- Beranda
- Berita dan Politik
Anies Monitor Jenazah Pasien COVID di ICU RSUD Cengkareng: Ini Bukan Fiksi
...
TS
extreme78
Anies Monitor Jenazah Pasien COVID di ICU RSUD Cengkareng: Ini Bukan Fiksi
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memonitori jenazah salah satu pasien COVID-19 di ruang ICU RSUD Cengkareng. Anies menyaksikan jasad tersebut ditutup kain putih dari sebuah layar monitor di ruang kontrol rumah sakit."Siang itu, menjelang pukul 14, di RSUD Cengkareng, berdiri di depan layar tv, di ruang kontrol yang memonitor setiap pasien ICU, kami menyaksikan dari dekat," tulis Anies Baswedan di akun Facebooknya, Minggu (24/1/2021).
Kemudian, Anies Baswedan menemui keluarga pasien yang baru saja menghembuskan nafas terakhirnya itu. Anies menyebut keluarga pasien berduka teramat dalam.
"Sesuatu yang tak pernah mereka bayangkan akan terjadi secepat itu. Kebersamaan dan gelak tawa berpuluh tahun keluarga itu, kini tersimpan menjadi kenangan," tulis Anies Baswedan.
Menjelang Magrib, jenazah itu tiba di pemakaman dan dikuburkan. Anies Baswedan tidak memberikan keterangan di mana jenazah itu dimakamkan.
Anies mewanti-wanti akan bahaya COVID-19. Peristiwa serupa, bisa terjadi kepada siapa saja.
"Ini bukan fiksi dan bukan sekadar angka statistik. Ini akhir dari sebuah perjalanan anak manusia yang diterpa wabah: bermula dari tertular COVID-19 dan berujung pada kematian," jelas Anies.
Menurut Anies penularan paling rentan adalah klaster keluarga. Bila 1 anggota keluarga terpapar, maka anggota keluarga lainnya berisiko tinggi terinfeksi.
"Fakta saat ini, paling banyak yang terpapar adalah usia muda, tapi paling banyak meninggal adalah usia tua. Janganlah jadi penular. Ikut lah mencegah penularan," imbau Anies.
Anies mengimbau warganya untuk mengurangi kegiatan di luar rumah. Selain itu, ia meminta warga untuk mentaati protokol kesehatan.
"Pakai masker itu tidak nyaman, tapi ingatlah, terkena COVID-19 itu jauh lebih tidak nyaman.," terang Anies.
"Sekali lagi, virus itu bukan fiksi. Ini semua adalah nyata. Lindungi diri, lindungi keluarga, lindungi semua," tutupnya.
https://mobile.
https://news.detik.com/berita/d-5346...from=wpm_nhl_5
Kali ini ane serius mau nanya nies....
Manfaat anda memonitoring jenasah itu apa....
Kalau hanya ingin mengatakan bahwa kematian covid19 itu ada dan bukan fiksi,ane rasa ente menganggap masyarakat bodoh semua.
Hingga tidak tau ada banyak kematian akibat covid19.
Berita2 setiap daerah selalu mengabarkan jumlah positip covid19 dan terkadang jumlah kematian akibat covid19.
Innalilahi nies...ente benar2 melampui batas rasa kemanusiaan dan moral.
Anda sedang berpolitik kembali dengan jenasah.

akunkubaik dan 28 lainnya memberi reputasi
27
4.1K
92
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
693.5KThread•58KAnggota
Tampilkan semua post
Raditeeya
#17
Kaskuser dimari pada cebong smua 

Jelas2 itu cara yang smart dari seorang pemimpin untuk mengedukasi masyarakat, supaya mematuhi protokol kesehatan, supaya masyarakat lebih takut untuk berkerumun sehingga menghindari kematian seperti jenazah tertutup kain tersebut.
Nalar cebong mah pada gk nyampe,persis junjungannya
Ai don rit wat ai sain



Jelas2 itu cara yang smart dari seorang pemimpin untuk mengedukasi masyarakat, supaya mematuhi protokol kesehatan, supaya masyarakat lebih takut untuk berkerumun sehingga menghindari kematian seperti jenazah tertutup kain tersebut.
Nalar cebong mah pada gk nyampe,persis junjungannya
Ai don rit wat ai sain


ekaputra19 dan 6 lainnya memberi reputasi
-5
Tutup