Entertainment
Batal
KATEGORI
link has been copied
78
Lapor Hansip
05-09-2020 12:15

Apa sih Bedanya Obat dan Vaksin?


Apa sih Bedanya Obat dan Vaksin?

Quote:Covid-19 pertama menjangkiti manusia pada 2019 dan mulai menyebar dengan sangat cepat pada awal tahun 2020.Dilansir dari WHOper 4 September 2020 total 26.171.112 orang terinfeksi dan 865.154 orang meninggal akibat Covid-19.Untuk mencegah dampak buruknya terhadap kesehatan, pemerintah maupun korporasi dan lembaga swasta diseluruh dunia bekerjasama untuk menciptakan atau mengembangkan obat serta berusaha menciptakan vaksin Covid-19 secepat mungkin.


Ditengah percepatan penciptaan dan pengembangan obat dan vaksin, pernahkah kita bertanya,apa sih bedanya obat dan vaksin?kan mereka sama-sama melawan Covid-19,kenapa harus dibedakan?
Obat dan virus memang sama-sama melawan pandemi Covid-19,namun prinsipnya sangat berbeda.Perbedaan paling mendasar, kalau obat fungsinya mengobati setelah kita terjangkit penyakit sementara vaksin mencegah kita tertular penyakit.
Untuk lebih jelas kami jelaskan dibawah secara sederhana


1. Vaksin
Apa sih Bedanya Obat dan Vaksin?

Quote:Vaksin adalah aksi preventif terhadap bakteri atau virus penyebab penyakit  yang bertujuan untuk menstimulasi tubuh agar memproduksi antibodi terhadap penyakit tertentu.Vaksin bekerja layaknya agen yang memproteksi tubuh dari ancaman yang akan datang.Dengan kata lain, vaksin digunakan untuk menyiapkan  sistem imun tubuh untuk melawan infeksi tertentu sebelum kita terinfeksi.Jadi,kita tak perlu tejangkit penyakit terlebih dahulu untuk menggunakan vaksin.

Secara sederhana,vaksin mengandung kuman yang sama dengan virus atau bakteri (antigen)yang menyebabkan penyakit —sebagai contoh,vaksin campak mengandung virus atau bagian dari virus campak dan vaksin covid-19 mengandung virus atau bagian dari virus corona.Tetapi virus tersebut telah dilemahkan atau dibunuh sehingga virus atau bagian virus yang terkandung dalam vaksin tak dapat membuat kita sakit atau terjangkiti.Lalu untuk apa vaksin mengandung bagian dari virus/bakteri (antigen)?ya,agar imun tubuh mengenalinya sebagai ancaman berbahaya,padahal kandungan vaksin gak ada kemampuan menyerang tubuh tetapi sistem imun tetap mengenalinya sebagai ancaman dan memproduksi antibodi terhadap kandungan vaksin tersebut.Dan itu adalah prinsip vaksin,menstimulasi sistem imun agar menciptakan antibodi terhadap suatu penyakit.
Dalam kasus Covid-19,Saat vaksin diinjeksi kedalam tubuh maka tubuh akan mengenalinya sebagai ancaman asing yang berbahaya.Dan untuk melindungi tubuh, maka secara otomatis sistem imun  akan memproduksi antibodi terhadap virus Corona dengan tujuan membunuh virus tersebut sehingga saat virus sebenarnya masuk tubuh maka mereka akan mati seketika dan tidak bisa menginfeksi inangnya.
Saat telah divaksinasi,kita tak bisa tertulari penyakit tertentu karena tubuh telah memproduksi antibodi terhadap virus/bakteri penyebab penyakit.misal kita di vaksin Covid-19 maka kita akan kebal terhadap Covid-19 dalam waktu yang sangat lama bahkan seumur.Namun untuk menciptakan vaksin itu butuh waktu bertahun-tahun tergantung jenis penyakit.


2. Obat


Quote:Sementara obat adalah aksi pengobatan atau penanganan terhadap penyakit atau gejalanya yang sedang menyerang tubuh kita.Artinya untuk menggunakan obat,kita harus terjangkit penyakit terlebih dahulu.

Saat kita terjangkit penyakit,maka untuk meminimalisir atau menghilangkan dampak infeksi yang ditimbulkan,kita harus menggunakan obat-obatan.Dengan kata lain,obat adalah senjata untuk meghancurkan musuh yang tengah menyerang kita.Secara sederhana saat menggunakan obat,maka kemudian obat akan menemukan jalan menuju  “site of action” atau tempat mereka seharusnya berada di dalam tubuh, ratusan peristiwa akan terjadi di sepanjang jalannya.Saat obat sampai ditempat yang dituju,ia akan menemukan reseptor senyawa obatnya dan obat-obatan akan bekerja, baik menutupi gejala atau memperbaiki masalah, seperti infeksi bakteri atau virus.
Dalam kasus Covid-19,obat digunakan hanya saat anda telah terjangkiti Covid-19 dengan tujuan virus tersebut bisa dihilangkan.Jadi anda hanya dibenarkan mengkonsumsi obat Covid-19 saat terjangkit Covid-19.Namun walau anda telah mengkonsumsi obat,tidak ada jaminan anda tidak tertular penyakit yang sama dimasa depan.Walau obat lebih mudah dan cepat dikembangkan ketimbang vaksin namun dalam kasus Covid-19,vaksin jauh lebih powerfull dampaknya.

Kesimpulan
Kesimpulannya obat adalah Langkah pengobatan penyakit sementara vaksin adalah aksi pencegahan penyakit.Obat berusaha menyembuhkan kita saat sudah tertular penyakit sementara vaksin mencegah kita tertular dari penyakit sebelum kita tertular .Bedanya lagi,kalau kita mengkonsumsi obat,tidak ada jaminan kita akan kebal akan satu penyakit tertentu sementara kalau sudah divaksinasi maka kita dijamin kebal penyakit tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama bahkan bisa seumur hidup.Demikian.semoga Covid-19 cepat hilang.

Thank,

Saleum.
sumber : tulisan pribadi
referensi : kesini , kemari , kesini , kesini . 
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mulivw dan 22 lainnya memberi reputasi
21
Masuk atau Daftar untuk memberikan balasan
Apa sih Bedanya Obat dan Vaksin?
06-09-2020 14:05
yg sakit, dikasih obat
yg ga sakit / belum sakit, dikasih vaksin biar ga tertular
profile-picture
profile-picture
pangsitsquad dan bintanghu memberi reputasi
2 0
2
profile picture
kaskus holic
06-09-2020 20:18
betullll gan
0
profile picture
kaskus maniac
23-09-2020 16:52
emoticon-Cendol Ganemoticon-Cendol Gan
0
Memuat data ...
1 - 2 dari 2 balasan
icon-hot-thread
Hot Threads
obrolan-hangat-logo
Obrolan Hangat
Copyright © 2020, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia