Story
Pencarian Tidak Ditemukan
KOMUNITAS
link has been copied
11
Lapor Hansip
10-12-2021 14:12

MEMBUNUH ATAU DI BUNUH?!

Sudah hampir semingguan ini, aku merasa ada seseorang yang mengikutiku. Aku kira hanya perasaanku dan aku tak terlalu memikirkannya. Sampai disuatu malam  aku pulang dengan berjalan kaki sendiri, entah kenapa rasanya sangat sunyi. Tak ada satupun bus yang lewat malam ini. Firasatku semakin tak enak saat mendapati lampu jalan yang awalnya menyala tiba-tiba mati seketika. "Oh shit kenapa harus sekarang." Aku mulai begidik merinding.
Derap langkah kaki diikuti bunyi gemerincing suatu benda yang diseret mulai terdengar jelas dibelakangku.
Aku semakin mempercepat langkahku. Tak berani untuk menolehnya. Semakin cepat. Aku mulai berlari sekencang-kencangnya hingga akhirnya sampai.
Tak sampai sepuluh menit saat aku tiba di apartemen, kudapati suara bel yang ditekan berkali-kali.
"Siapa sih yang iseng, tengah malam mainin bel orang." gumamku.
Aku berjalan mendekati pintu. Mengintip seseorang dibalik pintu melalui lubang kecil yang terletak ditengah pintu. Aku melihat seorang lelaki tinggi dengan pakain serba hitam tengah berdiri didepan pintu apartemenku. Mata kami tak sengaja berpapasan. Dia tersenyum melihatku dan mengisyaratkan dengan bibirnya. "MATI." 
Degh..
Aku tertegun dan langsung berpaling. Aku takut setengah mati. Aku membungkam mulutku, takut bila suaraku terdengar. Tubuhku mulai lemas. Aku mulai berkeringat dingin dan tak terasa air mataku mulai mengalir deras. Lelaki itu mulai menggedor pintu apartemenku dengan kapak yang ada digenggaman tangannya. 

Aku takut. Aku harus kemana. Tuhan aku mohon selamatkan aku dari psikopat ini.

Brakk!!!
Pintu apartemenku terbuka. Psikopat itu mulai berjalan mendekat dengan menyeret kapak ditangannya.
Lari! Aku harus lari. Tapi kemana? Aku takut. Aku mengamati sekeliling. Tatapanku mulai terhenti dan tertuju pada jendela dibelakangku. Aku melongo, aku lupa kalau saat ini apartemenku ada dilantai 4.
 Dia tersenyum menatapku. "Mau kemana?"
"Enggak pergi! Jangan mendekat!" teriakku.
"Hahaha kenapa takut? Aku hanya penasaran bagaimana rasanya jika kapakku membelah kepalamu hahaha. Aku hanya ingin melihat apakah isi kepalamu akan cocok jika aku jadikan mainan anjingku."
"Dasar gila! Pergi!" Aku melempar semua barang yang ada didekatku kearahnya.
Dia mengelak dan terus berjalan kearahku. Sampai akhirnya vas kaca yang aku lempar mengenainya. Tepat didahinya. Darahnya mulai mengucur deras. 
"Kurang ajar! Kau mau bermain denganku rupanya." 
"Tidak! Jangan! Aku mohon jangan membunuhku."
"Hahahaha. Yah seperti ini. Seperti inilah yang aku inginkan. Raut wajah seorang mangsa dihadapan predator."
Aku berjalan mundur sampai akhirnya benar-benar terpojok.
"Ck ck ck. Kasihan sekali tikus kecil ini tak bisa lari dari pemangsa." ucapnya sembari menyeringai.
Tanpa pikir panjang aku langsung melompat keluar jendela.
Brruk!
Aku terjatuh di rerumputan. Kakiku berdarah lumayan banyak. Aku menggigit bibirku menahan rasa sakit dan kembali berjalan dengan kaki menyeret dan tertatih. 
"Mau kemana kamu ha? Masih mau bermain denganku?" ucap psikopat itu yang sekarang berdiri didepanku. 
Aku berbalik dan mempercepat langkahku. Tapi sia-sia saja langkahku tak secepat tadi. Dia mendekat. Semakin dekat dan menarik paksa lenganku. Aku meronta. Berusaha melepaskan cengkramannya, namun percuma saja tenaganya lebih kuat.
"Lepaskan! Aku mohon jangan bunuh aku hiks hiks."
"Diam!" Bentaknya yang kemudian mulai mengayunkan kapak yang digenggamannya padaku.
Jlebb!  Crott!
Pisau yang sedari tadi kusembunyikan dibelakang bajuku kini kugunakan dan langsung kuhunuskan tepat dijantungnya. Aku menusukannya berkali-kali dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir. Darahnya mulai muncrat kewajah dan pakaianku.
"Sial aku kalah." ucapnya dengan darah yang mulai keluar dari mulutnya sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
"Akhirnya aku selamat hiks hiks."
Kakiku lemas, sudah tak ada lagi tenaga untuk aku berdiri. Tanganku gemetar. Aku langsung melempar pisau digenggamanku. Aku mulai menangis histeris didepan jasad seorang psikopat yang baru saja ku bunuh. 

BETA
Diubah oleh kaze27
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Masuk untuk memberikan balasan
stories-from-the-heart
Stories from the Heart
0 Anggota • 28.1K Threads
MEMBUNUH ATAU DI BUNUH?!
10-12-2021 18:44
nice.
0 0
0
profile picture
newbie
10-12-2021 23:32
makasihemoticon-Smilie
1
Memuat data ...
1 - 1 dari 1 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
Stories from the Heart
treya--tahun-kehidupannya
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Stories from the Heart
Stories from the Heart
Heart to Heart
Stories from the Heart
mimpi-buruk-kido
Copyright © 2022, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia