- Beranda
- Berita dan Politik
12 Tahun Mengaku TNI, Kedok Tentara Gadungan Ini Akhirnya Terbongkar
...
TS
serikat.palak
12 Tahun Mengaku TNI, Kedok Tentara Gadungan Ini Akhirnya Terbongkar

T R I B U N-MEDAN.com, MEDAN - Seorang tentara gadungan, Muslianto (50), warga Jalan Pintu Air IV, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, dijebloskan ke sel tahanan Polrestabes Medan.
Dari tangan pelaku yang mengaku berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) ini disita sepucuk airsoft gun, sebilah pisau dengan ukuran 30 centimeter, sebuah KTP palsu, SIM palsu, KK palsu.
Selain itu, polisi mengamankan empat potong baju dinas TNI, dua potong kaos TNI, dan sepasang sepatu PDL hitam, dan sebuah baret TNI.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing mengatakan, pelaku dijerat tindak pidana membawa, menyimpan, dan menyimpan senjata tajam atau menempatkan keterangan palsu ke dalam akte autentik.
“Pelaku dikenakan pasal 2 ayat (1) Undang Undang Darurat No 12 Tahun 1951 dan atau 266 ayat (1) KUHP," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/8/2020).
"Ini bisa terbongkar karena ada pemeriksaan Team Gabungan Kodim 0201 BS dan Satreskrim Polrestabes," lanjutnya.
Ia menuturkan, Muslianto menggunakan identitas sebagai prajurit TNI AD selama 12 tahun terakhir.
Kedok Muslianto akhirnya terbongkar setelah seorang Babinsa mencurigai gerak-gerik Muslianto.
"Dandim 0201/BS Letkol Inf Agus Setiandar menyampaikan pengungkapan pemalsuan identitas TNI AD ini bermula dari kecurigaan Babinsa Koramil 0201-05/Medan Baru, Serka H Purba," lanjutnya.
yang kemudian diproses di lingkup TNI dan diserahkan kepada Polrestabes Medan.
Lebih lanjut, dia menguraikan kronologis penangkapan tentara gadungan tersebut.
Pada Kamis (30/7/2020) sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Luku, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, tersangka Muslianto sedang dalam perjalanan hendak ke Jalan Binja.
Di tengah jalan, Muslianto yang mengenakan seragam TNI, diberhentikan oleh Serka Hotman Purba.
Karena curiga, Hotman Purba mengajak Muslianto ke Koramil 05/MB dan dan dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
Dalam pemeriksaan, pelaku kedapatan membawa senjata jenis airsoft gun.
Bukan hanya itu, ternyata KTP, SIM serta KK pelaku juga sudah dipalsukan.
Hotman Purba kemudian membawa pelaku ke Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Tersangka mengaku sebagai anggota TNI dengan maksud untuk gagahan dan agar disegani orang," pungkasnya.
https://medan.tribunnews.com/2020/08...ngkar?page=all
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Terimakasih kepada polisi medan utk penanganan tindak pidana menyimpan senjata tajam

Tolong jangan amnesia khas sumut utk tindak pidana menyimpan senjata mesin illegal,berhubung tidak ada izin senjata mesin bagi sipil, hanya ada izin pistol/handgun bagi sipil, sesuai Undang Undang NKRI (kecuali Undang Undang Fantat Makpetak)

Mohon jangan dilupakan tokoh agama sumut, nabi junjungan ustad falak, osama bin parkir, jamaah al muntahib, darul kuntul, ansharot petach, haji tebas, habib rampas tanah petani, dan petaklimin petaklimun lainnya, yang paling Islami, paling jantan, paling anti kejawen-banci-bencong, paling anti komunis-aseng-asong di permukaan bumi ini, dibawah tanah dan di atas langit nusantara persada



*maen gitar sambil nyanyi*
See the holy righteous dogs,
They claim to heal,
But all they do is steal,
An illusion of faith, cheat, and wrong
They are never on your side

Sirabun dekat dan Sipelupa khas Petakers
iskrim dan 3 lainnya memberi reputasi
2
1.5K
7
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.3KThread•57.4KAnggota
Tampilkan semua post
TS
serikat.palak
#1
Ok gaes, round up dari berbagai media sosial mEDAN, mulai hari lebaran hingga saat postingan ini diketik
1. Tarif parkir naik lagi di daerah medan kota, dimana parkir motor karyawan toko min 2000 (pdhl parkir dalam ruko), pengunjung 3000, mobil 5000, berlaku di seluruh area medan kota, seperti jalan palangkaraya, jalan yoserizal, dst, dimana dibeking oleh lurah bersama kepling bantaran kali deli dan rel kereta api, acc sultan badur, nabi junjungan tertinggi petaklimim petaklimun mazhab lubiscuplis (lebih mahal dari tarif dokter yang mana hanya 1000 per pasien, terimakasih BPJS presiden pulau seberang, lebih mulia preman parkir, habib tebas, ustad palak, imam rampas tanah petani, menurut mazhab ASU-tion )
2. kata warga, hari minggu kemaren, jam 8 an pagi, ada warga dekat jalan dahlia, yang dimaling putera rosul kampung badur/aur, dia tereak maling, tapi tidak ada warga yang respon, karena bocah2 kampung badur yang 24/7 maen di kampung sana, selalu tereak keras2 'MALIIINNNG, MALIIIINNGGGGG' sambil ketawa ketiwi, jadi waktu abah mereka maling beneran di kampung warga, semua mengira hanya CANDAAN belaka
Fefek anjeng badur/aur bener2 merupakan Rahmatan Lil Alamin buat kaum al muntahib selama 7 turunan dan jenderal petak
3. Para pemilik ruko sekitar jalan palangkaraya, pada ribut, katanya uang ceb0k mamakpetak naik, yang kios kecil saja diminta puluhan juta,katanya lurah bersinergis dengan ketua ranting petak setempat, kejadian sama juga terjadi di sekitar jalan yoserizal, katanya lurah juga terlibat, dan lagi2 harga barang kebutuhan hidup naik lagi barusan ane belanja, terimakasih bang ASU-tion, semoga ente disodom1 ribuan setan di neraka jahanam
4. Laporan warga,palang nama jalan dahlia, dibengkokkan oleh laskar bocah badur,selama berminggu2 secara kontinu, setiap malam, saat mereka pulang dari maen judi bola di lapangan camat medan kota berbaris menuju kampung badur, kampung para sultan dan ulama parkir, saat akhirnya palang nama jalan tsb bengkok total hampir patah, kemudian subuhnya, abang mereka naik becak barang mau curi tuh palang nama jalan, tapi gagal karena walaupun keliatannya sudah nyaris patah, ternyata masih cukup kuat bertahan di pondasi semennya (pertanda masih dalam perlindungan Allah tu area dari santri setan badur)
Mirip sama abah dan abang2 nya yang patahkan/gergaji plang tarif parkir resmi di jalan2 area ruko2 chinese
Palang nama jalan nya sdh diperbaiki warga, soalnya kalau petugas yg pasang balik itu palang nama jalan, abang dan abah rosul badur datang mintak duit SPSI, Duit PS Kali al kuntulliyah setempat
laskar bocah dan perek krudung badur 24 jam keliling kampung2 di medan kota lae, mereka tahu semua situasi dan kondisi kampung2 orang lain, yg mana rumah kosong buat dirampok, yg mana lg renovasi buat dipalak, kapan rumah kosong,dll, senin sore saja katanya santri badur malak di jalan kenanga dekat jalan dahlia (nama jalan di kampung sana, pakai nama2 bunga,lae)
Bebas sebebasnya coy, soalnya polisi medan kan rabun dekat semuanya, hanya bisa liat jauh dan belakang pintu (xray vision only, pramuria Jakarte detected,lae)
5. Laporan warga, abahnya laskar bocah badur pakai jaket hijau kusam dan topi abu2 sering kelihatan mondar mandir malam hari dekat indomaret multatuli yang dekat SS fried chicken, manggil2 secara acak cipiters tamu hotel kenanga yang belanja ke Indomaret sana, mintak duit keamanan
Salah satu rutinitas bocah2 pesantren Al_khontolliyah kampung badur,selain judi di lapangan bola camat medan kota,lempari,mencuri di kampung2 orang lain

Kaligrafi Islami laskar bocah sanggar ngaji badur di kampung orang lain (mazhab pep3kdelik)

6. Angka covid19 semakin meningkat tinggi, tapi rutinitas santri2 dajjal kampung badur/aur berjalan lancar, yang kecil tetap berjudi dan patroli curi/lemparin rumah warga di sekitar kantor camat medan kota, yang besar malak parkir di jalan pemuda dan sekitarnya tanpa masker, kaum ibunya bersama bocah perempuan ngantri duwit BLT corona, sambil maen hape samsung, (layar amoled jek)
Kalau kita2 yang banci, kejawen, bencong, yang bayar pajak PBB, bayar parkir rumah sendiri, bayar pajak Ormas OKP,penghuni ruko, yah pakai xiaomay yang layar IPS lah lae, layar IPS kan lebih mahal dari AMOLED nya samsung, iya kan lae ?
Lagian kan fatwa majlis al muntahib kampung badur/aur tepi kali deli kalau layar amoled layar wajib buat mereka yang "kismin2" itu lah, yang terjantan dan ter Islami, lae
7. Kata teman, beberapa santri badur juga sering malak di masjid raya Al Mahsun, dan sering nyabu di area pemakaman mesjid tsb, dibeking ketua ranting di jalan amaliun,temen kalau ke mesjid, ga mau ngobrol, ga mau liat, bahkan sholat Jumat pun ga mau salaman/nyapa, pokoknya jangan kasih kesempatan utk dajjal2 badur/aur buat interaksi deh, 90% dajjal kali deli tidak pantes hidup
Dulu temen pernah kejar dan taboq bocah kampung badur yang lemparin rumahnya pakai mercon waktu sahur, kemudian datang bapak bocah tsb dgn 5 pemuda badur pakai parang ke kampung die, untung temen dibantuin sama pemuda nias dan pujakesuma untuk ngusir tuh binatang kali deli (makian waktu lari,yah sama seperti makian anak nya----> "fefek kaw jawak k0ntol!!)
8. Warga melaporkan kalau penjambret hape yang dimassa di medan johor, kemudian diselamatkan wereng sekitar 2 mingguan yang lalu, terlihat sedang jalan2 santai sama temennya di jalan pemuda, menuju ke mangkubumi, dan santri onan1 parkir mukulin chinese di asia megamas depan KFC, biasa itu kalau mukapetak pakai topi kuffi/taqiyah mondar mandir dekat ruko chinese/swalayan/fast food, tandanya maw menunaikan ibadah 0nan1 curanmor atau malak parkir atau congkel spion atau pecah kaca dan sejenisnya, sudah hukum alam itu
9. wereng medan tetap posisi sebagai cheerleader setia, dan bernyanyi "tak ada laporan, tak tahu, tak ada laporan" sambil goyang2 rumbai bulu, sekalipun terjadi di depan markas mereka, mereka akan tutup muka mereka dengan kedua tangan mereka, geleng2 pala, sambil lantunkan "ga liat, ga liat, ga liat"
Insya 4LL, buta beneran 77 turunan, amiiiiiiinnn
10. arif fadillah harahap yang coba rampok agan kaskuser jacob pakai cutter di jalan pemuda dan tidak pernah dipidana pada tahun 2017
Tahun 2013 juga ngejambret tapi tidak pernah dipidana
https://medanbisnisdaily.com/news/re...ipukuli-warga/
Terlihat warga, lagi siul2 bersama ce es nya, si hafitz (preman kali deli) di belakang perisai plaza malak parkir, coi, katanya sudah bertahun2 dia aman aniaya dan malak berkat abang ranting mukapetak beking polrestabes medan
Golongan untouchables berkat jenderal petak calon pahlawan bangsa(d) asal sumut, sooooorrr ?!
11. Info P1 (P3p3k Wan) dari chatting warga, mengatakan kalau memang betul sebagian besar jamaah masjid Al Husna adalah preman parkir dan palak yang beredar di medan kota, dan anak2 mereka yang tiap malam keliaran di kampung2 orang lain buat mencuri dan merusak rumah2 warga
Sisanya pedagang makanan asongan seperti satay, gorengan, miesop, dll yang cashback nya berupa typhus, cholera, disentri (tapi katanya bebas corona....katanya katanyo katanyi)
Memang masjid tanpa IMB ini yang mana air listrik nya "datang dari surga" terkenal dengan penceramah anti BBK (Banci Bencong Kejawen), salah satu simbol kekuatan dan kebesaran dinasti premanisme di medan kota, lebih besar dari kalijodo di Jakarta
dan masjid ini punya ranting berupa musholla2 dan sanggar2 ngaji yang memang mendidik calon2 preman baru tiap generasi di tepi kali deli
Pembiayaan mereka dibiayai oleh uang pajak warga medan lewat bansos rutin, blt corona, dana hibah, dll dan juga lewat uang pajak preman ormas okp, dikoordinir oleh ketua2 ranting ormas okp yang langsung dibawah jenderal2 mukapetak sumut, sebagian besar masuk ke kas partai pohon setan, pkshit,dan kebo
Masjid Al Husna ini mirip masjid Al Malik (ber IMB) di samping kantor lurah pasarbaru yang berfungsi sebagai tempat bagi2 duit parkir/palak, bonus peredaran sabu, karena preman parkir dan sabu adalah 2 sisi dari 1 koin yang sama
fungsi dan eksistensi mereka, konon sudah diketahui dan direstui oleh camat selama 7 generasi petak jenggotan, part of the job descriptions, sebagai persyaratan dipilih jadi camat
Juga metode survey mereka selalu sama, pertama kali sesudah dikasi mandat oleh petak ranting untuk sebuah daerah, maka mereka kirim anak2 mereka, untuk survey, tindakan pertama adalah mengganggu dan menganiaya salah satu warga di daerah tsb, kemudian saat mereka perhatikan kalau warga lain tdk ada yang menolong, maka mereka asumsi kalau kekompakan daerah ini kurang, maka cocok buat dikuasai
seterusnya, you know the drill, l0nte2 kali deli berkerudung, bersama suami dan anak2 mereka 0nani 24 jam di kampung anda, meras, curi, aniaya, isengin sepuas2 nya selama lamanya, semua warga menjadi sapi perahan
Jadi kalau ada petaklimin petaklimun bau aer taik deli bikin ribut dengan salah satu tetangga kalian, segera matikan di tempat, percayalah, kalian bukan hanya menolong tetangga kalian, tapi justru terutama menolong diri kalian sendiri
Tolonglah diri kalian sendiri dengan menolong tetangga kalian, apabila komunitas solid, petaklimin, petaklimun kampung badur/aur tidak bisa masuk ke pemukiman anda
Nah misteri apakah antara masjid2 preman ini , kampung2 badur, lurah2, kepling2 bau aer taik deli,sekolah2 negeri, ormas, okp, parpol2 medan dengan instansi polda sumut? hmmmmm, nama batubara sering bergaung, di tiap clue yg ada, perlu detektif kogomoro mouri didatangkan dari Japan
ada yg janji cari daftar nama penyandang dana mesjid/musholla/sanggar ngaji tepi kali deli, tp ane sdh ada bayangan, paling hanya tigak jenis ====> Pemerintah sumut lewat bansos, dll + Ketua ranting + bandar sabu/penadah/setoran japrem
kalau da dpt dan cross checked min 2X, maka nanti ane post disini nama2 petaklimin petaklimun parkirlimin parkirlimun dajjalimin dajjalimun majlis al muntahib badur/aur, mereka middle men/perantara uang setoran dari bawah (lapangan) ke atas (pejabat dishub/jenderal kampung/Petinggi ormas okp), entah kenapa gaung 'batubara' disetiap sudut percakapan, katanya ada proyek besar waktu pilkada nanti, kerusuhan ?
12. Ratusan mukapetak positif covid19 berkeliaran dengan surat keterangan sehat bebas covid19 yang dikeluarkan instansi2 kesehatan sumut
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9...il-rapid-test/
13. Preman2 petak semakin gencar aniaya, seret warga dari rumah sendiri, meras warga, dibeking oleh wereng medan
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb...n-aniaya-amin/
14. Kepling2 kampung bantaran kali deli, baik yang krudung maupun berpeci, lagi gencar kirim anak buah mereka ke kampung2 lain, buat mintak "uang pilkada", termasuk kepling yang dulu kirim anak nya dan 2 preman ke kampung2 orang lain di medan kota buat malak uang 17 agustus an, dimana salah satu warga nias pekerja restoran yang tikam anak kepling kali deli, karena malam2 trobos masuk rumah dia, dipenjara, dan keluarga karyawan nias itu diperas kepling utk biaya operasi, maklum keluarga marbot, muazin kali deli dibeking jenderal petak, sudah tradisi 210 tahun
banyak preman2 baru dari pondokan al 0naniyah kampung badur/aur yang dikirim kepling2 bantaran sungai taik deli buat satronin rumah2 warga di medan kota, warga karena santai di rmh ga pake masker, preman nya juga ga pake masker, maka angka korban jiwa akibat corona terus meningkat, terimakasih jenderal petak, yang fenting mamak puas ngeden dan ent0d, nyawa pembayar pajak tidak ada artinya
kata warga medan kota, salah satu santri kampung bantaran kali deli yg ditugaskan ngutip uang pilkada ke rumah2 warga sambil tebar virus corona menaiki motor dengan plat BK 3583 AJD/AJO
15.bocah2 sanggar ngaji kampung badur rutin lemparin batu ke rumah warga selepas judi di lapangan bola camat medan kota tiap malam, katanya disuruh oleh abah2 mereka yang bos parkir palak, dan rutin koar2 banci bencong kejawen di mesjid2/mushola kali deli, sebagian kader pksh1t dan marbot taik kali deli (tokoh petaklimin petaklimun yg paling islami dan paling peribumi di jagat nusantara,bebas pajak, bebas malak, Alhamdullillah sdh ratusan tahun berjalan lancar asal nyetor ke jenderal petak peternak ormas okp)
16. dua nenek2 di medan kota, yang satu nenek pemilik rumah yang minggu lalu rumahnya disatronin bocah2 dajjal badur utk bersilahtuhpalakrahmi, dan satu lagi nenek cimed yang lingkungan ruko tinggalnya dijadikan 0nani parkir/onani palak/onani kencingin pagar/dinding ruko oleh santri dajjal kampung badur/aur tiap hari, keduanya positif covid19 dan lagi dirawat dengan kondisi buruk
mampos kaw chinese, kejawen, anjeng, baik, jangan lupa bayar duit keamanan, kalau tidak ku hantam pala kaw yang bentar lagi jadi mayit covid, beking jenderal ini !!
17. Preman parkir dajjal badur/aur/tepi rel jln mahakam makin meningkat jumlahnya di jalan palangkaraya, jalan pegadaian, jalan pemuda baru 1,2,3 hingga jalan yogyakarta, ada preman yang dimaki perempuan krudung karena malak parkir ke suaminya yang berhenti motor sebentar karena kumat migren
18. Petaklimin petaklimun kampung badur ngincer rumah chinese sekitaran medan kotak buat mintak bantuan duit cekolah bocah2 dajjal mereka
19. Bocah2 dajjal kampung badur rutin lemparin rumah warga sekitaran kantor camat medan kota setiap malam seusai maen judi bola, terakhir katanya rumah nenek maria dilemparin (entah yang mana rumah nenek maria, ane kaga tau, tapi banyak emak2 kampung sekitaran medan kota yang geram, bilang kalau ada bocah badur masuk kampung mereka, siram saja pakai air panas) emoticon-Embarrassment
20. Santri parkir dari pondokan Al Kuntulliyah kampung badur+ Al Pepekliyah tanpa masker malak parkir ke jamaah mesjid di multatuli (mesjid resmi berdiri diatas tanah resmi, lengkap dengan surat2 resmi, jelas meteran listrik dan air nya), dimana tindakan ini sama sekali sangat tidak menyinggung perasaan ummat Muslim dan halal berdasarkan fatwa majlis al Muntahib dari kali deli yang bermarkas di tepi kali dengan marbot2 bau aer tinjak mamak badur/aur
21. Tarif palak parkir, thr, keamanan makin meningkat, gosipnya sultan kali k0ntol deli, si batudarah atau batup3p3k atau apalah namanya (kurang jelas), minta setoran gede karena lagi butuh duit buat diangkat jadi PNS, calo nya kader pksh1t katanya
22. Kaum ibu kampung badur terbagi dua rutinitas sehari2, ada yang jalan dari tepi kali, pakai jilbab hitam di tepi paret rumah warga, terus malak/ngemis di lampu merah bersama anak? nya, dan ada yang rajin jualan makanan seperti sate,soto,sll dengan naik becak makanan di sekitar taman ahmad yani, seputaran kali deli, dimana tentu saja makanan dagangan mereka ini kaya nutrisi hepatitis, typus, coronak ? emoticon-Rate 5 Star
23. aktivitas pemuda kampung badur dan aur juga rutin, pagi hingga siang ngemis di lampu merah dgn mata merem atau main gitar kecil sambil gebrak kaca mobil, sore malak parkir atau bawa map sumbangan ke restoran2 padang (tiba2 bisa melihat, muzizat Allah, lae), malam hingga subuh, patroli setengah teler tuak di perumahan warga baik2 sambil takbiran teriak pepekbaikanying emoticon-Selamat
24. Gardu listrik jalan letjen suprapto, dekat kampung badur/aur wajib hukumnya meledak sekali tiap 2-3 minggu, karena overload (mungkin pengaruh radiasi setan kali deli)
25. H+1 s/d H+2 Lebaran, rombongan bocah2 umur 7 tahunan berpeci dan berkerudung dari kampung Badur dan kampung Aur, rajin bersilaturahmi ke kampung2 orang lain, sering mondar mandir, sambil menghisap rokok filter ngitung2 angpaw lebaran (terbagi dua rombongan, rombongan peci dan rombongan krudung)
26. Sering terdengar jeritan salam bocah2 kampung badur dan aur dan ditimpali suara pemilik rumah jawab 'GA DAK!' emoticon-Rate 5 Star
27. Santri2 kampung badur dan aur dari pesantren Al kuntuliyah dan Al pepekliyah rajin patroli ke kampung2 warga 24 jam untuk mantau rumah chinese/kejawen mana yang ditinggal mudik
28. marbot2 dan imam2 majelis al muntahib kali deli rajin mengingatkan untuk bayar zakat ke mereka, kalau ga bayar melalui perantaraan mereka, maka ente bukan muslim, bukan pribumi, bukan laki2 sejati, tapi kaum BBK (Banci Bencong Kejawen)emoticon-Shakehand2
29. Palak parkir oleh geng hafiz dan arif harahap dari kampung badur dan aur menggila di daerah belakang perisai plaza dekat rel kereta api pemuda dan sekitarnya, sementara saudara2 dan bapak2 mereka malak parkir di jalan multatuli, jalan juanda, jalan wajir, jalan palangkaraya
30. Geng alex dan jek dari pesantren tepi rel kereta api jalan mahakam dan jalan pantai burung, rajin malak sekitar jalan pemuda, jalan katamso,jalan rel kereta api, jalan pandu
31. geng petak jenggotan kampung aur, badur, sei mati juga ramai disekitar jalan bogor, jalan bandung, jalan merbabu, hingga pusat pasar
32. Remaja masjid jalan tembaga tepi rel kereta api bersama geng romadhoni malak parkir depan KFC dan BCA asia megamas (BARUSAN KATA WARGA, MUKULIN DAN RUSAK RESTORAN chinese DI ASIA MEGAMAS YANG MENOLAK BAYAR DUIT HALAL BI PALAK PETAKLIMIN PETAKLIMUN)
33. Bocah2 petak dan pengamen petak malak paksa di lampu merah perempatan gatsu, perempatan aceh hardware juanda, putaran balik gatsu, putaran balik monginsidi, putaran balik dimanapun p3p3k anj1ng petak ngeden
34. Semua aktivitas2 diatas dibarengin dengan rutinitas kencingin pintu besi jalan belakang ruko warga, pintu ruko chinese sampai berkarat, dinding rumah warga, meludah kanan kiri depan atas bawah, dan semuanya tidak memakai masker
Demikian lah reportase Pola Hidup Binatang Sehat Khas Petak (PHBS-TAK) yang didukung oleh aparatur mukapetak sipil dan non sipil
1. Tarif parkir naik lagi di daerah medan kota, dimana parkir motor karyawan toko min 2000 (pdhl parkir dalam ruko), pengunjung 3000, mobil 5000, berlaku di seluruh area medan kota, seperti jalan palangkaraya, jalan yoserizal, dst, dimana dibeking oleh lurah bersama kepling bantaran kali deli dan rel kereta api, acc sultan badur, nabi junjungan tertinggi petaklimim petaklimun mazhab lubiscuplis (lebih mahal dari tarif dokter yang mana hanya 1000 per pasien, terimakasih BPJS presiden pulau seberang, lebih mulia preman parkir, habib tebas, ustad palak, imam rampas tanah petani, menurut mazhab ASU-tion )
2. kata warga, hari minggu kemaren, jam 8 an pagi, ada warga dekat jalan dahlia, yang dimaling putera rosul kampung badur/aur, dia tereak maling, tapi tidak ada warga yang respon, karena bocah2 kampung badur yang 24/7 maen di kampung sana, selalu tereak keras2 'MALIIINNNG, MALIIIINNGGGGG' sambil ketawa ketiwi, jadi waktu abah mereka maling beneran di kampung warga, semua mengira hanya CANDAAN belaka
Fefek anjeng badur/aur bener2 merupakan Rahmatan Lil Alamin buat kaum al muntahib selama 7 turunan dan jenderal petak
3. Para pemilik ruko sekitar jalan palangkaraya, pada ribut, katanya uang ceb0k mamakpetak naik, yang kios kecil saja diminta puluhan juta,katanya lurah bersinergis dengan ketua ranting petak setempat, kejadian sama juga terjadi di sekitar jalan yoserizal, katanya lurah juga terlibat, dan lagi2 harga barang kebutuhan hidup naik lagi barusan ane belanja, terimakasih bang ASU-tion, semoga ente disodom1 ribuan setan di neraka jahanam
4. Laporan warga,palang nama jalan dahlia, dibengkokkan oleh laskar bocah badur,selama berminggu2 secara kontinu, setiap malam, saat mereka pulang dari maen judi bola di lapangan camat medan kota berbaris menuju kampung badur, kampung para sultan dan ulama parkir, saat akhirnya palang nama jalan tsb bengkok total hampir patah, kemudian subuhnya, abang mereka naik becak barang mau curi tuh palang nama jalan, tapi gagal karena walaupun keliatannya sudah nyaris patah, ternyata masih cukup kuat bertahan di pondasi semennya (pertanda masih dalam perlindungan Allah tu area dari santri setan badur)

Mirip sama abah dan abang2 nya yang patahkan/gergaji plang tarif parkir resmi di jalan2 area ruko2 chinese

Palang nama jalan nya sdh diperbaiki warga, soalnya kalau petugas yg pasang balik itu palang nama jalan, abang dan abah rosul badur datang mintak duit SPSI, Duit PS Kali al kuntulliyah setempat
laskar bocah dan perek krudung badur 24 jam keliling kampung2 di medan kota lae, mereka tahu semua situasi dan kondisi kampung2 orang lain, yg mana rumah kosong buat dirampok, yg mana lg renovasi buat dipalak, kapan rumah kosong,dll, senin sore saja katanya santri badur malak di jalan kenanga dekat jalan dahlia (nama jalan di kampung sana, pakai nama2 bunga,lae)
Bebas sebebasnya coy, soalnya polisi medan kan rabun dekat semuanya, hanya bisa liat jauh dan belakang pintu (xray vision only, pramuria Jakarte detected,lae)
5. Laporan warga, abahnya laskar bocah badur pakai jaket hijau kusam dan topi abu2 sering kelihatan mondar mandir malam hari dekat indomaret multatuli yang dekat SS fried chicken, manggil2 secara acak cipiters tamu hotel kenanga yang belanja ke Indomaret sana, mintak duit keamanan
Salah satu rutinitas bocah2 pesantren Al_khontolliyah kampung badur,selain judi di lapangan bola camat medan kota,lempari,mencuri di kampung2 orang lain

Kaligrafi Islami laskar bocah sanggar ngaji badur di kampung orang lain (mazhab pep3kdelik)

6. Angka covid19 semakin meningkat tinggi, tapi rutinitas santri2 dajjal kampung badur/aur berjalan lancar, yang kecil tetap berjudi dan patroli curi/lemparin rumah warga di sekitar kantor camat medan kota, yang besar malak parkir di jalan pemuda dan sekitarnya tanpa masker, kaum ibunya bersama bocah perempuan ngantri duwit BLT corona, sambil maen hape samsung, (layar amoled jek)
Kalau kita2 yang banci, kejawen, bencong, yang bayar pajak PBB, bayar parkir rumah sendiri, bayar pajak Ormas OKP,penghuni ruko, yah pakai xiaomay yang layar IPS lah lae, layar IPS kan lebih mahal dari AMOLED nya samsung, iya kan lae ?
Lagian kan fatwa majlis al muntahib kampung badur/aur tepi kali deli kalau layar amoled layar wajib buat mereka yang "kismin2" itu lah, yang terjantan dan ter Islami, lae
7. Kata teman, beberapa santri badur juga sering malak di masjid raya Al Mahsun, dan sering nyabu di area pemakaman mesjid tsb, dibeking ketua ranting di jalan amaliun,temen kalau ke mesjid, ga mau ngobrol, ga mau liat, bahkan sholat Jumat pun ga mau salaman/nyapa, pokoknya jangan kasih kesempatan utk dajjal2 badur/aur buat interaksi deh, 90% dajjal kali deli tidak pantes hidup
Dulu temen pernah kejar dan taboq bocah kampung badur yang lemparin rumahnya pakai mercon waktu sahur, kemudian datang bapak bocah tsb dgn 5 pemuda badur pakai parang ke kampung die, untung temen dibantuin sama pemuda nias dan pujakesuma untuk ngusir tuh binatang kali deli (makian waktu lari,yah sama seperti makian anak nya----> "fefek kaw jawak k0ntol!!)
8. Warga melaporkan kalau penjambret hape yang dimassa di medan johor, kemudian diselamatkan wereng sekitar 2 mingguan yang lalu, terlihat sedang jalan2 santai sama temennya di jalan pemuda, menuju ke mangkubumi, dan santri onan1 parkir mukulin chinese di asia megamas depan KFC, biasa itu kalau mukapetak pakai topi kuffi/taqiyah mondar mandir dekat ruko chinese/swalayan/fast food, tandanya maw menunaikan ibadah 0nan1 curanmor atau malak parkir atau congkel spion atau pecah kaca dan sejenisnya, sudah hukum alam itu
9. wereng medan tetap posisi sebagai cheerleader setia, dan bernyanyi "tak ada laporan, tak tahu, tak ada laporan" sambil goyang2 rumbai bulu, sekalipun terjadi di depan markas mereka, mereka akan tutup muka mereka dengan kedua tangan mereka, geleng2 pala, sambil lantunkan "ga liat, ga liat, ga liat"
Insya 4LL, buta beneran 77 turunan, amiiiiiiinnn
10. arif fadillah harahap yang coba rampok agan kaskuser jacob pakai cutter di jalan pemuda dan tidak pernah dipidana pada tahun 2017
Spoiler for Info dr kaskuser, bukti preman medan tangkap lepas:
Tahun 2013 juga ngejambret tapi tidak pernah dipidana
https://medanbisnisdaily.com/news/re...ipukuli-warga/
Terlihat warga, lagi siul2 bersama ce es nya, si hafitz (preman kali deli) di belakang perisai plaza malak parkir, coi, katanya sudah bertahun2 dia aman aniaya dan malak berkat abang ranting mukapetak beking polrestabes medan
Golongan untouchables berkat jenderal petak calon pahlawan bangsa(d) asal sumut, sooooorrr ?!
11. Info P1 (P3p3k Wan) dari chatting warga, mengatakan kalau memang betul sebagian besar jamaah masjid Al Husna adalah preman parkir dan palak yang beredar di medan kota, dan anak2 mereka yang tiap malam keliaran di kampung2 orang lain buat mencuri dan merusak rumah2 warga
Sisanya pedagang makanan asongan seperti satay, gorengan, miesop, dll yang cashback nya berupa typhus, cholera, disentri (tapi katanya bebas corona....katanya katanyo katanyi)
Memang masjid tanpa IMB ini yang mana air listrik nya "datang dari surga" terkenal dengan penceramah anti BBK (Banci Bencong Kejawen), salah satu simbol kekuatan dan kebesaran dinasti premanisme di medan kota, lebih besar dari kalijodo di Jakarta
dan masjid ini punya ranting berupa musholla2 dan sanggar2 ngaji yang memang mendidik calon2 preman baru tiap generasi di tepi kali deli
Pembiayaan mereka dibiayai oleh uang pajak warga medan lewat bansos rutin, blt corona, dana hibah, dll dan juga lewat uang pajak preman ormas okp, dikoordinir oleh ketua2 ranting ormas okp yang langsung dibawah jenderal2 mukapetak sumut, sebagian besar masuk ke kas partai pohon setan, pkshit,dan kebo
Masjid Al Husna ini mirip masjid Al Malik (ber IMB) di samping kantor lurah pasarbaru yang berfungsi sebagai tempat bagi2 duit parkir/palak, bonus peredaran sabu, karena preman parkir dan sabu adalah 2 sisi dari 1 koin yang sama
fungsi dan eksistensi mereka, konon sudah diketahui dan direstui oleh camat selama 7 generasi petak jenggotan, part of the job descriptions, sebagai persyaratan dipilih jadi camat
Juga metode survey mereka selalu sama, pertama kali sesudah dikasi mandat oleh petak ranting untuk sebuah daerah, maka mereka kirim anak2 mereka, untuk survey, tindakan pertama adalah mengganggu dan menganiaya salah satu warga di daerah tsb, kemudian saat mereka perhatikan kalau warga lain tdk ada yang menolong, maka mereka asumsi kalau kekompakan daerah ini kurang, maka cocok buat dikuasai
seterusnya, you know the drill, l0nte2 kali deli berkerudung, bersama suami dan anak2 mereka 0nani 24 jam di kampung anda, meras, curi, aniaya, isengin sepuas2 nya selama lamanya, semua warga menjadi sapi perahan
Jadi kalau ada petaklimin petaklimun bau aer taik deli bikin ribut dengan salah satu tetangga kalian, segera matikan di tempat, percayalah, kalian bukan hanya menolong tetangga kalian, tapi justru terutama menolong diri kalian sendiri
Tolonglah diri kalian sendiri dengan menolong tetangga kalian, apabila komunitas solid, petaklimin, petaklimun kampung badur/aur tidak bisa masuk ke pemukiman anda
Nah misteri apakah antara masjid2 preman ini , kampung2 badur, lurah2, kepling2 bau aer taik deli,sekolah2 negeri, ormas, okp, parpol2 medan dengan instansi polda sumut? hmmmmm, nama batubara sering bergaung, di tiap clue yg ada, perlu detektif kogomoro mouri didatangkan dari Japan
ada yg janji cari daftar nama penyandang dana mesjid/musholla/sanggar ngaji tepi kali deli, tp ane sdh ada bayangan, paling hanya tigak jenis ====> Pemerintah sumut lewat bansos, dll + Ketua ranting + bandar sabu/penadah/setoran japrem
kalau da dpt dan cross checked min 2X, maka nanti ane post disini nama2 petaklimin petaklimun parkirlimin parkirlimun dajjalimin dajjalimun majlis al muntahib badur/aur, mereka middle men/perantara uang setoran dari bawah (lapangan) ke atas (pejabat dishub/jenderal kampung/Petinggi ormas okp), entah kenapa gaung 'batubara' disetiap sudut percakapan, katanya ada proyek besar waktu pilkada nanti, kerusuhan ?
12. Ratusan mukapetak positif covid19 berkeliaran dengan surat keterangan sehat bebas covid19 yang dikeluarkan instansi2 kesehatan sumut
https://www.kaskus.co.id/thread/5ef9...il-rapid-test/
13. Preman2 petak semakin gencar aniaya, seret warga dari rumah sendiri, meras warga, dibeking oleh wereng medan
https://www.kaskus.co.id/thread/5efb...n-aniaya-amin/
14. Kepling2 kampung bantaran kali deli, baik yang krudung maupun berpeci, lagi gencar kirim anak buah mereka ke kampung2 lain, buat mintak "uang pilkada", termasuk kepling yang dulu kirim anak nya dan 2 preman ke kampung2 orang lain di medan kota buat malak uang 17 agustus an, dimana salah satu warga nias pekerja restoran yang tikam anak kepling kali deli, karena malam2 trobos masuk rumah dia, dipenjara, dan keluarga karyawan nias itu diperas kepling utk biaya operasi, maklum keluarga marbot, muazin kali deli dibeking jenderal petak, sudah tradisi 210 tahun
banyak preman2 baru dari pondokan al 0naniyah kampung badur/aur yang dikirim kepling2 bantaran sungai taik deli buat satronin rumah2 warga di medan kota, warga karena santai di rmh ga pake masker, preman nya juga ga pake masker, maka angka korban jiwa akibat corona terus meningkat, terimakasih jenderal petak, yang fenting mamak puas ngeden dan ent0d, nyawa pembayar pajak tidak ada artinya
kata warga medan kota, salah satu santri kampung bantaran kali deli yg ditugaskan ngutip uang pilkada ke rumah2 warga sambil tebar virus corona menaiki motor dengan plat BK 3583 AJD/AJO
15.bocah2 sanggar ngaji kampung badur rutin lemparin batu ke rumah warga selepas judi di lapangan bola camat medan kota tiap malam, katanya disuruh oleh abah2 mereka yang bos parkir palak, dan rutin koar2 banci bencong kejawen di mesjid2/mushola kali deli, sebagian kader pksh1t dan marbot taik kali deli (tokoh petaklimin petaklimun yg paling islami dan paling peribumi di jagat nusantara,bebas pajak, bebas malak, Alhamdullillah sdh ratusan tahun berjalan lancar asal nyetor ke jenderal petak peternak ormas okp)
16. dua nenek2 di medan kota, yang satu nenek pemilik rumah yang minggu lalu rumahnya disatronin bocah2 dajjal badur utk bersilahtuhpalakrahmi, dan satu lagi nenek cimed yang lingkungan ruko tinggalnya dijadikan 0nani parkir/onani palak/onani kencingin pagar/dinding ruko oleh santri dajjal kampung badur/aur tiap hari, keduanya positif covid19 dan lagi dirawat dengan kondisi buruk
mampos kaw chinese, kejawen, anjeng, baik, jangan lupa bayar duit keamanan, kalau tidak ku hantam pala kaw yang bentar lagi jadi mayit covid, beking jenderal ini !!
17. Preman parkir dajjal badur/aur/tepi rel jln mahakam makin meningkat jumlahnya di jalan palangkaraya, jalan pegadaian, jalan pemuda baru 1,2,3 hingga jalan yogyakarta, ada preman yang dimaki perempuan krudung karena malak parkir ke suaminya yang berhenti motor sebentar karena kumat migren
18. Petaklimin petaklimun kampung badur ngincer rumah chinese sekitaran medan kotak buat mintak bantuan duit cekolah bocah2 dajjal mereka
19. Bocah2 dajjal kampung badur rutin lemparin rumah warga sekitaran kantor camat medan kota setiap malam seusai maen judi bola, terakhir katanya rumah nenek maria dilemparin (entah yang mana rumah nenek maria, ane kaga tau, tapi banyak emak2 kampung sekitaran medan kota yang geram, bilang kalau ada bocah badur masuk kampung mereka, siram saja pakai air panas) emoticon-Embarrassment
20. Santri parkir dari pondokan Al Kuntulliyah kampung badur+ Al Pepekliyah tanpa masker malak parkir ke jamaah mesjid di multatuli (mesjid resmi berdiri diatas tanah resmi, lengkap dengan surat2 resmi, jelas meteran listrik dan air nya), dimana tindakan ini sama sekali sangat tidak menyinggung perasaan ummat Muslim dan halal berdasarkan fatwa majlis al Muntahib dari kali deli yang bermarkas di tepi kali dengan marbot2 bau aer tinjak mamak badur/aur
21. Tarif palak parkir, thr, keamanan makin meningkat, gosipnya sultan kali k0ntol deli, si batudarah atau batup3p3k atau apalah namanya (kurang jelas), minta setoran gede karena lagi butuh duit buat diangkat jadi PNS, calo nya kader pksh1t katanya
22. Kaum ibu kampung badur terbagi dua rutinitas sehari2, ada yang jalan dari tepi kali, pakai jilbab hitam di tepi paret rumah warga, terus malak/ngemis di lampu merah bersama anak? nya, dan ada yang rajin jualan makanan seperti sate,soto,sll dengan naik becak makanan di sekitar taman ahmad yani, seputaran kali deli, dimana tentu saja makanan dagangan mereka ini kaya nutrisi hepatitis, typus, coronak ? emoticon-Rate 5 Star
23. aktivitas pemuda kampung badur dan aur juga rutin, pagi hingga siang ngemis di lampu merah dgn mata merem atau main gitar kecil sambil gebrak kaca mobil, sore malak parkir atau bawa map sumbangan ke restoran2 padang (tiba2 bisa melihat, muzizat Allah, lae), malam hingga subuh, patroli setengah teler tuak di perumahan warga baik2 sambil takbiran teriak pepekbaikanying emoticon-Selamat
24. Gardu listrik jalan letjen suprapto, dekat kampung badur/aur wajib hukumnya meledak sekali tiap 2-3 minggu, karena overload (mungkin pengaruh radiasi setan kali deli)
25. H+1 s/d H+2 Lebaran, rombongan bocah2 umur 7 tahunan berpeci dan berkerudung dari kampung Badur dan kampung Aur, rajin bersilaturahmi ke kampung2 orang lain, sering mondar mandir, sambil menghisap rokok filter ngitung2 angpaw lebaran (terbagi dua rombongan, rombongan peci dan rombongan krudung)
26. Sering terdengar jeritan salam bocah2 kampung badur dan aur dan ditimpali suara pemilik rumah jawab 'GA DAK!' emoticon-Rate 5 Star
27. Santri2 kampung badur dan aur dari pesantren Al kuntuliyah dan Al pepekliyah rajin patroli ke kampung2 warga 24 jam untuk mantau rumah chinese/kejawen mana yang ditinggal mudik
28. marbot2 dan imam2 majelis al muntahib kali deli rajin mengingatkan untuk bayar zakat ke mereka, kalau ga bayar melalui perantaraan mereka, maka ente bukan muslim, bukan pribumi, bukan laki2 sejati, tapi kaum BBK (Banci Bencong Kejawen)emoticon-Shakehand2
29. Palak parkir oleh geng hafiz dan arif harahap dari kampung badur dan aur menggila di daerah belakang perisai plaza dekat rel kereta api pemuda dan sekitarnya, sementara saudara2 dan bapak2 mereka malak parkir di jalan multatuli, jalan juanda, jalan wajir, jalan palangkaraya
30. Geng alex dan jek dari pesantren tepi rel kereta api jalan mahakam dan jalan pantai burung, rajin malak sekitar jalan pemuda, jalan katamso,jalan rel kereta api, jalan pandu
31. geng petak jenggotan kampung aur, badur, sei mati juga ramai disekitar jalan bogor, jalan bandung, jalan merbabu, hingga pusat pasar
32. Remaja masjid jalan tembaga tepi rel kereta api bersama geng romadhoni malak parkir depan KFC dan BCA asia megamas (BARUSAN KATA WARGA, MUKULIN DAN RUSAK RESTORAN chinese DI ASIA MEGAMAS YANG MENOLAK BAYAR DUIT HALAL BI PALAK PETAKLIMIN PETAKLIMUN)
33. Bocah2 petak dan pengamen petak malak paksa di lampu merah perempatan gatsu, perempatan aceh hardware juanda, putaran balik gatsu, putaran balik monginsidi, putaran balik dimanapun p3p3k anj1ng petak ngeden
34. Semua aktivitas2 diatas dibarengin dengan rutinitas kencingin pintu besi jalan belakang ruko warga, pintu ruko chinese sampai berkarat, dinding rumah warga, meludah kanan kiri depan atas bawah, dan semuanya tidak memakai masker
Demikian lah reportase Pola Hidup Binatang Sehat Khas Petak (PHBS-TAK) yang didukung oleh aparatur mukapetak sipil dan non sipil
azzaniaditya2 memberi reputasi
1

