Kaskus

Story

babi.elektronikAvatar border
TS
babi.elektronik
Patimah Secret Story
Patimah Secret Story

Berawal dari sebuah cerita spin off dari seorang laki laki yang tak seharusnya dicintai oleh Patimah.

Berikut kisahnya :


Diubah oleh babi.elektronik 13-06-2021 08:05
adityasatriajiAvatar border
rinandyaAvatar border
titahbayuAvatar border
titahbayu dan 7 lainnya memberi reputasi
8
4.4K
28
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread52.8KAnggota
Tampilkan semua post
babi.elektronikAvatar border
TS
babi.elektronik
#1
BAGIAN 1


Sebagaimana permintaaan pembaca di trit ini, ane sebagai penulis mau nyeritain gimana kisah Patimah setelah pisah sama ane dan lulus sekolah. Di tahun 2018, Patimah berhasil menyelesaikan sekolahnya. Ane bangga sama dia karena pada awal kita ketemu, Patimah nyaris putus sekolah karena gak ada duit buat biaya sekolah. Waktu itu ane bantuin dia ngebiayain pendidikannya.

Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, tumbuhlah bibit bibit asmara antara Patimah sama ane. Entahlah, apa yang ada didalam otak ane Gan/Sis. Bisa bisanya ane naksir sama anak asuh sendiri padahal ane udah punya bini. Terkutuklah ane yang udah mengkhianati Welly.

Tahun 2020 adalah tahun yang penuh duka bagi ane Gan/Sis, mulai dari Bapak ane yang meninggal, pandemi Covid, proyek banyak yang batal dan Welly dipecat.

Di Kementerian Bangun Membangun telah terjadi banyak perubahan. Sebagian besar pejabat pejabat disana, termasuk si Bos, memasuki masa pensiun. Maka otomatis mereka digantikan oleh orang orang baru. Selain itu disana juga terjadi perombakan sistem struktural yang mengubah semua sistem keorganisasian.

Salah satu pegawai yang mendapat promosi disana adalah Jasinta. Dia kini menjadi pengganti si Bos di kantor sana. Mendengar kabar itu awalnya ane seneng karena Jasinta adalah orang yang cerdas, bededikasi dan bertanggung jawab. Akan tetapi hal itu berubah ketika dia ngeluarin kebijakan yang sangat mengerikan. Ia akan memangkas jumlah karyawan honorer yang bekerja disana. Karyawan yang kena pangkas salah satunya adalah Welly.

Ane marah banget nih Gan/Sis pas denger kabar itu, kok bisa bisanya Jasinta nyingkirin bini ane? Apa dia masih dendam sama Welly? Atau dia mau mancing ane supaya dateng nemuin dia?

Seperti yang kalian ketahui Gan/Sis, kalo Welly dan Jasinta itu gak pernah akur, kayak kucing dan anjing. Mereka berdua itu saling membenci satu sama lain. Malangnya, ane selalu terjebak dalam dilema ketika mereka berantem.

"Do...gimana dong!! Aku mau dipecat sama pacar kamu"

"Whuuuusss!!! Pacar siapa Huh!! Kamu jangan sembarangan menuduh!"

"Jasinta di perawan tua itu kan pacarmu..dulu aja kamu rela benci aku demi dia"

"Astagfirullah Welly!!! Udah dong jangan ungkit-ungkit masa lalu!! Aku bukan siapa siapa Jasinta!! Aku tuh suami kamu!"

"Bodoooo....pokoknya aku benci Jasinta...aku juga benci kamu!!!"

Welly pergi ke kamar, ia membanting pintu kenceng banget, sampe-sampe dinding rumah pun bergetar. Duh!! ane jadi salah tingah nih Gan/Sis, ane bingung mau ngelakuin apa? Ane juga sebenernya sedih kalo Welly sampe dipecat. Bapaknya Welly sekarang udah gak berpengaruh lagi di Kementerian karena sebagian besar mantan anak buahnya dulu udah pada pensiun dan diganti sama orang-orang muda yang sama sekali gak mengenalinya.

Ane kemudian membuka pintu kamar dan masuk kedalem. Ane liat Welly lagi berbaring sambil menangis. Ane lalu ikutan berbaring sambil melukin dia .

"Welly...aku mau nemuin Jasinta biar dia gak jadi mecat kamu"

"Jangaaaaan Do!!! Kamu jangan nemuin dia!"

"Lho kenapa Well? Aku mau usahain kamu biar gak dipecat"

"Aku gak rela kamu ketemu si perawan tua itu lagi Do...Aku gak rela"

"Well...aku gak ada niat apa apa kok, kalo kamu gak oercaya, ayo bareng sama kamu ketemuannya"

"Gak mau Do...aku gak mau kamu ketemu dia lagi, aku takut kamu balikan lagi sama dia"

"Astagfirullah Well!! Aku gak pernah pacaran sama dia, mana mungkin aku balikan"

"Aku gak percaya Do...dia pasti mau godain kamu, biar kamu kepincut sama dia dan ninggalin aku"

"Welly...kamu jangan Suuzon gitu dong!! Semua ini demi kamu"

"Aku lebih baik kehilangan pekerjaan daripada kehilangan kamu Do!!"

"Apaaaah! Kamu lebih memilih dipecat?"

"Ya kalo itu mengharuskan kamu ketemu Jasinta...aku lebih baik dipecat dipecat"

"Well?"

Speechless ane dibuatnya Gan/Sis. Ane jadi bingung harus ngapain. Gimana caranya membangun kembali keceriaan Welly, apalagi tahun ini keluarga ane begitu banyak dapet ujian yang bertubi tubi.

Akhirnya ane memilih untuk membiarkan Welly kayak gitu. Ane udah ngasih solusi, tapi dia malah menolak, jadi yaudah lah gimana dia aja. Welly masih mempunyai waktu 2 bulan lagi buat kerja di Kementerian.

Ane berencana ngedatengi Jasinta secara diam-diam. Ane pengen nego sama dia tentang nasib Welly. Seperti yang kalian ketahui Gan/Sis, ane itu orangnya pantang menyerah, segala hal akan ane cobain.

Menjelang akhir tahun, ane disibukan sama berbagai pemeriksaan dan penyelesaian proyek proyek fisik yang belum beres. Jadinya ane harus menjelajah wilayah Selatan untuk menunjau proyek ane disana.

Sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, ane jadi bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan proyek pembangunan. Sekitar pertengahan November,ane bersama para staf pergi bersafari ke Selatan untum meninjau semua proyek disana.

Waktu itu ada 10 titik lokasi proyek yang tersebar di Selatan. Salah satunya berada du kawasan Cisewu. Denger Cisewu, ane jadi nostalgia lagi ke jaman dulu, soalnya ane pertama kali kerja di tempatin disana.

Ketika mengunjungi pihak Kecamatan, ane menyempatkan diri bernostalgia liat-liat rumah dinas yang pernah ane tempatin dulu. Kini rumah itu udah di cat lagi jadi keliatan baru dan diisi sama pegawai Kecamatan.

Ane jadi teringat kenangan kenangan indah di runah itu, mulai dari terinspirasinya ane akan cerita Pacarku Kuntilanak sampe mengajari Patimah berbagai ilmu pengetahuan. Tapi yang paling bikin ane selalu inget adalah momen dimana Patimah menyatakan perasaannya sama Ane. Hal itu selalu bikin ane baper parah. Seandainya ane masih single, ane langsung nikahin tuh si Patimah.

Ketika sore menjelang, ane memutuskan untuk gak ikut pulang sama tim. Ane pengen berkunjung ke rumah Pak Jaja. Ane pengen silaturahmi sama dia karena udah lama gak ketemu sambil berharpa ketemu Patimah.

Waktu itu ane lagi agak males pulang ke rumah karena situasi rumah tangga ane lagi kacau. Welly dan Stefani untuk sementara tinggal di rumah orang tuanya untuk menenangkan diri. Dia juga lagi minta bantuan sama bapaknya untuk kembali memasukan dia kerja di Kementerian.

Ane jadi kasihan sama Welly, dia itu gak mau dipecat, tapi dia juga gak mau nerima bantuan ane karena takut ane direbut Jasinta lagi. Sekarang dia minta bantuan bapaknya yang udah gak punya pengaruh lagi.

Ini rahasia ya Gan/Sis! Ane diem diem nemuin Jasinta di Kantor. Ane sengaja datang kesana pas malam hari biar gak ada satupun orang yang tau. Jasinta selalu pulang malem, jadi ane tau dia masih di kantor.

Ane dan Jasinta nego alot banget, bahkan sempet adu jotos. Tapi akhirnya ane bersyukur karena berhasil meluluhkan hatinya. Jasinta berubah pikiran, ia mau nerima kembali Welly jadi pegawai honorer di Kementerian. Dia akan memanggil bini ane lagi sekitar pertengahan tahun 2021.

Ane seneng berhasil membujuk Jasinta, walaupun dengkul ane dibuat lemes dam pinhgan ane sakit lagi. Yang penting Welly bisa kembali kerja dan membuat hatinya kembali ceria. Ane sangat mencintai Welly sebagaimana yang diperintahkan Memeg ketika reuni cinta sejati. Ane akan melakukan apa saja demi kebahagiaan Welly.

Balik ke cerita Patimah. Ane dianterin sama tim ke rumah Pak Jaja. Ane turun di depan jalan menuju kampung Pak Jaja, sedangkan tim melanjutkan perjalan pulang. Ane jalan kaki sejauh satu kilo untuk mencapai rumah Pak Jaja. Kondisi kampung disana kini berangsur membaik. Udah gak ada lagi rumah yang tak layak huni disana, semuanya udah ane bedah dulu.

Banyak orang orang yang nyapa ane waktu itu dan membuka pintu rumahnya untuk ane. Mereka sangat ramah dan baik sama ane. Secara ane dulu yang membantu mereka memperbaiki rumah ketika kerja di Kecamatan.

Setelah beberapa menit berjalan, akhirnya ane nyampe di depan rumah Pak Jaja. Suasananya sangat asri Gan/Sis, khas di kampung. Akan tetapi ane ngeliat ada yang aneh sama rumah Pak Jaja. Di halaman depannya ada sebuah bangunan kecil non permanen yang terbuat dari papan Gypsum dan beratap genteng metal. Bangunan itu adalah sebuah warung.

Rupanya Pak Jaja kini buka warung yah, mungkin dia pengen dapet penghasilan tambahan. Ane liat di warung itu banyak banget jajanan khas kampung. Ane langsung aja dateng tuh warung. Begitu mendekat, ternyata eh ternyata yang jagain warung adalah Patimah.

Dia lagi anteng maen hape sehingga gak nyadar kedatangan ane.

"Punten!!! Teh aya sabun?" sapa ane.

"Aya A...." jawab Patimah sambil masih tetep maen hape.

"Mana Teh barangnya?"

"Bentar A.."

Patimah langsung membuka kotak yang ada dibawah buat ngambilin sabun, begitu dia ngasihin ke ane, baru deh dia sadar kalo orang yang beli itu ane.

"Aa Dodo????"

"Iya Pat...ini aku"

"Aaaaaaa!!!!!!"teriak Patimah sambil gebrak gebrak meja.

" Apa kabar Pat?"

"Alhamdulillah A Baik?"

Patimah langsung keluar dari warung dan mencium tangan ane. Kalo liat ekspresinya, dia seneng dan kaget.

"Ayo A masuk ke warung!!" ajak Patimah sambil menarik tangan ane.

Ane pun ngikutin dia. Begitu di dalem warung, kita langsung berpelukan erat sambil menangis. Air mata ane pun mengalir keluar. Anak asuh yang ane urus dulu kini udah dewasa dan semakin cantik. Kulitnya jadi putih dan rambutnya pun sangat tebal dan wangi.

...

Ane jadi inget, dulu ketika pertama kali ketemu, Patimah ini ceking banget, terus kucel dan rambutnya juga tipis. Ane jadi kasihan benget sama dia waktu itu, makanya ane angkat dia jadi anak asuh. Puji syukur, selama dia jadi anak asuh ane, dia diberi makan sama ane dengan makanan bergizi. Selain itu ane juga beliin dia berbagai macam sabun dan shampoo biar tubuhnya terawat.

Welly juga ikut membantu pertumbuhan anak inj Gan/Sis dengan ngasih tau cara perawatan tubuh yang baik, terus cara memasak dan tentunya cara memuaskan cowok. Hal yang terakhir barusan adalah yang paling nyeleneh. Soalnya gara gara Welly kayak gitu, Patimah jadi penasaran dan akhirnya dia mempratekannya sama ane dan lebih parah lagi, dia mecahin keperawanannya pake timun.

Ane pelukan sama Patimah lama banget, tubuhnya wangi Gan/Sis, mungkin dia baru beres mandi.

"Aa apa kabar sih? Teh Welly juga apa kabar?"

"Alhamdulillah baik Pat, Welly juga baik...kamu kok jadi tambah cantik ya sekarang?"

"Ahh si Aa bisa aja? Maluu A"

"Ih beneran Pat...kenapa kamu jadi putihan sih? Glow up gitu?

"Aki jadi rajin perawatan kulit A...skincare, lotion..."

"Semua itu gak ngabisin duit kamu atuh Pat? Kan mahal...Welly aja abis jutaan sekali perawatan"

"Ya nyari yang murah atuh A...sayah mah sadar diri hehehe"

"Widiiiih gaya euy, udah jadi orang kota yah kami Pat...tau yang begituan"

"Alhamdulillah A...selama sayah kerja di pabrik, sayah ikut iktian sama temen...sayah sering maen ke kota"

"Mantap nih...tapi kok, sekarang kamu jaga warung Pat?"

"Yaaaah inilah kerkaan sayah yang bau A...ngewarung...sekalian jagain bapak dan emak"

"Kamu udah gak kerja di pabrik lagi?"

"Enggak A...sayah kena PHK gara gara perusahaannya rugi terus kena Kopid...jadi pesangonnya sayah jadiin modal buat ngewarung"

"Euleuh...kasihan banget kamu Pat...apa kamu gak niat nyari kerja lagi?"

"Niat sih A, tapi lagi nunggu lowongan baru aja di pabrik lain, Uwa sayah lagu berusaha nyariin"

"Semoga kamu cepet dapet kerjaan lagi Pat"

"Amiiin...makasih A"

Kita pelukan lagi deh Gan/Sis, entah kenapa ane seneng banget melukin dia. Mungkin ane kangen atau ane lagi nyari pelampiasan. Abis itu Patimah ngajak ane masuk ke rumahnya.

Begitu masuk, ane disambut sama Pak Jaja dan istrinya. Ane untuk pertama kalinya liat emaknya Patimah. Dia kelihatan masih muda, mungkin umurnya baru 40 an tahun. Ane iseng nanya ke Patimah tentang unur emaknya, dan ternyata umurnya 37 tahun. Njiir!! Muda banget euy, emaknya 37, anaknya 20 tahun. Kayaknya emaknya Patimah nikah muda banget ya. Dia seumuran sama Jasinta Gan/Sis, tapi udah punya anak dewasa.

"Aa Dodo damang?"sapa Pak Jaja.

"Alhamdulillah Pak...Bapak sehat?" balas

"Alhamdulillah pangestu A...oiya kenalin nih Istri sayah A...baru pulang dari Saudi"

Ane pun salam sama emaknya Patimah. Dia kayak yang malu malu gitu ketika salaman sama ane.

"Bu kenalin...saya Dodo Bu"

"Iya Aa Dodo..sayah emaknya Patimah...jangan panggil aku ibu atuh A!! Aku mah da masih muda...hehehe"

"Panggil apa atuh?"

"Teteh aja A...Teh Siti"

"Iya Teh Siti salam kenal..."

"Nah gitu atuh! Hehe...bentar yah A...aku mau nyiapin makanan dulu di dapur"

Emaknya Patimah lalu pergi ke dapur bareng Patimah. Ane pun ngelanjutin obrolan sama Pak Jaja.

"Widiiih si Bapak hebat euy nyari istri...bisa geulis gitu Pak...hahaha...kenapa sih bisa gitu?"

"Aing tea...hahahaha"

"Kenapa bisa mau sama Bapak yah, padahal Bapak ini udah aki-aki, tapi bisa dapet gadis...pake pelet yah?"

"Njirrrr!!! Si Aa mah suka suuzon segala hahaha...ya enggak di pelet atuh A, musyrik itu"

"Terus gimana atuh bisa kepincut gitu si Teh Siti ke Bapak?"

"Ya pake ketampanan sayah atuh A...hahahaha"

"Anjiiir!!! Malah becanda...serius nih!"

"Ya gitu weh A...jodoh kali...sayah mah da ujug ujug nikah aja sama si Eneng Siti...dia itu anak temen sayah...kasiha A...temen sayah itu mati kecelakaan...jadi si Eneng jadi anak yatim piatu...ibunya juga udah meninggal pas dia masih orok...jadinya dia sayah angkat jadi anak"

"APAAAAAAAH!! BAPAK NIKAHIN ANAK ANGKAT SENDIRI?? ANJIIIIR" ane ngegas.

Gila nih Pak Jaja, ane gak nyangka banget. Masa anak angkat sendiri dijadiin istri?

"Ceritanya panjang A...bukan gitu maksudnya, jadi sayah tuh dulu punya istri pas ngangkat si Eneng jadi anak...terus istri sayah meninggal...sayah udan nikah dua puluh tahun tapi belum dikasih anak wae...almarhumah istri sayah wasiat buat nikahin si Eneng kalo dia meninggal...gitu lho A...sayah mah gak ada niatan nyeleweng"

"Ooh gitu!!! Maapin sayah Pak...sayah kita Bapak ini pedofil hahaha"

"Pedopil apaan A?"

"Itu...laki laki yang seneng sama anak kecil"

"Sayah mah seneng A sama anak kecil...sayah suka seneng kalo ada sodara yang bawa anak kesini, sayah yang ngasuh mereka"

"Bukan gitu Pak...maksud sayah cinta sama anak kecil...bogoh...bogoh"

"Oooh ya enggak atuh A...sayah mah normal, sayah nikahin si Eneng pas umur 16 taun A"

"Buseeet masih kecil atuh Pak"

"Udah dewasa A...di sini mah kalo udah diatas 13 taun udah dianggap dewasa"

"Hadeeehh kalo di kota mah bisa heboh Pak nikahin anak di bawah umur"

"Ribet pisan orang kota mah ya A...mereka mah nikah muda dimasalahin tapi hamil diluar nikah dianggap biasa...zina udah jadi kebiasaan anak anak di sana...kacau A"

Njiir!! Ane ngerasa kesindir nih sama omongan Pak Jaja. Emang bener pergaulan anak kosta sebegitu parahnya. Zina udah jadi hal yang biasa dan wajar ketika pacaran. Ane udah ngerasain semua itu Gam/Sis. Dosa ane udah gak keitung lagi, terlalu banyak.

Emaknya Patimah dateng lagi menghampiri kita yang lagi ngobrol sambil bawa beberapa piring makanan. Di nyuguhin singkong goreng dan Ranginang buat ane.

"Sok A...dimakan...maaf seadanya aja" kata Teh Siti.

"Makasih Teh...aduh jadi ngerepotin nih" Ane mencoba basa basi.

"Ah...gak apa apa atuh...sok dimakan!!"

Dia lalu duduk di sebelah suaminya. Ane mengambil beberapa potong singkong goreng buatan emaknya Patimah, ternyata enaaaaaak banget Gan/Sis. Emang pinter masak nih Teh Siti, ditambah cakep lagi. Ane jadi iri sama Pak Jaja.

"Kapan atuh Aa Dodo nikahin Patimah?" tanya Teh Siti dengan polosnya.

Ane mendadak tersedak, lalu batuk batuk denger pertanyaan konyol emaknya Patimah.

"Hey Neng...kamu mah gimana sih? Aa Dodo ini udah nikah dan punya anak" bentak Pak Jaja.

"Euleuh-euleuh! Aku kirain dia ini pacar baru anakku" Teh Siti kaget.

"Bukan Neng! Dia ini orang tua asuh Patimah...Aa Dodo udah ngebiayain Patimah sekolah sampe lulus" kata Pak Jaja.

"Oh gitu...alah...maap atuh A, aku mah gak tau, maklum lah aku baru pulang dari Saudi" kata Teh Siti .

"Gak apa apa Teh...hehehe...gak usah minta maap" balas ane.

"Harus atuh!! Aku gak enak"

"Iya deh...sayah maapin Teteh...ngomong-ngomong Teteh berapa lama kerja di Arab?" tanya ane.

"6 taunan A...selama itu aku gak pulang pulang kesini, bahkan lebaran pun Aku gak pulang...baru setahun kemarin aku pulang...kontrak kerja disana udah abis dan aku mutusin buat pulang...alhamdulillah aku bisa ngumpulin uang banyak...aku juga bisa biayain nikahan Patimah" jawab Teh Siti.

Ane kembali tersedak dan batuk batuk petika dengar Patimah nikah. Pak Jaja pun kaget, dia cepet cepet ngasih segelas aer buat ane.

"Aduh...kamu dari tadi keselek terus...makanya kalo makan hati hati!" kata Pak Jaja.

"Maap Pak Jaja...abisnya sayah denger kabar mengejutkan..emang Patimah udah nikah?" tanya ane.

"Iya A...dia udah nikah sama orang Banjaran" jawab Pak Jaja.

"Napa gak ngondang sayah atuh Pak!! Sayah kan pengen liat dia nikah!" ane ngegas.

"Ya maap A...nikahan Patimah diadakan sederhana A...sayah gak bisa ngondang banyak orang, soalnya lagi korona"

"Jadi Patimah nikahnya taun ini Pak?'

" Iya A..."

"Terus suaminya mana? Apa tinggal disini?"

"Enggak A, mereka tinggal di Majalaya, ngontrak rumah...tapi itu cuman sebentar A...Patimah sekarang udah cerai lagi sama suaminya"

"APAAAAAAAAAAAH!! CERAI LAGI!!!!" ane super kaget.

"Iya A...suaminya gak bener, sering berantem dan ngasarin anakku...anak kurang ajar dia itu" Teh siti tiba tiba ngegas.

"Oh emang berapa lama Patimah nikahnya Teh? Kok cepet banget cerainya?"

"Dia cuman kuat 6 bulan A...sekarang dia lagi nunggu putusan pengadilan"

"Euleuh kasihan banget atuh euy, masih mudah udah jadi janda"

"Gimana lagi atuh A...kalo diterusin juag kasihan Patimahnya...laki laki itu cuman pengen merawanin anakku saja"

Ane jadi geleng geleng kepala nih denger penjelasan emaknya Patimah. Ane sakit hati juga yah, ternyata Patimah ini sering disakiti sama mantan suaminya. Sebagai orang tua asuh nya ane jadi kesel dan pengen ngehajar mantan suaminya itu biar tau rasa.

...
Diubah oleh babi.elektronik 04-06-2021 11:21
Nikita41
adityasatriaji
khuman
khuman dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.