Kaskus

Story

renfanAvatar border
TS
renfan
SUAMI GAK ADA AKHLAK


#MENYAKITKAN

Ara adalah nama panggilanku. Aurora Azahra V umur 5 tahun, itulah aku pada 12 tahun yang lalu. peristiwa yang sangat sangat aku benci sampai detik ini.
Yaaa..... kecelakaan maut yang merenggut nyawa kedua orang tuaku ntah kenapa hanya aku yang terselamatkan, anehnya lagi aku ditemukan tanpa goresan luka sedikitpun.

Antonio Geologi V kakak kandungku kita selisih 10 tahun, dia sangat membenciku dan berfikiran bahwa penyebab kematian mama dan papa adalah karena aku. dia selalu menyalahkanku atas kepergian mereka. kalimat yang selalu terngiang ditelingaku "SEMUA INI GARA GARA KAMU!!!"

~FLASHBACK~

#Malam sebelum kecelakaan

"mahh ayo buruan nanti kemalaman lhoo...liat tuh mama kalian kalau dandan gak cukup 1x25 jam haha" sindir papa ketika mama baru saja keluar dari kamarnya.

"apa sih pah bawell banget deh kek petasan renteng, lho abang kok belum siap-siap???" sahut mama.

"aku ga ikut mah, aku capek banget soalnya tadi di sekolah habis tanding basket" pinta anton.

"yasudah kalau abang gak mau ikut gpp, mau mamah dibeliin apa bang?" ujar mama.

"gausah mah... anton mau istirahat aja" kata anton.

"oke sayang (mengelus rambut anton) ayoo gas kun pah keburu malam ini.." sambung mama.

"mamah sih dandan kok se abad kingkong... yaudah kuy berangkat." jawab papa sambil menggendongku.

aku papa dan mama pergi jalan-jalan karena hari ini aku ulang tahun. ya hari ulang tahunku adalah hari kematian kedua orang tuaku.

awalnya kita bersenang-senang bermain,belanja,makan, dan menonton film pokoknya havefun. namun ketika kita dalam perjalanan pulang ke rumah, inilah akhir dari kebahagiaanku...

gelap tiba-tiba menyambar tanpa adanya peringatan, dalam peristiwa kecelakaan ini diduga pengendara mobil yang sedang mabuk tanpa sadar membawa mobil dengan ugal-ugalan. kecepatan yang diatas rata-rata mobil itu menabrak mobil ku dari arah belakang, mobil itu pun terpental menabrak pohon dan naasnya pohon itu langsung tumbang ke arah mobil. sedangkan mobil kita terpental ketepi jurang, posisi mobil pun terbalik.

aku tidak mengingat apa-apa yang kutau aku sedang berada di dalam pelukan mama waktu itu. ketika aku membuka mata, ternyata aku sudah berada di rumah sakit. aku mencari-cari mama dan papa tiba-tiba pengasuhku mengatakan..

"non jangan bersedih yaa... mama dan papa non sudah pergi untuk selamanyaemoticon-Frown, mereka sudah berada di tempat yang terbaik" ucak mbak iyem dengan sedikit meneteskan air mata dan memeluku.

"mbak aku mau mama.. aku mau papa.. dimana mama..? dimana papa..?? hiks hiks.." rengeku dengan sedikit memukul-mukul mbak iyem.

meskipun keluarga kami tergolong orang kaya, namun mama dan papa tidak pernah membeda-bedakan status sosial, mereka yang mengabdi kepada keluarga V sudah dianggap seperti bagian dari keluarga itu sendiri. sehingga pada hari itu semua merasakan kesedihan yang mendalam. terutama kakaku Anton, dia tidak terima jika mama dan papa meninggalkan kami secepat ini. dia sangat marah kepadaku, dan menganggapku sebagai penyebab perginya mama dan papa untuk selamanya.

hari berganti hari tahun berganti tahun...
Dirumahku banyak pembantu namun aku merasa seperti hidup sendirian, kak anton lebih memilih sibuk mengurus bisnis keluarga yang ditinggalkan oleh kedua orangtua ku dan jarang dirumah. dia memilih cuek kepadaku karena setiap dia berbicara kepadaku maka ingatan pahit itu seperti lewat kembali.

meskipun seperti itu aku sangat tau jikalau dia sangat menyayangiku, setiap bulan uang jajanku selalu di transfer oleh kak anton, semua keperluanku tercukupi namun serasa pelangi dihidupku sirna sehingga hanya tersisa awan berkabut.

Amalia pacar kakaku, dia sangat cantik, pintar dan baik sekali denganku. dia yang sudah menjadi pacar kakaku selama 3 tahun sudah tau tentang keluargaku. dia selalu menghiburku dan selalu berusaha membuat kakaku paham bahwa kejadian waktu itu adalah takdir tuhan, maka kau tak pantas menghukum adik kandungmu seperti ini.

PART 2 || RUTINITAS

PART 3 || KANTIN

PART 4 || UKS

PART 5 || PANIK

PART 6 || SEDIH

PART 7 || MALU DOUBLE KILL

PART 8 || KEDAI ODADING

PART 9 || MAKAN MALAM

Jangan lupa Follow akunkuemoticon-2 Jempol, untuk mendapatkan notif terbaru untuk cerita selanjutnya....

HAE KAKAK SEMUANYA🤗🤗 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA. AKU BUTUH KOMEN YANG MEMBANGUN DARI KALIAN HEHE..

SEBAGAI PEMULA HARUS BANYAK BELAJAR LAGI, TERIMAKASIH🙏🙏

Foll ig : @intanree_
Subs yt : Intan Refan
Fb : Intan Rendan Fananti
Email : intanree123@gmail.com
Diubah oleh renfan 02-04-2021 05:24
nomoreliesAvatar border
Nikita41Avatar border
genji32Avatar border
genji32 dan 20 lainnya memberi reputasi
19
7K
43
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.9KThread53.8KAnggota
Tampilkan semua post
renfanAvatar border
TS
renfan
#3
#RUTINITAS


hujan rintik-rintik hanya membasahi namun tak menghanyutkan kenangan, aku yang selalu dibayangi perasaan sedih akan diriku sendiri harus terus melanjutkan kehidupan yang keras ini. setiap pagi aku bangun jam 05.00 wib kemudian belajar sebentar, bebersih dan berangkat sekolah. aku tidak pernah sarapan pagi karena ada kakaku dirumah dan dia pasti tidak suka dengan keberadaanku di dekatnya, kadang mbak iyem sering membawakanku bekal makanan juga.

aku berangkat menggunakan supir pribadi, meskipun kakak selalu cuek padaku faktanya dia sangatlah perhatian. buktinya dia tak mengijinkanku naik transportasi umum karna ternyata aku punya penyakit jantung. kecelakaan itu memang tak meninggalkan goresan fisik namun lambat laun jantungku semakin lemah. pernah sekali jantungku kumat dan aku harus dirawat dirumah sakit, memang aku tak pernah melihat kakaku disana namun kata mbak iyem dia sangat mengkhawatirkan aku. dari katanya saja aku sudah sangat bahagia apa lagi jika kekhawatirnya terjadi langsung di depan mata.

"mbak iyem aku berangkat sekolah..." ucapku sambil menuju dapur.

"iyah non. ini bekal makan siangnya...." jawab mbak iyem.

"hehe makasih mbak, lopyuu... " ucapku sambil tersenyum dan beranjak keluar rumah namun lewat pintu belakang seperti biasa.

sesampainya di sekolahan aku sudah ditunggu oleh sahabatku di pintu gerbang, namanya atala. dia sahabatku sejak SD hmmm sebenernya udah bosen liat muka dia tapi apalah daya cuma dia yang setia menemani aku dikala susah dan senang. yaa.... meskipun otak dia rada-rada kongslet eh salah aku ralat otak dia kongslet akut wkwk.

"eh udah nunggu lama ta?" tanyaku sambil berlari kecil menuju pintu gerbang.

"hmm nungguin lo itu kek nunggu gajah bertelor tau ngga ra " sidir atala sambil memonyong-monyongkan mulutnya.

"wkwk penyakit lebay lo makin hari makin akut aja ta" jawabku dan kemudian kami tertawa bersama.

kami menuju kelas bersama karna kita juga sekelas, dengan menyimak semua cerita atala dari a sampai z. tiba-tiba aku menabrak sesuatu GUBRAKKK..

"awww...." teriaku kaget. sambil melihat sesuatu yang kutabrak barusan.

"heh lo punya mata gak sih!!!" bentak seseorang yang kutabrak.

"maaf kak aku gak sengaja" jawabku sambil menundukan pandangan karena disini aku yang salah jalan tidak lihat-lihat.

"enyahlah dari pandanganku, pagi-pagi gini mataku sudah ternodai dengan melihat mukamu yang jelek itu!" lontaran kata yang keluar dari mulut cabenya itu.

amarzoni mahrendra anak pebisnis terkenal di kota ini. siapa yang tidak mengenalnya, pria tampan, cerdas dan berkharisma ini bisa membuat para ciwi-ciwi klepek-klepek. beda denganku yang hanya menilainya cowo galak, sombong dan ga ada akhlak. kok bisa sampai atala pun tergila-gila padanya.

"ra kak amar ra ya amsyong ganteng banget, mimpi apa gue semalem?, pagi-pagi gini dah lihat cogan ahh mantap... " ribut atala ketika kak amar dan gengnya pergi menjauhi kami.

"apaan sih lo ta gak jelas deh, mata lo minus atau rabun? cowo songong kek gitu dibilang ganteng.." sindirku karna melihat tingkah atala yang lebay.

"dihh lo kali yang matanya rabun, ganteng gitu dibilang songong.." jawab atala.

"dah lah kuy masuk kelas..." kuseret tangan atala yang masih terkesima melihat punggung cowok songong itu.

Bell istirahat berbunyi ~TRINGGG.....

"ra lo bawa bekal?" tanya atala.

"iya ta, emang kenapa?." jawabku sambil membereskan buku.

"ke kantin kuy gue laper nih" rengeknya sambil menarik-narik tanganku.

"kan gue bawa bekal ta, ga ah males.." ucapku.

"bodo amat pokoknya lo harus temenin gue makan, sorry gue gak menerima penokalan ya hahaha..." tawa atala yang menggelegar seperti mak lampir itu membuat seisi kelas nengok semua ke arah kami.

"huftt yaudah deh gue makan bekal di kantin sama lo, puas?" jawabku.

"nah gitu dong wkwk" ucap atala dengan bangganya.

sesampainya di kantin tiba-tiba....

Lanjut atau jangan??😁😁😁

Jangan lupa Follow akunku, untuk mendapatkan notif terbaru cerita selanjutnya....❤

HAE KAKAK SEMUANYA🤗🤗 JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA. AKU BUTUH KOMEN YANG MEMBANGUN DARI KALIAN HEHE..

SEBAGAI PEMULA HARUS BANYAK BELAJAR LAGI, TERIMAKASIH🙏🙏


《《 KEMBALI
Diubah oleh renfan 18-01-2021 05:42
g3nk_24
rinandya
genji32
genji32 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.