- Beranda
- Wedding & Family
Benarkah Suami Buat Kesalahan, Istri Akan Ingat Selamanya?
...
TS
trifatoyah
Benarkah Suami Buat Kesalahan, Istri Akan Ingat Selamanya?

Assalamu'alaikum wr.wb
Apa kabar Agan Sista semuanya di Seluruh Nusantara. Semoga kabar baik dan sehat tetal semangat dalam menjalani kehidupan ini.
Siapa sih di dunia ini yang nggak pernah melakukan kesalahan, jawabannya pastilah nggak ada, karena sejatinya manusia itu tempatnya lupa dan salah.
Setiap pasangan dalam rumah tangga pasti juga pernah membuat kesalahan, baik kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja.
Benar nggak sih suami yang membuat kesalahan istri akan ingat selamanya. Wah kalau benar berarti ingatan istrinya setajam silet ya Gan Sis.
Apa sajakah kesalahan yang dibuat suami dan istri akan mengingat sampai akhir hayatnya? Langsung saja simak beberapa kesalahan suami yang istri akan selalu mengingatnya.
1. Selingkuh.
Selingkuh menempati urutan pertama, yang namanya diselingkuhi oleh pasangan pastilah akan ingat seumur hidupnya, walaupun sudah memaafkan dan keluarga kembali harmonis, tentu saja seorang istri tidak akan lupa rasanya sakit hati diselingkuhi. Jadi buat suami jangan coba-coba selingkuh karena istri tidak akan pernah melupakannya. Begitupun sebaliknya ya, jadi imbang mungkin kalau urusan sekingkuh, sama-sama sulit melupakan walaupun sudah memaafkan.
2. Menghilangkan Tempat Minum atau Bok Makanan
Kesalahan suami yang menempati urutan kedua sulit dilupakan adalah menghilangkan tempat minum atau pun tempat makan yang bernama ware ware baik sengaja maupun tidak di sengaja, sepertinya sulit dilupakan, padahal yang nyuruh bawa bekal adalah sang istri, bagaimana tidak sebelum berangkat biasanya istri sudah wanti-wanti untuk tidak lupa membawa kembali tempat minumnya. Ya yang namanya lupa mau gimana lagi. Terkadang istri tidak mau tahu, apalagi tempat minum dan box tempat makanan itu hasil arisan, wah bisa panjang urusannya. Walaupun sydah diganti anehnya masih saja ingat kalau suaminya pernah menghilangkan barang-barang berharganya. Sebaiknya bawa pake botol yang nggak bermerk saja, hilang nggak bakalan ditanyakan.

3. Memecahkan Vas Bunga milik istri
Menempati urutan ke dua setelah masalah bok dan tempat minum yang ware ware itu adalagi kesalahan suami yang walaupun sudah dimaafkan tapi tetap ingat.
Ketika tanpa sengaja suami memecahkan barang milik istrinya misalnya Vas bunga, gelas kristal kesayangan. Walaupun sudah diganti sana suami, seorang istri pasti akan mengingatnya apalagi bila barang itu memiliki kenangan yang sulit terlupakan.
4. Lupa Mengantar Istri periksa kandungan.
Kesalahan selanjutnya adalah lupa mengantarkan istri periksa ke dokter, padahal istri sudah siap tinggal berangkat, tiba-tiba suami yang ditunggu-tunggu belum juga pulang, mending kalau lupa karena kerjaan, lupa karena ngobrol dengan teman-temannya.
Okey lah Agan Sista semuanya itulah kesalahan suami yang mungkin saja akan diingat terus sepanjang hidupnya, jadi berusahalah untuk meminimalisir kesalahan supaya istri tidak mengingat kesalahan tersebut.
Sampai jumpa di Thread selanjutnya, tetap bahagia bersama keluarga dan orang-orang tercinta.

Opini pribadi
Sumber gambar dokpri dan google
delfatesting260 dan 15 lainnya memberi reputasi
16
7.5K
247
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Wedding & Family
9KThread•14.6KAnggota
Tampilkan semua post
artwing
#14
Kadang lucu juga ketika istri menggunakan dosa masa lalu sebagai bahan argumen seperti pecahin piring, lupa jemput anak, makan kebanyakan, dan lain sebagainya. Rada gedeg emang, tapi masih dimaklumi. Itu bagian dari cerita pernikahan, tentu saja kisah pahit pun termasuk dalam kisah bahtera tersebut.
Ada garis batas ketika istri menggunakan "kesalahan masa lalu" suami sebagai senjata dalam berargumen.
Ada beberapa kasus yang ane temukan di H2H, memang bukan dalam rumah tangga saja, tapi setidaknya bisa dijadikan patokan garis batas yang tidak seharusnya diucapkan saat mengungkit masa lalu:
Ane lupa bookmark tritnya kemana semua
Sementara itu dulu aja deh.
* * *
Tidak ada yang salah dengan mengingat masa lalu, pun ketika menggunakan itu sebagai senjata atau referensi untuk merenung.
Ikhlas dan kompromi adalah sesuatu yang harus digunakan terus dan terus dalam kehidupan berumah tangga, bahkan ketika terasa sakit sekalipun.
Meletus sesekali juga tak apa, itu adalah hal yang wajar. Tapi perlu diketahui:
Luka dibalas luka tidak akan menyembuhkan luka itu sendiri.
Rasa senang memenangkan argumen benar-benar tidak setara dengan sesalnya lidah yang telah menyayat perasaan orang lain, karena itu ada pepatah yang mengatakan :
"Be careful with your words. Once they are said, they can only be forgiven, but never ever be forgotten."
Ada garis batas ketika istri menggunakan "kesalahan masa lalu" suami sebagai senjata dalam berargumen.
Ada beberapa kasus yang ane temukan di H2H, memang bukan dalam rumah tangga saja, tapi setidaknya bisa dijadikan patokan garis batas yang tidak seharusnya diucapkan saat mengungkit masa lalu:
- Kesalahan yang sudah terjadi terlalu lama.
You lose your cool? It's okay sometimes.
Manusia banyak berubah seiring waktu. Ditempa oleh waktu sehingga setiap manusia memiliki up and down dalam hidupnya. Membahas dosa yang telah terjadi bertahun-tahun lalu ketika kebahagiaan sudah diraih dalam jeda waktu hingga perdebatan terjadi itu sudah tidak relevan.
Contoh: kamu ingat kamu pernah cium teman sebangku aku saat kelas 2 SMA dulu? (setting pernikahan sudah berjalan 20 tahun)
- Menyesali suatu opsi di masa lalu.
Kamu tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa mendatang, dan tidak menjamin nasib bakal lebih baik dengan memilih opsi satunya di masa lalu. Pahami hidup tidak semuanya menjamin kebahagiaan. Laut tidak selamanya tenang, tanpa badai kamu tak pernah tahu sekokoh apa bahtera yang sudah kamu jalani.
Contoh: Seandainya aku tahu kalau gajimu tidak bisa naik, aku akan memilih calon ibuku dan menikahi tentara itu.
- Menyalahkan garis darah.
Orangtua dan anak adalah entitas yang berbeda yang terikat oleh darah. Hanya karena ada ikatan tersebut, anak tidak perlu dijadikan objek pembagian dosa dan masa lalu orangtuanya. Ide dan pikiran manusia dipengaruhi oleh lingkungan, jadi tidak seharusnya suatu kesalahan seseorang disandingkan dengan kesalahan orangtuanya saja.
Contoh: Pantas saja kamu doyan sama cewek, dasar anak pramuria.
(Note: Minimal cerai, sebab andai ane kalo denger ini mending ane masuk penjara karena kekerasan daripada dikasi luka sedalam ini).
- Ketidakseimbangan finansial.
Trend bekerja di dunia modern kini berubah. Kini definisi bekerja tidak hanya dilakukan oleh pria. Wanita pun bisa bekerja dan banyak dari mereka menghasilkan lebih tinggi dari pasangannya. Banyak orang menganggap uang adalah superior, dan tak jarang beberapa wanita lupa akan jati dirinya sebagai seorang istri disebabkan oleh superioritas finansial tersebut.
Contoh: Cari duit cuma bisa segini, lu bisa ngasih apa ke gue? Dasar mokondo!
Ane lupa bookmark tritnya kemana semua

Sementara itu dulu aja deh.
* * *
Tidak ada yang salah dengan mengingat masa lalu, pun ketika menggunakan itu sebagai senjata atau referensi untuk merenung.
Ikhlas dan kompromi adalah sesuatu yang harus digunakan terus dan terus dalam kehidupan berumah tangga, bahkan ketika terasa sakit sekalipun.
Meletus sesekali juga tak apa, itu adalah hal yang wajar. Tapi perlu diketahui:
Luka dibalas luka tidak akan menyembuhkan luka itu sendiri.
Rasa senang memenangkan argumen benar-benar tidak setara dengan sesalnya lidah yang telah menyayat perasaan orang lain, karena itu ada pepatah yang mengatakan :
"Be careful with your words. Once they are said, they can only be forgiven, but never ever be forgotten."
Diubah oleh artwing 08-10-2021 12:18
cinderellax dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup