- Beranda
- Stories from the Heart
WAYAH DALU
...
TS
finahdy
WAYAH DALU

Assalamualikum GanSis semua, Salam sejahtera untuk kita.
Kayaknya sudah lama bangeettt saya hiatus dari dunia per-kaskus-an ini, terlihat dari banyaknya debu-debu yang berada di channel hihihi 🤭
Kalian semua apakabar? Masih setia kah menunggu cerita dari saya??
Bismillah atas izin Allah saya berncana untuk menghidupkan kembali akun ini dengan mengupgrade thread WAYAH SURUPagar para GanSis tetap bisa membaca santai sembari mengambil sedikit pengajaran dari kisah-kisah ini.
Tanpa perlu berlama-lama lagi, saya akan membuat daftar isinya..
Quote:
Quote:
HAPPY READING SEMUANYAAAAAA...
INDEX :
1. PETAKA ISTRI MUDA (I)
2. PETAKA ISTRI MUDA (II)
3. PETAKA ISTRI MUDA (III)
4. PETAKA ISTRI MUDA (IV)
5. PETAKA ISTRI MUDA (V)
Diubah oleh finahdy 25-01-2022 13:24
bebyzha dan 22 lainnya memberi reputasi
23
6.9K
82
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
finahdy
#11
PETAKA ISTRI MUDA (II)

"sampun maem tah, nduk?" tanya ibu yang baru saja pulang mengajar ngaji.
aku hanya mengangguk pelan.
ibu melirik hp baruku lalu berkata "hp nya itu dijaga yang hati-hati".
Kembali, aku hanya mengangguk.
"buk, bukannya Pak Fuad sudah nggak tinggal disini lagi ya?" Tanyaku pada ibu.
"kata saudaranya Pak Fuad, orangnya sakit trus istrinya yang sana gak mau ngeramut" Jawab ibu.
"loh yak opo seh buk? suaminya sakit trus mau dirawat sama siapa?" tanyaku heran.
"ya rencananya mau dirawat sama Bu Endang, kan itungannya belaiu masih istri sah Pak Fuad" Jawab ibu lagi.
loh sek tah, sebentar, ini kan Pak Fuad sakit terus istrinya yang sana gak mau ngerawat jadinya mau dibawa kesini? lah kata mas fadil tadi Bu Endang dilaporin ke polisi karena rumah disini mau dikasih ke Bu Endang? iki yak opo seh buk kok bingung aku" Kataku yang masih bingung dengan cerita ibuku.
"Jadi gini loh nduk, sebenarnya Bu Leli (istri muda Pak Fuad) sudah minta rumahnya yang disini itu dari tahun lalu terus nyuruh Bu Endang sama anak-anaknya buat pergi dari rumah tapi sama Pak Fuad gak dibolehin jadinya Bu Endang sama anak-anaknya tetap disini jadinya Bu Leli ngalah dan nunggu buat ngusir mereka. Lah terus kebetulan sejak dua bulan lalu Pak Fuad itu kena stroke jadinya dibuat kesempatan sama Bu Leli untuk ngerebut rumah sing iki. Ibuk juga bingung sama ceritanya tapi intinya kayak gitu" Ibu menjelaskan lebih detail tapi sebenarnya aku masih belum paham dengan permasalahan ini.
"lah terus mereka mau tinggal dimana kalau beneran di usir buk?" tanyaku lagi.
"makannya itu, bapakmu sama Pak Lurah ngurusin ini biar mereka gak jadi diusir. kan mereka juga warga sini"Jawab ibuku lagi.
Aku hanya terdiam mencerna semua kejadian yang saat ini sedang dialami oleh Bu Endang dan keluarganya
Selepas isya' Bapak baru saja pulang.
aku yang saat itu sebenanrnya penasaran tapi harus aku tahan dulu karena melihat wajah bapak yang seperti menahan sumpek.
Bapak melihatku bermain hp, aku tertunduk karena sungkan mengingat kejadian tadi ketika aku meminta hp sebenanrnya aku inginkan.
"sampeyan tadi sholat disini tah pak?" tanyaku berbasa-basi.
"enggeh, tapi tadi bapak minta Pak Bahu buat ngimamin. Bapak lagi pusing, takutnya nanti nggak khusyu' sholatnya" Kata bapak.
Ucapan Bapak membuatku kepikiran apakah beliau pusing karena permintaanku tadi sore? aku jadi merasa bersalah saat itu.
Tiba-tiba ibu datang dari acara tahlil rutinan yang sering diadakan tiap RT ketika hari kamis
"loh pak sampun pulang, gimana tadi? jadinya Bu Endang bisa tetap tinggal disini atau pindah?" Tanya ibu.
Aku yang sebenarnya ada niatan untuk menghindari bapak akhirnya mengurungkan niatku dan memilih untuk mendengarkan cerita Bapak.
"ALhamdulillah tetap disini buk, cuma ya mereka sekarang cuma dapat rumah saja. semua sawahnya di ambil sama istrinya yang sana" Jawab bapak.
"loh kok malah sawahnya juga kena? kan Bu Endang juga beli sawah itu pakai uang warisan orangtuanya dulu" Tanya ibu yang ternyata tidak terima dengan kelakuan istri muda Pak Fuad.
"Yah mending gitu buk, Bapak yo wes pusing. Gak ikut punya keluarga tapi ikut bingung. sekarang gini loh,, kan Pak Fuad rencananya dirawat disini, kalau mereka gak ngelepas sawah trus nanti mereka bakalan tinggal dimana?" Jelas Bapak.
"Astaghfirullah, Naudzubillahimin dzalik.. kok ada orang kedunyan kayak gitu??? Padahal Bu Endang oranya baik, kenapa cobaanya kayak gini?" Ucap ibu geram
"wes gakpapa, anaknya-anaknya Bu Endang juga sudah ikhlas. katanya mending gitu daripada Pak Fuad ditelantarin nanti sama si Leli". Kata Bapak, kemuadiaan beliau pergi ke dapur untuk makan malam.
"nduk sampeyan jangan jadi kayak Bu leli ya, itu perempuan sudah terlalu kedunyan.liaten tah, gak sampai setahun pasti dapat karmanya" Kata Ibuk.
Aku hanya mengangguk, lalu aku memutuskan untuk sholat Isya karena takut kebablasan kalau tidak segera sholat.
----------------------------------------------------BERSAMBUNG-----------------------------------------------------------------
Diubah oleh finahdy 11-01-2022 19:24
bebyzha dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Tutup