Kaskus

Sports

fundayhohoAvatar border
TS
fundayhoho
::Tim Nasional Indonesia:: - Part 3
THREAD TIM NASIONAL INDONESIA

Garuda di Dadaku


::Tim Nasional Indonesia:: - Part 3


SOCCER ROOM GENERAL RULES
Read This Before Posting


Spoiler for Rules:



TAMBAHAN


Quote:


NB (Nurdin Balid): jangan ngepost dulu gan.... ane mau nambahin post lagi....
butwilldieAvatar border
azhuramasdaAvatar border
romariosinag964Avatar border
romariosinag964 dan 38 lainnya memberi reputasi
29
643.9K
24.1K
Thread Digembok
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
TEAM NASIONAL INDONESIA
TEAM NASIONAL INDONESIA
149Thread3.6KAnggota
Tampilkan semua post
fcbatistutaAvatar border
fcbatistuta
#5545
Selamat sore.

Saya ingin menanggapi argumen balasan dari bung conan.

1) "Siapapun tau kalau fisik kelemahan kita. Itu bukan hal yang baru". Bung, di sini masalahnya semua tau, tapi selama ini ada tidak yg benar2 serius, atau menjadikannya isu utama sebagai kelemahan yang paling harus diperbaiki? Jawabannya tidak. Fisik selalu dijadikan isu kesekian dibanding teknik atau kecepatan misalnya. Dalam seleksi tim sekalipun, aspek fisik seolah2 hanya menjadi aspek "tempelan" saja. Tidak benar2 menjadi ukuran penting dalam melihat kualitas seorang pemain. Mindset itulah yang sedikit berubah di era STY sekarang. Dan yang perlu dipahami, STY menyorot fisik bukan berarti hanya aspek fisik yg jadi satu2nya fokus. Bung conan silakan cek di youtube PSSI, dalam latihan STY juga menggembleng ball possession, variasi set piece, kombinasi pergerakan, dll. Istilahnya fisik ini hanya sebagai headline saja, sebagai sorotan utama. Dan kalau pertanyaannya apakah STY sudah punya formula yg jelas untuk memperbaiki fisik, tentu jawabannya adalah iya. Lee Jae-Hong, pelatih fisik timnas sekarang, adalah Sekjen Asosiasi Pelatih Fisik Sepak Bola Korea. Artinya kita tidak perlu pertanyakan lagi kapasitasnya dalam pengembangan fisik. Masalah kurikulum pengembangan fisik, itu tergantung dari PSSI-nya sendiri, mau atau tidak. Baik STY maupun asistennya saya yakin tidak keberatan untuk membantu kalau PSSI mau.

2) "4-4-2 adalah formasi kuno". Untuk masalah ini, sebaiknya bung conan banyak perhatikan perkembangan taktik di sepakbola Eropa. Barcelona & Real madrid bbrp kali menggunakan pola 4-4-2. Juventus-nya Pirlo juga menggunakan formasi 4-4-2 terutama saat transisi bertahan. Atletico Madrid jg bisa bermain efektif dengan 4-4-2. Singkat kata, formasi bisa terus berkembang seiring waktu, terutama dari sisi instruksi per lininya. Bung conan bilang bilang winger dalam 4-4-2 hanya mengandalkan crossing. Itu kalau winger yang dipakai tipenya classic winger bung. Sedangkan di sistem modern sekarang, sudah banyak variasi, mulai dari inverted winger, false winger, dll. Kalau bung conan mau memperhatikan, dua winger di timnas U19 diberi peran berbeda oleh STY. Winger kanan yg biasa ditempati witan lebih dinstruksikan sebagai false winger atau versatile winger, sering menusuk dan shooting + cutback-nya diandalkan. Sedangkan winger kiri lebih ke tipe conventional winger, lebih menjaga kelebaran untuk menarik lawan dan diandalkan untuk melakukan crossing atau late run.

3) Untuk masalah filanesia, yang harus kita akui bersama bahwa filanesia itu sendiri masih seumur jagung, masih sangat terbuka lebar untuk perbaikan dan pengembangan. Karena secara teknis dan penerapannya di lapangan masih banyak bolongnya. Bukan sebuah humor yang lucu jika ada seseorang bilang bahwa filanesia kita ini sudah sempurna. Masih banyak detail2 kecil yang perlu ditambah. Dan untuk masalah teknis seperti ini, STY sudah mendatangkan tim analis taktiknya ketika menjadi pelatih Korsel di piala dunia. Jadi saya rasa timnas kita sedang dalam trek yang benar saat ini.

Saya rasa seperti itu. Semoga STY bisa membawa timnas semakin berkualitas.

Salam.
sikoktenan
balineseryuu
braaivlees
braaivlees dan 9 lainnya memberi reputasi
10
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.