Kaskus

News

User telah dihapusAvatar border
TS
User telah dihapus
Made in China! Dilewati Truk 198 Ton, Jembatan Tol di China Ambruk Miring, 4 Tewas
Kompas.com, 20 Desember 2021, 16:02 WIB

XINHUA/WU ZHIZUN via AP
Jembatan tol yang ambruk miring di kota Ezhou, provinsi Hubei, China tengah, Sabtu (18/12/2021) saat difoto dari atas oleh kantor berita Xinhua.
Jembatan tol yang ambruk miring di kota Ezhou, provinsi Hubei, China tengah, Sabtu (18/12/2021) saat difoto dari atas oleh kantor berita Xinhua.
Jembatan penghubung jalan tol Wuhan-Huangshi dan jalan tol Daqing-Guangzhou di kota Ezhou, China, miring pada Sabtu sore (18/12/2021). Sebanyak tiga orang tewas dan empat korban luka-luka.


Made in China! Dilewati Truk 198 Ton, Jembatan Tol di China Ambruk Miring, 4 Tewas

EZHOU, KOMPAS.com - Jembatan tol di kota Ezhou, China, ambruk dengan posisi miring pada Sabtu sore (18/12/2021) waktu setempat.

Kabar terbaru hingga Minggu (19/12/2021), empat orang tewas dan delapan lainnya luka-luka akibat insiden di provinsi Hubei, China tengah, ini.

Dikutip dari Global Times, penyebab jembatan ambruk di China ini adalah kelebihan beban hampir empat kali lipat di atas batas maksimal.

Baca juga: Jembatan Penghubung Jalan Tol China Ambruk Miring, 3 Orang Tewas dan 4 Luka-luka

Jembatan yang ambruk miring ini adalah penghubung jalan tol Wuhan-Huangshi dan jalan tol Daqing-Guangzhou.

Membentang sepanjang 500 meter, jembatan tersebut miring ke satu sisi hampir 90 derajat, menghancurkan satu mobil yang melaju di jalan tol bawah jembatan.

Sebanyak tiga truk milik tim transportasi di kota Tianjin, China utara, melaju ke arah yang sama saat jembatan itu ambruk.

Song Jianjun, orang yang bertanggung jawab atas Hubei Edong Yangtze River Bridge Corp, percaya bahwa kelebihan muatan yang serius mungkin menjadi penyebab utamanya, lapor cqcb.com.

Salah satu truk yang jatuh berbobot 198 ton, hampir empat kali berat maksimum jembatan yang mencapai 49 ton, kata Song.

Seorang pria bermarga Wang yang mengemudikan mobil yang tertimpa jembatan berkata, dia dan dua temannya memecahkan kaca belakang dan melarikan diri setelah jalan itu tiba-tiba menabrak bagian depan, cqcb.com melaporkan pada Minggu.

"Tiga menit kemudian, jembatan yang miring itu tergelincir dan menabrak mobil. Aku dan teman-temanku nyaris tewas," kata Wang.

Investigasi sedang berlangsung. Seseorang yang bermarga Xiong yang bertanggung jawab atas tim transportasi bekerja sama dalam penyelidikan dan akan bertanggung jawab atas tragedi itu.

Li Faxiong, peneliti di Research Institute of Highways di Kementerian Transportasi China pada Minggu mengatakan kepada Global Times, tragedi itu terjadi baik karena truk atau jembatan layangnya.

“Truk itu jelas melanggar aturan, karena tidak keluar tol di tempat yang seharusnya. Kemiringan jalan layang bukan berarti desain atau konstruksinya tidak memenuhi standar atau peraturan, tetapi itu menunjukkan berat truk 198 ton melampaui redundansi keamanannya. Desain awalnya bertujuan pada keselamatan," tegas Li.

Namun, jembatan itu pun bertipe hanya single-column pier. Para ahli mengatakan kepada media, jenis jembatan seperti itu sangat rentan roboh, terutama ketika banyak kendaraan melaju di sisi yang sama.

Xiong berkata kepada media, jembatan sedang dalam pemeliharaan ketika truk lewat. Para pekerja sudah mengimbau para pengemudi untuk tidak melaju ke tengah jembatan.

Kenapa truk kelebihan muatan bisa masuk jembatan?
"Truk yang kelebihan muatan melaju di jalan raya pada Selasa (14/12/2021) dari gerbang tol di Lintong, provinsi Shaanxi China Barat Laut, di mana truk itu akan diperiksa," kata Song.

Gerbang tol Lintong mengatakan, truk yang kelebihan muatan tersebut sudah melewati pemeriksaan dengan persetujuan dari agen transportasi untuk membawa barang melebihi berat atau ukuran yang dibutuhkan, Beijing News melaporkan pada Minggu.

Menurut persetujuan, yang diberikan oleh Biro Jalan Raya Shaanxi, truk tersebut seberat 198 ton dan milik Tianjin Pingfa Large Transport Group. Truk tersebut diizinkan masuk ke Jalan Tol G30 Lianhuo dari gerbang tol Lintong dan keluar di pintu tol Qindong di Shaanxi.

Akan tetapi, truk itu tidak keluar dari Jalan Tol G30 Lianhuo, yang melintasi Shaanxi, Hubei, dan Henan di China tengah.

Truk terus bergerak ke arah Henan dan tiba di Hubei tanpa pemeriksaan, karena gerbang tol telah ditutup di perbatasan antara kedua provinsi itu, The Paper melaporkan pada Minggu.

Tianjin Pingfa tak menjelaskan mengapa truk tersebut tidak keluar tol Qindong.

Petugas gerbang tol telah mengirim data ke departemen lalu lintas Hubei, mengatakan bahwa ada kemungkinan truk memalsukan data untuk lolos pemeriksaan.

Departemen transportasi di Hubei dan Shaanxi sedang menyelidiki kasus ini.


©2021 PT. Kompas Cyber Media

https://amp.kompas.com/global/read/2...-4-tewas-dan-8
0
1.1K
31
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita Luar Negeri
Berita Luar Negeri
KASKUS Official
82.1KThread20.5KAnggota
Tampilkan semua post
kudo212Avatar border
kudo212
#7
tofu building, ga heran
gofvckurself
jerryreality513
User telah dihapus
User telah dihapus dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.