- Beranda
- Stories from the Heart
The Postman Show - Dystopian Fiction
...
TS
cintadine
The Postman Show - Dystopian Fiction
Welcome to my fiction. Ane mencoba untuk membagikan kisah fiksi karangan ane. Tulisan ini ane memakai nama pena Hilman Sky. Untuk update ane akan usahakan setidaknya seminggu sekali. Bisa lebih cepat bisa lebih lambat.


Quote:
Quote:
Quote:
Diubah oleh cintadine 14-10-2020 08:11
0
563
8
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•52.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
cintadine
#1
Prolog
United Federation of Europe (UFE)
Negara ini berdiri tanah yang dulunya Jerman dan sekitarnya setelah Perang Dunia ketiga berakhir dan meluluh lantahkan dunia akibat perang nuklir. Ini adalah masa sekitar delapan puluh tahun pasca perang dunia ketiga berakhir. UFE dipimpin oleh seorang presiden dengan masa jabatan seumur hidup, walaupun berbentuk republik, UFE sebenarnya berlaku monarki alias turun temurun. Dengan kata lain negara ini adalah monarki berkedok republik. Saat ini dipimpin oleh presiden ketiga, Mark Richman. Merupakan putra tunggal Steve Richman, presiden kedua UFE yang meninggal sepuluh tahun sebelum cerita ini dimulai.
Ekonomi UFE tidak bisa dibilang baik, kesenjangan sosial ada di mana-mana walaupun teknologinya tergolong maju seperti halnya negara-negara lain yang masih tersisa. Selain itu tingkat kriminalitas juga terbilang cukup tinggi. Ibukota UFE adalah bernama Stolica. Kota yang dipenuhi bangunan yang menjulang tinggi alias gedung pencakar langit namun banyak lingkungan kumuh di sekitarnya. Para tuna wisma pun menjadikan gang-gang kecil antar gedung sebagai tempat tinggal mereka. Sampah-sampah kerap berserakan di tepi jalan dan jarang ada orang yang mau membersihkannya. Kendaraan di sini sudah tidak mempunyai sopir atau bisa bergerak sendiri, tapi tidak semuanya. Hanya mobil umum yang begitu, kendaraan pribadi tetaplah mobil yang harus dikendarai secara manual. Mobil otomatis sangatlah mahal.
Lampu-lampu gedung begitu gemerlap, gedung-gedung itu juga dihias oleh papan iklan reklame yang tak terhitung jumlahnya dan ada juga layar-layar yang menampilkan tayangan iklan. Toko-toko yang tutup dipagari oleh pagar besi dan sensor khusus yang canggih, angka kriminal yang tinggi membuat kasus pembobolan toko kerap terjadi. Gedung rumah susun yang kumuh harga sewanya juga cukup mahal dan biasanya ditempati oleh para pekerja pabrik. Tapi jangan salah, tidak semua rakyat di negara ini miskin. Yang kaya raya juga banyak, para pejabat dan orang kaya bermukim di kawasan yang bernama Bogaty di sebelah utara Stolica. Di sana tempat berkumpulnya orang-orang borjuis dan hedonis. Tempatnya pun sangat nyaman.
Sebagaimana diketahui jika UFE adalah salah satu dari sedikit negara yang tersisa. Di luar sana radiasi nuklir sangat kuat. Terdapat hewan-hewan aneh hasil mutasi nuklir. Perbatasan negara UFE juga dikelilingi pagar besi yang menjulang tinggi dan masyarakat tidak akan bisa keluar. Untuk bisa berpergian ke luar negeri masyarakat harus menggunakan pesawat khusus dan ongkosnya sangat mahal, hanya bisa dibeli oleh kalangan orang kaya.
Masyarkat UFE masih banyak yang menganggur dan banyak yang ingin bekerja di sebuah pabrik robot android. Perusahaan bernama Androbo itu bukanlah milik negara ini. Melainkan milik luar negeri, negara tetangga bernama Rusia, ya Rusia! Perusahaan ini memproduksi robot android untuk dikirim kembali ke Rusia sebagai robot pekerja. Lagi-lagi hanya sedikit rakyat UFE yang bisa membeli robot yang begitu mahal.
Layaknya sebuah negara, UFE punya parlemen walaupun nyaris tidak berguna. Anggota parlemen atau dewan hanya makan gaji mereka saja. Tidak ada kerjanya dan tidak pengaruhnya bagi rakyat. Uang mereka kerap digunakan untuk mendanai The Postman Show. Sebuah reality show yang sangat populer di negeri ini bahkan acara ini sampai disiarkan langsung ke seluruh dunia. Anehnya orang-orang yang tidak kaya atau lebih tepatnya miskin juga sangat menyukai acara yang mempertaruhkan nyawa para pesertanya itu.
Negara ini berdiri tanah yang dulunya Jerman dan sekitarnya setelah Perang Dunia ketiga berakhir dan meluluh lantahkan dunia akibat perang nuklir. Ini adalah masa sekitar delapan puluh tahun pasca perang dunia ketiga berakhir. UFE dipimpin oleh seorang presiden dengan masa jabatan seumur hidup, walaupun berbentuk republik, UFE sebenarnya berlaku monarki alias turun temurun. Dengan kata lain negara ini adalah monarki berkedok republik. Saat ini dipimpin oleh presiden ketiga, Mark Richman. Merupakan putra tunggal Steve Richman, presiden kedua UFE yang meninggal sepuluh tahun sebelum cerita ini dimulai.
Ekonomi UFE tidak bisa dibilang baik, kesenjangan sosial ada di mana-mana walaupun teknologinya tergolong maju seperti halnya negara-negara lain yang masih tersisa. Selain itu tingkat kriminalitas juga terbilang cukup tinggi. Ibukota UFE adalah bernama Stolica. Kota yang dipenuhi bangunan yang menjulang tinggi alias gedung pencakar langit namun banyak lingkungan kumuh di sekitarnya. Para tuna wisma pun menjadikan gang-gang kecil antar gedung sebagai tempat tinggal mereka. Sampah-sampah kerap berserakan di tepi jalan dan jarang ada orang yang mau membersihkannya. Kendaraan di sini sudah tidak mempunyai sopir atau bisa bergerak sendiri, tapi tidak semuanya. Hanya mobil umum yang begitu, kendaraan pribadi tetaplah mobil yang harus dikendarai secara manual. Mobil otomatis sangatlah mahal.
Lampu-lampu gedung begitu gemerlap, gedung-gedung itu juga dihias oleh papan iklan reklame yang tak terhitung jumlahnya dan ada juga layar-layar yang menampilkan tayangan iklan. Toko-toko yang tutup dipagari oleh pagar besi dan sensor khusus yang canggih, angka kriminal yang tinggi membuat kasus pembobolan toko kerap terjadi. Gedung rumah susun yang kumuh harga sewanya juga cukup mahal dan biasanya ditempati oleh para pekerja pabrik. Tapi jangan salah, tidak semua rakyat di negara ini miskin. Yang kaya raya juga banyak, para pejabat dan orang kaya bermukim di kawasan yang bernama Bogaty di sebelah utara Stolica. Di sana tempat berkumpulnya orang-orang borjuis dan hedonis. Tempatnya pun sangat nyaman.
Sebagaimana diketahui jika UFE adalah salah satu dari sedikit negara yang tersisa. Di luar sana radiasi nuklir sangat kuat. Terdapat hewan-hewan aneh hasil mutasi nuklir. Perbatasan negara UFE juga dikelilingi pagar besi yang menjulang tinggi dan masyarakat tidak akan bisa keluar. Untuk bisa berpergian ke luar negeri masyarakat harus menggunakan pesawat khusus dan ongkosnya sangat mahal, hanya bisa dibeli oleh kalangan orang kaya.
Masyarkat UFE masih banyak yang menganggur dan banyak yang ingin bekerja di sebuah pabrik robot android. Perusahaan bernama Androbo itu bukanlah milik negara ini. Melainkan milik luar negeri, negara tetangga bernama Rusia, ya Rusia! Perusahaan ini memproduksi robot android untuk dikirim kembali ke Rusia sebagai robot pekerja. Lagi-lagi hanya sedikit rakyat UFE yang bisa membeli robot yang begitu mahal.
Layaknya sebuah negara, UFE punya parlemen walaupun nyaris tidak berguna. Anggota parlemen atau dewan hanya makan gaji mereka saja. Tidak ada kerjanya dan tidak pengaruhnya bagi rakyat. Uang mereka kerap digunakan untuk mendanai The Postman Show. Sebuah reality show yang sangat populer di negeri ini bahkan acara ini sampai disiarkan langsung ke seluruh dunia. Anehnya orang-orang yang tidak kaya atau lebih tepatnya miskin juga sangat menyukai acara yang mempertaruhkan nyawa para pesertanya itu.
0