- Beranda
- Stories from the Heart
Kisah Si Mansyur
...
TS
egag
Kisah Si Mansyur

Quote:
Genre : Historical,Drama,Adventure,Fantasy
Status : Ongoing
Sipnosis :
Mansyur adalah seorang seorang pemuda pewaris tunggal kerajaan Sribuza.Sebagai pewaris tahta tunggal sebuah kerajaan besar,ia bercita-cita untuk bisa menjadi Raja yang hebat dan bijasana di masa depan.Untuk itulah,di usianya yang menginjak 18 Tahun.Ia memutuskan untuk keluar dari istana dan berpetualang ke berbagai kerajaan untuk belajar menjadi pemimpin yang baik.Di temani pengawal Pribadinya,Selim.Petualangan pun di mulai.Suatu hari,Mansyur tiba di sebuah kerajaan bernama Bulk Kingdom.Apes bagi Mansyur dan Selim,karena kecerobohan Mansyur sendiri.Mereka berdua harus rela dijebloskan ke penjara.Lalu bagaimana nasib mereka selanjutnya?Apakah Mansyur bisa lolos dari penjara tersebut?
Daftar Isi :
Chapter 1 PART 1- Pangeran yang terbuang
Chapter 1 PART 2- Pangeran yang terbuang
Chapter 2 - Benteng-tangguh
Chapter 3 - Kebenarannya
Chapter 4 - Penghianat
Chapter 5 - Titik balik
CHAPTER 6 - SEBUAH RENCANA
CHAPTER 7 - PENOBATAN
CHAPTER 8 - FAKTA YANG SEBENARNYA
CHAPTER 9 - PENYELAMAT
Status : Ongoing
Sipnosis :
Mansyur adalah seorang seorang pemuda pewaris tunggal kerajaan Sribuza.Sebagai pewaris tahta tunggal sebuah kerajaan besar,ia bercita-cita untuk bisa menjadi Raja yang hebat dan bijasana di masa depan.Untuk itulah,di usianya yang menginjak 18 Tahun.Ia memutuskan untuk keluar dari istana dan berpetualang ke berbagai kerajaan untuk belajar menjadi pemimpin yang baik.Di temani pengawal Pribadinya,Selim.Petualangan pun di mulai.Suatu hari,Mansyur tiba di sebuah kerajaan bernama Bulk Kingdom.Apes bagi Mansyur dan Selim,karena kecerobohan Mansyur sendiri.Mereka berdua harus rela dijebloskan ke penjara.Lalu bagaimana nasib mereka selanjutnya?Apakah Mansyur bisa lolos dari penjara tersebut?
Daftar Isi :
Chapter 1 PART 1- Pangeran yang terbuang
Chapter 1 PART 2- Pangeran yang terbuang
Chapter 2 - Benteng-tangguh
Chapter 3 - Kebenarannya
Chapter 4 - Penghianat
Chapter 5 - Titik balik
CHAPTER 6 - SEBUAH RENCANA
CHAPTER 7 - PENOBATAN
CHAPTER 8 - FAKTA YANG SEBENARNYA
CHAPTER 9 - PENYELAMAT
Diubah oleh egag 11-11-2020 12:38
haidarsurya1595 dan 11 lainnya memberi reputasi
-2
12K
Kutip
87
Balasan
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.6KAnggota
Tampilkan semua post
TS
egag
#51
CHAPTER 8 - FAKTA YANG SEBENARNYA
Quote:

Crek crek crekk tap tap tap tap tap..suara langkah kaki Lin To Long
"Hmm..Saya yakin, mereka pasti bersembunyi di sekitar sini, tapi di mana ya?" Kata Lin To Long dalam hati
Tap tap tap tap….tap…...tap…..tap
"Apa mereka terjatuh di tebing ini,lalu jatuh ke sungai itu ya? Sepertinya disini juga tak ada alat ataupun barang yang bisa dijadikan sebagai tempat bersembunyi" Gumam Lin To Long
Druk druk druk..krrr...tap tap tap
"Lapor Komandan? Kami tidak menemukan mereka sama sekali.Kami telah menyelusuri hutan ini. Tapi, tak ada satupun tanda tanda keberadaan mereka. Bagaimana ini Komandan?" Kata seorang prajurit
"..........."
"Baiklah, untuk sementara. Kita akhiri pencarian ini. Kita kembali ke benteng perbatasan"
"Siaapp!!! Komandan"
Para pasukan kerajaan pun, kembali ke benteng dan menghentikan sementara pencarian mereka
Krskk krsskk
"Hufftff...mereka sudah pergi?" Bisik Pangeran
"Iya...Untung saja kita bisa memotong ilalang-ilalang dan tumbuhan di sekitar sini, sehingga kita masih sempat untuk menyamarkan diri disini"bisik Vulan
"Ayo cepat kita keluar dari sini"
"Tunggu Pangeran, kita jangan gegabah. Mungkin saja ini adalah jebakan dari mereka. Mungkin saja mereka saat ini sedang bersembunyi di suatu tempat.Kita harus memastikan mereka telah pergi,terlebih dahulu."
"Bukankah komandan mereka yang sadis itu telah mengatakan, bahwa ia akan kembali ke benteng?"
"Kalau dari gerak-geriknya,tidak mungkin mereka mau pulang dengan tangan hampa.Mungkin, perintah itu adalah pancingan supaya kita lengah sehingga kita lebih mudah tertangkap oleh mereka..Karena itu, lebih baik kita menunggu disini sedikit lagi saja,hingga pagi menjelang"
"Baiklah"
[Keesokan Harinya]
[Siang hari]
[Kereta kuda]
Mansyur dan Selim tengah di bawa kereta kargo menuju pusat kerajaan.
Druk druk druk druk druk…
"Hiaa….Hiaaa….Hiaaaa"Teriak kusir kuda
Waaaa...waaaa...waaaaa...suara orang bersorak soray
"Sepertinya, ramai sekali disini..Ada apa yang Lim?"Bisik Mansur
"Gak tau juga Tuan, sepertinya sedang ada perayaan"
"Perayaan apa Lim?Gak mungkin lah..Masak di situasi perang begini, mereka mengadakan perayaan?"Bisik Mansyur kaget
"Mereka sedang menyambut Raja baru dan era baru" kata salah satu pengawal yang mengapit mereka berdua
"Hah?"Mansyur dan Selim kaget bersamaan
"Hulagu Khan sebagai orang yang paling berjasa mengguling kan Dinasty Gong,telah dilantik menjadi Raja baru dari Dinasty baru, yaitu Dinasty Mong"
"............."
"Haha, kalian harusnya menyaksikan sendiri. Bagaimana semua rakyat bergembira dan merayakan penobatan sang Raja. Itu menandakan, bahwa semua rakyat kerajaan sangat mendukung dengan.penuh penggulingan Dinasti Gong ini dan terbentuknya Dinasti baru ini"
"Tu...Tunggu,..Perangnya telah berakhir?"tanya Mansyur
".........."
"La..Lalu bagaimana nasib para angkatan Laut? Laksamana Cheng Se dan yang lainnya?...no..no..no, Jangan bilang kalau mereka semua, semua armada pasukan termasuk Laksamana Cheng Se, telah gugur di medan perang?
Tidak..Tidak mungkin.." Mansyur sedikit terlihat pucat pasi seakan tak percaya pada kenyataan yang terjadi saat ini.
Sfx: Ckiiiiittt….sreeeekkk...krrrrh.
"Ok...Kita sudah sampai..Ayo, cepat keluar bergantian" Kata prajurit pengawal lainnya
Tap...druk...tap tap tap...druk tap tap
Tibalah mereka di sebuah bangunan tua seperti gudang tua berlantai 2. Dan disana telah ada beberapa prajurit pengawal yang berjaga jaga
"Ayo..Jalan!!"Kata seorang prajurit pengawal
Tap drap tap tap tap tap tap tap tap tap tap tap tap tap tap
Sfx : kpramuriang...kriet...cklek
"Kalian berdua,akan ditempatkan di sel bawah tanah ini,Bersama dia"Kata prajurit
"Khhhrt...Hmmm..Hah...Tu, Tuan..Itu Laksamana..Laksamana kan?" Kata Selim
Sfx: trenggg teng
"LAKSAMANA CHENG SE?ANDA LAKSAMANA CHENG SE KAN?ANDA MASIH HIDUP?"tanya Mansyur kaget, karena melihat sesosok Manusia Kusam berpakaian serba putih dengan bercak darah di mana-mana,bersabuk hitam dan menggunakan topi khas Laksamana
".........."
"AYO, CEPAT MASUUKK!!! "kata prajurit
Buk….bruk…
"Aduh…"Kata Mansyur dan Selim
"Silahkan kalian bereunian sepuasnya disini, sampai saat eksekusi hukuman tiba untuk kalian..hahahahahaha" prajurit tertawa
"Kurang ajar,Tuh bapak tua .....Kasar amat, main dorong-dorong aja" Kata Mansyur
"Laksamana, apa sebenarnya yang terjadi?" tanya Mansyur
".............."
"Laksamana?"
Sfx: puk..puk..
"LAKSAMANAAAA!!!"
"Sepertinya, mentalnya sedikit terganggu,Tuan"
[Di luar benteng kerajaan]
[Tempat Pangeran dan Vulan berada]
Plats..cplesssstt...prakk..cpressss
"Aduh"
Plats..cplesssstt...prakk..cpressss
"Aduhhh"
"Ja..JANGAN!!!!AMPUUNNN"
"HAHAHAHA...INI SIKSAAN YANG TEPAT BUAT KAMU, YANG TELAH MENGKHIANATI TUAN TONG..NIKMATILAH"Kata seorang Pria
Plats..cplesssstt...prakk..cpressss
"ADAUUHH..AMPUUUNNN...MAAAAAFFF...ADUUUHH"
"SEMUA TEMAN-TEMANMU, BESOK AKAN DIPENGGAL DENGAN TANGAN TUAN TONG SENDIRI….DAN KAU AKAN JADI SAKSI ATAS RASA SAKIT YANG MEREKA TERIMA KARENA PENGHIANATAN YANG KAU LAKUKAN...HHHHRRRHHHHHKKK.. HA HA HA HA .DENGARKANLAH JERITAN PENDERITAAN MEREKA..HA HA HA HA HA…
Cplasssttss..
.."WAAAAAAAA!!!!Hah...Hah...Hah" Vulan terbangun dari tidurnya
"Ternyata cuma mimpi"Kata Vulan sambil memegangi jidatnya
"Hah...ini? Oiya, kita kan masih di berada di hutan ini ya..Kita tertidur dalam penyamaran, dan sekarang ternyata matahari sudah meninggi"Gumam Vulan
"Eh, Pangeran? Sepertinya dia masih tidur ya...Pangeran?Pangeran, bangun" Vulan menggoyang goyangkan tubuh Pangeran
"Ha...Haaaahh...waaa..Vu..Vulan? Adu..duh..Kakiku sakit"
"Anda tidak apa apa Pangeran?
"Ini..?oo..Kita ketiduran ya?"
"Iya, pangeran...Gara-gara begadang semalam nih"
Krssskk...krssskkk…
"Adu..duh" Pangeran berusaha untuk berdiri dari tempat duduknya
"Hati Hati Pangeran" Vulan pun membantunya dengan cara memegangi tangan dan pundak Pangeran
"Hah..hah.. haha, pantesan aja ada satu lagu yang bunyi liriknya 'bergadang jangan bergadang' ya hahaha....Ngomong-ngomong apakah kita sudah tidak dikejar oleh mereka lagi,Vulan?"
"Sepertinya tak ada tanda-tanda keberadaan pasukan kerajaan disini...Kita harus memanfaatkan kesempatan ini dan cepat bergegas dari sini, Sebelum ada orang yang melihat kita"
"Ba..Baiklah, ayo kita pergi"
"Anda,berpegangan pada saya saja Pangeran..Tidak apa apa"
"Ayo"
Sfx : Krskkk..tap...krssskk...tap...tap..pyak..pyakk
[Di tempat Mansyur]
"Aduh….Penjara ini sepi amat ya. Kayaknya, cuma ada kita bertiga aja dah...Mana panas bener lagi disini..Gak ada ventilasi udara kah, disini" Kata Mansyur sambil memegangi pagar jeruji penjara
"Sepertinya, ini penjara Khusus tahanan Politik,Tuan..Makanya, cuma ada kita bertiga disini" Kata Selim
"Lagian, Kenapa Nasib Kita sial banget sih? Dengan ini,sudah 3 kali lho. Kita Masuk Penjara..ckckck...Tapi,dari ketiga tiganya itu.Lu selalu ada untuk nemenin Gue,Lim..Makasih ya"
"Itu kan,sudah jadi tugas saya,Tuan. Seperti apa yang diamanatkan oleh Ayah Anda. Maka dari itu,Saya akan tetap teguh pada tugas dan kewajiban saya. Walaupun nyawa saya taruhannya"
"Tapi, apa Lo gak punya pikiran untuk.kabur dari Gue Lim? Gue kan selalu ngerepotin Lu dan bahkan membahayakan nyawa Lu..Napa Lu selalu setia sama Amanat Bokap Gue,Lim?"
".........."
"Saya ingin menjadi saksi, akan lahirnya seorang Raja paling bijaksana yang akan dikenang dan tercatat dalam tinta emas sejarah"Kata Selim
Mansyur pun menundukkan kepalanya
"Ngomong-ngomong, Pangeran Gong dan Vulan.Kira-kira bisa selamat gak ya,dari kejaran para pasukan kerajaan?" Tanya Mansyur
"Saya yakin, mereka pasti bisa melakukan sesuatu, Tuan"
Sfx: gyut...bruk

"Vu..Vulan? Vu...Vulan?Dimana? Dimana dia? Vu...Vulan?" Laksamana Cheng Se tiba tiba menghampiri Mansyur,mendorongnya,lalu menarik bajunya sambil memanggil-manggil Adiknya
"Aduuhh….Hei, Laksamana? Kau masih bisa mengingatnya?"Kata Mansyur
Sfx: grepp
"Tenang Laksamana!!!! Tenang!!!" Kata Selim
Drap drap drap..
"HEI..ADA APA??KENAPA RIBUT-RIBUT!!!!?"Tiba-tiba di 2 orang penjaga menghampiri penjara sel penjara mereka
Brak...treng..treng..salah satu penjaga itu menendang sel jeruji penjara
"Aduuuh….ooww..Sabar bray.Ini Laksamana Cheng Se. Gara-gara kalian,jadi seperti ini dia..Sebenarnya apa yang telah kalian lakukan?"Kata Mansyur
"Oooh..hohoho…Dia jadi gila seperti itu karena menyaksikan satu persatu prajuritnya di penggal di depan matanya..Ha ha ha"Kata Prajurit 1
"Cih..Saya kira ada apa...mengganggu waktu luang kami saja...Ayolah teman, kita kembali lagi kesana..Menyalurkan hobi kita "Kata prajurit lainnya
"Hahahahaha" Prajurit 1 tertawa
tap tap tap tap tap tap tap tap Tap tap tap
"Vu...Vulan? Bagaimana kabarnya?" Kata Laksamana Cheng Se
"Tenang Laksamana, Vulan sekarang bersama Pangeran..Mereka telah berhasil kabur dari kerajaan ini. Saya yakin,mereka pasti berhasil menyelamatkan diri..Ya gak Lim" kata Mansyur
"Yeah..Tenang saja Laksamana, kita juga pasti bisa mencari jalan supaya bisa keluar dari sini"
"Syukurlah…" Laksamana memejamkan matanya dan mulai meneteskan air mata
"Laksamana,tolong ceritakan pada kami..Apa yang sebenarnya terjadi setelah kita berpisah pada saat itu?Bagaimana bisa terpenjara disini?" Kata Selim
"Husss Lim...Mental Laksamana sedang tertekan…Jangan menanyakan hal-hal yang membuat Laksamana kembali depresi donk" ujar Mansyur
"Tidak..Tidak apa apa..Bagaimanapun, walaupun semakin saya ingin melupakannya, ingatan itu terus berputar-putar dalam ingatan saya" Kata Laksamana
"Saat itu Pasukan Mongol, telah memasuki wilayah kelautan Kerajaan. Untuk mencegah mereka bisa berlabuh di daratan. Saya serta pasukan Kerajaan berinisiatif untuk memukul mundur mereka di lautan" Laksamana melanjutkan
"Kami menembaki mereka dengan panah api.Lalu, kapal-kapal mereka ternyata langsung memutar arah dan bergerak mundur dari lautan perbatasan"
"Lalu"Kata Mansyur
"Lalu, sesuatu yang buruk dan diluar perkiraan pun terjadi. Sebuah panah api dari pihak musuh, melesat dan tepat mengenai tong penyimpanan minyak, yang berada di dalam kapal yang saya tumpangi.Lalu terbakar dan meluas dengan cepat. Fokus kami pun teralihkan untuk memadamkan api tersebut. Lalu, tiba-tiba sebuah pasukan armada kapal Mongol mengepung kami dari berbagai sisi..Kami terjebak"
"Lalu, bagaimana Anda bisa selamat?"
"Pasukan Mongol langsung menembakin kami dengan panah panah mereka, dan mereka memfokuskan serangan pada kapal yang saya tumpangi. Kapal itupun akhirnya tenggelam, dan saya ikut tenggelam bersama kapal. Setelah kapal yang saya tumpangi tenggelam, mental para prajurit kami pun, seketika down"
Saya, berusaha berenang ke tepian. Dan beruntung, ombak lautan membantu saya tiba di pantai.Sesampainya di pantai,ternyata Kerajaan telah takluk.Dalam keadaan setengah sadar, saya di seret dan di bawa ke darat oleh pasukan Mongol.Ternyata di sana, telah berkumpul para anak buah saya yang selamat.Mereka di jejer kan satu persatu, lalu datanglah komandan armada laut Mongol. Dia mengambil pedang, lalu dengan mudahnya ia memenggal satu persatu anak buah saya tersebut."lanjut Laksamana
"Para pengawal, memaksa saya untuk membuka mata dan menyaksikan pemenggalan mereka, setelah selesai.Maka tibalah giliran saya. Namun, belum sempat menghunuskan pedang, sang komandan bertanya pada pengawal "dia pemimpinnya?"
"Benar,komandan"
Dia pun menarik dagu saya dan berkata
"Hmmm..menarik……heheheh..
PASUKAANN...PENJARA KAN ORANG INI"
[Markas Dibanbu]
Drug gedrug gedrug gudrug drug gudrug….ckiiiitttt…..draaaagggg….krhreee...suara pasukan berkuda yang baru tiba dari perbatasan
Trek...tak..tap tap tap tap
"BERI HORMAAAATTT!!!"teriak salah satu penjaga pintu gerbang
Sfx : drkkk...drakkk…
Tap tap tap tap
"Apakah, Tuan Tong sudah tiba di Markas besar?" Tanya Komandan Long pada salah satu penjaga
"Sudah Tuan, Beliau sudah ada di dalam"
"Baiklah, terima kasih"
Tap tap tap tap tap tap tap
Tok tok..suara ketukan pintu
"Masuk" Suara orang di dalam
Krieeeeeettt

"Mohon izin Tuan Tong"Kata Lin To Long sambil duduk merendahkan diri
"Bagaimana hasil perburuan kalian?"
" Maaf Tuan ku, Kami berhasil menangkap Mansur dan pengawalnya.Tapi, Vulan dan Pangeran Gong berhasil kabur. Kami telah mencari dan menelusuri setiap sudut yang mungkin menjadi tempat persembunyian mereka, namun hasilnya tetap nihil"
Braakkk….suara gebrakan meja oleh Lee Chien Tong
"KURANG AJAR!!!!!"Kata Lee Chien Tong
"Saya, bersedia mempertanggungjawabkan kegagalan saya ini Tuan..Tapi, jika Anda memaafkan saya, saya berjanji tak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi" kata Long
"..........."
"Lalu dimana, Mansyur dan pengawalnya berada?"
"Mereka telah di jebloskan ke penjara Gelam Tuan"
"Baiklah,kali ini nyawamu kuampuni.Tapi Jika kau melakukan kesalahan lagi, tak ada ampun sama sekali"
"Ba..Baik Tuan, baik..Terima kasih banyak…"
"Tapi, Pangeran masih berkeliaran…."Kata Tong
"Tenang saja,Tuan. Saya yakin, Pangeran plin plan seperti itu tak akan mungkin bisa macam-macam pada Kerajaan ini. Apalagi sampai melakukan penyerangan terhadap kerajaan, pengikut aja gak ada kok hehehe.."
"Perkataanmu ada benarnya juga..Tapi kita tetap harus waspada"
"Tentang kerajaan...Raja Hulagu meminta kita untuk menyerang langsung ElBaghdudi"
"Hah?? Eu..E..Lalu jawaban Tuan, bagaimana?"
"Saya bilang itu tidak mungkin,untuk waktu waktu sekarang ini. Sebagai gantinya, Saya memberikan opsi untuk menyerang daerah-daerah terdekat yang masih dalam kekuasaan Amir United,seperti Bulk Kingdom misalnya"
"Lalu,apa tanggapan Raja?"
"Raja menyetujui opsi tersebut, tapi sepertinya para jendral-jendral lainnya yang kebanyakan berasal dari Mongol itu tidak setuju dengan opsi dan keputusan dari Raja"
"..........."
"Cepat atau lambat, atas desakan mereka pastinya kedudukan saya sebagai salah satu Jenderal yang berpengaruh di Parlemen akan digulingkan. Kita harus mencari cara untuk menguatkan posisi Saya di dalam Parlemen. Akhirnya, mau tidak mau kita, pada akhirnya harus menuruti keinginan mereka"
"Tapi, Tuan. ElBaghdudi adalah ibukota dari Negara Amir United. Negara besar yang menaungi hampir 50 an negara-negara di timur pasir dan timur laut. Jika kita menyerang langsung ke Ibukota yang dikelilingi oleh dinasti-dinasti pelindung tersebut,belum sampai sana. Pastinya kita akan di habisi lebih dulu, sebelum bisa menyerang pusat ibukota tersebut"Kata Long
"Itulah,yang saya pikirkan. Sepertinya, saya harus mengirimkan seorang mata-mata ke kota tersebut, untuk memantau apa saja kelemahan dari negara itu.Masalahnya,hubungan kita dengan Amir United selalu pasang surut dan tak mengenal perjanjian perdamaian. Bahkan kita beberapa kali berperang dengan negara-negara yang berada dalam jangkauan perlindungan Amir. Jika, saya mengirimkan seseorang, pastinya ia akan ditahan oleh penjaga perbatasan, El Baghdudi.
"Hmmm..Mustahil Tuan.Sangat mustahil untuk kita bisa menuruti permintaan mereka"
"Yah, biarlah...Hal itu akan saya pikirkan nanti. Sekarang, fokus kita adalah rencana penyerangan Bulk Kingdom"
"Negara tersebut, tidak terlalu jauh dari sini Tuan"
"Yaa...Dan, Mansyur pernah berkunjung ke negara tersebut. Coba,kita tawarkan pengampunan bersyarat padanya, dengan syarat. Dia akan menjadi penunjuk jalan sekaligus pemantau situasi bagi armada kapal pasukan kita. Soalnya, kita belum pernah sama sekali menyentuh daerah tersebut, dan negara musuh berada di seberang pulau. Dengan kata lain, tak ada tempat bersinggah ataupun bersembunyi bagi pasukan kita untuk menghadapi situasi berbahaya"
"Baiklah..Saya akan bicara padanya Tuan"kata Long
"Tidak...Biarkan saya sendiri yang menemuinya.Akan kupastikan sendiri, Apakah ia mau menerima atau malah sebaliknya. Ia menolak perjanjian ini. Dan, akan kupastikan bahwa dia tak akan berbohong dan berbalik mengkhianati kita"
LIGHT NOVEL INDONESIA-KISAH SI MANSYUR CHAPTER 9
Diubah oleh egag 25-12-2020 08:20
0
Kutip
Balas