TS
jimmyjun
Hujan di Pagi Hari

Spoiler for Prolog; Hujan di Pagi Hari:
Hujan di pagi hari itu membuat hatiku tak menentu, perasaan ini penuh dengan kehampaan, cemas, dan putus asa. Begitu banyak coba yang menerpa, jiwa kecilku yang kuibaratkan embun yang tersesat dan terobang-ambing dalam badai diiringi dengan kilat.
Badai itu adalah cobaan dan hinaan serta kilat itu adalah sebuah intimidasian dan tekanan. Begitu banyak hinaan dan bully-andan intimidasi yang kudapat. Pada akhirnya ku terbuang sekarat, menjadi pesakitan ibarat hujan yang jatuh dari langit.
Hal yang paling manis hanyalah memori masa kecilku yang ceria seakan tanpa beban, begitu indah seperti pelangi. Namun sekarang nasibku seperti hujan itu, yang dirindukan saat kemarau dan dibenci saat penghujan. Bukankah hidup ini berkah?
Merekalah yang membunuh jiwaku, apakah mereka tidak melihat kedalam diri mereka sendiri? Hanya memandang hina orang, karena berbeda. Mereka memasukkan aku ke dalam ruang sempit, gelap dan lembab seorang diri. Bukan berjalan di sisiku ini.
#PleaseStopBullying
#Bullying bukanlah hakekat manusia beradab.
Badai itu adalah cobaan dan hinaan serta kilat itu adalah sebuah intimidasian dan tekanan. Begitu banyak hinaan dan bully-andan intimidasi yang kudapat. Pada akhirnya ku terbuang sekarat, menjadi pesakitan ibarat hujan yang jatuh dari langit.
Hal yang paling manis hanyalah memori masa kecilku yang ceria seakan tanpa beban, begitu indah seperti pelangi. Namun sekarang nasibku seperti hujan itu, yang dirindukan saat kemarau dan dibenci saat penghujan. Bukankah hidup ini berkah?
Merekalah yang membunuh jiwaku, apakah mereka tidak melihat kedalam diri mereka sendiri? Hanya memandang hina orang, karena berbeda. Mereka memasukkan aku ke dalam ruang sempit, gelap dan lembab seorang diri. Bukan berjalan di sisiku ini.
#PleaseStopBullying
#Bullying bukanlah hakekat manusia beradab.
Spoiler for Hujan di Pagi Hari:
Hujan di Pagi Hari
Aku adalah jiwa-jiwa mungil yang terangkat
Tersesat dan terkurung rapat
Beriring badai dan gertak kilat
Akhirnya ku terhempas sekarat
Secercah sinarMu bias mimpi
Elok bak pelangi
Menangis syahdu penuh arti
Tapi sayang tak kau sadari
Yang indah selalu terpatri
Tiap memori masa dini
Apa ingat aku ini,
Yang kau nanti dan kau benci
Kau caci dan kau rindui
Karya: @jimmyjun
Aku adalah jiwa-jiwa mungil yang terangkat
Tersesat dan terkurung rapat
Beriring badai dan gertak kilat
Akhirnya ku terhempas sekarat
Secercah sinarMu bias mimpi
Elok bak pelangi
Menangis syahdu penuh arti
Tapi sayang tak kau sadari
Yang indah selalu terpatri
Tiap memori masa dini
Apa ingat aku ini,
Yang kau nanti dan kau benci
Kau caci dan kau rindui
Karya: @jimmyjun
Spoiler for Pembahasan:
Aku adalah jiwa-jiwa mungil yang terangkat
….. Air hujan tercipta dari uap air, di sini uap air saya ibaratkan sebagai jiwa mungil
Tersesat dan terkurung rapat
….. Uap air itu terangkat dan terkumpul dalam awan
Beriring badai dan gertak kilat
….. Munculah badai dan kilat
Akhirnya ku terhempas sekarat
….. Turunlah hujan
Secercah sinarMu bias mimpi
Elok bak pelangi
Menangis syahdu penuh arti
Tapi sayang tak kau sadari
Yang indah selalu terpatri
Tiap memori masa dini
Apa ingat aku ini,
Yang kau nanti dan kau benci
Kau caci dan kau rindui
….. Bait kedua merupakan refleksi perasaan, muncul pelangi, saat hujan kadang Kita teringat kenangan masa lalu. Hujan yang selalu dirindu saat musim kemarau, namun juga dibenci saat musim penghujan.
….. Air hujan tercipta dari uap air, di sini uap air saya ibaratkan sebagai jiwa mungil
Tersesat dan terkurung rapat
….. Uap air itu terangkat dan terkumpul dalam awan
Beriring badai dan gertak kilat
….. Munculah badai dan kilat
Akhirnya ku terhempas sekarat
….. Turunlah hujan
Secercah sinarMu bias mimpi
Elok bak pelangi
Menangis syahdu penuh arti
Tapi sayang tak kau sadari
Yang indah selalu terpatri
Tiap memori masa dini
Apa ingat aku ini,
Yang kau nanti dan kau benci
Kau caci dan kau rindui
….. Bait kedua merupakan refleksi perasaan, muncul pelangi, saat hujan kadang Kita teringat kenangan masa lalu. Hujan yang selalu dirindu saat musim kemarau, namun juga dibenci saat musim penghujan.
Spoiler for Note:
Puisi ini menyiratkan seseorang yang putus asa dan hilang arah.
Spoiler for Kumpulan Puisi TS:
Diubah oleh jimmyjun 29-10-2020 11:25
tien212700 dan 9 lainnya memberi reputasi
10
1.9K
Kutip
11
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Poetry
6.2KThread•6.8KAnggota
Tampilkan semua post
TS
jimmyjun
#11
Bisikan Alam
Spoiler for Bisikan Alam:

Dengarlah alam berbisik
Mendayu sendu lewat bayu
Menangis rintih gemercik
Mencoba merasuk kalbu
Berkah apa yang kau dusta
Kau hirup tiap kala
Rasakan hangat fajar rona
Namun sukmamu buta
Tiadakah kau lupa
Alamlah asuh ragamu
Setulus kilau rawi surya
Tiada hasrat bujuk rayu
Dengarlah alam bersabda
Berpesan lewat mara
Ingatkan kau akan dirgantara
Yang kau rusak poranda
Karya: @jimmyjun
Spoiler for Epilog:
Hampir satu tahun lamanya kita menghadapi pandemi epidemi penyakit yang menyebar luas hampir di setiap benua seluruh bumi ini. Ya pandemi Covid-19, penyakit ini disebabkan oleh koronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Wabah COVID-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok pada tanggal 1 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020.
Namun apakah kita lupa, manusia telah bertindak jauh di luar batas norma. Merusak alam ini seperti; deforestasi, mencemari sungai dan lautan, polusi udara, pemanfaatan sumberdaya alam dan mineral tak terkontrol dan masih banyak lainnya. Alam ini sudah hadir sebelum munculnya manusia, namun kita begitu egois dan serakah.
Alam berbicara dengan caranya sendiri, menyampaikan pesan dengan kodratnya, alam bereaksi atas apa yang telah dilakukan manusia dan berusaha menyembuhkan dirinya sendiri. Saat alam bicara mengapa kita menangisi seolah alam ini jahat dan tidak bersahabat, namun alamlah yang menangis karena kita yang menyakitinya.
Namun apakah kita lupa, manusia telah bertindak jauh di luar batas norma. Merusak alam ini seperti; deforestasi, mencemari sungai dan lautan, polusi udara, pemanfaatan sumberdaya alam dan mineral tak terkontrol dan masih banyak lainnya. Alam ini sudah hadir sebelum munculnya manusia, namun kita begitu egois dan serakah.
Alam berbicara dengan caranya sendiri, menyampaikan pesan dengan kodratnya, alam bereaksi atas apa yang telah dilakukan manusia dan berusaha menyembuhkan dirinya sendiri. Saat alam bicara mengapa kita menangisi seolah alam ini jahat dan tidak bersahabat, namun alamlah yang menangis karena kita yang menyakitinya.
Spoiler for Hubungan Manusia dengan Alam:
Meskipun saat ini manusia hanya sebagian kecil dari total biomassa yang hidup di Bumi, efek manusia terhadap alam besar dan tidak proporsional. Karena besarnya pengaruh manusia, batas-batas antara apa yang manusia anggap sebagai alam dan "Lingkungan Buatan" tidak jelas kecuali pada hal-hal ekstrem. Bahkan pada hal-hal ekstrem, jumlah lingkungan alam yang bebas dari pengaruh manusia yang terlihat saat ini semakin berkurang dengan semakin cepat.
Perkembangan teknologi oleh umat manusia memungkinkan eksploitasi sumber daya alam yang lebih besar dan telah membantu untuk mengurangi beberapa risiko dari bahaya alam. Meskipun ada kemajuan, nasib peradaban manusia masih berhubungan erat dengan perubahan lingkungan. Ada umpan balik yang sangat kompleks antara penggunaan teknologi canggih dan perubahan pada lingkungan yang hanya bisa dipahami secara perlahan. Contoh ancaman terhadap alam yang dibuat oleh manusia adalah polusi, deforestasi, dan bencana seperti tumpahan minyak. Manusia telah memberi kontribusi pada kepunahan banyak tanaman dan hewan.
Manusia menggunakan alam untuk kesenangan maupun kegiatan ekonomi. Akuisisi sumber daya alam untuk keperluan industri tetap menjadi komponen utama dari sistem ekonomi dunia. Beberapa kegiatan, seperti berburu dan memancing, dilakukan baik untuk memperoleh makanan maupun rekreasi, sering kali oleh orang yang berbeda. Pertanian pertama kali diterapkan sekitar milenium ke-9 Sebelum Masehi. Mulai dari produksi pangan untuk energi, alam memengaruhi kekayaan ekonomi.
Meskipun manusia purba mengumpulkan bahan tanaman untuk pangan dan menggunakan sifat obat dari tanaman untuk penyembuhan, kebanyakan manusia modern memanfaatkan tanaman melalui pertanian. Pembersihan lahan yang marak untuk pertumbuhan tanaman menyebabkan penurunan luas hutan dan lahan basah, yang mengakibatkan hilangnya habitat bagi banyak tanaman dan spesies hewan serta meningkatnya erosi.
Perkembangan teknologi oleh umat manusia memungkinkan eksploitasi sumber daya alam yang lebih besar dan telah membantu untuk mengurangi beberapa risiko dari bahaya alam. Meskipun ada kemajuan, nasib peradaban manusia masih berhubungan erat dengan perubahan lingkungan. Ada umpan balik yang sangat kompleks antara penggunaan teknologi canggih dan perubahan pada lingkungan yang hanya bisa dipahami secara perlahan. Contoh ancaman terhadap alam yang dibuat oleh manusia adalah polusi, deforestasi, dan bencana seperti tumpahan minyak. Manusia telah memberi kontribusi pada kepunahan banyak tanaman dan hewan.
Manusia menggunakan alam untuk kesenangan maupun kegiatan ekonomi. Akuisisi sumber daya alam untuk keperluan industri tetap menjadi komponen utama dari sistem ekonomi dunia. Beberapa kegiatan, seperti berburu dan memancing, dilakukan baik untuk memperoleh makanan maupun rekreasi, sering kali oleh orang yang berbeda. Pertanian pertama kali diterapkan sekitar milenium ke-9 Sebelum Masehi. Mulai dari produksi pangan untuk energi, alam memengaruhi kekayaan ekonomi.
Meskipun manusia purba mengumpulkan bahan tanaman untuk pangan dan menggunakan sifat obat dari tanaman untuk penyembuhan, kebanyakan manusia modern memanfaatkan tanaman melalui pertanian. Pembersihan lahan yang marak untuk pertumbuhan tanaman menyebabkan penurunan luas hutan dan lahan basah, yang mengakibatkan hilangnya habitat bagi banyak tanaman dan spesies hewan serta meningkatnya erosi.
Sumber: Wikipedia
Spoiler for Renungan:
Diubah oleh jimmyjun 29-10-2020 11:27
0
Kutip
Balas