Kaskus

Story

kingmaestro1Avatar border
TS
kingmaestro1
Kacamata Si Anak Indigo (E. Praktek Lapangan)
Mungkin kita tak menyadari bahwa di sekeliling kita ada makhluk yang hidup berdampingan dengan kita. Dan kadang mungkin juga kita tak menyadari bahwa kita dan mereka hanya terpisah oleh batas yang tipis, setipis benang.
Bisakah kita berinteraksi dengan mereka? Bisakkah kita berteman dengan mereka?. Di thread ini ane akan menceritakan bagaimana seorang anak manusia berinterkasi dengan mereka.
Cerita ini berdasarkan pengalaman ane pribadi, di dalam penulisan thread ini tidak ada unsur paksaan untuk percaya atau tidak, thread ini ane tulis hanya untuk berbagi pengalaman semata.

INDEX
Prolog
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28Part 29
30
Diubah oleh kingmaestro1 27-09-2021 10:31
hallohaAvatar border
sam.muellAvatar border
bebyzhaAvatar border
bebyzha dan 51 lainnya memberi reputasi
50
60.8K
630
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.2KAnggota
Tampilkan semua post
kingmaestro1Avatar border
TS
kingmaestro1
#559
30
Tak terasa udah dua bulan gue praktek lapangan di perusahaan ini, satu masalah selesai arwah Albert kini sudah tenang karena jasadnya sudah ditemukan dan sudah dikebumikan dengan layak.
Tinggal kasusnya Radith yang belum bisa gue kelarin, karena hantu perempuan itu tidak lagi muncul sejak Radith menceritakan tentangnya ke gue, seakan-akan dia tahu bahwa gue kaga bakal diem kalau ada yang ngeganggu teman-teman gue.
Sore itu gue bersama dua orang teman lama duduk santai di sebuah warung tenda sambil ngobrol kesana kemari di temanin tiga gelas kopi dan sepiring gorengan.
"Jadi macam mano kasus arwah gentanyangan tu? Pacak kau bantu dio?" tanya teman gue yang berasal dari Provinsi Jambi itu.
Gue hanya mengangguk menanggapi pertanyaan itu karena gue lagi sibuk balas chat dari Clara yang terus nanyain gue dari tadi.
"Ah kau ko Ri di tanyo malah ngangguk bae macam burung ku liat kau nih" protesnya tak puas dengan respon itu.
"Ah ang ko dak ngarati baa ko, jaleh inyo sadang mambaleh chat bini nyo peka lah kawan samode ang dak pernah pacaran se mah" bela teman gue yang berasal dari ranah minang (sumatera barat)itu.
"Untuk pertanyaan ang itu, jaweknyo alah salasai, pandai bana inyo mambujuk presdir untuk mambongka ruangan inyo tu, untuang lai terbukti kalau indak antah baa jadinyo" sambungnya menjelaskan panjang lebar karena melihat gue yang kaga kunjung ngasih penjelasan.
"Wih paten nian kau ni lah Ri, salut aku samo kau"
"Wes tah, iso meneng ra koen cuk" kata ku.
Sejujurnya gue agak risih dengan cara teman ku itu menyanjung terlalu berlebihan, padahal mereka sudah sangat mengenal gue dari dulu.
"Kalian itu teman gue dari dulu, kalian juga udah pasti biasa dengan hal beginian, jadi kaga usah berlebihan gitu" ujar ku menjelaskan setelah terjadi keheningan beberapa saat.
"Iya kan tetap aja bro, salut gue mah"
"Ya ya terserah lah... Yuk balik" kata gue sambil bangkit dari tempat duduk.
Setelah membayar minuman masing-masing gue langsung tancap gas setelah terlebih dahulu ngucapin kata-kata berpisah sementara dan berjanji akan ngumpul lagi di lain kesempatan.
MFriza85
bebyzha
hendra024
hendra024 dan 13 lainnya memberi reputasi
14
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.