Kaskus

Story

imnotlegendAvatar border
TS
imnotlegend
TRAVELLING
NOTE : True Story Travelling ini adalah 'ganti' dari True Story dengan judul I'm not Legend' Dimana kontennya terpaksa saya hapus.

Assalamu'alaikum wr wb

TRAVELLING

dokumen pribadi : Lovina beach Singaraja

Hai teman-teman. Aku Faisal.

Kisah-kisah ini dimuat dari beberapa kisah perjalananku sendiri dalam menjalankan tugas perusahaan. Ketika aku bekerja di suatu perusahaan sebagai staf arsitek.
Dan juga memuat real stories yang berkaitan dengan dunia supranatural.
Aku punya partner dalam hal berurusan dengan energi ini. Hapsary, sebut saja namanya Sari.

Kami berdua, dikaruniai oleh Allah SWT, energi yang berlimpah.

Energi jiwa yang berasal dari alam semesta. Mengalir begitu besar, tanpa henti.

Aku bisa merasakan energi semesta dan menyerapnya.
Kemudian memindahkan energi yang 'sakit'.
Dan 'memanipulasi' mental dan fikiran.

Aku juga bisa melihat aura BUMI.

Sedangkan Sari, menurutku adalah 'indigo' murni.
Dia mampu melihat energi semesta, dan juga mengalirkan energi tanpa batas.


INDEX :

01. BALI
02. VISIT STORE MBG
03. GERBANG ENERGI
04. DWARAPALA
05. SELINGAN : PILWALKOT TANGSEL 2020
06. PRESIDEN dan ISTANA NEGARA

07. TRUE STORY : AKU DIrudapaksa DAN DIRASUKI SILUMAN ULAR
08. TS bag.1: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
09. TS bag.2: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
10. TS bag.3: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
11. TS bag.4: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
12. TS bag.5: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
13. TS bag.6: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
14. TS bag.7: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
15. TS bag.8: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
16. TS bag.9: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
17. TS bag.10: "AKU DIrudapaksa dan DIRASUKI SILUMAN ULAR"
18. ENERGI ILAHI bag.1 : MEMUSNAHKAN
19. ENERGI ILAHI bag.2: "RUQYAH RUMAH dan TANAH"
20. ENERGI ILAHI bag.3: "RUQYAH BADAN"
21. ENERGI ILAHI bag 4: "RUQYAH dan HIPNOSIS ENERGI"

22. Travelling "BALI" (1) : BESAKIH dan BUMI BER-AURA PUTIH
23. Travelling "BALI" (2) : BESAKIH dan BUMI BER-AURA PUTIH

24. CERITA POLITIK (i) : PILKADA TANGSEL 2020
25. CERITA POLITIK (i) : VIBRASI ENERGI
26. CERITA POLITIK (i) : DILEMA.
27. CERITA POLITIK (i) : MATA-MATA
28. CERITA POLITIK (i) : LEGENDA GUNUNG LAWU
29. CERITA POLITIK (i) : HAMPURA
30. CERITA POLITIK (i) : PETA KEKUATAN
31. CERITA POLITIK (i) : BIMBANG
32. CERITA POLITIK (i) : PERTEMPURAN
33. CERITA POLITIK (i) : JIWA YANG DIPERBUDAK JIN

INTERMEZZO : F A&Q (1)
INTERMEZZO : F A&Q (2)

34. CERITA POLITIK (i) : PALAGAN GUNUNG LAWU

SELINGAN (i) : ENERGI SEMESTA
SELINGAN (ii) : SEMESTA-RUH/JIWA-JIN/SPIRIT-DIMENSI RUANG&WAKTU-MOKSA-REINKARNASI

35. KEKUATAN ENERGI TOKOH POLITIK
36. ENERGI BUMI BORNEO dan IBUKOTA BARU REPUBLIK INDONESIA
37. KISAH KASKUSER - PERTARUNGAN DENGAN RANGDA BALI

SELINGAN (iii) : PENGLIHATAN ENERGI dan DIMENSI
SELINGAN (iv) : Tidak Pernah KOMUNIKASI dengan JIN/SPIRIT

38. PALAGAN GUNUNG LAWU ( PART 2)=====>LANJUTAN 1 ======>LANJUTAN 2
39. HASIL AKHIR PILKADA TANGSEL 2020

40. CERITA POLITIK (ii) : PAK MOELDOKO
41. CERITA POLITIK (ii) : Capres/Cawapres RI 2024
42. CERITA POLITIK (ii) : Men 'down grade' energi Pak Moeldoko

OUR DIARY & STORIES

43. JOKOWI & ISTANA NEGARA : 'THE BEGINNING"
44. ALIRAN ENERGI BUMI
45. KEKAYAAN.KEMAKMURAN.DENGAN ENERGI BUMI-LANGIT DAN TANAH
46. Cara menangkap Energi Bumi : Kekayaan & Kemakmuran akan melimpah
47. ISTANA PRESIDEN JAKARTA

SELINGAN (v): TENTANG ENERGI (1)
SELINGAN (vi) : TENTANG ENERGI (2)
SELINGAN (vii): KELUARGA SOEHARTO & MAKAM GIRIBANGUN
SELINGAN (viii): AGUS HARIMURTI YUDHOYONO
SELINGAN (ix): NKRI BUBAR !!!
SELINGAN (x) : Cara menyembuhkan PENYAKIT MENTAL secara energi

48. PERSAINGAN KARIR dan ILMU HITAM
49. PART 1 : KARIR vs ILMU HITAM
50. PART 2 : ANALISA CASE

TANYA : APAKAH HARUS BAYAR gan ?

51. PART 3 : OB KUNTILANAK
52. THE "X" FILES

53. PART I : INDIGO-SOUL MATE-KARMA

Selingan (xi) : Law Of Attraction "PROLOG"
Selingan (xii) : Law Of Attraction "METODE"
Selingan (xiii) : KESELARASAN dan COMFORT ZONE
Selingan (iv) : Law Of Attraction "WORLD RECORD"
Selingan (v) : Law Of Attraction "PENYEBAB KEGAGALAN"
Selingan (vi) : Law Of Attraction "MELATIH MATA KETIGA"
Selingan (vii) : Law Of Attraction "PENTINGNYA CLEANSING ENERGY"
Selingan (viii) : Law Of Attraction "ENERGI ELEKTRIK PS"
======================================================================

NEW CHAPTER 2022


NEW INDEX :


SELINGAN 1 : Tahun Politik 2024
SELINGAN 2 : Menerawang Energi KETUM GOLKAR (part 1)


======================================================================
STORY :

TRAVELLING


BRUMMM......CIIIIIIITTTT..........
JEDUG..........BRUAKKKK..........


Quote:


THE WITCHER : From Beginning

Taplak Gunung

Laut Selatan

South Emperor

Cuplikan DM Instagram

Putri Purnama D

BUNDA DEWI RATU

Kesiangan

Ustad DANU

Janin (part 1)

==================================================

2023 WE 'RE COME BACK


1. We are come back (again)
2. Basa-basi dulu
Diubah oleh imnotlegend 17-08-2023 15:57
rinandyaAvatar border
aripinastiko612Avatar border
alescodewantoAvatar border
alescodewanto dan 24 lainnya memberi reputasi
19
21K
513
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
Stories from the Heart
KASKUS Official
32.7KThread52.6KAnggota
Tampilkan semua post
imnotlegendAvatar border
TS
imnotlegend
#14
Quote:

Teriakan keras budhe Sum Cumiakkan telingaku. Ya, budheku sebut saja budhe Sum. Dia adalah adik perempuannya ibuku.
Perempuan berperawakan sedang, kulitnya putih tapi pelitnya minta ampun.

Aku sudah beberapa bulan ini ikut budhe Sum bekerja di usaha rumah makannya. Budheku ini memang pengusaha, selain rumah makan, juga ada beberapa toko sembako dan kos-kosan. budheku lah yang mengelola dan mengendalikan semua usahanya. Sedangkan suaminya, pakdhe War, sebut saja begitu, tak lebih dari sekedar pembantunya saja. Bahkan kadang kulihat tak ubahnya seperti parasit bagi usaha istrinya itu. Anehnya, kok hartanya makin kaya. Ah, entahlah. Bukan urusanku.

Aku bekerja karena kondisi adik-adikku masih butuh banyak biaya sekolah. Lagipula, toh aku kerja pada budhe ku sendiri. Pasti akan diurus seperti keluarganya. Begitu pikirku pada awalnya.

Aku dijanjikan upah pada awalnya, menempati kamar di dalam rumah bekas pembantunya. Dan makan ditanggung oleh budhe sebagai majikanku.
Satu bulan...dua bulan...upahku yang hanya beberapa ratus ribu per bulan itu, dapat kukirimkan ke kampung, sebagai bantuan biaya sekolah adik-adikku.
Menginjak bulan ke-4 sampai sekarang, upah yang kuharapkan tak kunjung kuterima. Ada saja alasan budheku, upahku dipotong karena memecahkan piring, gelas, atau berobat ke dokter.
Ya, semenjak bekerja memang aku sering sakit-sakitan. Bayangkan saja, jika bekerja di rumah makan dari pagi sampai malam baru tutup. Mencuci piring, melayani pembeli. Rumah makan ini punya beberapa karyawan. Tapi mereka sering keluar masuk, berhenti karena tidak betah atau upah yang kecil. Tidak ada yang lama bekerja disini.
Kupikir wajar, selain upah kecil dan cara kerja yang seperti romusha, budheku ini pelit. Tiap karyawan yang dapat jatah makan siang diawasi, jika menurutnya porsinya lebih, diomeli. Bahkan kadang potong gaji.

Walau demikian, aku menguatkan diri saja. Karena terbayang olehku biaya sekolah adik-adikku. Biarlah, gaji kecil dulu. Mudah-mudahan ada peluang kerja lebih baik nantinya. Itu do'a yang ku panjatkan pada Allah SWT tiap saat.

Bukan budheku yang membuatku takut. Atau beban kerja berlebihan yang membuatku sering sakit.
Tapi pakdhe ku. Dia bukan pihak keluargaku, dari ayah atau ibu. Cuma karena menikah dengan budheku saja, kami memanggilnya pakdhe.

Cara pakdhe War melihatku, membuatku risih pada awalnya. Seperti ingin menelan hidup-hidup.
Bahkan budhe Sum sendiri pernah memarahinya

Quote:


Walaupun judes, pelit, tapi budheku seperti satpam. Aku nggak takut jika budhe ada dirumah.

Aku bahkan seringkali merasa ketika di kamar mandi, ada orang yang berusaha untuk mengintip. Entah perasaanku saja, atau memang benar. Karena seringkali keluar kamar mandi, pakdhe War aku pergoki sering mengamat-amati.

Hingga kejadian terkutuk itu menimpaku

" Amel, iki lho budhemu telpon..."
Ujar pakdhe War memberikan hape nya.

Aku sedang mengenakan selimut dikamar, karena tidak enak badan hari itu.
Jadi tidak masuk kerja di rumah makan.

"Amel..!!!" seperti biasa budhe teriak.
"Budhe ndak muleh wengi iki...gik nyang toko..iki lho kok rugi terus"

"Njeh budhe..."
Kupikir, kalau rugi terus kok uangnya tambah banyak. Ah, entahlah. Namanya juga orang serakah.

Kukembalikan hape pada pakdhe War, kemudian aku tidur lagi. Pakdhe melangkah ke pintu kamar. Mungkin keluar dia.

Aku terkejut ketika mulutku didekap keras...aku tersedak...

Quote:


kaskus-image
rinandya
delet3
JabLai cOY
JabLai cOY dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.