- Beranda
- Milanisti Kaskus
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 20/21 | Sempre Insieme, Forza Milan! - Part 2
...
TS
hansip
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 20/21 | Sempre Insieme, Forza Milan! - Part 2
Thread ini adalah thread lanjutan dari Milanisti Kaskus | A. C. Milano 20/21 | Sempre Insieme, Forza Milan! yang sudah melebihi batas reply.
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 20/21 | Sempre Insieme, Forza Milan!
Milanisti Kaskus | A. C. Milano 20/21 | Sempre Insieme, Forza Milan!
kudacuk1 dan 42 lainnya memberi reputasi
37
555.7K
18.2K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Milanisti Kaskus
314Thread•2KAnggota
Tampilkan semua post
onecloud
#3550
Numero 10 Rossonero
Pada Januari 2019, Real Madrid mendatangkan Brahim Diaz dengan nilai transfer €17,3 juta + bonus 7,3 juta euro. nilai yang terbilang tinggi untuk pemain 19 tahun yang kontraknya hanya tersisa 6 bulan. tidak hanya itu, Madrid bahkan memagarinya dengan klausul pelepasan bernilai 750 juta euro. pertanyaannya, apa yang membuat Real Madrid melakukan semua itu?
Semuanya dimulai dari Dos Hermanas, salah satu kota termiskin di Spanyol. tempat dimana Brahim dibesarkan dari keluarga yang sangat sederhana. Brahim sama sekali tidak memiliki darah Spanyol, dengan Ayah asal Maroko serta Ibu dari Liberia yang datang ke Spanyol demi mencari kehidupan yang lebih baik. keadaan masa kecil Brahim membuatnya tidak memiliki banyak mainan, kecuali sepakbola yang telah menjadi pilihannya. Brahim mulai menimba ilmu bersama klub kasta bawah Spanyol, Mortadelo. hingga pada usia 11 tahun, Andrés Jaime Marín membawa Brahim ke Malaga.
Andrés Jaime Marín: "Saya membawanya ke Malaga, tapi mereka bilang dia terlalu kecil. saya bersikeras, dan mengatur pertandingan dengan pemain yang lebih tua darinya. Brahim adalah keajaiban, dia bermain sekitar 10 menit dan mencetak 5 gol hingga pelatih lawan meminta saya untuk mengeluarkannya. dia bergabung dengan Malaga". [PlanetaMilan]
LifeBogger mencatat: Brahim Diaz segera menjadi selebriti di akademi Malaga bahkan menjadi yang terbaik diantara teman-temannya. nomor 10 adalah nomor keberuntungan yang melekat di punggungnya. seperti idolanya, yaitu Captain Tsubasa. dalam waktu singkat, bakat Brahim telah menarik minat Real Madrid dan Barcelona. tetapi berkat peran Pere Guardiola (adik Pep Guardiola sekaligus agen Iniesta) pada akhirnya, Brahim Diaz terbang ke Manchester City. [medcom.id]
Di akademi City, mereka membentuk trio sahabat yang terdiri dari: Phil Foden (winger kiri), Jadon Sancho (kanan), dan Brahim Diaz yang merupakan playmaker bernomor punggung 10.
The Guardian: Bos Manchester City, Khaldoon al-Mubarak mengatakan bahwa ketiganya akan segera promosi di tim utama sebagai pilihan dari Pep Guardiola. dan diantara ketiganya, Brahim Diaz adalah yang pertama mendapatkan kontrak di tim utama City. Brahim meninggalkan catatan 10 gol + 11 assist di musim terakhirnya bersama akademi sebelum promosi ke tim utama City.
Pada musim pertama di tim utama, Brahim dibawa oleh Pep Guardiola untuk laga pra-musim Manchester City. Brahim Diaz yang ketika itu masih berusia 17 tahun, berhasil mencetak gol ke gawang Real Madrid dan Tottenham. disisi lain, Madrid yang sudah lama tertarik dengan Brahim, kali ini benar-benar kembali mencoba untuk merekrutnya.
Pep Guardiola: “Kami akan melakukan segala upaya untuk menjaga Brahim Diaz agar tetap bersama klub. saya ingin dia bertahan".[FourFourTwo]
• Pep Guardiola: "Kami sering berbicara, saya tahu dia punya komitmen untuk bertahan di Manchester City. karena disini dia mendapat kesempatan untuk bertumbuh di level atas. keluarganya senang disini, dan dia harus tau bahwa tidak mudah untuk bermain di Real Madrid". [Sky Sports]
Pep Guardiola ingin Brahim bertahan dan bertumbuh dengannya. meskipun diposisi gelandang serang City saat itu ada David Silva, Bernardo Silva, De Bruyne, dan Gundogan, tetapi Pep memberikan kesempatan bermain yang sama kepada Brahim maupun Foden. keduanya mendapat kesempatan bermain lima kali di premier league sebagai syarat mendapatkan medali juara Liga Inggris. bahkan, Pep tiga kali menurunkan keduanya di ajang Liga Champions.
Brahim Diaz kembali membuktikan dirinya ketika mencetak dua gol ke gawang Fulham di ajang Carabao Cup. tetapi ketika itu, sulit bagi Brahim untuk menolak godaan dari raksasa Spanyol, Real Madrid. terlebih Brahim sudah memperkuat tim nasional Spanyol di berbagai tahapan usia, U-17, U-19, U-21, bahkan tim Senior.
Pep Guardiola: "Masalahnya sederhana, saya ingin dia bertahan. kami ingin Brahim Diaz memperpanjang kontraknya, dan kami akan melakukan apapun untuk itu. namun, semua keputusan ada padanya. tidak banyak pemain belasan tahun yang memiliki menit bermain di tim-tim terbaik Eropa. contohnya David Silva, di usia itu, dia bermain di klub divisi dua, Eibar". [Marca]
Meskipun kontrak Brahim bersama City hanya tersisa 6 bulan, tetapi Real Madrid tidak ingin menunggu. dan dalam waktu singkat, kesepakatan telah tercapai. Brahim Diaz direkrut dengan nilai transfer €17,3 juta + bonus 7,3 juta euro dan resmi menjadi pemain Los Blancos.
ManchesterEN : kepindahan Brahim Diaz digambarkan seperti sebuah tamparan untuk Klub. yang dalam beberapa bulan sebelumnya juga kehilangan Jadon Sancho. mereka lahir dari pembenahan dan investasi besar yang dilakukan oleh Klub di sektor pemuda (Akademi).
Phil Foden: "Saya sedih melihat (Diaz) pergi, saya tumbuh bersamanya dan tahu kualitasnya. Tapi setiap orang memiliki rencana sendiri, dan saya ingin tetap disini". [FourFourTwo]
Florentino Perez (Presiden Madrid): "Mari kita ucapkan selamat datang pada pemain baru kita, Brahim Diaz. dengan bakat spesial serta nilai-nilai yang akan menjadikannya seorang pemain penting bagi klub". kualitas, keindahan, serta pribadi yang kuat, dengan mimpi untuk sukses bersama lambang ini". [situs resmi Real Madrid]
Dan inilah pesan terakhir dari Pep Guardiola untuk Brahim Diaz: "Saya melakukan hal yang sama kepada mereka, mereka adalah pemain penting, tapi satu-satunya yang ingin bertahan adalah Phil (Foden). saya tidak ingin menahan pemain yang tidak ingin tinggal bersama kami. tapi jika niatnya adalah Madrid, saya harap dia mendapatkan menit bermain di sana". [Marca]
Seiring berjalannya waktu, Phil Foden dan Jadon Sancho telah banyak berkembang bahkan telah bernilai sekitar 100 juta euro. tetapi disini lain, Brahim Diaz yang bergabung bersama tim impiannya, tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti dua sahabatnya. satu setengah musim di Madrid, Brahim hanya 6 kali menjadi starter dari 21 pertandingan yang dimainkan olehnya (mencetak 2 gol dan 3 assist) sampai pada akhirnya, Paolo Maldini dan Moncada melihat kesempatan ini untuk membawanya ke Sansiro.
Hingga saat ini, mungkin kesempatan bermain reguler belum didapatkan oleh Brahim Diaz. tetapi semua pihak belum berhenti percaya dengan bakatnya. Manchester City menyertakan klausul anti Manchester United di kontraknya. bahkan Real Madrid menyertakan klausul Buy-back karena tidak ingin kehilangan kendali atas dirinya. tapi paling tidak, kini Brahim Diaz memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya bersama AC Milan minimal untuk dua musim kedepan.
BENTORNATO Brahim Diaz
Semoga sukses bersama Rossoneri
#FORZAMILAN 🔴⚫
Pada Januari 2019, Real Madrid mendatangkan Brahim Diaz dengan nilai transfer €17,3 juta + bonus 7,3 juta euro. nilai yang terbilang tinggi untuk pemain 19 tahun yang kontraknya hanya tersisa 6 bulan. tidak hanya itu, Madrid bahkan memagarinya dengan klausul pelepasan bernilai 750 juta euro. pertanyaannya, apa yang membuat Real Madrid melakukan semua itu?
Semuanya dimulai dari Dos Hermanas, salah satu kota termiskin di Spanyol. tempat dimana Brahim dibesarkan dari keluarga yang sangat sederhana. Brahim sama sekali tidak memiliki darah Spanyol, dengan Ayah asal Maroko serta Ibu dari Liberia yang datang ke Spanyol demi mencari kehidupan yang lebih baik. keadaan masa kecil Brahim membuatnya tidak memiliki banyak mainan, kecuali sepakbola yang telah menjadi pilihannya. Brahim mulai menimba ilmu bersama klub kasta bawah Spanyol, Mortadelo. hingga pada usia 11 tahun, Andrés Jaime Marín membawa Brahim ke Malaga.
Andrés Jaime Marín: "Saya membawanya ke Malaga, tapi mereka bilang dia terlalu kecil. saya bersikeras, dan mengatur pertandingan dengan pemain yang lebih tua darinya. Brahim adalah keajaiban, dia bermain sekitar 10 menit dan mencetak 5 gol hingga pelatih lawan meminta saya untuk mengeluarkannya. dia bergabung dengan Malaga". [PlanetaMilan]
LifeBogger mencatat: Brahim Diaz segera menjadi selebriti di akademi Malaga bahkan menjadi yang terbaik diantara teman-temannya. nomor 10 adalah nomor keberuntungan yang melekat di punggungnya. seperti idolanya, yaitu Captain Tsubasa. dalam waktu singkat, bakat Brahim telah menarik minat Real Madrid dan Barcelona. tetapi berkat peran Pere Guardiola (adik Pep Guardiola sekaligus agen Iniesta) pada akhirnya, Brahim Diaz terbang ke Manchester City. [medcom.id]
Di akademi City, mereka membentuk trio sahabat yang terdiri dari: Phil Foden (winger kiri), Jadon Sancho (kanan), dan Brahim Diaz yang merupakan playmaker bernomor punggung 10.
The Guardian: Bos Manchester City, Khaldoon al-Mubarak mengatakan bahwa ketiganya akan segera promosi di tim utama sebagai pilihan dari Pep Guardiola. dan diantara ketiganya, Brahim Diaz adalah yang pertama mendapatkan kontrak di tim utama City. Brahim meninggalkan catatan 10 gol + 11 assist di musim terakhirnya bersama akademi sebelum promosi ke tim utama City.
Pada musim pertama di tim utama, Brahim dibawa oleh Pep Guardiola untuk laga pra-musim Manchester City. Brahim Diaz yang ketika itu masih berusia 17 tahun, berhasil mencetak gol ke gawang Real Madrid dan Tottenham. disisi lain, Madrid yang sudah lama tertarik dengan Brahim, kali ini benar-benar kembali mencoba untuk merekrutnya.
Pep Guardiola: “Kami akan melakukan segala upaya untuk menjaga Brahim Diaz agar tetap bersama klub. saya ingin dia bertahan".[FourFourTwo]
• Pep Guardiola: "Kami sering berbicara, saya tahu dia punya komitmen untuk bertahan di Manchester City. karena disini dia mendapat kesempatan untuk bertumbuh di level atas. keluarganya senang disini, dan dia harus tau bahwa tidak mudah untuk bermain di Real Madrid". [Sky Sports]
Pep Guardiola ingin Brahim bertahan dan bertumbuh dengannya. meskipun diposisi gelandang serang City saat itu ada David Silva, Bernardo Silva, De Bruyne, dan Gundogan, tetapi Pep memberikan kesempatan bermain yang sama kepada Brahim maupun Foden. keduanya mendapat kesempatan bermain lima kali di premier league sebagai syarat mendapatkan medali juara Liga Inggris. bahkan, Pep tiga kali menurunkan keduanya di ajang Liga Champions.
Brahim Diaz kembali membuktikan dirinya ketika mencetak dua gol ke gawang Fulham di ajang Carabao Cup. tetapi ketika itu, sulit bagi Brahim untuk menolak godaan dari raksasa Spanyol, Real Madrid. terlebih Brahim sudah memperkuat tim nasional Spanyol di berbagai tahapan usia, U-17, U-19, U-21, bahkan tim Senior.
Pep Guardiola: "Masalahnya sederhana, saya ingin dia bertahan. kami ingin Brahim Diaz memperpanjang kontraknya, dan kami akan melakukan apapun untuk itu. namun, semua keputusan ada padanya. tidak banyak pemain belasan tahun yang memiliki menit bermain di tim-tim terbaik Eropa. contohnya David Silva, di usia itu, dia bermain di klub divisi dua, Eibar". [Marca]
Meskipun kontrak Brahim bersama City hanya tersisa 6 bulan, tetapi Real Madrid tidak ingin menunggu. dan dalam waktu singkat, kesepakatan telah tercapai. Brahim Diaz direkrut dengan nilai transfer €17,3 juta + bonus 7,3 juta euro dan resmi menjadi pemain Los Blancos.
ManchesterEN : kepindahan Brahim Diaz digambarkan seperti sebuah tamparan untuk Klub. yang dalam beberapa bulan sebelumnya juga kehilangan Jadon Sancho. mereka lahir dari pembenahan dan investasi besar yang dilakukan oleh Klub di sektor pemuda (Akademi).
Phil Foden: "Saya sedih melihat (Diaz) pergi, saya tumbuh bersamanya dan tahu kualitasnya. Tapi setiap orang memiliki rencana sendiri, dan saya ingin tetap disini". [FourFourTwo]
Florentino Perez (Presiden Madrid): "Mari kita ucapkan selamat datang pada pemain baru kita, Brahim Diaz. dengan bakat spesial serta nilai-nilai yang akan menjadikannya seorang pemain penting bagi klub". kualitas, keindahan, serta pribadi yang kuat, dengan mimpi untuk sukses bersama lambang ini". [situs resmi Real Madrid]
Dan inilah pesan terakhir dari Pep Guardiola untuk Brahim Diaz: "Saya melakukan hal yang sama kepada mereka, mereka adalah pemain penting, tapi satu-satunya yang ingin bertahan adalah Phil (Foden). saya tidak ingin menahan pemain yang tidak ingin tinggal bersama kami. tapi jika niatnya adalah Madrid, saya harap dia mendapatkan menit bermain di sana". [Marca]
Seiring berjalannya waktu, Phil Foden dan Jadon Sancho telah banyak berkembang bahkan telah bernilai sekitar 100 juta euro. tetapi disini lain, Brahim Diaz yang bergabung bersama tim impiannya, tidak mendapatkan kesempatan yang sama seperti dua sahabatnya. satu setengah musim di Madrid, Brahim hanya 6 kali menjadi starter dari 21 pertandingan yang dimainkan olehnya (mencetak 2 gol dan 3 assist) sampai pada akhirnya, Paolo Maldini dan Moncada melihat kesempatan ini untuk membawanya ke Sansiro.
Hingga saat ini, mungkin kesempatan bermain reguler belum didapatkan oleh Brahim Diaz. tetapi semua pihak belum berhenti percaya dengan bakatnya. Manchester City menyertakan klausul anti Manchester United di kontraknya. bahkan Real Madrid menyertakan klausul Buy-back karena tidak ingin kehilangan kendali atas dirinya. tapi paling tidak, kini Brahim Diaz memiliki kesempatan untuk membuktikan dirinya bersama AC Milan minimal untuk dua musim kedepan.
BENTORNATO Brahim Diaz
Semoga sukses bersama Rossoneri
#FORZAMILAN 🔴⚫
sibaba dan 24 lainnya memberi reputasi
25
Tutup