- Beranda
- Stories from the Heart
ini hanyalah Dunia Imajinasiku
...
TS
shiferly
ini hanyalah Dunia Imajinasiku

Salam kenal semuanya... setelah sekian lama menghilang akhirnya baru ada kesempatan lagi untuk menuliskan beberapa hal di kaskus lagi...
Cerita ini tidak sepenuhnya berdasarkan kejadian dalam kehidupan nyata, jadi gak perlu kepo tentang detail-detailnya...
Semoga kalian semua bisa terhibur dengan cerita yang saya buat ini dan bisa menginspirasi bagi, kawan-kawan sekalian...
Index
Spoiler for Index:
Regards,
~ Merchand Family ~
Diubah oleh shiferly 05-02-2021 21:23
banditos69 dan 20 lainnya memberi reputasi
19
4.3K
36
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
shiferly
#25
Part 6 : the Mess I've Made
Dengan terpaksa gue nemenin Tiara tidur, walau Tiara memaksa untuk melakukan hubungan badan, dengan halus gue menolaknya, karena semenjak awal gue bikin kost-kostan ini gue uda mutusin untuk tidak berbuat aneh-aneh sama anak-anak kost.
"I'm sorry Ti, I've made my own decision on this" ucapku dalam hati
Waktupun berubah menjadi pagi. walau waktu tidur kurang, tapi masih banyak urusan yg harus dikerjakan. tidak lama setelah bangun akupun bergegas untuk mandi dan bersiap-siap untuk ketemu dengan client.
"Mas adam, tumben sudah bangun" Tanya penjaga kost
"Iya nie kang, ada janji ketemu client nanti siang. Baju kerja saya masih ada kan?" tanyaku
"Baju aden ada di lemari, udah saya cuciin juga baju yg kemarin mas aden bawa" jawab penjaga kost
"Makasih kang"
Waktu menunjukan pukul 10:00 pagi. HP berbunyi menandakan ada whatsapp masuk
"Dam, jangan lupa siang ini ada meeting & makan siang bareng Mr. Kim" pesan singkat yg kuterima dari orang kantor
"Inget kok, hari ini saya gak ke kantor ya saya langsung meeting sama prospect client baru dulu langsung ketemu mr. Kim nanti siang" balasku
"OK" balas orang kantor
Tok Tok Tok suara pintu kamar diketok
"Den, sarapan sudah siap dimeja bawah ya." ucap penjaga kost
"Ok kang, oia kang minta tolong panasin mobil saya ya. saya mau langsung jalan setelah sarapan" balasku
"Baik den" jawab penjaga kost
setelah beres sarapan langsung kupacu mobilku menuju bilangan kuningan untuk memprospect salah satu calon klien untuk perusahaan dimana aku bekerja. kuhabiskan 1.5 jam untuk memprospect client ini. memprospect client terkadang menjadi sebuah perjudian yg sangat besar dalam karirku bekerja banyak beberapa prospect client yg gagal, walau selama aku memprospect client terlihat sangat tertarik. tapi apa daya segala pekerjaan pun harus kulakukan.
Selesai meeting prospect client, ku pacu mobilku menuju sebuah restoran di hotel yg terletak di daerah Jakarta Pusat. Saatnya untuk mengentertain salah satu client terlama yg kupegang. sudah beberapa tahun terakhir aku berkerja dengan Mr. Kim dan setiap clientku ini datang ke jakarta untuk mengutarakan idenya pasti selalu meminta aku untuk yg bertemu dengannya.
Client ku ini bukan orang asli Indonesia, tapi dia adalah orang Korea yg punya beberapa pabrik di Indonesia, bukan hanya pabrik tapi diapun punya beberapa villa & hotel yg dia invest. untuk urusan invest dia selalu mempercayakan perusahaan ku bekerja untuk memenuhi permintaanya..
waktu menunjukan pukul 12:30, karena merasa masih ada waktu akupun duduk di lounge area dekat resepsionis untuk meminum kopi sambil menunggu Mr. Kim.
tidak berselang lama Mr Kim pun turun menemui ku di lounge.
"Adam, How are you? doing good??" tanya Mr. Kim
"Hi, Mr. Kim, I'm doing good. How was Korea? is it good?" tanyaku balik
"It's good but not as good as in here" jawabnya singkat
"So, shall we go to the restaurant??" tanyaku
"We shall" balasnya singkat
akhirnya kita pun berjalan ke restoran yg berada di lantai 2 hotel ini. restoran ini sangat terkenal dengan makanan Korea.
Setelah kita menyantap makan siang, ku beranikan diri untuk bertanya
"So Mr. Kim, Anything that i can help you with this time?" tanyaku dengan nada pelan
"Ah, Adam that's what i like from you. You always straight to the point"Jawab Mr. Kim
"So Adam, I just bought some land property in Bali, so I want ask your company to help me manage this land" Ucap Mr. Kim sambil meminum teh
"Ok, I understand that, but our company speciality is in investment not in management of property, so I'm not sure we can gave you the best solution" Jawabku
"I know, I know but all of this time we always work together so I still feels like working with your company is gonna be better than I find another company just to manage my property and i'm pretty sure you will be able to solve this issue easily." ucap Mr. Kim
"and also don't worry if it's not succesfull, this land property that i bought it's just small side project for my personal use" tambah Mr. Kim
"Okay i understand it, but I won't be able to give you satisfaction answer for now, because i still need to discuss with my company about it and also the agreement and such still need to be compile before we decide with this project" Jawabku
"May i know which part of Bali this land property that you bought are located and also what kind of idea you have in mind for this property, is it going to be private villa, housing complex, resort or hotel?" tanyaku
"This is what i love working with you Adam, you always know when to hold the line yet you still want more information so you can persuade your company to work on this project." Balasnya
"This property of land is located in Nusa Dua, I'm thinking of making villa complex but i'm thinking more of private and secluded one. maybe about few villas yet we provide all the amneties of hotel." Ucap Mr. Kim
"gila untuk proyek kecil-kecilan aja dia milih uluwatu donk. mr kim ckckckc" ucapku dalam hati
"Okay I understand with your vision, i'll do my best to persuade my boss to took this job." Balasku dengan nada yang sangat antusias
"Mr kim, do you still need accompanied tonight?" ucapku halus
"You always know me best, you may send the last one" balasnya dengan senyum
"Will do, usual place? or you want me to arrange car to pick you up?" tanyaku
"let's arrange car, I prefer to stroll around Jakarta for a while. arrange me driver as well" Balas Mr. Kim
"Noted 6 pm is it okay? i'll arrange for the car to standby in the lobby by that time" ucapku
"that will do, thanks Adam for always accomodating me" ucapnya dengan nada yg gembira
Sesampainya aku di mobil ku keluarkan HP ku dan kutulis pesan WA singkat ke abang
"Bang, tolong aturin mobil sama supir ya untuk Mr. Kim jam 5.30 di hotel biasa" tulisku
"Baik ndan, seperti biasa bill sama komandan kan? saya siapin supir yg tau daerah, butuh ajudan juga ndan?" balasnya
"kayaknya supir aja bang, cuman jaga2 malam ini abang standby ya takut ada masalah. nnti urusan yg nemenin saya yg urus nnti dia langsung ke hotel seperti biasa" balasku
"Ok siap ndan, tenang aja aman semuanya" balasnya
"17:30, hotel XXXX, Jakpus Mr. KIM jangan telat" kutulis pesan singkat dan langsung kukirimkan ke sebuah nomor yg sudah ku save di phonebook
"Mr. Kim di jakarta? Ok sayang 17:30 ya, langsung naik ato gimana" balasnya
"nnti kontak abang, ada mobil nunggu, tunggu dimobil aja Mr. Kim mau jalan-jalan dulu katanya" balasku
"Ok sipp" balasnya singkat
setelah mengurus kebutuhan Mr. Kim, mobil kuarahkan kearah kantor. setibanya dikantor, beberapa karyawan terlihat sibuk dengan urusannya, akupun langsung menuju ruangan manager untuk berdiskusi masalah Mr. Kim.
karena ini sebuah tantangan baru untuk perusahaan dimana aku bekerja, akhirnya diputuskan meeting dadakanpun dibutuhkan. seperti biasa jika berurusan dengan Mr. Kim Big Boss perusahaan pun ikut dalam meeting dadakan ini
"Adam, menurut kamu gimana? apa kita bisa ambil proyek ini?" tanya big boss kepadaku
"Maaf boss, menurut pandangan saya proyek ini masih bisa kita kerjakan toh seinget saya kita juga ada kerja sama dengan beberapa perusahaan yang bekerja di bidang hospitality, bisa saja kita bikin kontrak ekslusif dengan mereka untuk ambil proyek ini, tapi ada 1 masalahnya ROI dari proyek ini ga bisa kita dapetin di awal. mungkin sekitar 2-3 tahun mungkin baru kita ngerasain hasilnya" Jelasku
"Hmm, bener juga sie Team Brian juga ada kenalan beberapa perusahaan konstruksi yang memakai jasa kita, mungkin kita bisa meminta mereka untuk melakukan pembangunan dan untuk urusan pengelolaan kita serahkan ke perusahaan hospitality yg kita ajak untuk menjadi rekanan" Jawab Bimo (Bimo ini adalah salah satu manager di perusaan aku bekerja)
"Ide kalian tidak salah sie cuman ini menjadi long term proyek buat perusaan kita, apa kita sanggup buat memaintain ini, apalagi adam sendiri juga bilang kalo ROI dari proyek ini baru bisa kita rasakan secepatnya 2-3 tahun kedepan" Balas Mira kepala akunting
"Well, seperti yg kita ketahuin Mr. Kim udah kerjasama sama perusahaan kita lebih dari 3 tahun. dan selalu memberikan profit yg baik untuk perusahaan kita dan setiap urusan perusahaan Mr. Kim, kita selalu yg ditunjuk untuk mengurusnya. mungkin kita bisa ambil proyek ini cuman tolong kerjakan dengan maksimal dan saya minta kamu Adam untuk menjadi kepala proyek ini. carikan perusahaan hospitality yg cocok dan coba bicara dengan team 2 untuk merekomendasikan perusahaan konstruksinya. Ini proyek pertama kita di bidang hospitality, jika memang ini berhasil kita akan mulai menggarap banyak proyek disini." Jawab Bos
"tapi bos, saat ini saya masih ada 2 proyek yg masih saya harus selesaikan dan yang satu sudah hampir selesai dan yg satu baru dalam tahap pengembangan."Jawabku singkat
"Ok untuk proyek yg dalam pengembangan coba tolong carikan orang lain untuk menggantikan, dan untuk proyek yg hampis selesai tolong selesaikan secepatnya. Proyek Mr. Kim ini mau saya prioritaskan dan tolong bikin proposal, sebelum diserahkan tolong forward ke saya, Mira, dan Bimo" Pinta boss
"Ok pak, untuk pengganti saya untuk di proyek Perusahaan A saya minta tolong pak Bimo untuk mencarikan pengganti" jawabku singkat
Akhirnya meetingpun selesai, dan tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 19:00 dan ada beberapa pesan singkat yg kuabaikan selama meeting tadi
beberapa pesan dari anak-anak kost yang menanyakan apakah aku bakal mampir ke kostan, dan beberapa pesan lagi dari teman-teman ku yg mengajak untuk minum-minum malam ini. tapi ada 1 pesan yg membuat aku bingung
"Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kemayoran Penting" pesan dari Cynthia
"Sorry, baru beres meeting OTW" balasku singkat
langsung kuarahkan kendaraan ini menuju rumah sakit mitra keluarga, setibanya disana langsung aku menelpon Cynthia
"Dimana? gue uda sampe"tanyaku
"Ruang IGD, sorry ya jadi ngerepotin elo" ucapnya dengan nada lemah
bergegeas ku menuju IGD, terlihat cynthia dengan muka yg bengap seperti habis dipukuli
"Loe kenapa? kok bisa begini" tanyaku
"Jatuh tadi di toilet jadi memar gini" balasnya
"don't bullshit cyn, kalo memar jatoh dikamar mandi gak bakal kayak gini"ucapku dalam hati
"jangan boong, loe tau kan gue tau bekas jatoh dikamar mandi ato bekas kena pukulan" bisikku halus
"i'm sorry, gue ga mau loe emosi. cuman gue bilang sama dia seperti apa yg gue ceritain ke elo waktu itu. dia ga terima akhirnya jadi gini" ucap Cynthia sambil menangis
"It's okay, loe masih ada simpenan uang kan? udah loe gak usah khawatir ini itu, urusan administrasi gue yg urus. kasih gue nomornya" balasku
"Dam, jangan macem-macem deh udah sie yg penting gue bisa keluar dulu" balas cynthia
"Don't worry, kan gue 'Papi'" jawabku
akhirnya setelah adu debat akhirnya cynthia memberikan nomornya,
"Bang, cari tau nomor 08XXXXXXXXXX penting dan siapin anak-anak" pesan singkat yg kutulis ke abang
"besar nie kayaknya, siap ndan anak-anak saya siapin beberapa" balas abang
To Be Continue
banditos69 memberi reputasi
1