Kaskus

Female

Ayura23Avatar border
TS
Ayura23
Janda rekan sekantor cari perhatian dan bahasa menjurus
Closed
Diubah oleh Ayura23 26-10-2020 05:57
0
1.3K
33
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Wedding & Family
Wedding & Family
KASKUS Official
9KThread14.4KAnggota
Tampilkan semua post
Ayura23Avatar border
TS
Ayura23
#10
Quote:


@ishtar77Pasti faktor utamanya dia dekatin ya materi, semua rekannya tau tunangan saya ga pelit, temennya aja klo mau pinjem smpe berjuta2 juga dia pinjemin. Sama saya jg demikian. Faktor kedua ya karena tunangan saya single dan terbilang baru di kantor tsb. Cowok single lain di kantor itu sebagian sdh tau gmn kelakuan si L, jd ga mungkin diladenin. L pasti mau coba2 siapa tau org baru ini bisa nyangkut.

Saya bukan insecure juga sih. Cuma minta saran disini, di depan tunangan saya sikap saya biasa aja. Hanya mengingatkan sewajarnya bagaimana seharusnya batas2 antara lelaki dan perempuan dlm hub kerja.

Dia tau gimana perjuangan dia dapetin saya. Toh dari pagi, jam makan siang, jam pulang, dia intens hub saya (vc) termasuk saat dia di hotel, juga saat dia lg makan diluar sama tmn2nya.

Saya jg ga mau terlalu santai ky di pantai karena saya ga mau dibodohi bahkan sampai menikah dan pny anak nanti. Amit2. Saya monitor sesekali bukan karena ingin mencari kesalahan, lalu klo sdh dpt kesalahannya maka akan saya ributkan dgn dia, sama sekali bukan itu tujuan saya. Tujuan saya memonitor hanya utk mengetahui apa yg terjadi, dan hal ini penting.

Mengapa penting bagi saya untuk memonitor sesekali? Karena jika terjadi perselingkuhan (jajan), maka saya akan menyelesaikan segalanya saat itu juga (pisah).

Saya bukan wanita yg rela berbagi lelaki dgn wanita lain. Saya pun tidak takut berpisah. Untuk apa hidup dengan lelaki yg tidak bisa menjaga komitmen, itu prinsip saya. Jadi, saya bukan tipe yang kalau lelaki ketahuan selingkuh (dekat) dgn wanita lain, maka saya diam lalu nangis2 minta penjelasan abis itu memaafkan. Maaf, itu bukan saya. Lagipula, alhamdulillah saya diberi berkah belum pernah mengalaminya.

Saya lebih tegas daripada nangis dan marah2 tp besok2 mau dibodohi lagi. Itu jauh dari prinsip saya. Pengkhianatan dalam hubungan yg saya bina sangat fatal akibatnya bagi saya. Lebih baik mencari kebahagiaan bersama yg lain daripada menanggung sakit hati dgn lelaki yang tidak berkomitmen dalam hubungan.

Komen anda saya hargai. Tetapi komentar anda terkesan bahkan lebih negative thinking terhadap lelaki (pasangan). Maaf, mungkin saya tidak bisa sesantai dan seabai itu terhadap potensi pengkhianatan. Mungkin saya ga mau seabai itu juga karena saya alhamdulillah belum pernah mengalaminya, walaupun sejak dulu pacar2 saya terdahulu sering dikejar2 perempuan. Hanya saja memang mereka belum pernah dikejar janda/binor. Jadi maaf sekali mungkin penilaian saya tidak sama dengan yg sudah mengalami masalah demikian (dikhianati) lalu tetap memilih bertahan dgn berbagai faktor dari finansial hingga takut jadi janda.

Terlalu santai bisa ditangkap sebagai abai atau cuek, akhirny bisa jadi bumerang. Sama seperti sebagian perempuan yg bilang "saya sih ga pernah tuh cek hp suami, bahkan Passwordnya pun saya ga mau tau. Kan saya percaya dia." Lebih parah, ada yg bilang "Klo suami atau pacar saya mau selingkuh ya sdh, itu urusan dia dan sang pencipta. Yg penting tanggung jwb ke saya dan anak2. Biar sang pencipta yg balaskan." Buat saya ini seolah2 ga punya harkat martabat bgt sebagai wanita atau istri. Mau aja dibohongi, dininabobokan dengan pemberian materi. Emgnya wanita ga bisa cari duit sendiri, seolah klo ga ada uang dari suami, maka istri dan anak2 bakal kelaparan. Yah... Walaupun memang ada yg begitu keadaannya. Ketidak berdayaan wanita jg membuat lelaki semena-mena kadang. Lelaki memahami karakter pasangannya, kalau wanita tampak tdk berdaya di mata pasangan ya dia kadang seenaknya. Tapi klo wanitanya pny prinsip dan ga takut utk kehilangan pasangan jg ga mau kehilangan. Apalagi klo lelaki tau wanitanya banyak dikejar2 lelaki lain juga.
0
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.