- Beranda
- Berita dan Politik
Badan Mati Rasa Usai Terima Vaksin AstraZeneca, Warga Batam Masih Diminta Bayar
...
TS
gabener.edan
Badan Mati Rasa Usai Terima Vaksin AstraZeneca, Warga Batam Masih Diminta Bayar

SuaraBatam.id - Salah seorang warga Perumahan Botania Garden Blok B8 nomor 30 bernama Nani mendadak viral di media sosial Facebook usai mengalami berbagai gejala usai menerima vaksin Covid-19. Ia dikabarkan mengalami gejala sesak napas, mual, pusing, sakit perut hingga mati rasa setengah badan.
Hal ini diungkapkan akun atas nama Abdul Hasyid Sipahutar yang mengunggah video serta foto Nani pada Senin (21/6/2021) di media sosial Facebook.
Dari pantauan di akun tersebut, kini postingan yang sudah dikomentari 198 orang dan sudah 685 kali dibagikan oleh para pengguna media sosial tersebut sudah tidak bisa ditemukan, diduga dihapus.
Dari keterangan di akun tersebut, diketahui Nani menjadi salah satu penerima vaksin AstraZeneca yang dilaksanakan di Fasum Perumahan Mediterania, yang berada di blok HH, Kamis (17/6/2021) sekitar pukul 16.00 wib sore.
Kemudian pada pukul 21.39 wib malam, Nani diketahui mengalami demam tinggi hingga bagian tubuh sebelah kanan mati.
Abdul kemudian menjelaskan bahwa pihak keluarga menyangka bahwa hal ini adalah salah satu efek vaksin, sehingga hanya memberikan obat Paracetamol, air kelapa muda, hingga susu beruang.
Pihak keluarga kemudian mencoba menghubungi tenaga kesehatan yang tertera di kartu vaksinasi. Selanjutnya, dokter menyarankan agar segera dibawa ke Rumah Sakit.
Pihak keluarga sempat membawa Nani menuju Rumah Sakit Elisabeth Batam Center, Minggu (20/6/2021) malam guna mendapat perawatan.
Namun hal ini diurungkan oleh pihak keluarga dikarenakan pihak Rumah Sakit menyatakan bahwa perawatan pasca vaksinasi tidak dapat ditanggung oleh BPJS, dan langsung dibawa pulang oleh keluarga setelah sempat mendapat perawatan singkat dengan total biaya Rp 462.300.
Saat ini, dalam keterangannya di media sosial tersebut Nani telah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Batam, dikarenakan kondisi Nani menunjukkan gelaja sakit kepala kembali muncul pada pagi hari.
https://batam.suara.com/amp/read/202...-diminta-bayar
Jujur ini yg membuat ane pikir2 tuk di vaksin AZ...
Klo ada apa2 gimana...?
Jgn salahkan masyarakat yg tidak mau di vaksin ama nih AZ.
Tuk virus masih bisa kita minimkan dgn taat prokes.
Klo tuk vaksin, pasti masuknya dan kita tak berdaya tuk pencegahannya,klo ada apa2 siapa yg melakukan pertolongan dgn efektif tanpa membebani dgn embel2 dana

Diubah oleh gabener.edan 21-06-2021 16:44
jlamp dan 10 lainnya memberi reputasi
9
2.2K
63
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.7KThread•58.1KAnggota
Tampilkan semua post
ushirota
#2
tunggu pfizer aja bulan juli, lebih aman itu bisa nangkal covid varian baru dari indihe yg lebih ganas
tapi haram dari amerika vaksinnya, hayoloh
dan kalo ada penyakit jangan ga ngomong ke dokternya kalo ga mau mampus
pfizer 95% paling tinggi, kemungkinan ane ambil pfizer aja
astrazeneca cuma 70%, sinovac lebih rendah lagi
yg udah vaksin AZ dan sinovac siap2 vaksin lagi

tapi haram dari amerika vaksinnya, hayoloh

dan kalo ada penyakit jangan ga ngomong ke dokternya kalo ga mau mampus

pfizer 95% paling tinggi, kemungkinan ane ambil pfizer aja
astrazeneca cuma 70%, sinovac lebih rendah lagi

yg udah vaksin AZ dan sinovac siap2 vaksin lagi


Diubah oleh ushirota 22-06-2021 07:25
extreme78 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Tutup