Kaskus

Story

delia.adelAvatar border
TS
delia.adel
Temporal: Harta, Tahta Dan Wanita Wanita Dari Lain Dunia
Spoiler for screenshotan google:



Quote:


Quote:



Spoiler for prolog;:


Quote:


Spoiler for dialog::


Quote:



Spoiler for dialog :


Quote:


Quote:



ketika hidup adalah sebuah perjalanan menuju kesenangan, maka butalah mata hati hingga sebuta-butanya.


Lantas apakah Robert akan mengalami kebutaan olah dunia kecil antaranya? Ketika semua kenikmatan dunia mulai dirasakannya satu persatu ...hum...capek mikirnya brayy...

Spoiler for epilog;:



Jejak kaki;
Nee ::;; tidak
Zou niet::: tidak boleh
Vader :::: ayah
jouw huis ::: rumahmu
Nederlandse afkomst ::: Keturunan Belanda.
Alsjeblieft ::: tolong
Broer ::; abang
toverdokter :::dukun
verdomme :::sial


Bersambung.


Quote:
Diubah oleh delia.adel 17-09-2021 06:07
tien212700Avatar border
nomoreliesAvatar border
terbitcomytAvatar border
terbitcomyt dan 53 lainnya memberi reputasi
54
9.8K
619
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
delia.adelAvatar border
TS
delia.adel
#20
Episode Ketiga: Misteri Kecil Van1
Spoiler for cuplikan episode yang lalu:


Van menuju pintu, namun tidak membukanya, dia hanya berbicara dengan anaknya melalui lubang seukuran wajah, yang dibuat dengan sengaja. Kemudian bercakap-cakap dengan anaknya.

Quote:




Sedangkan di luar ruangan, Robert yang sudah selama sejam lebih memperbaiki AC, bahkan dengan percobaan untuk meletakan jimat miliknya di setiap mesin, untuk mencoba membuat AC berfungsi dengan baik, hingga telah membuat semua orang merasakan kenyamanan. Pada akhirnya hanya mengelus dadanya atas sikap dari Van tersebut. Yang mana telah mengacuhkan semua laporan anaknya tentang ibu kandungnya, yang bisa saja kehilangan nyawa.

Walaupun nampaknya ide di kepala Robert itu mampu membuat AC berfungsi karena jimat tersebut, namun dia tidak mengindahkannya karena nampaknya akan ada sebuah kejadian buruk yang akan menimpa keluarganya tersebut, Robert tidak bisa berdiam diri setelah semua kejadian, terjadi tepat di depan matanya secara kasat mata.

Van lada akhirnya keluar dari dalam ruangan, Robert memanggilnya dan mencoba membicarakan apa yang menjadi kecemasannya, pada akhirnya Robert mencoba membicarakan masalah sedari AC yang panas, suara-suara aneh yang berakhir kepada kejungnya Oma yang sangat mengkhawatirkan semua orang.

Pembicaraan berlangsung dengan menghadirkan seluruh penghuni rumah keluarga Van The Broke, yang mana terkenal dengan sebutan "si batu" karena memang memiliki kekerasan sifat yang tidak bisa digoyahkan olah siapapun juga, termasuk istrinya.

Sesuai dengan dugaan Robert sebelumnya, ternyata Van The Broke tidak jua mempercayai apa yang dikatakan olehnya, bahkan dia menantang Robert dengan suara keras, untuk membunuhnya dengan menggunakan ilmu hitamnya, jika dia merasakan bahwasanya ilmu hitam itu ada, maka dia bersedia membayar Robert dengan begitu sangat mahalnya.

Sebenarnya Robert sedikit kesal, namun ketika Madam Aline berbicara dengan bahasanya yang sangat halus, maka dia tidak mempersoalkan kata-kata dari Van the broke, yang nampaknya sangat angkuh itu. Namun untuk selanjutnya dia tidak akan mau lagi dipanggil oleh Van, walaupun dibayar dengan sejumlah uang yang banyak sekali. Dia merasakan bahwasanya Van sudah sangat menghina nya, dengan semua kalimat-kalimatnya tersebut. Dan akhirnya Robert pun pamit untuk pulang.

Namun sebelum pulang, Robert mengatakan bahwasanya jimat yang telah diberikan di antara bagian teraman di dalam mesin AC, jangan sampai hilang, sebab jika hilang, maka keseluruhan ruangan akan mengalami kegerahan, akibat dari panasnya matahari dari unsur-unsur misterius yang tidak bisa di netralisir oleh apapun juga, selain daripada jimat tersebut.

Seluruh keluarga memahami, hanya Van the broke yang tidak, bahkan dia hampir saja mencoba mengambil semua jimat Jimat tersebut, untuk membuktikan bahwasanya pikiran Robert adalah kesalahan fatal. Namun ponsel berbunyi dah Van harus bergegas pergi dari rumah.

Robert pulang dan bahkan tidak ingin di bayar oleh Van, ketika mereka berpapasan, ketika hendak meninggalkan rumah sama-sama, akibat pekerjaannya sudah memanggil manggilnya, terjadi sedikit percekcokan, namun Opa segera melerai dan mencoba menenangkan keduanya.

"Verdomme! Tau apa kau tentang mistis? Mistis itu kenikmatan, bukan bencana. Dasar manusia cupar."

"Van, aku bukan cupar! Hanya saja rumah ini sudah begitu banyak menyimpan ...."

"Oubollig! Kita hidup bukan di zaman batu!"

"Memang bukan, tapi hatimu saja yang sudah menjadi batu."

"Hou op!"

Getaran dari gigi gigi Opung nampaknya sangat menakutkan jiwa Van dan Robert. Bahkan pada akhirnya mereka terdiam, tanpa suara. Hanya batin mereka saja yang masih ramai oleh sisa-sisa kemarahan masing-masing.

Akhirnya mereka meninggalkan opung, Van dengan mobilnya, Robert dengan motornya. Opung kemudian memerintahkan Meisje untuk membayar sejumlah uang untuk Robert, yang mana seharian ini sudah memiliki andil yang sangat besar, untuk kenyamanan dari dari semua penghuni rumah.

Meisje mentransfer sejumlah uang ke rekening istri Robert, pada akhirnya, itupun dengan keterangan bahwasanya uang tersebut pembayaran atas jasa Robert, untuk membuat AC di rumahnya kembali stabil.

Istri Robert terkejut, lalu segera menelepon karena terkejut dengan sejumlah uang yang membuat matanya terbelalak, bahkan biji matanya serupa mau copot dari kelopaknya. Sebab uang yang dikirimkan itu tidak serupa seperti biasanya. Sangat besar dan mengejutkan sekali.


Apakah yang terjadi dengan uang tersebut? Apakah menjadi sebuah musibah untuk keluarga Robert?

Nantikan saja lanjutannya.. pasti kaga terduga duga kok .sueree dah

Bersambung
Diubah oleh delia.adel 19-09-2021 18:06
EnOL
scorpiolama
redrices
redrices dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.