWh lebih besar daripada Panasonic dan rata-rata daya yang dikonsumsi hanya 9,6 Watt lebih besar daripada Panasonic.
Suhu kamar baik yang Panasonic maupun LG dan suhu luar sebelum AC dinyalakan lagi2 lupa dicatat

Suhu luar setelah AC dimatikan tercatat 28 derajat celcius

Panasonic
Spoiler for panasonic:
Apps Smart Life saat AC mulai dinyalakan, tercatat total kWh sebesar 11,73 kWh dan today kWh sebesar 0,01 kWh.

Apps Smart Life saat AC dimatikan, tercatat total kWh sebesar 12,47 kWh dan today kWh sebesar 0,76 kWh.

Artinya, total pemakaian listrik sebesar sekitar 0,74 kWh selama pengoperasian 6 1/4 jam, dengan rata-rata daya yang disedor sebesar 118,4 Watt.

Apps Smart Life saat AC dimatikan, tercatat total kWh sebesar 12,47 kWh dan today kWh sebesar 0,76 kWh.

Artinya, total pemakaian listrik sebesar sekitar 0,74 kWh selama pengoperasian 6 1/4 jam, dengan rata-rata daya yang disedor sebesar 118,4 Watt.
LG
Spoiler for LG:
Hasil pengukuran menurut LG Smart Diagnosis, total energi yang dikonsumsi selama 6 1/4 jam pengoperasian sebesar 0,8 kWh.

Artinya, rata-rata daya yang disedot adalah sebesar 128 Watt.

Artinya, rata-rata daya yang disedot adalah sebesar 128 Watt.
Maka dari itu, pada pengujian ini didapatkan bahwa LG mengonsumsi listrik lebih banyak daripada Panasonic, namun selisihnya tidak sebesar pada test malam 1, karena total energi yang dikonsumsi hanya 0,06 kWh lebih besar daripada Panasonic dan rata-rata daya yang dikonsumsi hanya 9,6 Watt lebih besar daripada Panasonic.
Test Siang 2
Spoiler for Siang 2:
Pengoperasian dilakukan pada pukul 14.19 sampai 17.48, yang artinya durasi pengoperasian selama 3 jam 29 menit atau sekitar 3,5 jam.
Suhu luar sebelum AC dinyalakan tercatat 32 derajat celcius.

Suhu luar setelah AC dimatikan lupa dicatat
Cuaca di luar cerah.
Panasonic
LG
Maka dari itu, pada pengujian ini kedua AC mengonsumsi listrik dalam jumlah yang sama. Cukup mengejutkan karena sebelumnya ane mengira bahwa pada siang hari si LG akan lebih boros banyak daripada si Panasonic karena seperti yang kita ketahui bahwa memang rated watt LG T10EV4 ini sangat besar yaitu 920 watt sehingga memang terkenal kadang2 bisa agak boros di siang hari, ditambah lagi suhu kamar ketika AC mulai dinyalakan lebih panas LG 1,5 derajat daripada Panasonic. Tetapi ternyata perkiraan ane salah.
Suhu luar sebelum AC dinyalakan tercatat 32 derajat celcius.

Suhu luar setelah AC dimatikan lupa dicatat

Cuaca di luar cerah.
Panasonic
Spoiler for Panasonic:
Suhu kamar sebelum AC dinyalakan tercatat 28 derajat celcius.

Apps Smart Life ketika AC mulai dinyalakan, tercatat total kWh sebesar 48 kWh dan today kWh sebesar 1,31 kWh.

Apps Smart Life ketika AC dimatikan, tercatat total kWh sebesar 48,5 kWh dan today kWh sebesar 1,8 kWh.

Artinya, total energi listrik yang dikonsumsi selama 3,5 jam pengoperasian adalah sebesar 0,5 kWh, dengan rata-rata daya listrik yang disedot sebesar 142,86 Watt.

Apps Smart Life ketika AC mulai dinyalakan, tercatat total kWh sebesar 48 kWh dan today kWh sebesar 1,31 kWh.

Apps Smart Life ketika AC dimatikan, tercatat total kWh sebesar 48,5 kWh dan today kWh sebesar 1,8 kWh.

Artinya, total energi listrik yang dikonsumsi selama 3,5 jam pengoperasian adalah sebesar 0,5 kWh, dengan rata-rata daya listrik yang disedot sebesar 142,86 Watt.
LG
Spoiler for LG:
Suhu kamar ketika AC mulai dinyalakan, tercatat 29,5 derajat celcius.

Hasil pengukuran menggunakan LG Smart Diagnosis, total energi listrik yang dikonsumsi selama 3,5 jam pengoperasian adalah sebesar 0,5 kWh.

Artinya, rata-rata daya listrik yang disedot sebesar 142,86 Watt.

Hasil pengukuran menggunakan LG Smart Diagnosis, total energi listrik yang dikonsumsi selama 3,5 jam pengoperasian adalah sebesar 0,5 kWh.

Artinya, rata-rata daya listrik yang disedot sebesar 142,86 Watt.
Maka dari itu, pada pengujian ini kedua AC mengonsumsi listrik dalam jumlah yang sama. Cukup mengejutkan karena sebelumnya ane mengira bahwa pada siang hari si LG akan lebih boros banyak daripada si Panasonic karena seperti yang kita ketahui bahwa memang rated watt LG T10EV4 ini sangat besar yaitu 920 watt sehingga memang terkenal kadang2 bisa agak boros di siang hari, ditambah lagi suhu kamar ketika AC mulai dinyalakan lebih panas LG 1,5 derajat daripada Panasonic. Tetapi ternyata perkiraan ane salah.
Conclussion
Dari semua pengujian di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pada waktu pengoperasian yang sama, kondisi lingkungan yang mirip, dan ruangan yang lebarnya selisih 0,3 meter, LG T10EV4 cenderung mengonsumsi listrik sedikit lebih banyak daripada Panasonic CS-KN5RKJ. Namun selisih tersebut masih dapat diabaikan karena kamar tempat LG terpasang lagi2 memang sedikit lebih besar, jadi memang sudah sewajarnya sedikit lebih boros.
Perlu diingat juga, LG Smart Diagnosis dan apps Smart Life dari bardi smartplug memiliki ketelitian yang berbeda dalam menampilkan angka konsumsi listrik, di mana apps Smart Life mampu menampilkan hingga ketelitiannya mencapai 0,01 kWh, sementara LG Smart Diagnosis hanya 0,1 kWh. Maka dari itu, angka konsumsi listrik yang ditampilkan oleh LG Smart Diagnosis akan mengalami pembulatan, sehingga selisih2 yang hanya 0,0x kWh bisa juga terjadi karena adanya pembulatan.
Jadi dari pengujian ini, siapakah yang sebenarnya lebih boros? Kalau menurut ane, sebenarnya masih lebih irit LG sedikit karena lagi2 faktor ruangan yang sedikit lebih besar, namun LG mampu mengonsumsi listrik dalam jumlah yang hampir sama dengan Panasonic.
Namun untuk menjawab pertanyaan postingan sebelumnya, seberapa iritkah konsumsi listrik Panasonic CS-KN5RKJ? Kalau menurut ane sih boleh dibilang cukup irit ya, karena prestasi yang luar biasa bagi AC non-inverter yang keiritannya mampu menempel ketat dengan AC inverter. Atau bisa juga dibilang bahwa memang LG T10EV4 nya aja sih yang gak irit2 amat, bisa2nya konsumsi listriknya ditempel sama AC low watt.

Kalau melihat harga di tahun ane beli si Panasonic ini, boleh dibilang Panasonic CS-KN5RKJ ini sangat2 cocok dan worth it jika Anda memang mengincar irit2an dengan budget pas2an. Dengan harga unit yg kalo ga salah ingat cuma 3,2 apa 3,3 gitu, okelah untuk menebus sedikit lebih mahal dari seri PN dan YN yg kala itu PN kalo ga salah 3 jt pas dan YN di 2,7 apa 2,8 gitu, untuk dapet iritnya si KN ini.
Tapi kalau mengacu harga sekarang, di mana sang penerusnya CS-KN5WKJ harganya udah selangit, udah di atas 4 juta, bahkan lebih mahal dari LG T10EV4 yang masih di angka 3 juta besar, tentu menurut ane sangat tidak worth it. Kalau mau cari irit2an, mending turun ke LG Dual inverter yg lebih murah atau naik langsung ke Panasonic inverter standard CS-PU.
Sekian komparasi ane, mohon maaf kalau kepanjangan, terima kasih.

0
Kutip
Balas