Kaskus

News

physch00Avatar border
TS
physch00
Ekonomi DKI Anjlok-8,3%,Anies Mesti Fokus Atasi Wabah Daripada Sarana Olahraga Rp3,6T
TEMPO.CO, Jakarta - Ekonomi Jakarta anjlok selama pandemi Covid-19. Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tahun 2020 (year on year) anjlok alias kontraksi minus 8,22 persen.

Meski demikian Ekonom dari Institute for Development of Economics (Indef) Bhima Yudistira menyarankan Pemprov DKI berfokus pada penanggulangan wabah virus corona untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Menurut Bhima, pemulihan ekonomi bakal sulit dilakukan sebelum wabah bisa dikendalikan.

Sebabnya, masyarakat tidak akan merasa aman saat ingin berbelanja atau melakukan aktivitas ekonomi saat ancaman Covid-19 masih ada. "Jadi tidak ada pemulihan ekonomi, tanpa adanya penanganan wabah ini dengan serius," kata Bhima saat dihubungi, Jumat, 7 Agustus 2020.

BPS DKI Jakarta menyatakan kondisi ekonomi Ibu Kota ini merupakan yang terendah selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir.

"Meskipun tidak sedalam saat krisis ekonomi tahun 1998," tulis Berita Resmi Statistik dari Badan Pusat Statistik DKI Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2020.

Menurut Bhima, anjloknya ekonomi DKI menjadi indikator gejolak ekonomi nasional. Sebabnya, DKI menjadi pusat bisnis dan keuangan negara. "Kalau DKI anjlok cukup dalam di kuartal kedua maka ini sinyal yang kurang bagus (untuk nasional)," kata dia.

Ia menyoroti langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang berencana melanjutkan beberapa proyek fasilitas yang tertunda akibat Covid-19. Bahkan, pihak Pemprov akan menggunakan uang pinjaman 12,5 triliun rupiah dari pemerintah pusat untuk proyek
tersebut.

DKI terlihat mementingkan keperluan yang bukan berskala prioritas. Ia pun menyarankan anggaran Rp3,6 trilun untuk melanjutkan proyek sarana olahraga dialihkan untuk proyek stimulus yang mampu membangkitkan perekonomian ditengah pandemi Covid-19.

"Pinjaman itu harusnya dipakai untuk skala prioritas menumbuhkan ekonomi ditengah pandemi dibanding sarana olahraga Rp3,6 trilun," katanya.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengatakan keyakinannya ekonomi Jakarta bakal pulih. "Sejak awal memang diperkirakan ekonomi Jakarta akan turun lebih dalam daripada nasional di saat krisis," ujar Anies, Rabu, 5 Agustus 2020.

"Namun juga diperkirakan bahwa saat wabah terkendali maka ekonomi Jakarta termasuk yang akan rebound paling cepat, insyaAllah," kata dia.

https://www.google.com/amp/s/metro.t...-tangani-wabah

Wadoh makin lawak aja. Stres ya wan badut, eh abud
emoticon-Wakaka
Diubah oleh physch00 07-08-2020 19:02
gabener.edanAvatar border
nomoreliesAvatar border
Richy211Avatar border
Richy211 dan 2 lainnya memberi reputasi
3
941
16
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
693.9KThread58.2KAnggota
Tampilkan semua post
akumidtorcAvatar border
akumidtorc
#3
Banjir, yg dibeli TOA

Pandemi, yg dibangun sarana olah raga

Solusi nya out of the box semua
daimond25
gabener.edan
galuhsuda
galuhsuda dan 4 lainnya memberi reputasi
5
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.