Kaskus

News

perojolan14Avatar border
TS
perojolan14
Jokowi Marah karena Stok Vaksin Covid-19 Menumpuk
Jokowi Marah karena Stok Vaksin Covid-19 Menumpuk



Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo geram dengan banyaknya stok vaksin yang masih menumpuk dan tak kunjung disuntikkan ke masyarakat. Mengingat jumlah vaksin yang telah masih ke RI masih sangat timpang dengan jumlah vaksin yang telah dipergunakan.

Hal ini disampaikan Jokowi dalam Ratas Evaluasi PPKM Darurat di Istana Merdeka, Jumat (16/2021), dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden.

"Tolong dilihat betul angka-angkanya karena yang saya melihat data yang masuk, baik itu berupa vaksin jadi maupun bulk yang sudah masuk ke negara kita sudah 137 juta. Padahal yang sudah disuntikkan dalam vaksinasi itu kurang lebih 54 juta," kata Jokowi.

"Artinya stok yang ada baik mungkin di Bio Farma maupun di Kementerian kesehatan atau mungkin di provinsi, di kabupaten, di kota, di rumah sakit, di Puskesmas-Puskesmas terlalu besar," tambahnya.

Untuk itu Jokowi meminta Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk segera menghabiskan stok yang ada.

"Tidak ada stok untuk vaksin. Artinya dikirim langsung habiskan, kirim langsung habiskan, kirim langsung habiskan," tegasnya.

Sebagai informasi, Indonesia sendiri telah memastikan akan menerima kedatangan vaksin Sinopharm dalam beberapa kali pengiriman pada bulan ini. Setidaknya, akan ada 6 juta dosis vaksin yang akan datang.

Pada Jumat kemarin, jumlah vaksin Sinopharm yang datang mencapai 1.408.000 dosis. Sementara itu minggu depan dan selanjutnya akan datang secara bertahap dengan jumlah satu juta hingga 2 juta vaksin

link


"Tidak ada stok untuk vaksin. Artinya dikirim langsung habiskan, kirim langsung habiskan, kirim langsung habiskan," tegasnya.
tepsuzotAvatar border
nomoreliesAvatar border
pakisal212Avatar border
pakisal212 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
3.1K
92
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
694.3KThread58.4KAnggota
Tampilkan semua post
SunDaimondAvatar border
SunDaimond
#42
Quote:





Bentar pak de

Nanti ikutin cara bu kofifah bersama Tni dan Polisi

Disamperin satu satu rumah warga (door to door )

Terus di Vaksinisasi

Baru efectif



Khofifah Genjot Vaksinasi Door to Door ke Komunitas Warga Papua di Jatim



kaskus-image

Masyarakat nya tidak bisa kabur kaburan





Kalau jakarta pak de

Lingkungan yang ada pasien aktif corona (covid-19) langsung lockdown mickro, samperin satu satu rumah sekitar pasien lalu bersama Puskesmas setempat, Tni dan Polisi cus vaksinisasi satu lingkungan!

Terus data satu lingkungan itu (puskemas setempat) sapa saja yang tidak mau di vaksin karena alasan apa? Apakah karena Kesehatan ada penyakit komorbid hingga tidak di vaksin saat itu.






Pak de jokowi, tidak perlu satu Indonesia di vaksinasi

Sama seperti psbb menjadi ppkm, itu vaksin di buat skala prioritas nya karena jumlah vaksin yang kita punyai terbatas harus di gunakan secara eficient

Orang yang berada di zona hijau saat ini mungkin berada di zona terakhir di vaksinasi bila masih ada vaksin nya

Kita ikuti " Herd imunity wall" atau "Herd imunity cluster/ komunitas" saja terutama di zona merah !
Diubah oleh SunDaimond 18-07-2021 03:32
pulaukapok
Santri.Santuy
Santri.Santuy dan pulaukapok memberi reputasi
2
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.