Kaskus

News

geulis00Avatar border
TS
geulis00
Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar: Kebijakan Anggaran Jabar Jangan Hanya Sensasi
https://wartatera.com/fraksi-partai-...ensasi/

Fraksi Partai Gerindra DPRD Jabar: Kebijakan Anggaran Jabar Jangan Hanya Sensasi
BANDUNG- Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat Ihsanudin, M.Si meminta Gubernur Jabar Ridwan Kamil fokus bekerja dan jangan terlalu mengedepankan pencitraan demi ambisi politik. Apalagi saat pandemi yang makin meningkat di Jabar, Gubernur harus mengedepankan skala prioritas.


Program yang tidak berhubungan langsung dengan penanggulangan Covid-19, kata Ihsanudin, jangan dijadikan prioritas.

“Apalagi APBD Jabar hanya sekedar dijadikan program sensasional sehingga akan dianggap fenomenal. Contohnya kebijakan yang memaksakan anggaran pembangunan Alun-alun di sejumlah kota/kab. di Jawa Barat, sementara anggaran hibah bantuan sosial yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat dicoret. Inikan sangat ironis,” ungkap anggota dewan dari daerah pemilihan Karawang-Purwakarta ini.

Dijelaskan Ihsanudin, Jawa Barat sebagai salah satu zona merah terparah di Indonesia tentu saja sangat meprihatinkan. Peningkatan kasus Covid-19 saat ini sudah mengkhawatirkan karena aktifitas warga yang tidak terkendali. Sehingga dengan kaitan itu, pencegahan Covid-19 seusai Idul Fitri gagal karena beberapa faktor.


Hal itu, kata dia, karena ketidakpatuhan masyarakat dan ketidakkonsistenan kebijakan pemerintah seperti larangan mudik, namun membuka tempat wisata serta varian baru Covid-19 dengan tingkat penyebaran yang cukup tinggi.

Ditambahkan, rem darurat berupa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) harus segera dihidupkan dan dilaksanakan dengan tegas di Jawa Barat, karena situasinya yang sudah mendesak.

“Melalui Forkompida maupun kerjasama dengan pemerintah kota dan kabupaten di Jabar untuk menyalakan rem darurat,” katanya.

Selain itu, Pemprov harus mendorong penguatan di rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya baik sumber daya manusia, obat-obatan maupun sarana prasana lainnya. Seperti tempat isolasi mandiri non-rumah sakit. Apalagi, saat ini bed occupancy rate (BOR) di Jabar sedang tinggi.

“Jangan sampai ada warga Jabar yang terpapar Covid-19 tidak terlayani dengan baik,” tandasnya.

Ditegaskan, harus ada upaya antisipasi sosial akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan. Bahwa kebijakan pemulihan ekonomi harus lebih terukur dan sesuai dengan persoalan yang dihadapi. Pemulihan ekonomi tidak boleh mengorbankan kesehatan masyarakat.

“Program pemulihan ekonomi yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat yang terdampak, seharusnya dikurangi bahkan dihapus. Harus diganti program yang langsung berdampak bagi masyarakat kecil,” jelas Ihsanudin.


nomoreliesAvatar border
samsol...Avatar border
samsol... dan nomorelies memberi reputasi
2
609
6
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.5KThread58KAnggota
Tampilkan semua post
MetaliscvAvatar border
Metaliscv
#2
kaskus-image kaskus-imagekaskus-image Ini kayaknya Fraksi Gerindra belum koordinasi sama pak Taufik ketua Dprd dari Gerindra apa?segitu selain ketemu Prabowo kemaren itu Ridwan Kamil sedang mengusahakan penambahan nakes , kamar buat para pasien dan juga team Jabar Bergerak membantu warga Jabar yang kesusahan pas pandemi dll , coba ngobrol sama pak Taufik atuh biar sinkron emoticon-linux2
Diubah oleh Metaliscv 22-06-2021 23:58
samsol...
samsol... memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.