- Beranda
- Stories from the Heart
THE WORLD [MONSTER]
...
TS
the.collega
THE WORLD [MONSTER]
Dibalik kemegahan dan kilauannya dunia ini, ternyata ia menyimpan suatu rahasia tergelap.
PERHATIAN:
- Mengandung kekerasan
- Bahasa Kasar
- Sedikit Vulgar
![THE WORLD [MONSTER]](https://s.kaskus.id/images/2020/09/15/2385673_20200915024638.jpg)
"The Beetle Monster" by Funky Boy on artstation.com
Cerita mulai di post 2
INDEX
Character Bio : Penggambaran karakter yang muncul di serial ini [BWK Super]
bio
The World Entertainment : berisi cerita-cerita jenaka dari dunia The World [Monster]
ARC I "Black Beat Beaters"
- Chapter 1
- Chapter 2
- Chapter 3
- Chapter 4
- Chapter 5
- Chapter 6
- Chapter 7
- Chapter 8
- Chapter 9
- Chapter 10
- Chapter 11
- Chapter 12
- Chapter 13
- Chapter 14
- Chapter 15
- Chapter 16
- Chapter 17
- Chapter 18
- Chapter 19
- Chapter 20
ARC II "The Farm"
- Chapter 21
- Chapter 22
- Chapter 23
- Chapter 24
- Chapter 25
- Chapter 25
- Chapter 26
- Chapter 27
- Chapter 28
- Chapter 29
- Chapter 30
- Chapter 31
- Chapter 32
- Chapter 33
- Chapter 34
- Chapter 35
- Chapter 36
- Chapter 37
- Chapter 38
- Chapter 39
- Chapter 40
- Chapter 41
- Chapter 42
- Chapter 43
- Chapter 44
- Chapter 45
ARC III "Mecha-Nism"
- Chapter 46
- Chapter 47
- Chapter 48
- Chapter 49
- Chapter 50
- Chapter 51
- Chapter 52
- Chapter 53
- Chapter 54
- Chapter 55
- Chapter 56
- Chapter 57
- Chapter 58
- Chapter 59
- Chapter 60
ARC IV "Warriors"
- Chapter 61
- Chapter 62
- Chapter 63
- Chapter 64
- Chapter 65
- Chapter 66
- Chapter 67
- Chapter 68
- Chapter 69
- Chapter 70
- Chapter 71
- Chapter 72
- Chapter 73
- Chapter 74
- Chapter 75
- Chapter 76
- Chapter 77
- Chapter 78
- Chapter 79
- Chapter 80
- Chapter 81
- Chapter 82
- Chapter 83
- Chapter 84
- Chapter 85
- Chapter 86
- Chapter 87
ARC V "Betrayal"
- Chapter 88
- Chapter 89
- Chapter 90
- Chapter 91
- Chapter 92
- Chapter 93
- Chapter 94
- Chapter 95
- Chapter 96
- Chapter 97
- Chapter 98
- Chapter 99
- Chapter 100
- Chapter 101
- Chapter 102
- Chapter 103
- Chapter 104
- Chapter 105
- Chapter 106
- Chapter 107
- Chapter 108
- Chapter 109
- Chapter 110
- Chapter 111
- Chapter 112
- Chapter 113
- Chapter 114
- Chapter 115
- Chapter 116
- Chapter 117
ARC VI "Origin"
- Chapter 118
- Chapter 119
- Chapter 120
- Chapter 121
- Chapter 122
- Chapter 123
- Chapter 124
- Chapter 125
- Chapter 126
- Chapter 127
- Chapter 128
- Chapter 129
- Chapter 130
- Chapter 131
- Chapter 132
- Chapter 133
- Chapter 134
- Chapter 135
- Chapter 136
- Chapter 137
- Chapter 138
- Chapter 139
- Chapter 140
ARC VII "Sword Of Light"
- Chapter 141
- Chapter 142
- Chapter 143
- Chapter 144
- Chapter 145
- Chapter 146
- Chapter 147
- Chapter 148
- Chapter 149
- Chapter 150
- Chapter 151
- Chapter 152
- Chapter 153
- Chapter 154
- Chapter 155
- Chapter 156
- Chapter 157
ARC VIII "Beaters Assassination Special Squad"
- Chapter 158
- Chapter 159
- Chapter 160
- Chapter 161
- Chapter 162
- Chapter 163
- Chapter 164
- Chapter 165
- Chapter 166
- Chapter 167
- Chapter 168
- Chapter 169
- Chapter 170
- Chapter 171
- Chapter 172
- Chapter 173
- Chapter 174
- Chapter 175
- Chapter 176
- Chapter 177
- Chapter 178
- Chapter 179
- Chapter 180
- Chapter 181
- Chapter 182
- Chapter 183
- Chapter 184
- Chapter 185
- Chapter 186
- Chapter 187
- Chapter 188
- Chapter 189
- Chapter 190
- Chapter 191
- Chapter 192
- Chapter 193
- Chapter 194
- Chapter 195
- Chapter 196
- Chapter 197
ARC IX "RED SUN"
PERHATIAN:
- Mengandung kekerasan
- Bahasa Kasar
- Sedikit Vulgar
Quote:
![THE WORLD [MONSTER]](https://s.kaskus.id/images/2020/09/15/2385673_20200915024638.jpg)
"The Beetle Monster" by Funky Boy on artstation.com
Cerita mulai di post 2
INDEX
Character Bio : Penggambaran karakter yang muncul di serial ini [BWK Super]
bio
The World Entertainment : berisi cerita-cerita jenaka dari dunia The World [Monster]
Spoiler for Cerita Jenaka:
ARC I "Black Beat Beaters"
Spoiler for ARC I:
- Chapter 1
- Chapter 2
- Chapter 3
- Chapter 4
- Chapter 5
- Chapter 6
- Chapter 7
- Chapter 8
- Chapter 9
- Chapter 10
- Chapter 11
- Chapter 12
- Chapter 13
- Chapter 14
- Chapter 15
- Chapter 16
- Chapter 17
- Chapter 18
- Chapter 19
- Chapter 20
ARC II "The Farm"
Spoiler for ARC II:
- Chapter 21
- Chapter 22
- Chapter 23
- Chapter 24
- Chapter 25
- Chapter 25
- Chapter 26
- Chapter 27
- Chapter 28
- Chapter 29
- Chapter 30
- Chapter 31
- Chapter 32
- Chapter 33
- Chapter 34
- Chapter 35
- Chapter 36
- Chapter 37
- Chapter 38
- Chapter 39
- Chapter 40
- Chapter 41
- Chapter 42
- Chapter 43
- Chapter 44
- Chapter 45
ARC III "Mecha-Nism"
Spoiler for ARC III:
- Chapter 46
- Chapter 47
- Chapter 48
- Chapter 49
- Chapter 50
- Chapter 51
- Chapter 52
- Chapter 53
- Chapter 54
- Chapter 55
- Chapter 56
- Chapter 57
- Chapter 58
- Chapter 59
- Chapter 60
ARC IV "Warriors"
Spoiler for ARC IV:
- Chapter 61
- Chapter 62
- Chapter 63
- Chapter 64
- Chapter 65
- Chapter 66
- Chapter 67
- Chapter 68
- Chapter 69
- Chapter 70
- Chapter 71
- Chapter 72
- Chapter 73
- Chapter 74
- Chapter 75
- Chapter 76
- Chapter 77
- Chapter 78
- Chapter 79
- Chapter 80
- Chapter 81
- Chapter 82
- Chapter 83
- Chapter 84
- Chapter 85
- Chapter 86
- Chapter 87
ARC V "Betrayal"
Spoiler for ARC V:
- Chapter 88
- Chapter 89
- Chapter 90
- Chapter 91
- Chapter 92
- Chapter 93
- Chapter 94
- Chapter 95
- Chapter 96
- Chapter 97
- Chapter 98
- Chapter 99
- Chapter 100
- Chapter 101
- Chapter 102
- Chapter 103
- Chapter 104
- Chapter 105
- Chapter 106
- Chapter 107
- Chapter 108
- Chapter 109
- Chapter 110
- Chapter 111
- Chapter 112
- Chapter 113
- Chapter 114
- Chapter 115
- Chapter 116
- Chapter 117
ARC VI "Origin"
Spoiler for ARC VI:
- Chapter 118
- Chapter 119
- Chapter 120
- Chapter 121
- Chapter 122
- Chapter 123
- Chapter 124
- Chapter 125
- Chapter 126
- Chapter 127
- Chapter 128
- Chapter 129
- Chapter 130
- Chapter 131
- Chapter 132
- Chapter 133
- Chapter 134
- Chapter 135
- Chapter 136
- Chapter 137
- Chapter 138
- Chapter 139
- Chapter 140
ARC VII "Sword Of Light"
Spoiler for ARC VII:
- Chapter 141
- Chapter 142
- Chapter 143
- Chapter 144
- Chapter 145
- Chapter 146
- Chapter 147
- Chapter 148
- Chapter 149
- Chapter 150
- Chapter 151
- Chapter 152
- Chapter 153
- Chapter 154
- Chapter 155
- Chapter 156
- Chapter 157
ARC VIII "Beaters Assassination Special Squad"
Spoiler for ARC VIII:
- Chapter 158
- Chapter 159
- Chapter 160
- Chapter 161
- Chapter 162
- Chapter 163
- Chapter 164
- Chapter 165
- Chapter 166
- Chapter 167
- Chapter 168
- Chapter 169
- Chapter 170
- Chapter 171
- Chapter 172
- Chapter 173
- Chapter 174
- Chapter 175
- Chapter 176
- Chapter 177
- Chapter 178
- Chapter 179
- Chapter 180
- Chapter 181
- Chapter 182
- Chapter 183
- Chapter 184
- Chapter 185
- Chapter 186
- Chapter 187
- Chapter 188
- Chapter 189
- Chapter 190
- Chapter 191
- Chapter 192
- Chapter 193
- Chapter 194
- Chapter 195
- Chapter 196
- Chapter 197
ARC IX "RED SUN"
Spoiler for ARC IX:
- Chapter 198
- Chapter 199
- Chapter 200
- Chapter 201
- Chapter 202
- Chapter 203
- Chapter 204
- Lanjutan Arc
- Chapter 199
- Chapter 200
- Chapter 201
- Chapter 202
- Chapter 203
- Chapter 204
- Lanjutan Arc
Diubah oleh the.collega 07-05-2025 14:12
eldini dan 34 lainnya memberi reputasi
25
27.8K
Kutip
702
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
the.collega
#102
Chapter 68
Quote:
Siaran televisi yang sedang menanyangkan berita pagi mendadak berhenti, sang pembawa berita memberitahukan bahwa ada ‘Breaking News’ yang ingin dilaporkan segera. Tayangan berganti ke sebuah tempat yang tidak asing bagi anggota BASS. Dengan latar belakang markas utama BASS, berjejer orang-orang yang memakai seragam yang berbeda-beda. Mereka ada petinggi BASS dan juga petinggi penegak hukum. Ada sesuatu yang ingin mereka sampaikan.
Acara dimulai dengan sebuah pidato singkat yang dilakukan oleh ketua BASS, isi pidato membahas tentang fenomena monster Beaters yang ternyata sudah ada sejak lama dan membaur dengan masyarakat biasa.
“Hm, ada apa pagi-pagi begini mereka membuah heboh?” Solo sedang membersihkan meja caffee. Lalu ia menyadari ada sosok yang dikenalnya ikut berdiri di sana. “eh, bukannya itu Julian dan juga pak Vela? Orang ini juga ikut denganku waktu pergi ke pabrik beaters,” sambil menunjuk ke arah televisi.
“Benar juga…orang itu juga ikut denganku pada saat misi,” sahut Gonzalo. “kemungkinan ini pengumuman yang penting jika ada orang-orang itu di sana,” tambahnya.
Setelah melakukan pidato, tiba-tiba mendarat dengan keras dihadapan mereka seseorang yang memakai baju tempur. Jika dilihat dari layar baju tempur ini sungguh futuristik, mirip dengan cyborg yang ada di film-film Scifi.
“Dengan bangga kami persembahkan! Sebuah baju tempur yang akan melindungi seluruh masyrakat dari gangguan terror Beaters! Beri tepuk tangan yang meriah,” perkataannya sungguh menggebu-gebu, namun dari raut wajahnya seperti yang terpaksa. “BATTLE ARMOR!!!!” beberapa petasan meledak memberikan kesan meriah, sebuah terobosan baru hadir yaitu baju tempur yang dikhususkan untuk melawan Beaters.
Pak Adrian yang mengambil alih selanjutnya sambil menjelaskan tentang baju tempur itu. Bagi anggota BASS yang telah mengikuti program Mechanism tentu sangat tahu tentang baju tempur yang diperkenalkan ke publik ini. Semua fitur yang ada persis sama, hanya ada beberapa peningkatan sebagai bentuk penyempurnaan. Baju tempur versi sempurna ini juga terdapat helm sebagai pelindungan utama kepada pada anggota BASS. Dengan sebuah kaca visor yang menutup setengah wajah penggunanya memberikan kesan petugas yang sangar dan kuat.
Selain memberikan pengumuman lewat televisi, siaran ini juga ternyata diberikan kepada publik di jalan melalui billboard yang terpampang hampir di setiap sudut di mana banyak orang berkumpul dan juga melalui siaran internet yang menjangkau seluruh dunia. Djohan dan Lio juga secara tidak sengaja menonton tayangan ini melalui layar besar di persimpangan. Bagi Djohan ini bukanlah pertama kalinya ia melihat baju tempur itu, Gareth telah memperlihatkan kemampuan baju tempurnya.
“Jadi itu bentuk asli baju tempur itu….”
“Kau mengetahuinya?” tanya Lio penasaran.
“Ya, aku pernah bertarung bersama penggunanya. Kekuatan baju tempur itu sangat menakjubkan.”
“Hmm, sepertinya kita sudah tidak diperlukan lagi sekarang,” tawa Lio sambil bercanda.
Djohan tidak berpikiran sama dengannya, jika Red Sun yang sangat dikhawatirkan maka bukan tidak mungkin bakal bermunculan beaters kuat lainnya, kombinasi antara royal clan dan juga BASS masih diperlukan. Setelah pengumuman baju tempur, kini mereka secara resmi mengenalkan semua kapten yang terbagi dalam wilayah-wilayah. Mulai dari sektor 1 hingga 15, terpampang muka yang tidak asing seperti Julian, Vela dan juga Davies yang menjabat sebagai kapten.
Tidak sampai disitu, Ketua BASS secara resmi menawarkan baju tempur ini ke negara lain jika mengalami terror yang sama dengan mereka di Surban City. Penawaran ini merupakan langkah yang berani dilakukan, karena teror Beaters sejatinya belum pernah dilaporkan ada secara global. Dan langkah ini juga sangat berbahaya, bisa jadi baju tempur itu digunakan untuk maksud lainnya.
Seseorang menggunakan jubah hitam melihat tayangan ini lalu tersenyum, ternyata identitas sesungguhnya dari orang berjubah hitam adalah Hunter mantan kapten tim 10 yang dahulu dinyatakan hilang.
“Menjual baju tempur itu untuk apa? mereka menginginkan terjadinya perang?” sikap kecewa dilontarkannya. Lalu ia bangkit dari tempatnya, dengan kondisi tubuh yang sangat bugar dan anehnya luka yang dideritanya sama sekali tidak berbekas. Padahal Hunter mengalami cidera yang cukup serius dibagian leher yang mengakibatkan ia kehilangan kemampuan berbicaranya.
Bergerak kembali kebelakang, setelah Hunter dikalahkan secara telak oleh Allison membuatnya tidak berdaya di rumah sakit. Rangkaian operasi pun dilakukan, tetapi karena lehernya itu mengalami cidera yang amat parah dan hampir merenggut nyawanya karena lehernya mengkerut sehingga memberikan ruangan yang sangat sempit bagi udara untuk masuk.
Setelah operasi pun Hunter belum bisa berbicara, karena tiap kali berbicara maka lehernya akan mengalami rasa sakit yang luar biasa. Hari-hari itu merupakan hari yang sangat kelam baginya, rekannya yang selamat belum juga pulih karena mentalnya terganggu parah. Laporan mengenai kepergian rekannya di sektor lain untuk mengemban misi penghancuran pabrik beaters sempat membuat darahnya mendidih. Namun kondisinya sangat tidak memungkinkan.
Karena laporan itulah dirinya berniat untuk melarikan diri dan mencoba sesuatu yang lain, yang dapat memberikannya harapan yang baru. Sebelum pergi dirinya menjenguk Carla, senyumnya yang canggung dan sikapnya yang mulai hangat membuat Hunter tidak tega meilhatnya. Dan dirinya berjanji akan menghancurkan seluruh Beaters tanpa terkecuali. Karena kehadiran mereka adalah sumber utama dari semua masalah yang ada.
Akses sebagai kapten mempermudah Hunter untuk mencari semua informasi yang dibutuhkannya, dengan memakai jaringan yang privat dan susah ditembus. Pertama ia awali dengan mendatangi seorang dokter di sektor 15 yang memberikan Davies sebuah serum yang dapat memberikannya kekuatan secara instan. Tapi tempat itu telah disegel, dan diberikan alat sensor disetiap bagian. Maka sangat tidak mungkin untuk menerobosnya, karena akan langsung terdeteksi. Tidak ada cara lain bagi Hunter untuk memperoleh kekuatan selain memakai serum yang berisi sel beaters. Ia sudah melihat betapa mengerikannya serum itu diberikan kepada orang-orang yang dijadikan bahan percobaan.
Sebenarnya Hunter ingin pergi ke pabrik-parbik Beaters yang sudah dihancurkan itu, tetapi sulit untuknya pergi ke luar kota karena status dirinya yang dicari oleh BASS. Pasti anggota-anggota dari kantornya akan mengecek ke seluruh bagian untuk menemukannya. Bukannya tanpa alasan karena posisi BASS sebagai kelompok rahasia di bawah pemerintah sebelum membuka diri ke publik. Membuat semua anggotanya harus dilindungi semaksimal mungkin dan yang paling ditakutkan adalah bocornya semua rahasia yang disimpan rapat-rapat.
Dalam masa suramnya itu datanglah seseorang yang mengaku dari BASS, lalu memberikannya sebuah serum yang berisi sel beaters. Tentunya kejadian ini sangat mengejutkan baginya, ternyata betapa mudahnya dirinya ditemukan. Orang yang memberinya serum itu tidak berkata banyak, dan hanya memberi tahu Hunter bahwa serum ini adalah hadiah.
“Kami mengetahuinya, semua yang kau lakukan selama ini hanya untuk mencari keberadaan serum ini bukan?” ucap seseorang itu lalu bergegas pergi.
Timbul keraguan apakah memang betul jika orang tersebut berasal dari kantor BASS, apakah orang lain yang mengaku-ngaku. Tetapi ucapan orang itu sangat menyakinkan dan Hunter pun jadi merasa bahwa ia sedang diawasi.
Namun bukan waktunya untuk berpikir ke situ, tanpa ragupun Hunter dan mencobanya dan efeknya sangat luar biasa. Dan kini dirinya siap beraksi kembali, karena tidak ada kekhawatiran kembali di saat ada orang yang sudah mengantikan posisinya di sektor 10.
“Mungkin aku akan mencoba berpatroli terlebih dahulu ditempatku dulu bertugas,” wajah sebelah kanannya mengkerut tajam, Hunter pergi selagi siaran tentang baju tempur BASS masih berlangsung.
Acara dimulai dengan sebuah pidato singkat yang dilakukan oleh ketua BASS, isi pidato membahas tentang fenomena monster Beaters yang ternyata sudah ada sejak lama dan membaur dengan masyarakat biasa.
“Hm, ada apa pagi-pagi begini mereka membuah heboh?” Solo sedang membersihkan meja caffee. Lalu ia menyadari ada sosok yang dikenalnya ikut berdiri di sana. “eh, bukannya itu Julian dan juga pak Vela? Orang ini juga ikut denganku waktu pergi ke pabrik beaters,” sambil menunjuk ke arah televisi.
“Benar juga…orang itu juga ikut denganku pada saat misi,” sahut Gonzalo. “kemungkinan ini pengumuman yang penting jika ada orang-orang itu di sana,” tambahnya.
Setelah melakukan pidato, tiba-tiba mendarat dengan keras dihadapan mereka seseorang yang memakai baju tempur. Jika dilihat dari layar baju tempur ini sungguh futuristik, mirip dengan cyborg yang ada di film-film Scifi.
“Dengan bangga kami persembahkan! Sebuah baju tempur yang akan melindungi seluruh masyrakat dari gangguan terror Beaters! Beri tepuk tangan yang meriah,” perkataannya sungguh menggebu-gebu, namun dari raut wajahnya seperti yang terpaksa. “BATTLE ARMOR!!!!” beberapa petasan meledak memberikan kesan meriah, sebuah terobosan baru hadir yaitu baju tempur yang dikhususkan untuk melawan Beaters.
Pak Adrian yang mengambil alih selanjutnya sambil menjelaskan tentang baju tempur itu. Bagi anggota BASS yang telah mengikuti program Mechanism tentu sangat tahu tentang baju tempur yang diperkenalkan ke publik ini. Semua fitur yang ada persis sama, hanya ada beberapa peningkatan sebagai bentuk penyempurnaan. Baju tempur versi sempurna ini juga terdapat helm sebagai pelindungan utama kepada pada anggota BASS. Dengan sebuah kaca visor yang menutup setengah wajah penggunanya memberikan kesan petugas yang sangar dan kuat.
Selain memberikan pengumuman lewat televisi, siaran ini juga ternyata diberikan kepada publik di jalan melalui billboard yang terpampang hampir di setiap sudut di mana banyak orang berkumpul dan juga melalui siaran internet yang menjangkau seluruh dunia. Djohan dan Lio juga secara tidak sengaja menonton tayangan ini melalui layar besar di persimpangan. Bagi Djohan ini bukanlah pertama kalinya ia melihat baju tempur itu, Gareth telah memperlihatkan kemampuan baju tempurnya.
“Jadi itu bentuk asli baju tempur itu….”
“Kau mengetahuinya?” tanya Lio penasaran.
“Ya, aku pernah bertarung bersama penggunanya. Kekuatan baju tempur itu sangat menakjubkan.”
“Hmm, sepertinya kita sudah tidak diperlukan lagi sekarang,” tawa Lio sambil bercanda.
Djohan tidak berpikiran sama dengannya, jika Red Sun yang sangat dikhawatirkan maka bukan tidak mungkin bakal bermunculan beaters kuat lainnya, kombinasi antara royal clan dan juga BASS masih diperlukan. Setelah pengumuman baju tempur, kini mereka secara resmi mengenalkan semua kapten yang terbagi dalam wilayah-wilayah. Mulai dari sektor 1 hingga 15, terpampang muka yang tidak asing seperti Julian, Vela dan juga Davies yang menjabat sebagai kapten.
Tidak sampai disitu, Ketua BASS secara resmi menawarkan baju tempur ini ke negara lain jika mengalami terror yang sama dengan mereka di Surban City. Penawaran ini merupakan langkah yang berani dilakukan, karena teror Beaters sejatinya belum pernah dilaporkan ada secara global. Dan langkah ini juga sangat berbahaya, bisa jadi baju tempur itu digunakan untuk maksud lainnya.
Seseorang menggunakan jubah hitam melihat tayangan ini lalu tersenyum, ternyata identitas sesungguhnya dari orang berjubah hitam adalah Hunter mantan kapten tim 10 yang dahulu dinyatakan hilang.
“Menjual baju tempur itu untuk apa? mereka menginginkan terjadinya perang?” sikap kecewa dilontarkannya. Lalu ia bangkit dari tempatnya, dengan kondisi tubuh yang sangat bugar dan anehnya luka yang dideritanya sama sekali tidak berbekas. Padahal Hunter mengalami cidera yang cukup serius dibagian leher yang mengakibatkan ia kehilangan kemampuan berbicaranya.
Bergerak kembali kebelakang, setelah Hunter dikalahkan secara telak oleh Allison membuatnya tidak berdaya di rumah sakit. Rangkaian operasi pun dilakukan, tetapi karena lehernya itu mengalami cidera yang amat parah dan hampir merenggut nyawanya karena lehernya mengkerut sehingga memberikan ruangan yang sangat sempit bagi udara untuk masuk.
Setelah operasi pun Hunter belum bisa berbicara, karena tiap kali berbicara maka lehernya akan mengalami rasa sakit yang luar biasa. Hari-hari itu merupakan hari yang sangat kelam baginya, rekannya yang selamat belum juga pulih karena mentalnya terganggu parah. Laporan mengenai kepergian rekannya di sektor lain untuk mengemban misi penghancuran pabrik beaters sempat membuat darahnya mendidih. Namun kondisinya sangat tidak memungkinkan.
Karena laporan itulah dirinya berniat untuk melarikan diri dan mencoba sesuatu yang lain, yang dapat memberikannya harapan yang baru. Sebelum pergi dirinya menjenguk Carla, senyumnya yang canggung dan sikapnya yang mulai hangat membuat Hunter tidak tega meilhatnya. Dan dirinya berjanji akan menghancurkan seluruh Beaters tanpa terkecuali. Karena kehadiran mereka adalah sumber utama dari semua masalah yang ada.
Akses sebagai kapten mempermudah Hunter untuk mencari semua informasi yang dibutuhkannya, dengan memakai jaringan yang privat dan susah ditembus. Pertama ia awali dengan mendatangi seorang dokter di sektor 15 yang memberikan Davies sebuah serum yang dapat memberikannya kekuatan secara instan. Tapi tempat itu telah disegel, dan diberikan alat sensor disetiap bagian. Maka sangat tidak mungkin untuk menerobosnya, karena akan langsung terdeteksi. Tidak ada cara lain bagi Hunter untuk memperoleh kekuatan selain memakai serum yang berisi sel beaters. Ia sudah melihat betapa mengerikannya serum itu diberikan kepada orang-orang yang dijadikan bahan percobaan.
Sebenarnya Hunter ingin pergi ke pabrik-parbik Beaters yang sudah dihancurkan itu, tetapi sulit untuknya pergi ke luar kota karena status dirinya yang dicari oleh BASS. Pasti anggota-anggota dari kantornya akan mengecek ke seluruh bagian untuk menemukannya. Bukannya tanpa alasan karena posisi BASS sebagai kelompok rahasia di bawah pemerintah sebelum membuka diri ke publik. Membuat semua anggotanya harus dilindungi semaksimal mungkin dan yang paling ditakutkan adalah bocornya semua rahasia yang disimpan rapat-rapat.
Dalam masa suramnya itu datanglah seseorang yang mengaku dari BASS, lalu memberikannya sebuah serum yang berisi sel beaters. Tentunya kejadian ini sangat mengejutkan baginya, ternyata betapa mudahnya dirinya ditemukan. Orang yang memberinya serum itu tidak berkata banyak, dan hanya memberi tahu Hunter bahwa serum ini adalah hadiah.
“Kami mengetahuinya, semua yang kau lakukan selama ini hanya untuk mencari keberadaan serum ini bukan?” ucap seseorang itu lalu bergegas pergi.
Timbul keraguan apakah memang betul jika orang tersebut berasal dari kantor BASS, apakah orang lain yang mengaku-ngaku. Tetapi ucapan orang itu sangat menyakinkan dan Hunter pun jadi merasa bahwa ia sedang diawasi.
Namun bukan waktunya untuk berpikir ke situ, tanpa ragupun Hunter dan mencobanya dan efeknya sangat luar biasa. Dan kini dirinya siap beraksi kembali, karena tidak ada kekhawatiran kembali di saat ada orang yang sudah mengantikan posisinya di sektor 10.
“Mungkin aku akan mencoba berpatroli terlebih dahulu ditempatku dulu bertugas,” wajah sebelah kanannya mengkerut tajam, Hunter pergi selagi siaran tentang baju tempur BASS masih berlangsung.
Diubah oleh the.collega 06-06-2021 11:34
redrices dan 5 lainnya memberi reputasi
6
Kutip
Balas