TS
kankenkinkunkon
Lexie Xu Universe [Reviu Buku Dan Tokoh]
Hallo Agan-Sista semuaaa...
Numpang gelar lapak ya, mau bikin thread soal review Novel Misteri / Horror / Thriller punya Lexie Xu.
Nanti dibawah ini akan dibuatin link ke masing-masing review-an ya gan-sist.
Review bakal dibuat per-judul buku yaaa... dan nanti juga akan ada review untuk masing-masing karakter yang ada disana.
Omen Series
1. Omen
2. Review Karakter di Omen 1
3. Omen 2: Tujuh Lukisan Horor
Thread mungkin akan terus berjalan sampai semua karya Lexie Xu dibabat habis untuk direview yaaaa...
Dan jika ada kesempatan aku juga bakal review karya dari penulis lain.
Numpang gelar lapak ya, mau bikin thread soal review Novel Misteri / Horror / Thriller punya Lexie Xu.
Nanti dibawah ini akan dibuatin link ke masing-masing review-an ya gan-sist.
Review bakal dibuat per-judul buku yaaa... dan nanti juga akan ada review untuk masing-masing karakter yang ada disana.
Omen Series
1. Omen
2. Review Karakter di Omen 1
3. Omen 2: Tujuh Lukisan Horor
Thread mungkin akan terus berjalan sampai semua karya Lexie Xu dibabat habis untuk direview yaaaa...
Dan jika ada kesempatan aku juga bakal review karya dari penulis lain.
Diubah oleh kankenkinkunkon 17-12-2020 10:51
0
3.2K
10
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Buku
7.8KThread•4.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
kankenkinkunkon
#1
Omen 1: Omen
OMEN
Ini bukan buku pertama Lexie Xu, cuma aku pertama kali baca buku ini. Dulu beli second punya temen, tapi pernah baca pdfnya dan tobat gan-sist. Setelah tau haram hukumnya baca novel pdf-an.
Sebenernya kalo boleh jujur, dibanding novel horor atau thriller dan misteri yang malang melintang didunia kepustakaan, karya Lexie Xu bukan yang paling bagus. Cuma berdasarkan sudut pandang aku, novel ini dibuat begitu realistis, begitu masuk akal, dan karena begitu masuk akal dan mendekati kehidupan sehari-hari, kadang sampe kebayang-bayang kalau salah satu kejadian mengerikan yang ada ini beneran kejadian dalam kehidupan kita.
Novel ini bentuknya series. Universe Lexie Xu sendiri terbentuk dalam 3 golongan besar yang menjadi 1 dunia. Sebelum membahas buku pertama dari series Omen, coba kita sedikit kupas 2 series lain.
1. Johan Series
Yang ini, tokoh utamanya ada 1, dia antagonisnya. Dan disetiap buku tokoh utama protagonisnya beda-beda gan-sist. Tapi meski beda, tokoh utama protagonisnya ini masih satu lingkungan pergaulan. Jadi circlenya nggak beda-beda jauh dari tiap-tiap buku.
Timeline Johan
Untuk timeline series Johan sendiri, terjadi setelah Omen Seriesuntuk pembuktiannya, Agan-Sista bisa cek di bagian Epilog Omen Ketujuh: Target Terakhir disana ada alur cerita yang menjelaskan hubungan kedua series ini.
Johan Series terdiri atas 4 buku.
Dengan masing masing judul:
1. Obsesi
2. Pengurus MOS Harus Mati
3. Permainan Maut
4. Teror
2. Omen Series
Meski secara timeline series ini ada lebih dahulu, tapi Johan Series terbit lebih dulu. Berbanding terbalik sama Johan Series, yang lebih menjadikan karakter antagonis sebagai pusat, Omen Series lebih mengangkat beberapa karakter antagonis yang saling terhubung dengan jaringan 'penjahat'. Dan karakter utamanya sekelompok cewek keren yang menjadi tokoh utama dimasing-masing buku mereka. Jadi mirip sama Johan Series, tiap karakter utama dimasing-masing buku di-Omen Series memiliki memiliki satu karakter protagonis yang lebih dominan diangkat. Tapi tiap karakter memiliki kekuatannya masing-masing, jadi seolah-seolah mereka semua tetap menjadi protagonis meski itu bukan buku yang dominan diisi karakter tersebut.
Timeline
Sama seperti yang udah disebutin di-Johan Series, timeline Omen Series ada pertama dibanding 3 series utama milik Lexie Xu. Setelah Omen ada Johan Series. Persis setelah Johan Series selesai, atau tepatnya 4 tahun sejak berakhirnya Omen Series series baru yang jauh lebih kelam, dimulai. Series itu, adalah... Dark Series.
Omen Series terdiri atas 7 buku:
1. Omen
2. Tujuh Lukisan Horor
3. Misteri Organisasi Rahasia The Judges
4. Malam Karnaval Berdarah
5. Kutukan Hantu Opera
6. Sang Pengkhianat
7. Target Terakhir
3. Dark Series
Series ini adalah yang paling ramai, dan paling kelam dari yang dimiliki oleh Lexie Xu.
Dalam series ini, ada 6 tokoh laki-laki, dan ada 2 tokoh perempuan (kalau nggak salah), yang menjadi tokoh utama protagonis. Dan untuk karakter antagonis yang berperan disini, ada dari Johan Series dan ada juga karakter antagonis dari Omen Series yang muncul disini.
Timeline
Untuk timeline, meski belum dapat dipastikan, ini series terakhir Lexie Xu yang memiliki keterikatan dengan series-series sebelumnya. Dan untuk timeline sendiri, posisinya ada jauh didepan Omen, dan persis setelah Johan Series.
Dark Series sendiri ada 6 buku:
1. Rahasia Tergelap
2. Perburuan Dalam Kegelapan
3. Malaikat Berhati Gelap
4. Dibalik Sosok Gelap
5. Buku Harian Pangeran Kegelapan
6. Akhir Tergelap (baru akan terbit, judul berdasarkan bocoran resmi dari aku instagram Lexie Xu)
Oke, sekarang kita menuju review dari buku pertama, dari 3 series ini

Buku pertama ini berjudul sesuai dengan nama series-nya sendiri Omen.
Mengangkat cerita dengan dua tokoh utama, Erika dan Eliza Guruh yang merupakan anak kembar.
Secara singkat, pada bagian prolog yang dibawakan dengan sudut pandang Eliza Guruh, diceritakan bahwa kembarannya, Erika Guruh merupakan anak nakal, rusak, dan bersifat layaknya preman. Erika merupakan kakak kembar Eliza yang begitu tomboy, nyaris terlihat seperti anak cowok yang cantik! Meski demikian, Erika memiliki kelebihan yakni kecerdasan yang begitu tiada tanding, dan kekuatannya yang begitu hebat sampai-sampai tidak ada yang berani mengusik hidupnya.
Cerita dibawakan begitu menarik, tidak berlebihan, dan sarat dengan cerita sehari-hari dalam kehidupan kita. Kisah keluarga yang mungkin ada ketidakadilan kasih sayang diantara anak-anak, pertengkaran antara saudara, semuanya terlihat jelas dalam hubungan persaudaraan antara Erika dan Eliza.
Pertolak belakangan sifat ini diperkuat dengan adanya kasus penganiayaan pada Eliza, dan parahnya, teman dekat Erika menemukan jaket yang Erika gunakan pada malam kejadian di TKP! Wah, apa jangan-jangan Erika memang orang jahat ya?
Eits, tunggu dulu!
Erika yang nggak terima nama buruknya semakin diperburuk, bersumpah untuk mencari siapa orang yang berani mencelakai Eliza. Dan uniknya, pada bagian bab-bab setelah prolog dibawakan dengan sudut pandang Erika! Wah, ceritanya berjalan semakin menarik. Setelah reputasi buruk Erika dijelaskan diawal, kita diajak oleh Kalex (sapaan akrab Lexie Xu) mendalami jalan pikiran Erika, yang ternyata... sangat jauh diluar perkiraan kita.
Erika menelusuri kasus penganiayaan Eliza ditemani seorang Tukang Ojek tanpa nama, tapi tenang, kalian akan tahu siapa tukang ojek ini menjelang ending cerita kok.
Figur Eliza yang begitu diidolakan banyak siswa disekolah, dan dugaan Erika yang mencelakai Eliza membuat Erika semakin dibenci dan dikucilkan. Membuatnya tidak bisa meminta bantuan siapapun selain Sang Tukang Ojek tanpa nama ini. Tapi diluar dugaan kita, ada seorang murid cewek cupu alias si Valeria Guntur yang dengan heroiknya membantu Erika Sang Bos Preman SMA Harapan Nusantara!
Udah yaaa... biar nggak spoiler, cukup sampai disini dulu.
Dalam buku pertama Omen Seriesini, cerita yang dibawakan untuk genre thrillernya nggak begitu berat. Karna levelnya juga yang masih Teenlit. Jadi masih wajar sesuai dengan kategori usia. Tapiiii... ada tapinya nih. Dalam cerita buku pertama Omen ini, menurut pengalaman penulis lebih condong kearah psychological thriller. Kenapa? Karena dalam buku pertama ini, kita dibawa memasuki dua pikiran bertolak belakang. Pikiran Erika yang preman, dan Eliza yang khas remaja perempuan yang cantik san anggun. Ada juga komparasi Erika yang brutal, disandingkan dengan Valeria yang cupu tapi penuh kejutan.
Intinya, sebagai perkenalan dalam babak baru, buku ini nggak terlalu berat, tapi menyajikan suatu cerita yang memang terasa nyata. Latar tempat, suasana, dan penggambaran narasi yang dibawakan memang sesuai dengan gaya bahasa yang biasa kita gunakan ketika berbicara sehari-hari. Terkadang, pemilihan beberapa kata yang digunakan oleh Kalex dalam ceritanya ini sendiri mengandung humor ringan namun menyentil. Penamaan karakternya juga seakan memberitahu kita, mana yang tokoh utama, dan mana yang berperan sebagai vilain dalam cerita ini.
Bagian akhir cerita ditutup dengan terbongkarnya sosok yang menjadi dalang semua kejahatan yang terjadi selama ini, dan sosok Tukang Ojek yang mengakui sosok jatidirinya yang dia tutupi dari Erika.
Oh, iya!
Buku pertama dari Omen Series ini juga sudah difilmkan, diadaptasi sebagai web series yang tayang di aplikasi nonton online Vidio. Dengan pemeran Erika dan Eliza yakni Cut Syifa, dan sang Tukang Ojek kita yaitu Rangga Azof.
Waduh, kira-kira kalian udah nonton web seriesnya, atau udah baca novelnya nih?
Setelah ini kita akan bahas buku kedua, Tujuh Lukisan Horor berikut review dari karakter di buku pertama yaaa...
Supaya kita semua paham semua karakternya sebelum masuk buku kedua.
Sebenernya kalo boleh jujur, dibanding novel horor atau thriller dan misteri yang malang melintang didunia kepustakaan, karya Lexie Xu bukan yang paling bagus. Cuma berdasarkan sudut pandang aku, novel ini dibuat begitu realistis, begitu masuk akal, dan karena begitu masuk akal dan mendekati kehidupan sehari-hari, kadang sampe kebayang-bayang kalau salah satu kejadian mengerikan yang ada ini beneran kejadian dalam kehidupan kita.
Novel ini bentuknya series. Universe Lexie Xu sendiri terbentuk dalam 3 golongan besar yang menjadi 1 dunia. Sebelum membahas buku pertama dari series Omen, coba kita sedikit kupas 2 series lain.
1. Johan Series
Yang ini, tokoh utamanya ada 1, dia antagonisnya. Dan disetiap buku tokoh utama protagonisnya beda-beda gan-sist. Tapi meski beda, tokoh utama protagonisnya ini masih satu lingkungan pergaulan. Jadi circlenya nggak beda-beda jauh dari tiap-tiap buku.
Timeline Johan
Untuk timeline series Johan sendiri, terjadi setelah Omen Seriesuntuk pembuktiannya, Agan-Sista bisa cek di bagian Epilog Omen Ketujuh: Target Terakhir disana ada alur cerita yang menjelaskan hubungan kedua series ini.
Johan Series terdiri atas 4 buku.
Dengan masing masing judul:
1. Obsesi
2. Pengurus MOS Harus Mati
3. Permainan Maut
4. Teror
2. Omen Series
Meski secara timeline series ini ada lebih dahulu, tapi Johan Series terbit lebih dulu. Berbanding terbalik sama Johan Series, yang lebih menjadikan karakter antagonis sebagai pusat, Omen Series lebih mengangkat beberapa karakter antagonis yang saling terhubung dengan jaringan 'penjahat'. Dan karakter utamanya sekelompok cewek keren yang menjadi tokoh utama dimasing-masing buku mereka. Jadi mirip sama Johan Series, tiap karakter utama dimasing-masing buku di-Omen Series memiliki memiliki satu karakter protagonis yang lebih dominan diangkat. Tapi tiap karakter memiliki kekuatannya masing-masing, jadi seolah-seolah mereka semua tetap menjadi protagonis meski itu bukan buku yang dominan diisi karakter tersebut.
Timeline
Sama seperti yang udah disebutin di-Johan Series, timeline Omen Series ada pertama dibanding 3 series utama milik Lexie Xu. Setelah Omen ada Johan Series. Persis setelah Johan Series selesai, atau tepatnya 4 tahun sejak berakhirnya Omen Series series baru yang jauh lebih kelam, dimulai. Series itu, adalah... Dark Series.
Omen Series terdiri atas 7 buku:
1. Omen
2. Tujuh Lukisan Horor
3. Misteri Organisasi Rahasia The Judges
4. Malam Karnaval Berdarah
5. Kutukan Hantu Opera
6. Sang Pengkhianat
7. Target Terakhir
3. Dark Series
Series ini adalah yang paling ramai, dan paling kelam dari yang dimiliki oleh Lexie Xu.
Dalam series ini, ada 6 tokoh laki-laki, dan ada 2 tokoh perempuan (kalau nggak salah), yang menjadi tokoh utama protagonis. Dan untuk karakter antagonis yang berperan disini, ada dari Johan Series dan ada juga karakter antagonis dari Omen Series yang muncul disini.
Timeline
Untuk timeline, meski belum dapat dipastikan, ini series terakhir Lexie Xu yang memiliki keterikatan dengan series-series sebelumnya. Dan untuk timeline sendiri, posisinya ada jauh didepan Omen, dan persis setelah Johan Series.
Dark Series sendiri ada 6 buku:
1. Rahasia Tergelap
2. Perburuan Dalam Kegelapan
3. Malaikat Berhati Gelap
4. Dibalik Sosok Gelap
5. Buku Harian Pangeran Kegelapan
6. Akhir Tergelap (baru akan terbit, judul berdasarkan bocoran resmi dari aku instagram Lexie Xu)
Oke, sekarang kita menuju review dari buku pertama, dari 3 series ini

Omen
Buku pertama ini berjudul sesuai dengan nama series-nya sendiri Omen.
Mengangkat cerita dengan dua tokoh utama, Erika dan Eliza Guruh yang merupakan anak kembar.
Secara singkat, pada bagian prolog yang dibawakan dengan sudut pandang Eliza Guruh, diceritakan bahwa kembarannya, Erika Guruh merupakan anak nakal, rusak, dan bersifat layaknya preman. Erika merupakan kakak kembar Eliza yang begitu tomboy, nyaris terlihat seperti anak cowok yang cantik! Meski demikian, Erika memiliki kelebihan yakni kecerdasan yang begitu tiada tanding, dan kekuatannya yang begitu hebat sampai-sampai tidak ada yang berani mengusik hidupnya.
Cerita dibawakan begitu menarik, tidak berlebihan, dan sarat dengan cerita sehari-hari dalam kehidupan kita. Kisah keluarga yang mungkin ada ketidakadilan kasih sayang diantara anak-anak, pertengkaran antara saudara, semuanya terlihat jelas dalam hubungan persaudaraan antara Erika dan Eliza.
Pertolak belakangan sifat ini diperkuat dengan adanya kasus penganiayaan pada Eliza, dan parahnya, teman dekat Erika menemukan jaket yang Erika gunakan pada malam kejadian di TKP! Wah, apa jangan-jangan Erika memang orang jahat ya?
Eits, tunggu dulu!
Erika yang nggak terima nama buruknya semakin diperburuk, bersumpah untuk mencari siapa orang yang berani mencelakai Eliza. Dan uniknya, pada bagian bab-bab setelah prolog dibawakan dengan sudut pandang Erika! Wah, ceritanya berjalan semakin menarik. Setelah reputasi buruk Erika dijelaskan diawal, kita diajak oleh Kalex (sapaan akrab Lexie Xu) mendalami jalan pikiran Erika, yang ternyata... sangat jauh diluar perkiraan kita.
Erika menelusuri kasus penganiayaan Eliza ditemani seorang Tukang Ojek tanpa nama, tapi tenang, kalian akan tahu siapa tukang ojek ini menjelang ending cerita kok.
Figur Eliza yang begitu diidolakan banyak siswa disekolah, dan dugaan Erika yang mencelakai Eliza membuat Erika semakin dibenci dan dikucilkan. Membuatnya tidak bisa meminta bantuan siapapun selain Sang Tukang Ojek tanpa nama ini. Tapi diluar dugaan kita, ada seorang murid cewek cupu alias si Valeria Guntur yang dengan heroiknya membantu Erika Sang Bos Preman SMA Harapan Nusantara!
Udah yaaa... biar nggak spoiler, cukup sampai disini dulu.
Dalam buku pertama Omen Seriesini, cerita yang dibawakan untuk genre thrillernya nggak begitu berat. Karna levelnya juga yang masih Teenlit. Jadi masih wajar sesuai dengan kategori usia. Tapiiii... ada tapinya nih. Dalam cerita buku pertama Omen ini, menurut pengalaman penulis lebih condong kearah psychological thriller. Kenapa? Karena dalam buku pertama ini, kita dibawa memasuki dua pikiran bertolak belakang. Pikiran Erika yang preman, dan Eliza yang khas remaja perempuan yang cantik san anggun. Ada juga komparasi Erika yang brutal, disandingkan dengan Valeria yang cupu tapi penuh kejutan.
Intinya, sebagai perkenalan dalam babak baru, buku ini nggak terlalu berat, tapi menyajikan suatu cerita yang memang terasa nyata. Latar tempat, suasana, dan penggambaran narasi yang dibawakan memang sesuai dengan gaya bahasa yang biasa kita gunakan ketika berbicara sehari-hari. Terkadang, pemilihan beberapa kata yang digunakan oleh Kalex dalam ceritanya ini sendiri mengandung humor ringan namun menyentil. Penamaan karakternya juga seakan memberitahu kita, mana yang tokoh utama, dan mana yang berperan sebagai vilain dalam cerita ini.
Bagian akhir cerita ditutup dengan terbongkarnya sosok yang menjadi dalang semua kejahatan yang terjadi selama ini, dan sosok Tukang Ojek yang mengakui sosok jatidirinya yang dia tutupi dari Erika.
Oh, iya!
Buku pertama dari Omen Series ini juga sudah difilmkan, diadaptasi sebagai web series yang tayang di aplikasi nonton online Vidio. Dengan pemeran Erika dan Eliza yakni Cut Syifa, dan sang Tukang Ojek kita yaitu Rangga Azof.
Waduh, kira-kira kalian udah nonton web seriesnya, atau udah baca novelnya nih?
Setelah ini kita akan bahas buku kedua, Tujuh Lukisan Horor berikut review dari karakter di buku pertama yaaa...
Supaya kita semua paham semua karakternya sebelum masuk buku kedua.
0