- Beranda
- Cooking & Resto Guide
PECINTA SEAFOOD MASUK SINI !! 13 Jenis Udang yang Bisa Dimakan
...
TS
Andreas16Ferian
PECINTA SEAFOOD MASUK SINI !! 13 Jenis Udang yang Bisa Dimakan
Indonesia punya aneka jenis udang seperti udang windu, galah, vaname, dll. Apalagi udang termasuk salah satu jenis seafood yang disukai oleh banyak orang. Hewan air yang umumnya berukuran kecil ini mempunyai cita rasa khas dan bisa diolah dengan berbagai cara. Selain dikonsumsi, ada juga jenis udang hias yang biasanya dibudidayakan atau dikoleksi, bukan untuk dimakan.
1. Udang Cokelat
Udang coklat adalah jenis udang yang paling disukai dan populer di Amerika, banyak ditemukan di sepanjang pantai timur perairan Teluk Meksiko. Karakteristik udang coklat mempunyai tekstur keras, cangkang yang berwarna merah kecoklatan serta memiliki cita rasa perpaduan manis dan asin.

Sama seperti udang umumnya, ketika dimasak, udang cokelat akan berubah jadi merah muda. Biasanya udang ini diolah dengan cara direbus atau dikukus agar dapat menikmati cita rasa alami udang cokelat. Fyi, panen udang cokelat biasanya dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus.
2. Udang Dogol
Orang Indonesia menyebutnya sebagai udang dogol, sementara di Amerika disebut “pink shrimp” karena mempunyai tampilan yang berwarna merah muda agak kekuningan. Namun ada juga udang dogol yang mempunyai warna kuning kehijauan.

Udang dogol sering diolah menjadi salad udang karena ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Banyak juga yang menikmati udang dogol dengan dilumuri tepung, lalu digoreng dan cita rasanya sudah pasti enak. Udang dogol ditemukan melimpah di perairan Pantai Pangandaran, dan harganya pun sangat terjangkau.
3. Udang Flower
Kalau Kamu mau menikmati olahan udang flower, bisa masuk ke resto Thailand. Karena jenis udang ini sering ditemukan dalam olahan masakan khas Thailand, mereka menyebutnya dengan nama Thai flower shrimp. Flower artinya bunga, diberi nama tersebut karena corak udang ini menyerupai bunga dengan permukaan kulit berwarna hijau kehitaman. Ciri khasnya ada corak garis-garis melintang berwarna cokelat pada kulitnya dan kakinya berwarna agak kemerahan.

4. Udang Galah
Udang galah adalah jenis udang yang hidup di perairan tawar, sering juga disebut udang cokong. Ciri khasnya mempunyai warna kulit kebiruan dengan ukuran kepala yang besar serta mempunyai capit panjang. Paling enak diolah dengan cara dibakar karena mempunyai tekstur kuliat agar keras dan kokoh. Udang tawar yang mempunyai nama latin Macrobrachium rosenbergii ini juga banyak ditemukan di perairan payau dengan salinitas 5 hingga 20 ppt.

5. Udang Jerbung
Pernah mendengar nama udang jerbung? Karakteristik jenis udang ini memiliki permukaan kulit tipis dan licin berwarna putih kekuningan yang ada bintik bintik hijau. Pajang tubuhnya bisa mencapai 20 cm dengan tekstur tubuh padat. Kamu bisa mengolah udang jerbung dengan digoreng, dipanggang, direbus atau dikukus untuk mempertahankan cita rasa alaminya. Karena permukaan kulitnya yang tipis, udang jerbung kurang cocok jika dimakan dengan cara dibakar, akan mudah gosong. Ada tiga varietas udang jerbung, yakni Pacific white, Chinese white dan Gulf white.

1. Udang Cokelat
Udang coklat adalah jenis udang yang paling disukai dan populer di Amerika, banyak ditemukan di sepanjang pantai timur perairan Teluk Meksiko. Karakteristik udang coklat mempunyai tekstur keras, cangkang yang berwarna merah kecoklatan serta memiliki cita rasa perpaduan manis dan asin.

Sama seperti udang umumnya, ketika dimasak, udang cokelat akan berubah jadi merah muda. Biasanya udang ini diolah dengan cara direbus atau dikukus agar dapat menikmati cita rasa alami udang cokelat. Fyi, panen udang cokelat biasanya dilakukan pada bulan Juni hingga Agustus.
2. Udang Dogol
Orang Indonesia menyebutnya sebagai udang dogol, sementara di Amerika disebut “pink shrimp” karena mempunyai tampilan yang berwarna merah muda agak kekuningan. Namun ada juga udang dogol yang mempunyai warna kuning kehijauan.

Udang dogol sering diolah menjadi salad udang karena ukuran tubuhnya tidak terlalu besar. Banyak juga yang menikmati udang dogol dengan dilumuri tepung, lalu digoreng dan cita rasanya sudah pasti enak. Udang dogol ditemukan melimpah di perairan Pantai Pangandaran, dan harganya pun sangat terjangkau.
3. Udang Flower
Kalau Kamu mau menikmati olahan udang flower, bisa masuk ke resto Thailand. Karena jenis udang ini sering ditemukan dalam olahan masakan khas Thailand, mereka menyebutnya dengan nama Thai flower shrimp. Flower artinya bunga, diberi nama tersebut karena corak udang ini menyerupai bunga dengan permukaan kulit berwarna hijau kehitaman. Ciri khasnya ada corak garis-garis melintang berwarna cokelat pada kulitnya dan kakinya berwarna agak kemerahan.

4. Udang Galah
Udang galah adalah jenis udang yang hidup di perairan tawar, sering juga disebut udang cokong. Ciri khasnya mempunyai warna kulit kebiruan dengan ukuran kepala yang besar serta mempunyai capit panjang. Paling enak diolah dengan cara dibakar karena mempunyai tekstur kuliat agar keras dan kokoh. Udang tawar yang mempunyai nama latin Macrobrachium rosenbergii ini juga banyak ditemukan di perairan payau dengan salinitas 5 hingga 20 ppt.

5. Udang Jerbung
Pernah mendengar nama udang jerbung? Karakteristik jenis udang ini memiliki permukaan kulit tipis dan licin berwarna putih kekuningan yang ada bintik bintik hijau. Pajang tubuhnya bisa mencapai 20 cm dengan tekstur tubuh padat. Kamu bisa mengolah udang jerbung dengan digoreng, dipanggang, direbus atau dikukus untuk mempertahankan cita rasa alaminya. Karena permukaan kulitnya yang tipis, udang jerbung kurang cocok jika dimakan dengan cara dibakar, akan mudah gosong. Ada tiga varietas udang jerbung, yakni Pacific white, Chinese white dan Gulf white.

Diubah oleh Andreas16Ferian 22-08-2021 21:45
cheria021 dan 18 lainnya memberi reputasi
17
9.5K
63
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Cooking & Resto Guide
9.2KThread•17.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
Andreas16Ferian
#1
6. Udang Karang/ Barong/ Lobster
Pasti Kamu pernah mendengar nama udang lobster, tapi ternyata nama sebenarnya adalah udang karang atau udang barong. Ukurannya sangat besar dengan bobot per bijinya bisa mencapai 2 kg untuk udang yang berukuran jumbo. Sehingga termasuk salah satu jenis udang terbesar di dunia. Ciri khas udang karang mempunyai permukaan kulit berwarna hitam, cokelat hingga hijau dengan tekstur keras. Pengolahan udang karang paling mudah bisa dengan direbus atau kukus dan ditambahkan perasan air lemon atau daun peterseli.
![kaskus-image]()
7. Udang Peci
Kalau Kamu pernah makan bakwan udang, nah udang yang digunakan tersebut biasanya jenis udang peci. Ukurannya yang kecil membuat udang ini sering dimanfaatkan sebagai isian gorengan, seperti bakwan, rempeyek dan lainnya. Sementara di pasar internasional, udang peci disebut white shrimp.
![kaskus-image]()
Ciri khas udang peci mempunyai permukaan kulit berwarna cokelat muda kekuningan dengan panjang tubuh sekitar 15-20 cm. Termasuk jenis udang yang ditemukan melimpah di perairan laut Indonesia.
8. Udang Rebon
Meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil, tapi ternyata peminat jenis udang rebin sangat tinggi, hingga ke pasar internasional. Hal itu karena udang rebon merupakan bahan dasar pembuatan abon, ebi, terasi dan kerupuk. Ada juga yang menjualnya dalam bentuk udang kering. Udang yang rata-rata berukuran hanya sekitar 2 cm ini mempunyai kandungan gizi sangat tinggi. Panen udang rebon Indonesia paling banyak biasanya di perairan Pangandaran
![kaskus-image]()
9. Udang Ronggeng
Udang ronggeng cukup unik, karena mempunyai mata yang dapat berputar 360 derajat. Selain itu, udang yang mempunyai nama latin Lysiosquilla maculate ini memiliki duri cukup keras di bagian kepala dan antena. Permukaan kulit yang keras pada udang ronggeng mengandung zat kapur, bentuk tubuhnya mirip seperti mantis atau belalang sembah.
![kaskus-image]()
Spesies udang ronggeng banyak ditemukan di daerah karang dan perairan yang ada batuan granit atau batuan vulkanik. Untuk melepaskan cangkangnya yang keras harus digunting dari bagian kanan atau kirinya. Kamu bisa mengonsumsi udang ronggeng dengan dipanggang maupun digoreng.
10. Udang Sikat/ Udang Kipas
Tampilannya mirip seperti lobster, tapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan lebih lunak. Udang sikat di pasaran juga dikenal dengan nama dagang Baby slipper lobster. Udang sikat atau udang kipas ini biasanya diolah menjadi masakah berbumbu pedas, asam manis, di santan, di balado atau saus padang. Salah satu wilayah di Indonesia yang dikenal sebagai daerah penghasil udang kipas adalah Depak, Jawa Tengah.
![kaskus-image]()
11. Udang Spot
Masyarakat sering menyebut jenis udang ini dengan nama udang tutul, karena mempunyai corak dan warna seperti lobster. Ada juga yang menyebutnya sebagai lobster Alaska dengan ciri khas tekstur dagingnya lunak ketika dimasak. Udang spot agak sulit dibersihkan karena mempunyai cangkang mudah pecah jadi potongan-potongan kecil jika tidak dilakukan dengan hati-hati.
![kaskus-image]()
12. Udang Vaname/ Whiteleg
Udang vaname adalah jenis udang yang sering dibudidayakan karena termasuk bernilai ekonomis tinggi di pasar Internasional. Masyarakat Indonesia sendiri biasanya membudidayakan udang vaname di kolam atau tambak. Keunggulan udang vaname atau whiteleg yakni mempunyai tekstur daging empuk dan enak ketika dimakan.
![kaskus-image]()
Selain dibudidayakan, udang yang mempunyai nama latin Litopenaeus vannamei ini banyak ditemukan di perairan tropis. Laju pertumbuhannya cepat dan kelangsungan hidupnya yang tinggi membuat udang vaname memang jadi pilihan tepat untuk dibudidayakan.
13. Udang Windu
Udang windu sering juga disebut udang pancet atau tiger shrimp, sebagai salah satu komoditi hasil laut bernilai komersial tinggi di kawasan Asia. Jenis udang yang biasanya berukuran relatif besar ini ditemukan melimpah di perairan pantai Asia Tenggara, Asia Selatan, Australia dan Afrika Timur.
![kaskus-image]()
Karakteristik udang windu mempunyai permukaan kulit keras dan tebal dengan warna hijau kebiruan. Udang windu adalah udang yang enak ketika diolah untuk tempura udang, sate udang dan kari udang. Fyi, udang windu termasuk jenis udang yang mahal dengan harga per kilogramnya mencapai 100 ribuan.
Pasti Kamu pernah mendengar nama udang lobster, tapi ternyata nama sebenarnya adalah udang karang atau udang barong. Ukurannya sangat besar dengan bobot per bijinya bisa mencapai 2 kg untuk udang yang berukuran jumbo. Sehingga termasuk salah satu jenis udang terbesar di dunia. Ciri khas udang karang mempunyai permukaan kulit berwarna hitam, cokelat hingga hijau dengan tekstur keras. Pengolahan udang karang paling mudah bisa dengan direbus atau kukus dan ditambahkan perasan air lemon atau daun peterseli.

7. Udang Peci
Kalau Kamu pernah makan bakwan udang, nah udang yang digunakan tersebut biasanya jenis udang peci. Ukurannya yang kecil membuat udang ini sering dimanfaatkan sebagai isian gorengan, seperti bakwan, rempeyek dan lainnya. Sementara di pasar internasional, udang peci disebut white shrimp.

Ciri khas udang peci mempunyai permukaan kulit berwarna cokelat muda kekuningan dengan panjang tubuh sekitar 15-20 cm. Termasuk jenis udang yang ditemukan melimpah di perairan laut Indonesia.
8. Udang Rebon
Meskipun memiliki ukuran tubuh yang kecil, tapi ternyata peminat jenis udang rebin sangat tinggi, hingga ke pasar internasional. Hal itu karena udang rebon merupakan bahan dasar pembuatan abon, ebi, terasi dan kerupuk. Ada juga yang menjualnya dalam bentuk udang kering. Udang yang rata-rata berukuran hanya sekitar 2 cm ini mempunyai kandungan gizi sangat tinggi. Panen udang rebon Indonesia paling banyak biasanya di perairan Pangandaran

9. Udang Ronggeng
Udang ronggeng cukup unik, karena mempunyai mata yang dapat berputar 360 derajat. Selain itu, udang yang mempunyai nama latin Lysiosquilla maculate ini memiliki duri cukup keras di bagian kepala dan antena. Permukaan kulit yang keras pada udang ronggeng mengandung zat kapur, bentuk tubuhnya mirip seperti mantis atau belalang sembah.

Spesies udang ronggeng banyak ditemukan di daerah karang dan perairan yang ada batuan granit atau batuan vulkanik. Untuk melepaskan cangkangnya yang keras harus digunting dari bagian kanan atau kirinya. Kamu bisa mengonsumsi udang ronggeng dengan dipanggang maupun digoreng.
10. Udang Sikat/ Udang Kipas
Tampilannya mirip seperti lobster, tapi memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil dan lebih lunak. Udang sikat di pasaran juga dikenal dengan nama dagang Baby slipper lobster. Udang sikat atau udang kipas ini biasanya diolah menjadi masakah berbumbu pedas, asam manis, di santan, di balado atau saus padang. Salah satu wilayah di Indonesia yang dikenal sebagai daerah penghasil udang kipas adalah Depak, Jawa Tengah.

11. Udang Spot
Masyarakat sering menyebut jenis udang ini dengan nama udang tutul, karena mempunyai corak dan warna seperti lobster. Ada juga yang menyebutnya sebagai lobster Alaska dengan ciri khas tekstur dagingnya lunak ketika dimasak. Udang spot agak sulit dibersihkan karena mempunyai cangkang mudah pecah jadi potongan-potongan kecil jika tidak dilakukan dengan hati-hati.

12. Udang Vaname/ Whiteleg
Udang vaname adalah jenis udang yang sering dibudidayakan karena termasuk bernilai ekonomis tinggi di pasar Internasional. Masyarakat Indonesia sendiri biasanya membudidayakan udang vaname di kolam atau tambak. Keunggulan udang vaname atau whiteleg yakni mempunyai tekstur daging empuk dan enak ketika dimakan.

Selain dibudidayakan, udang yang mempunyai nama latin Litopenaeus vannamei ini banyak ditemukan di perairan tropis. Laju pertumbuhannya cepat dan kelangsungan hidupnya yang tinggi membuat udang vaname memang jadi pilihan tepat untuk dibudidayakan.
13. Udang Windu
Udang windu sering juga disebut udang pancet atau tiger shrimp, sebagai salah satu komoditi hasil laut bernilai komersial tinggi di kawasan Asia. Jenis udang yang biasanya berukuran relatif besar ini ditemukan melimpah di perairan pantai Asia Tenggara, Asia Selatan, Australia dan Afrika Timur.

Karakteristik udang windu mempunyai permukaan kulit keras dan tebal dengan warna hijau kebiruan. Udang windu adalah udang yang enak ketika diolah untuk tempura udang, sate udang dan kari udang. Fyi, udang windu termasuk jenis udang yang mahal dengan harga per kilogramnya mencapai 100 ribuan.
Diubah oleh Andreas16Ferian 17-08-2021 13:52
eLNawari dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup