- Beranda
- B-Log Personal
"Botol Plastik Bekas!" *\\-_- //*
...
TS
1miliseconds
"Botol Plastik Bekas!" *\\-_- //*
Quote:
Untuk menyampaikan perasaan terkadang kita membutuhkan sebuah media namun kadang ga semangat juga ga ada viewers. Aha! saya tau. ke KasKus saja. Tidak banyak yang bisa diubah dari pemikiran namun ada rasa-rasa Pansos di dada ini.
Ingin juga menambah insight baru mana tau....
Pikiran saya salah atau saya ingin tahu lebih dalam tentang ente-ente sekalian.
Selama ini banyak dari kita yang mengalami penundaan bukan karena ga ada passion tapi karena ga ada tindakan (mager)
Jadi ini ane akan berusaha rutin! dan menembus Batas USAHA ane! Karena ane adalah orang yang mageran! oke kita Mulai dulu Thread ini dengan 3 Rubrik Utama.
Spoiler for Desc:
==================================================================
Season 2
Langsung postnya aja deh

1. Alternatif
2. Teruslah Hidup
3. Moving on!
4. Simpanse
5. Pap dong kak!
6. Ok aj
7. Nulis dong.
8. Mengcoba Keren
Quote:
Diubah oleh 1miliseconds 29-10-2021 16:25
kucingkampung97 dan jokoariyanto memberi reputasi
2
5.3K
71
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
B-Log Personal 
6.7KThread•13.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
1miliseconds
#54
Apa saya boleh Izin PAP kak?
Suatu ketika Rasulullah SAW didatangi seorang pemuda yang ingin berzina.
Pemuda itu berkata, "Wahai Rasulullah, izinkan aku berzina."
Mendengar hal itu, orang-orang di sekitar Nabi Muhammad mencelanya dan berkata:
"Cukup... Cukup...."
Kemudian Nabi Muhammad berkata, “Suruhlah dia mendekat.”
Pemuda itu pun mendekati Rasulullah SAW hingga jaraknya dekat sekali, dia kemudian duduk.
Setelah itu Nabi berkata kepadanya: “Apakah kamu suka jika perzinaan terjadi pada ibumu?”
Pemuda itu menjawab: “Tidak, demi Allah”.
Nabi melanjutkan pertanyaannya: “Demikian pula orang lain, mereka tidak suka jika perzinaan terjadi pada ibu-ibu mereka.”
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada putrimu?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, mereka tidak suka jika perzinaan terjadi pada putri-putri mereka.
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara perempuanmu?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada saudara perempuan mereka.
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara wanita ayahmu (bibi dari pihak ayah)?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab, “Demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada bibi mereka.”
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara wanita ibumu (bibi dari pihak ibu)?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada bibi mereka.
Kemudian Nabi meletakkan tangannya pada tubuh pemuda itu dan berdoa, “Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya, dan jagalah kemaluannya.”
Setelah doa ini, pemuda itu tidak pernah terpikirkan dengan perbuatan zina sedikitpun. Pemuda ini adalah pemuda yang jujur, pemuda yang takut bermaksiat kepada Allah.
Dia tidak ingin nafsunya yang menggebu-gebu menjadikannya terjatuh dalam perzinahan.
Maka Nabi menasehati dan mendoakannya. Hingga hilanglah keinginan untuk bermaksiat kepada Allah. Demikianlah nasihat dan doa dapat menghilangkan kemungkaran.

Pemuda itu berkata, "Wahai Rasulullah, izinkan aku berzina."
Mendengar hal itu, orang-orang di sekitar Nabi Muhammad mencelanya dan berkata:
"Cukup... Cukup...."
Kemudian Nabi Muhammad berkata, “Suruhlah dia mendekat.”
Pemuda itu pun mendekati Rasulullah SAW hingga jaraknya dekat sekali, dia kemudian duduk.
Setelah itu Nabi berkata kepadanya: “Apakah kamu suka jika perzinaan terjadi pada ibumu?”
Pemuda itu menjawab: “Tidak, demi Allah”.
Nabi melanjutkan pertanyaannya: “Demikian pula orang lain, mereka tidak suka jika perzinaan terjadi pada ibu-ibu mereka.”
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada putrimu?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, mereka tidak suka jika perzinaan terjadi pada putri-putri mereka.
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara perempuanmu?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada saudara perempuan mereka.
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara wanita ayahmu (bibi dari pihak ayah)?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab, “Demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada bibi mereka.”
Nabi bertanya kembali, “Apakah engkau suka jika perzinaan terjadi pada saudara wanita ibumu (bibi dari pihak ibu)?”
Pemuda itu menjawab, “Tidak, demi Allah.”
Nabi menjawab demikian pula orang lain, tidak suka perzinaan terjadi pada bibi mereka.
Kemudian Nabi meletakkan tangannya pada tubuh pemuda itu dan berdoa, “Ya Allah, ampunilah dosanya, sucikanlah hatinya, dan jagalah kemaluannya.”
Setelah doa ini, pemuda itu tidak pernah terpikirkan dengan perbuatan zina sedikitpun. Pemuda ini adalah pemuda yang jujur, pemuda yang takut bermaksiat kepada Allah.
Dia tidak ingin nafsunya yang menggebu-gebu menjadikannya terjatuh dalam perzinahan.
Maka Nabi menasehati dan mendoakannya. Hingga hilanglah keinginan untuk bermaksiat kepada Allah. Demikianlah nasihat dan doa dapat menghilangkan kemungkaran.

0

GANTI NAMA JADI Jurnal Harian!