News
Batal
KATEGORI
link has been copied
266
Lapor Hansip
04-04-2021 15:06

Ekonom Nilai Milennial Mulai Ogah Nabung di Bank

Ekonom Nilai Milennial Mulai Ogah Nabung di Bank

Ekonom Senior Indef Aviliani menilai ada pergeseran perilaku kaum millennial yang mulai enggan menabung uang di perbankan.(CNN Indonesia/Elisa Valenta Sari).

Ekonom Senior Indef Aviliani menilai tantangan perbankan ke depan adalah mencari sumber dana. Pasalnya, riset yang pihaknya lakukan menunjukkan pergeseran perilaku kaum milennial yang mulai enggan menabung uang di perbankan.
Aviliani mengungkap kaum muda mulai melirik produk investasi seperti reksa dana, saham, obligasi, dan lainnya. Sehingga, bank tidak lagi menjadi satu-satunya produk utama di sektor keuangan.

Dia menilai perubahan perilaku ini bisa berdampak pada likuiditas atau bantalan dana perbankan yang kian menipis. Aviliani menyebut ada kecenderungan dana millennial disimpan di perbankan bukan untuk menabung tapi untuk dibelanjakan instrumen keuangan lain.

"Bank harus siap-siap, sumber pendanaan memang uangnya di bank tapi bukan di tabungan atau deposito. Tapi menyimpan di bank untuk beli saham, beli obligasi. Ini tantangan bank ke depan sumber dana karena sumber dana semakin sulit," terang dia pada diskusi Akurat.com, Kamis (1/4).

Lebih lanjut, Aviliani menyebut transaksi bank yang sebelumnya berkisar 80 persen dari total kegiatan di sektor keuangan, kini sudah turun menjadi 72 persen.

Meski tak merinci kapan, dia menilai ada potensi transaksi bank merosot menjadi 55 persen. Sisanya sebanyak 45 persen lari ke transaksi non-bank seperti reksa dana, asuransi, obligasi, dan lainnya.

Selain itu, ia menyebut tantangan perbankan lain adalah semakin pendeknya interval waktu antar krisis keuangan. Sejak 2008-2020 saja, ia menghitung telah terjadi delapan krisis keuangan. Ini mengharuskan perbankan untuk melakukan konsolidasi guna memperkuat sistem permodalan.

Pasalnya, setiap krisis bisa berimbas pada lonjakan kredit macet atau non performing loans (NPL). Artinya, bank yang tidak memiliki bantalan tebal sementara nasabah tidak bisa membayar kredit.

"Ini salah satu hal yang harus dipikirkan perbankan karena tanpa permodalan kuat bank tidak bisa ekspansi ke depan," tuturnya.


https://m.cnnindonesia.com/ekonomi/2...nabung-di-bank

Dunia mulai berubah
profile-picture
profile-picture
profile-picture
viniest dan 25 lainnya memberi reputasi
26
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Ekonom Nilai Milennial Mulai Ogah Nabung di Bank
05-04-2021 08:09
Wkwk ane selama jadi cpns belum pernah ambil gaji, tapi malah minus 50ribu kena admin dan tiap ada notif sms minus 500 perak. Ane masih takut pakai duit rakyat, ortu juga bilang jangan diambil gajinya selama ane masih mampu. Sekarang ngandelin gaji dari mbah google aja dari kegiatan blogging emoticon-Ngakak jadi istilah makan gaji buta gk berlaku ke aneemoticon-Takut
0 0
0
profile picture
kaskus addict
05-04-2021 12:41
Songong amat lu, SK ane aja uda laku 10 tahun yg duitnya gatau habis buat apaan
Sekarang ngandelin SPT buat nyambung idup
0
profile picture
kaskus addict
05-04-2021 13:06
@sibrorr bukan songong gan, memang belum butuh aja. Karena ane ada kerja sampingan (ane tidur 2-4 jam tiap hari, sampai di cap temen kantor diem terus di kost kwkw). Nanti juga mau sekolahin sk untuk ambil rumah
0
profile picture
kaskus addict
05-04-2021 13:28
@yumikaze007 dinas or kementrian?
0
Memuat data ...
1 - 3 dari 3 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2021, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia