Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

afryan015Avatar border
TS
afryan015
Suasana Tempo Dulu yang Mungkin Telah Hilang
 Suasana Tempo Dulu yang Mungkin Telah Hilang
emoticon-Haiemoticon-HaiHay selamat datang lagi di trit Ryan nih, dan sekarang masih selow nggak bahas tentang klenik, horor atau gaib lagi, kita bahas yang ringan ringan dulu saja, setelah kita kemarin membahas tentang film ______ kali ini Ryan mau bahas lagi tentang hal yang kiranya membuat kita kangen dengan masa lalu nih.emoticon-Jempolemoticon-Jempol


Pernah nggak sih kalian merasa kangen dengan suasana masalalu yang begitu asri, bergitu nyaman untuk tinggal, dan kalau mengingat masa masa itu rasanya ingin merasakan hal hal yang dulu pernah kita rasakan, namun semua itu sangat sulit kita jumpai lagi di masa modern seperti sekarang.


Ryan pribadi kangen dengan suasana kampung yang sangat enak untuk bermain, kadang kesawah kadang kelapangan, hanya untuk menjadi Bolang kampung, main sampai sore hari, sampai ada suara adzan maghrib dan pulang dengan keadaan kotor, suasana peringatan hari tujuh belasan yang lebih meriah dibanding 10 tahun kebelakang ini, nuansa kebersamaan terasa sangat kental hanya sampai tahun 2007 menurut Ryan,


Entah apa yang kalian rasakan, tapi pasti untuk anak yang lahir ditahun 80an – 90an akan kangen masa masa seperti dulu, beda dengan masa sekarang yang semua terlihat begitu sangat praktis, bahkan untuk sekedar permainan anak kecil.


Nah disini Ryan mau bahas tentang hal dan suasana apa saja yang dulu ada dan kini sudah tidak ada, dan mungkin kalian akan merasakan hal yang lain mulai mengingat ingat masa lalu yang begitu mengasikan dibanding masa sekarang ini.


Untuk itu kita mulai pembahasan nya, yoookkk CEKIBRROOOOTT


1.     Suasana Nonton TV


Spoiler for Menonton TV:


Ingat tidak kalian suasana nonton jaman dulu, apalagi kita yang tidak punya tv dirumah, soalnya pada jaman dulu TV masih sangatlah hal yang istimewa dan hanya dimiliki oleh beberapa orang kaya saja dikampung kita, dan banyak anak yang dari keluarga biasa biasa saja tidak memiliki benda itu karena harganya yang masih terbilang sangat mahal.


Hehe dan oleh sebab itu banyak anak yang menumpang menonton TV ditetangga meraka yang memiliki televisi, tapi tidak sedikit juga sipemilik TV itu pelit, dan saat kita lagi nonton asik asiknya dari luar tiba tiba pintu atau jendela ditutup dan seketika anak anak yang sedang menonton pada bubar.


Tapi bagi pemilik yang murah hati, mereka akan mebiarkan para anak anak atau tetangga mereka untuk menonton beramai ramai, sehingga suasana saat menonton terasa sangat asik, hangat dan penuh dengan rasa kekeluargaan, sembari menonton pasti ada saja pembicaraan yang dilontarkan saat menonton acara di TV dan membuat atmosfir menonton menjadi lebih hangat.


Tapi kalian tahu nggak sih, TV jaman dulu itu ternyata dilain mahal, TV jaman dulu juga dikenakan pajak oleh pemerintah seperti layaknya kendaraan bermotor seperti sekarang ini, atau biasa disebut Iuran Telvisi, kisaran pembayarannyapun cukup mahal pada tahun itu kisaran Rp. 1.000 sampai Rp. 3.000 tergantung dengan besar televisi yang dimiliki, dimasa itu uang seribu sangatlah mahal, dan buku iuran Televisi pun harus diikut sertakan jika TV itu berpindah tangan,


Spoiler for Bukti Pembayaran Iuran:


Nah mungkin itu yang membuat sipemilik TV yang enggan berbagi untuk menonton bersama karena dulu mereka nonton TV itu bayar.

2.     Suasana Lebaran

Spoiler for suasana lebaran:



Kalian merasa nggak sih suasana lebaran beberapa tahun belakangan ini tidak seperti dulu lagi (terlepas dari masa pandemi), suasan terasa sangat berbeda apalagi bagi kita yang sudah beranjak dewasa dan memiliki keluarga sendiri.


Suasana hangat dan penuh dengan ketenangan dihari yang bergembira itu sedikit berkurang dengan adanya HP, bukan menyalahkan adanya HP, tapi suasana lebaran beberapa puluh tahun yang lalu tepatnya di bawah tahun 2006 (opiniku). Suasana kekeluargaan masih sangat kental.


Semua keluarga berkumpul saling bermaafan, dan setelah itu salih bercengrama dari paman, om, kakak, adik, semua saudara pokoknya larut dalam suasana lebaran, ditambah lagi keluarga yang masih lengkap, dengan adanya bapak ibu, kakek nenek, dan semuanya, membuat suasana hangat yang tidak pernah terlupakan


Apalagi dengan adanya makanan khas di hari lebaran tempo dulu, ada emping, krecek, makanan tai kucing kalau dijawa, terus dodol dll, dan kini mulai jarang kita temui.


Spoiler for jajanan lebaran:


Kalau dimasa sekarang semua berbeda, suasana lebaran lebih cenderung ke hanya sekedar berkumpul bermaafan dan main hp, itu saja.

3.     Suasana Menunggu Bapak Pulang Kenduri

Spoiler for Berkat Kenduri:


Jaman dulu saat bapak diundang oleh tetangga untuk Kenduri, pasti anak anak yang berada dirumah sudah menunggu, dan mengharapkan makanan yang dibawa pulang oleh bapak, kalau di jawa tepatnya di derahku namanya “Genduren”


Suasan menyambut bapak pulang Kenduri pasti ditunggu, apalagi waktu Kendurinya berada di tetangga yang lumayan berada, pasti isi makanannya sangat lah enak enak, para anak anak pasti sudah menunggu didepan pintu dan setelah bapak masuk kita berebutan untuk membuka bawaan bapak dari tempat genduri itu, suasana riang dan senyum sumringah dari kedua orang tua membuat hangat kala itu melihat anaknya saling berebutan memilih makanan yang disukainya, tak jarang karena memiliki minat makanan yang sama sedangkan yang tersedia hanya terbatas maka sebagai penengah, bapak pasti akan membaginya dengan adil untuk anak anaknya, dan tak jarang mereka malah tidak ikut menikmati makanan yang dibawanya pulang


Spoiler for Berkat Kenduri:


Berbeda dengan ditahun sekarang, bapak mau ke acara Kenduri atau apapun, anak anaknya akan cuek dan tetap fokus terhadap HP nya, dan hal semacam ini membuat suasana keluarga terasa sangat dingin.


4.     Suasana Pulang Sore atau Kemalaman


Spoiler for pulang main sore:


Nah tadi kan kita sudah bahas tentang suka ria nya pada masa itu, kini kita bahas tentang dukanya,

Anak jaman dulu lebih sering bermain diluar, bermain kegiatan yang lebih menguras tenaga, seperti bersepeda, sepak bola, bermain petualangan, dan lain lain, kebanyakan kegiatan mereka masih berhubungan dengan alam sekitar, dan hal itu terasa sangat asik dilakukan pada tempo dulu, alam yang masih asri, rerumputan yang masih banyak dimana mana, dan yang jelas tempat bermain anak anak masih sangat lah banyak, tidak terbatasi oleh tembok tembok seperti sekarang ini,

Tak jarang saking asiknya bermain dengan teman teman, para anak jaman dulu bermain sampai lupa waktu, dan bahkan ada yang baru mendengar adzan maghrib baru pulang, hal itu membuat orang tua mereka marah, karena harusnya sudah bersih dan tinggal berangkat sholat dan ngaji, ini masih belepotan dan bau keringat dan selain itu karena jaman dulu masih kental dengan adanya sosok makhluk halus, makanya jika anak mereka belum pulang hingga petang, orang tua mereka takut anaknya dibawa oleh makhluk halus mungkin Lampor, terus ada dijawa namanya SandingKala, dll.


Dan yang jelas setelah kita sampai rumah, sebuah cambuk atau sapu atau yang lain lah intinya untuk memukul kita, sudah menunggu kita dengan gagahnya, tinggal kita gimana bisa menghindarnya saja, tapi itulah yang membuat kangen masa masa itu


Spoiler for senjata emak:



Dan kurasa anak anak jaman sekarang tidak akan pernah tau seperti apa rasanya jika pulang malam


 __________________________________________________________________________________


Nah seperti itulah beberapa point tentang suasana masalalu yang mungkin sudah tidak bisa kita temui dimasa modern ini, rasa yang tidak akan pernah ada duanya


Nah seperti itulah pembahasan Ryan kali ini, buat yang belum follow tolong di follow ya akun Ryan ini, dan jangan lupa cendol dan Rate bintang limanya, semoga dengan membaca pembahasan yang satu ini, kalian bisa teringat dan sedikit bernostalgia dengan masa kecil kalian terutama yang lahir pada tahun 80 dan 90an, terimakasih.
emoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Staremoticon-Rate 5 Star
emoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toastemoticon-Toast
pakisal212
DoomInIc
andi.3301
andi.3301 dan 51 lainnya memberi reputasi
52
12.5K
202
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
The Lounge
The LoungeKASKUS Official
923.4KThread84.4KAnggota
Tampilkan semua post
JazedAvatar border
Jazed
#18
Suasana Tempo Dulu yang Mungkin Telah Hilang

Suasana ANAK SEKOLAHAN Tempo 1970-80-an di JAKARTA-KEBAYORAN BARU yang ga bakal kembali

1.Pagi
Berangkat sekolah jam 6.00 naek KOPAJA mercedez pintu satu. Enak sepi ga ada orang, ditanya kondektur mana duit tinggal bilang numpang bang...alias gratisan karena pelajar. Giliran ada karcis bus punya bukan dibayar untuk bus melainkan dijual untuk jajan.

Berangkat sekolah modal 25 perak maksimal cuma cukup untuk beli bihun goreng segenggam saja. Beli eskrim 50 perak hanya untuk orang kaya.

2. Siang
Pulang sekolah jam 11.30. Mau jajan ga ada duit, kerjanya muterin warung deket sekolah minta dijajanin anak orang kaya, numpang minum coca cola, numpang nyoba teh botol dan limun.

Pulang sekolah jalan kaki 3-5 km , daripada naek bis dipelototin kondektur melulu. Naek bajaj apalagi dijemput itu hanya orang kaya aja.

3. Playing time dan PR time.
Jam 13.00 Maen layangan, maen gundu, atau nongkrong dengerin radio RRI dengan siaran lagu-nya sambil kerjain PR. Kalo babe pulang kerja on time jam 13.00, gw belagak bikin PR karena malem pasti diperiksa PR-nya.

4. Tidur siang
Jam 14.00-16.00 Jam wajib tidur siang.

5. Jam 16.00. Tukang bakso lewat depan rumah langsung teriak " bang bagi kuah-nya dong" abang bakso mesem2 sambil bilang sini kumpul....(asli semangkok 50 perak ga ada duit).

6. Jam 16.00 Nungguin TVRI dengan siaran keren-nya Pak Tino Sidin , nungguin gambar kita direview pak tino sidin.

7. Jam 19.00 Makan malem : Nasi + dadar telor (1 telor dibagi rata 4 anggota keluarga), + sayur bayem.

8. Jam 19.30 PR (pekerjaan rumah) diperiksa dan ditandatangani ortu. Harus bener dan teliti, kalo salah ga dapet uang jajan 25 perak besok pagi-nya.

9. Jam 21.00 Jam tidur. Mau udah SMA pun harus dikamar siap tidur. Ranjang di-inspeksi udah rapih siap tidur atau belum, pijama wajib dipake. Jam 21.00 paling sebel karena film TVRI 21.30 bagus2 seperti Mannix, Hawai five O dll. Nasib pelajar tidur.

10. Jam 4.30 pagi bangun sudah harus rapih ranjangnya (make bed) dan harus sudah siap mandi pagi abis itu sholat subuh. Pembantu rumah tangga udah seterika baju seragam kemarin sore jadi tinggal pakai.

11. Jam 5.30 Sudah sarapan telor 1/2 mateng dan roti tawar.

12. Ngulang ke point 1.

Puluhan tahun hidup kek gini ternyata romantis dan banyak kenangan indah, begitu hebat disiplin membentuk kita menjadi manusia berguna dimasa depan.

Terimakasih orang tua kita yang keras dan pelit.

Salam
Diubah oleh Jazed 25-11-2021 12:32
EriksaRizkiM
forgiveme
DoomInIc
DoomInIc dan 19 lainnya memberi reputasi
20
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.