Kaskus

Story

mr..drAvatar border
TS
mr..dr
Istriku Ternyata Bukan Manusia !
Quote:



Istriku Ternyata Bukan Manusia !

note: cerita ini hanyalah cerita fiksi, kesamaan nama dan tempat di cerita ini hanyalah kebetulan saja
DILARANG MENYALIN SEBAGIAN ATAU SELURUH CERITA ATAU IDE DAN ALUR CERITA YANG ADA DI SINI TANPA IJIN DARI PENULIS.



INDEX> dibaca sesuai urutan biar gak bingung dan tersesat

part 1 ____page 1
part 2____disini
part 3____disini
part 4____disini
part 5____disini
part 6____disini
part 7____warning!!! 18+ only
part 8____disini
part 9____disini
part 10___disini

TAMAT ???

part 11___disini
TRILOGI 1 ; Scifi Movie ___disini
part 12___disini
part 13___disini
part 14___disini
part 15___disini
part 16___disini
part 17___disini
part 18___disini
part 19___disini
part 20___disini
part 21___disini
part 22___disini
part 23___disini
part 24___disini
part 25___disini
part 26___disini
part 27___disini
part 28___disini
part 29___disini
part 30___disini
part 31___disini
part 32___disini
part 33___disini
part 34___disini
part 35___disini
part 36___disini
part 37___disini
part 38___disini

TRILOGI 3 ; disini


Cerita yg sama dari part 19 sampai part 38 dengan POV orang ketiga,
TRILOGI 2 ; Romantic Movie___disini








tips and tricks part 1 ___disini
tips and tricks part 2__disini
tips and tricks part 3___disini


JAWABAN POLLING ; C. Dua-duanya mati

Quote:
Polling
Poll ini sudah ditutup. - 17 suara
Siapakah yang akan mati di akhir cerita ini?
Indra
24%
Siti
24%
Dua-duanya mati
6%
Tidak ada yang mati
47%
Diubah oleh mr..dr 06-10-2021 16:42
ExstradaxxxAvatar border
andrah.ajaAvatar border
irriducibili69Avatar border
irriducibili69 dan 39 lainnya memberi reputasi
34
33.3K
909
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
mr..drAvatar border
TS
mr..dr
#1
tangisan perempuan
Hai, namaku Indra Saputra, aku masih lajang, umurku hampir 29 tahun, aku adalah anak kedua, kakakku bernama Ida dan adikku namanya Icha, kalau ayahku namanya Pak Udin dan ibuku namanya Bu Udin.

Sehari-hari aku bekerja sebagai pengelola kafe di sebuah mall besar. Kafe itu adalah milikku dan ayahku. Sedangkan ayahku bekerja di sebuah kantor pemerintah, kalau ibuku hanya ibu rumah tangga biasa dan Icha masih sekolah SMA.

Aku tinggal di rumah ayahku bersama yang lain kecuali kak Ida, dia sudah menikah jadi dia ikut suaminya tinggal di luar kota, rumah ini adalah peninggalan kakekku, kira-kira usia rumah ini sudah 60 tahun lebih, bisa dibilang rumah ini rumah tua, hanya sedikit direnovasi di buat lantai 2 untuk kamarku saja.

Walaupun orang-orang bilang rumah ini suasananya agak angker, tapi selama tinggal disini, aku dan keluargaku tidak pernah melihat sesuatu yang aneh terjadi, hingga suatu hari.

Tepatnya hari kamis malam jumat kliwon, pagi harinya ortu dan adikku pergi melayat ke rumah kerabat yang jauh dan kemungkinan akan disana selama beberapa hari, aku tidak ikut karena kalau week end kafe pasti ramai dan sibuk.

Jadi tinggalah aku seorang diri di rumah tua ini, biasanya aku pulang kerja jam 5, tapi karena di rumah gak ada siapa-siapa maka aku lembur saja kerjanya, kira-kira jam 9 malam aku sudah pulang ke rumah, suasana sepi langsung menghantui, tapi sepertinya tidak ada yang aneh, setelah mandi akupun langsung tiduran dikamarku. Di dalam kamar aku hanya main handphone dan nonton youtube saja, tak ada cerita telponan sama pacar karena memang aku tak punya pacar, sekitar jam 12 malam baterai handphone mau habis tapi sialnya charger hp ketinggalan di lantai bawah.

Dengan mata yang sudah redup, aku terpaksa turun tangga lalu mengambil charger yang terletak di meja tamu, tapi sesaat sebelum tanganku meraih charger, aku mendengar sesuatu, seperti suara tangisan seorang perempuan, dan suaranya berasal dari pintu depan.

Itu adalah kejadian aneh yang baru kali ini aku rasakan, tapi sejenak aku berpikir positif, dan sekali lagi ku dengarkan sepertinya memang ada perempuan menangis di pintu depan.

Pelan-pelan aku berjalan menuju ke arah pintu, suara tangisan itu makin terdengar jelas dan dengan hati-hati, ku buka pintu depan, terlihat sosok perempuan yang memakai gaun lengan panjang berwarna putih, rambutnya hitam lurus panjang sepinggang, dia sedang duduk jongkok bersandar di tiang kayu sambil menangis, kedua tangannya menutupi wajahnya,

Siapakah dia ? kok bisa tiba-tiba ada di sini, malam-malam pula, aku masih mencoba berpikir positif walaupun ada ketakutan kalau-kalau perempuan ini adalah kuntilanak, tapi kucoba mendekatinya pelan-pelan.

Aku sudah ada di depannya, kemudian aku duduk jongkok di hadapannya, dan dia masih menangis.

“maaf mbak, mbak ini siapa? Dan kenapa mbak menangis?”

Dia membuka kedua tangannya yang dari tadi menutupi wajahnya, dan….

“hah?”
Diubah oleh mr..dr 27-09-2021 07:25
Araka
sulkhan1981
oktavp
oktavp dan 37 lainnya memberi reputasi
38
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.