Kaskus

Story

Micky1989Avatar border
TS
Micky1989
[TRUE STORY] DIAMKU ADALAH TERIAKAN TERKERASKU [18 +]
Hai agan semua, apa kabar?

Ketemu lagi ama gw Micky, ijinin gw  buat nerusin cerita yang di thread gw yang sebelumnya yaitu DALAM GELAP KU TITIP SEBUAH CERITA [TRUE STORY] [18 ]

Karena sebelumnya akun gw yang tetsu1989 lupa password dan gw lupa pake gmail yang mana jadi sempet menjadi kentang disana

Semua cerita yang ditulis disini gw usahain sesuai semua dengan fakta yang ada tanpa formalin ataupun tanpa bumbu penyedap, tapi dikit lebay gapa kann.

Balik lagi karena gw masih nubie, masih baru nulis dan bukan propesional, maaf maaf kalau ada kata yang salah atau ada typo, jadi dimohon untuk bimbingan agan dan sist yang baik hati ini selalu memberikan bimbingan kepada gw yang nubie ini 
Spoiler for Rules:




Spoiler for INDEX:



Sedikit Ilustrasi dari beberapa orang yang ada di cerita ini
Spoiler for Ilustrasi:





Diubah oleh Micky1989 18-10-2021 10:41
zrawAvatar border
oktavpAvatar border
santet72Avatar border
santet72 dan 49 lainnya memberi reputasi
48
82.1K
691
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.8KThread53.4KAnggota
Tampilkan semua post
Micky1989Avatar border
TS
Micky1989
#1
EMOSI
Sebelum gw pulang gw naek ke lantai 2, suasana sepi, dingin sama hampa, gw jalan deketin pintu kamar mitha, di balik pintu terdengar suara tawa riang mitha dan nayla, pengen rasanya gw buka pintu ini dan masuk buat meluk 2 orang wanita yang sangat gw cintai saat ini, tapi gw harus bersabar untuk proses pendewasaan gw dan mitha sendiri, gw pun balik kanan dan pulang ke rumah dengan rasa kangen yang luar biasa ke mereka berdua.

Gw : Mith gk peduli apa yang pernah kamu lakuin aku akan tetap maafin kamu mith, kamu tau kan ?

Tak ada jawaban atau pun suara di balik pintu kamar mitha, gw pun menunggu.

Dalam diam di lantai 2 hanya terdengar bunyi detak jam dinding, dalam sunyi gw mencoba merenung tentang semua yang terjadi , mungkin memang gw harus mencoba berdamai dengan diri gw sendiri mungkin gw gk harus selalu emosi dalam setiap melakukan tindakan, tapi gw cuma manusia, gw mencoba bangkit diri dan mencoba mengetuk kembali pintu kamar yang di dalamnya ada istri dan anak gw. . .

Ketika mau mengetuk terdengar suara ribut ribut di bawah gw pun gak jadi mengetuk kamar, dan mencoba melihat apa yang terjadi di bawah , sesampainya di bawah gw liat bokapnya mitha sedang beradu mulut dengan seorang wanita yang gw kenal , yaitu nyokapnya yuri, dan di sofa ada seseorang pengecut yang duduk diam dan dengan santainya merokok, di meja makan gw liat ada pisau, gw pun mengambil pisau tersebut dan menyembunyikan di balik kantong sweater dengan pelan gw mencoba berjalan, setelah sampai sofa gw menepuk pundak yuri, dia pun terkejut, argumen bokapnya mitha dan nyokapnya bajingan ini pun terhenti,, ,

Dengan Sedikit tersenyum gw keluarin pisau yang ada di dalam jaket sambil tetap mencengkram bajunya yuri, lambat laun gw mulai melihat perubahan pada mukanya dengan di iringi teriakan 2 orang tua yang tadi beragumen gw pun mengayunkan tangan yang sambil memegang pisau ke arah yuri, dan berhenti tepa di depan matanya

Gw : Kalau gw lakuin ini lw cuma buta atau pun mati, dan penderitaan lw berakir di sini

BM : Mick, lepasin tuh piso jangan konyol di rumah gw

Gw : Konyol om ?? Setelah apa yang dia lakuin ke gw, ke mitha om bilang apa yang gw lakuin konyol ??

BM : Semua bisa di selesaikan lw percaya sama gw, kalau pun mau dengan cara kekerasan bukan gini caranya

Gw pun berpikir sejenak dan mencoba mendinginkan kepala, sedikit bener apa yang di omongin ama bokapnya mitha, gw percaya dia punya cara akhirnya gw lempar piso itu ke belakang, gw mencoba tersenyum ke arah bokapnya mitha, dan bokapnya mitha pun tersenyum seolah mengerti apa yang udah terjadi dengan diri gw

YURI : PENGECUT !!!

Tanpa ambil ancang ancang gw pun pukul muka dia dan gw pun langsung loncat dan menindih badan yuri, dengan penuh emosi gw salurin semua tenaga untuk menghajar muka dan badan dia, gw pun merasa ada yang mencoba menarik badan gw

BM : Udah mick jangan sampe emosi lw nguasain lw

GW : Gk bisa pah bangasat satu ini gk bisa di kasih hati

BM : Yanti, bawa anak lw keluar jangan pernah nginjek ke rumah gw lagi,

Dengan segera nyokapnya yuri bawa dia keluar rumah, dengan mukanya yang masih tengil bisa tersenyum,

Gw : Lihat pah muka si baik itu masih bisa senyum ngejek ke kita

BM : Udah lw diem aja duduk di sofa biar gw yang urus

Walaupun gw emosi tapi gw nurut, karena gw liat perubahan yang jelas ada di mukanya bokap mertua gw, yang biasanya tenang tapi jelas berubah dengan emosi sambil berjlan entah kemana , beliau meninggalkan gw di ruang tamu, gk lama terdengar suara teriakan yuri , dan teriakan histeris dari nyokapnya, otak gw langsung sadar dimana piso yang tadi gw lemparr, apakah bokanya mitha ???
Diubah oleh Micky1989 11-04-2021 11:31
Shi15
oktavp
indrokuy
indrokuy dan 14 lainnya memberi reputasi
15
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.