Kaskus

Story

mr..drAvatar border
TS
mr..dr
Istriku Ternyata Bukan Manusia !
Quote:



Istriku Ternyata Bukan Manusia !

note: cerita ini hanyalah cerita fiksi, kesamaan nama dan tempat di cerita ini hanyalah kebetulan saja
DILARANG MENYALIN SEBAGIAN ATAU SELURUH CERITA ATAU IDE DAN ALUR CERITA YANG ADA DI SINI TANPA IJIN DARI PENULIS.



INDEX> dibaca sesuai urutan biar gak bingung dan tersesat

part 1 ____page 1
part 2____disini
part 3____disini
part 4____disini
part 5____disini
part 6____disini
part 7____warning!!! 18+ only
part 8____disini
part 9____disini
part 10___disini

TAMAT ???

part 11___disini
TRILOGI 1 ; Scifi Movie ___disini
part 12___disini
part 13___disini
part 14___disini
part 15___disini
part 16___disini
part 17___disini
part 18___disini
part 19___disini
part 20___disini
part 21___disini
part 22___disini
part 23___disini
part 24___disini
part 25___disini
part 26___disini
part 27___disini
part 28___disini
part 29___disini
part 30___disini
part 31___disini
part 32___disini
part 33___disini
part 34___disini
part 35___disini
part 36___disini
part 37___disini
part 38___disini

TRILOGI 3 ; disini


Cerita yg sama dari part 19 sampai part 38 dengan POV orang ketiga,
TRILOGI 2 ; Romantic Movie___disini








tips and tricks part 1 ___disini
tips and tricks part 2__disini
tips and tricks part 3___disini


JAWABAN POLLING ; C. Dua-duanya mati

Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 17 suara
Siapakah yang akan mati di akhir cerita ini?
Indra
24%
Siti
24%
Dua-duanya mati
6%
Tidak ada yang mati
47%
Diubah oleh mr..dr 06-10-2021 16:42
ExstradaxxxAvatar border
andrah.ajaAvatar border
irriducibili69Avatar border
irriducibili69 dan 39 lainnya memberi reputasi
34
33.4K
909
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread54KAnggota
Tampilkan semua post
mr..drAvatar border
TS
mr..dr
#59
part 9
“halo ndra” seorang pengunjung yang baru saja datang menyapaku, aku tau siapa wanita itu, dia masih punya hubungan kerabat dengan bapak.
Dia memang biasa berpenampilan casual dan modis karena pergaulannya di kalangan artis. Dan dia juga pelanggan setia di kafeku ini.
Namanya kak Lin, dia itu manager produksi dan pimpinan tim kreatif di stasiun TV ternama.

“eh, kak Lin” aku menyalaminya

“kenalin ni istriku Siti”

Siti ikut menyalami kak Lin

“maaf ya ndra, kemaren kakak sudah diundang sama bapakmu tapi kakak gak bisa datang karena lagi kerja, habisnya lu sendiri bikin acara dadakan kayak gitu”

“maaf ya kak,…memang mendadak acaranya, nanti indra undang kak Lin acara pesta disini” kataku.

“ohh..bolehlah.”

“kakak mau minuman apa?” tanyaku

“biasa,..coffe latte”

“khusus buat kak Lin, biar indra sendiri yang buat” kataku

Aku lalu pergi ke belakang bar dan membuatkan minuman buat kak Lin, Siti mengikutiku dan kuajarkan cara membuat coffe latte

“gampang kan sayang”

“iya” dia mengangguk, kemudian dia mengambil nampan dan membawa tiga cangkir coffe latte ke meja kak Lin.

“makasih ya siti”

“iya,”

Kak Lin, aku dan istriku duduk di meja sambil ngobrol

“kok bisa sih ndra, kamu nikah dadakan kayak gini?” tanya kak Lin

Aku pun menceritakan kejadiannya pada kak Lin, dan dia seakan masih tidak percaya.

“kakak senang kamu akhirnya punya pendamping hidup, selamat yaa” ucap kak Lin

“makasih kak”

“eh Siti, kamu tu cantik, mau gak kakak ajak buat casting sinetron?” tawar kak Lin

Siti menatapku seperti bertanya padaku

“nanti aja deh kak, masih pengen berduaan dulu.” kataku

“ohh..gitu”

“kak Lin mau nambah lagi kopinya?” tawarku padanya

“udah cukup,…eh ndra, maaf ya kakak gak bawain kado buat kamu, cuma ini aja.”

Kak Lin menyerahkan 2 lembar tiket dan voucher liburan ke Bali

“makasih ya kak” kataku

Setelah ngobrol beberapa menit, kak Lin beranjak pergi

“nanti kalo kamu berubah pikiran atau butuh bantuan, hubungi kakak ya”

“ok” aku mengacungkan jempol pada kak Lin

dan Siti melambaikan tangan pada kak Lin,

“sayang, kamu mau pulang atau disini saja?” tanyaku

“disini saja, mungkin Siti bisa bantu-bantu”

“bantuin apa ya? Jadi waiters mau?”

“mau”

Lalu kuajak istriku mengenakan seragam waiters, dan terlihat dia yang paling cantik diantara para waiters yang lain. Senyumnya yang ramah menyambut para pengunjung dan walaupun ada diantara pengunjung yang menggodanya tapi dia bersikap seperti biasa saja, tidak tergoda.

Hari ini aku pulang cepat jam 12 siang, kasihan dia kalau disuruh kerja lama-lama di kafe.
Sesampainya dirumah dia pun tidak diam saja, pasti ada saja hal-hal yang dikerjakan, paling tidak ibu tidak kerepotan lagi mengurus rumah karena dibantu istriku.
Dan yang membuatku kagum padanya ternyata dia pandai memasak, katanya dulu dia selalu memasak makanan untuk ayahnya karena ibunya meninggal dunia waktu melahirkannya.

Hari berganti hari, kulihat dia semakin di sayang keluargaku, mereka semua merasa senang dengan kehadirannya. Meskipun kami semua tidak tahu asal-usulnya atau apakah ada keluarganya yang masih hidup, tapi tidak jadi masalah, dia perempuan yang baik dan bisa membuat senang semua orang, ditambah lagi dia tidak cerewet seperti ibu dan adikku. Ketika aku disibukkan urusan kerja, dia menawarkan bantuan padaku, ketika aku mengalami masalah, dia selalu menyemangatiku,.senyumannya yang manis mampu membangkitkan semangatku.

Dan aku sangat bahagia menjalani hidupku bersamanya, dia adalah sosok sempurna seorang istri yang ku idam-idamkan.

Bulan berganti bulan, dia semakin meyakinkan diriku kalau aku tidak salah memilih perempuan pendamping hidupku, aku makin bahagia hidup bersamanya, dan tiap bulan, aku mengajaknya pergi bulan madu ke luar kota. Kukatakan padanya kalau aku tak sabar ingin punya anak dan diapun juga berkata demikian.

Setahun sudah kami menikah, dan aku sangat sangat sangat bahagia menjalani hidup bersamanya tapi aku merasakan keanehan dalam diriku, aku jadi merasa cepat lelah dan di rambutku sudah muncul uban yang jumlahnya lumayan banyak. Dan kalau ku ingat-ingat, setiap bulan pasti aku mengalami lemas seperti kurang darah.
Pernah dua kali aku periksakan kondisiku ke dua dokter berbeda, tapi dua-duanya bilang kalau kondisiku normal saja, hanya disuruh minum vitamin dan makan yang bergizi saja. Kalau soal uban bisa ditutupi pakai semir rambut.

Sebulan berikutnya, kesehatanku makin menurun, dan aku jarang masuk kerja, untungnya icha yang sudah lulus SMA bisa membantu Siti mengurus pekerjaanku dan aku lebih banyak istirahat dirumah saja. Tapi kondisiku tidak makin membaik, lalu bapak membawaku berobat ke luar negeri, dan setelah diperiksa dengan berbagai alat canggih, mereka menyimpulkan bahwa aku mengalami penuaan dini.
Sepertinya itu adalah penyakit yang langka, dan memang benar, penampilan fisikku sudah seperti kakek-kakek dengan rambutku yang sudah putih semua, bahkan dibanding bapakku sendiri, aku terlihat lebih tua. Untuk berdiri dan berjalan saja aku sudah kepayahan. Untungnya istriku ini sangat perhatian padaku, dia mengurusi semua keperluanku dan merawatku dengan penuh kasih sayang sampai aku sendiri tidak tega melihatnya, lalu ku katakan padanya

“sayang,..maafkan aku sudah sangat merepotkanmu”

“tak apa tuan, …saya sama sekali tak merasa repot”

“sayang,.. kalau aku meninggal nanti,…carilah laki-laki lain yang baik yang bisa membahagiakanmu”

Mendengar permintaanku, dia menggelengkan kepala, lalu menangis sambil memelukku

“hiks…hiks….tuan adalah jodoh saya, saya tidak akan mencari yang lainnya”

Tangan kananku mengusap airmatanya, pelukannya yang hangat menentramkan diriku, lamaaaa sekali dia memelukku sambil menangis hingga aku pun tertidur.
ariefdias
lmcctv
oktavp
oktavp dan 30 lainnya memberi reputasi
31
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.