- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta Segi Tiga Akhirnya Gak Ada Yang Jadi Wkwkwkwkwk
...
TS
odysius.
Cinta Segi Tiga Akhirnya Gak Ada Yang Jadi Wkwkwkwkwk
chapter 1: Very nice girl names Desy
Hallo guys
Kisah ini terjadi sekitar 6 taun lalu, di saat gw masing bujangan dan sudah mulai masuk titik lelah
"Desi apa kabar?"
"Baik tante. Tante apa kabar?"
"Baik. Des, tante mau kenalin adik tante ke Desy. Adik tante itu masih single, kos di deket kantornya, kasian tuh dia suka cerita kadang bingung nyari temen. Soalnya temennya kebanyak udah pada merit. Desi kan suka bgaul tuh. Tante kenalin ya sama adik tante. Biar dia gak kesepian, punya temen"
"Boleh tante"
"Tante kasih no Desi ke adik tante ya?"
"Boleh. Namanya siapa adik tante?"
"Namanya Ody"
Demikianlah percakapan BBM antara Almira dan Desy.
Almira adalah salah satu kaka perempuan gw guys. Nah Desy ini adalah keponakan dari Jody, suami Almira.
Jadi ceritanya pada waktu itu kaka gw melihat usia gw yg sudah kepala 3, secara kerjaan mapan
dan menghabiskan waktu gak karuan
Desy adalah gadis cantik usia 27 taun, dan sangat mapan. Dia punya bisnis travel, tinggal di apartment dan mengendarai mobil honda crv. Dan anak gaul.
Kaka gw berfikir mungkin gw dan Desy akan cocok dan bisa berlanjut menikah. Sungguh kaka yg baik
"Hi mas Ody.. aku lagi pengen ke club nih malam ini. Kamu mau joint?" Bbm Desy ke gw.
"Boleh. Club mana?"
"DF yuks"
"Okey. Mau aku jemput ke apartment kamu?"
"Ga usah kita ketemu di sana aja ya"
"Kei. Jam brp?"
"Jam 12"
"Oke Des. C u"
"C u mas"
Jadi guys.. setelah kaka gw, almira, kasih pin bb desy. Gw mulailah bbman dengan tuh anak. Kadang balesnya lama.. ternyata sibuk benet tuh cewek. Diajak ketemu juga susah. Sampe akhirnya gw menunggu aja kapan dia ada waktu ketemu gw.
Waktu itu gw pikir paling dia karena ga enak aja sama kaka gw makanya kasih pin bbnya tapi dia menghindar utk ketemuan.
Eehhh taunya malam itu dia beneran ajak ketemu
Gw sampe duluan. Lalu gw menunggu di loby gedung tempat dragon fly club berada. Gw tunggu Desy datang, sambil menghabiskan beberapa batang rokok.
"Halo mas... kamu di mana?" Tanya Desy dari balik telp.
"Ini aku di depan, deket tempat vallet" jawab gw
"Oww yg kemeja biru ya?" Tanyanya
"Yess"
"Haii mas... udah lama nunggu?" Jawab gadis langsing dengan ujung rambut curly dengan mengenakan dress biru tua dan memegang clutch hitam.
"Hi des.. ohh enggak.. enggak lama kok" kata gw sambil mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Desy.
"Kenalin ini bengbeng temen aku" kata Desy ngenalin cowok yg datang bersamanya.
"Hallo.. Ody"
"Bengbeng"
Gw dan bengbeng berjabat tangan. Gw tebak nama aslinya bambang nih orang
"Masuk yuk mas" kata Desy sambil melangkah.
Dari langkah dan tatapannya yg menatap ke depan keliatan banget ini cewek full of confident.
Desy berjalan di depan, gw dibelakangnya, dan bengbeng di belakang gw. Di dalam sudah sangat ramai. Desy pilih tempat di depan meja panjang.
"Kita sini aja ya... mau minum apa mas?" Kata Desy pada gw
"Terserah kamu. Aku ikut aja"
Desy pesan vodka 1 botol dan mixernya. Lalu minumlah kita bertiga diiringi suara lagu yg menghentak.
"Aahh akhirnya kita ketemu juga ya mas" kata Desy sambil tertawa.
"Iya. Aku pikir kamu ga mau ketemu aku"
"Hahaha enggaklah mas.. kmaren2 emang lagi sibuk banget. Gak mungkinlah aku gak mau ketemu adiknya tante almira.. eh jangan bilang tante Almira kita ketemuan di club ya. Malu aku hahahhaa" kata Desy.
Desy ini sangat ramah, pinter ngobrol dan sangat seruuuuuu. Bikin hati gw yg kala itu tengah kesepian sangat sangat happy
Dia ajak gw dan bengbeng berjoget dan dia penuh tawa lepas. Bener2 wanita yg menyenangkan. Dan bengbeng gw tau dia teman biasa bagi Desy. Keliatan dari gesture tubuhnya yg menjauh dan seolah memberi gw ruang utk ngobrol2 dengan Desy.
Badan sudah habis mandi keringat, sudah puas ketawa ketiwi, vodka sudah habis. Tiba waktunya kita mau pulang. Desy panggil waitres.
"Brapa Des?" Tanya gw
"Gak usah aku aja mas" jawabnya
"Ehh jangan. Aku aja yg bayar." Kata gw berusaha ngintip bill yg disodorin waitress ke Desy.
"Gpp. Kan aku yg ngajak kamu" kata Desy nyerahin kartu debitnya.
"Lain kali aku yg bayar ya" kata gw
Setelah selesai bayar Desy melangkah keluar club diikuti gw dan bengbeng.
"Kamu parkir mana mas?" Tanya Desy
"Aku vallet. Kamu?"
"Di parkiran. Gpp kamu kalo mau duluan. Aku tunggu beng2 ambil mobil" kata Desy.
"Gpp, aku tunggu kamu aja" kata gw
Tau2 terdengar ada wanita sedang terisak menangis di belakang kita. Gw dan Desy menoleh dan kita liat ada cewek sendirian dengan dress belahan dada rendah yg sangat menunjukan belahannya
sedang menangis.
"Heyyy... are you oke?" Tanya Desy sambil menghampiri si gadis.
"Im broke up with my boyfriend" jawab si gadis terisak.
"Ohhh im sorry to hear that" kata Desy sambil meluk cewek tsb.
Desy emang bener2 cewek yg nice dan supel. I like her
Gak lama kemudian mobil beng2 sampe depan lobby.
"Aku duluan ya mas" kata Desy sambil meluk aku dan mencium pipi gw.
"Thanx ya udah ajak aku jln mlm ini" kata gw
"Sama2. Bye mas Od" jawabnya sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil avanza beng2.
Apa yg gw rasa malam itu guys?
Gw happy banget dan really like that girl
Chapter 2: Anna
Chapter 3: Exodus
Chapter 4: Syusahnya ketemu Desy
Chapter 5: Domain
Chapter 6: Apartment Desy
Chapter 7: Memutuskan untuk memilih Anna
Chapter 8: Ending dari cinta segitiga
Hallo guys

Kisah ini terjadi sekitar 6 taun lalu, di saat gw masing bujangan dan sudah mulai masuk titik lelah

"Desi apa kabar?"
"Baik tante. Tante apa kabar?"
"Baik. Des, tante mau kenalin adik tante ke Desy. Adik tante itu masih single, kos di deket kantornya, kasian tuh dia suka cerita kadang bingung nyari temen. Soalnya temennya kebanyak udah pada merit. Desi kan suka bgaul tuh. Tante kenalin ya sama adik tante. Biar dia gak kesepian, punya temen"
"Boleh tante"
"Tante kasih no Desi ke adik tante ya?"
"Boleh. Namanya siapa adik tante?"
"Namanya Ody"

Demikianlah percakapan BBM antara Almira dan Desy.
Almira adalah salah satu kaka perempuan gw guys. Nah Desy ini adalah keponakan dari Jody, suami Almira.
Jadi ceritanya pada waktu itu kaka gw melihat usia gw yg sudah kepala 3, secara kerjaan mapan
dan menghabiskan waktu gak karuan
Desy adalah gadis cantik usia 27 taun, dan sangat mapan. Dia punya bisnis travel, tinggal di apartment dan mengendarai mobil honda crv. Dan anak gaul.
Kaka gw berfikir mungkin gw dan Desy akan cocok dan bisa berlanjut menikah. Sungguh kaka yg baik

"Hi mas Ody.. aku lagi pengen ke club nih malam ini. Kamu mau joint?" Bbm Desy ke gw.
"Boleh. Club mana?"
"DF yuks"
"Okey. Mau aku jemput ke apartment kamu?"
"Ga usah kita ketemu di sana aja ya"
"Kei. Jam brp?"
"Jam 12"
"Oke Des. C u"
"C u mas"
Jadi guys.. setelah kaka gw, almira, kasih pin bb desy. Gw mulailah bbman dengan tuh anak. Kadang balesnya lama.. ternyata sibuk benet tuh cewek. Diajak ketemu juga susah. Sampe akhirnya gw menunggu aja kapan dia ada waktu ketemu gw.
Waktu itu gw pikir paling dia karena ga enak aja sama kaka gw makanya kasih pin bbnya tapi dia menghindar utk ketemuan.
Eehhh taunya malam itu dia beneran ajak ketemu

Gw sampe duluan. Lalu gw menunggu di loby gedung tempat dragon fly club berada. Gw tunggu Desy datang, sambil menghabiskan beberapa batang rokok.
"Halo mas... kamu di mana?" Tanya Desy dari balik telp.
"Ini aku di depan, deket tempat vallet" jawab gw
"Oww yg kemeja biru ya?" Tanyanya
"Yess"
"Haii mas... udah lama nunggu?" Jawab gadis langsing dengan ujung rambut curly dengan mengenakan dress biru tua dan memegang clutch hitam.
"Hi des.. ohh enggak.. enggak lama kok" kata gw sambil mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Desy.
"Kenalin ini bengbeng temen aku" kata Desy ngenalin cowok yg datang bersamanya.
"Hallo.. Ody"
"Bengbeng"
Gw dan bengbeng berjabat tangan. Gw tebak nama aslinya bambang nih orang

"Masuk yuk mas" kata Desy sambil melangkah.
Dari langkah dan tatapannya yg menatap ke depan keliatan banget ini cewek full of confident.
Desy berjalan di depan, gw dibelakangnya, dan bengbeng di belakang gw. Di dalam sudah sangat ramai. Desy pilih tempat di depan meja panjang.
"Kita sini aja ya... mau minum apa mas?" Kata Desy pada gw
"Terserah kamu. Aku ikut aja"
Desy pesan vodka 1 botol dan mixernya. Lalu minumlah kita bertiga diiringi suara lagu yg menghentak.
"Aahh akhirnya kita ketemu juga ya mas" kata Desy sambil tertawa.
"Iya. Aku pikir kamu ga mau ketemu aku"
"Hahaha enggaklah mas.. kmaren2 emang lagi sibuk banget. Gak mungkinlah aku gak mau ketemu adiknya tante almira.. eh jangan bilang tante Almira kita ketemuan di club ya. Malu aku hahahhaa" kata Desy.
Desy ini sangat ramah, pinter ngobrol dan sangat seruuuuuu. Bikin hati gw yg kala itu tengah kesepian sangat sangat happy

Dia ajak gw dan bengbeng berjoget dan dia penuh tawa lepas. Bener2 wanita yg menyenangkan. Dan bengbeng gw tau dia teman biasa bagi Desy. Keliatan dari gesture tubuhnya yg menjauh dan seolah memberi gw ruang utk ngobrol2 dengan Desy.
Badan sudah habis mandi keringat, sudah puas ketawa ketiwi, vodka sudah habis. Tiba waktunya kita mau pulang. Desy panggil waitres.
"Brapa Des?" Tanya gw
"Gak usah aku aja mas" jawabnya
"Ehh jangan. Aku aja yg bayar." Kata gw berusaha ngintip bill yg disodorin waitress ke Desy.
"Gpp. Kan aku yg ngajak kamu" kata Desy nyerahin kartu debitnya.
"Lain kali aku yg bayar ya" kata gw
Setelah selesai bayar Desy melangkah keluar club diikuti gw dan bengbeng.
"Kamu parkir mana mas?" Tanya Desy
"Aku vallet. Kamu?"
"Di parkiran. Gpp kamu kalo mau duluan. Aku tunggu beng2 ambil mobil" kata Desy.
"Gpp, aku tunggu kamu aja" kata gw
Tau2 terdengar ada wanita sedang terisak menangis di belakang kita. Gw dan Desy menoleh dan kita liat ada cewek sendirian dengan dress belahan dada rendah yg sangat menunjukan belahannya
sedang menangis."Heyyy... are you oke?" Tanya Desy sambil menghampiri si gadis.
"Im broke up with my boyfriend" jawab si gadis terisak.
"Ohhh im sorry to hear that" kata Desy sambil meluk cewek tsb.
Desy emang bener2 cewek yg nice dan supel. I like her

Gak lama kemudian mobil beng2 sampe depan lobby.
"Aku duluan ya mas" kata Desy sambil meluk aku dan mencium pipi gw.
"Thanx ya udah ajak aku jln mlm ini" kata gw
"Sama2. Bye mas Od" jawabnya sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil avanza beng2.
Apa yg gw rasa malam itu guys?
Gw happy banget dan really like that girl

Chapter 2: Anna
Chapter 3: Exodus
Chapter 4: Syusahnya ketemu Desy
Chapter 5: Domain
Chapter 6: Apartment Desy
Chapter 7: Memutuskan untuk memilih Anna
Chapter 8: Ending dari cinta segitiga
Diubah oleh odysius. 01-08-2020 11:58
caturkristiyani dan 8 lainnya memberi reputasi
9
2.8K
31
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.9KThread•53.7KAnggota
Tampilkan semua post
TS
odysius.
#7
Chapter 6: Apartment Desy
"Mas.. kamu mau ke Domain ya malam ini sama Anna?" Bbm Desy.
"Iya." Jawab gw tanpa mengajak Desy.
Soalnya gw males ngajak dia tar dia sama cowok ganteng lagi, sementara gw udah janjian sama Anna dan Mona sang cleopatra
"Kok aku gak diajak sih mas? Jahat deh" kata Desy.
"Ya udah ayo join aja" kata gw karena ga enak nolak kan
Lagian makin banyak cewek kan makin semarak nanti sofa gw
"Tapi kamu jemput aku ya" kata Desy
Tumbeennn nih cewek dlm hati gw.
Gw dan Desy tiba duluan di senayan city. Lalu kita dinner dulu di portico.
"Edo apa kabar?" Tanya gw pada Desy
"Ke laut"
"Cowok bule yg waktu itu kamu ajak ke domain mana?" Tanya gw menyelidiki
"Iya bingung deh mas, aku sama dia befa agama"
"Ahh capek deh. Aku kan sama mantan aku bubaran juga karena beda agama Des"
"Tapi cowok ini katanya mau pindah agama"
"Bagus dong" jawab gw
"Tau ahhh.. pusink aku" tutup Desy.
Kemudian muncul Mona dan Anna ke meja kita.
"Gilaa baju lo" kata Desy ke Anna yg pake baju dengan perut keliatan dan ditutup cardigan
"Ini gw pinjem bajunya Mona"
Gw gak tau knapa Mona dan Desy kaya agak2 saling mencurigai gitu. Keliatan dari mereka berdua matanya suka saling memperhatikan diam2.
"Kamu suka sama Mona ya mas?" Tanya Desy tiba2 saat Mona dan Anna lagi ke toilet.
"Hah??? Kok tau2 tanya gitu?"
Tanya gw kaget.
"Mona kan ada yg nyimpen mas" kata Desy.
Ya gw gak kaget sih. Cewek secantik dan semenarik itu ada yg nyimpen. Dan gw bisa menerka2 dari keahlian berbicara Mona dan cara dia flirting tapi jual mahal.
Ya sebenernya sama aja kaya Desy, dia juga pinter ngobrol dan treat cowok dan ternyata ada sugar daddynya tho
Malam itu gw cowok sendirian di antara 3 bidadari.
Kalo lu tanya siapa yg paling sexy malam itu?
Anna!
Ini cewek bodinya bagus banget. Kulitnya putih banget apalagi malam itu dia pake baju tanpa lengan, dengan model tali di pundak, ngatung perutnya keliatan. Mulus banget bray itu perut
Anna yg sexy, Mona yg cantik luar biasa ternyata mampu dikalahkan oleh Desy yg menyenangkan.
Desy mepet gw terus bray.
Sampe gw sering banget meluk pinggang tuh cewek.
"Mas anter aku balik duluan yuk" kata Desy tiba2.
"Hah balik?" Tanya gw
"Iya aku ngantuk. Nanti kamu gpp balik ke sini lagi" katanya.
"Na, aku tinggal sbentar ya anter Desy balik dulu" kata gw pada Anna.
"Yaahh bener balik lagi gak?" Tanya Anna
"Iya balik lagi" jawab gw
"Ahh pasti gak balik lagi ntar"
"Balik kok pasti. Ya udah biar aman aku bayar bill dulu aja ya" kata gw, kali aja Anna takut gw gak balik lagi dan gak ada yg bayar bill itu table
"Mas janji ya balik lagi" kata Anna merengek
"Iya"
"Janji" tagih Anna
"Iya janji"
Entah knapa Anna kok seperti gak rela gitu gw anter balik Desy
"Where is your car?" Tanya Desy sambil gandeng tangan gw berjalan di basement menuju mobil gw
Dia gandeng gw cuy
"Mas minggu depan aku ada undangan kimpoian. Kamu mau kan temenin aku ksana?" Tanya Desy di dlm mobil
"Boleh"
Waahhhh gw udah berbunga2 nih guys
"Parkir aja dulu. Kamu naik aja dulu ke atas" kata Desy begitu gw berhentiin mobil gw depan lobby apartmentnya.
"Tapi aku janji balik lagi ke Anna" kata gw
"Ahhh udahlah, biarin aja si Anna kan juga ada si Mona" kata Desy.
Gw naik ke atas apartmentnya. Kita duduk di meja makan. Duduk sebelahan, dengerin Desy curhat betapa stres dia dengan segala aktifitasnya.
Desy terus menghisap rokok, sementara gw cuma dengerin aja.
Dan tau2 kita berakhir dengan berciuman
Soft kiss, perlahan. Gw belai rambut dia.
"Aku ngantuk. Tidur yuk" kata Desy bangkit dari duduknya.
"Kamu tidur di situ aja mas" kata dia menunjuk kamar disebrang kamarnya.
Desy masuk ke kamarnya dan pintu dibiarkan terbuka. Gw ikut masuk ke situ. Bukan ke kamar sebrang seperti yg dia suruh.
Gw ikut masuk lalu gw tutup pintu kamarnya.
Desy berdiri membelakangi gw dan sedang berusaha melepas retsleting dressnya.
Gw berdiri tepat di blakang dia
"Mas bantu aku buka retsletingnya dong" kata dia mempersilahkan gw melepas dressnya.
Selanjutnya you all guys tau dong apa yg terjadi?

Gw rasa udah kebiasaan Desy pulang bawa cowok ke apartmentnya.
Dan Anna tau betul kebiasaan temennya itu.
Thats why Anna sampe mohon2 gw utk kembali lagi. Karena Anna dah bisa nebak apa yg selanjutnya bakal terjadi
Desy ini dikejar ilang2an dicuekin malah memasrahkan diri
"Mas.. kamu mau ke Domain ya malam ini sama Anna?" Bbm Desy.
"Iya." Jawab gw tanpa mengajak Desy.
Soalnya gw males ngajak dia tar dia sama cowok ganteng lagi, sementara gw udah janjian sama Anna dan Mona sang cleopatra

"Kok aku gak diajak sih mas? Jahat deh" kata Desy.
"Ya udah ayo join aja" kata gw karena ga enak nolak kan
Lagian makin banyak cewek kan makin semarak nanti sofa gw

"Tapi kamu jemput aku ya" kata Desy
Tumbeennn nih cewek dlm hati gw.
Gw dan Desy tiba duluan di senayan city. Lalu kita dinner dulu di portico.
"Edo apa kabar?" Tanya gw pada Desy
"Ke laut"
"Cowok bule yg waktu itu kamu ajak ke domain mana?" Tanya gw menyelidiki

"Iya bingung deh mas, aku sama dia befa agama"
"Ahh capek deh. Aku kan sama mantan aku bubaran juga karena beda agama Des"
"Tapi cowok ini katanya mau pindah agama"
"Bagus dong" jawab gw
"Tau ahhh.. pusink aku" tutup Desy.
Kemudian muncul Mona dan Anna ke meja kita.
"Gilaa baju lo" kata Desy ke Anna yg pake baju dengan perut keliatan dan ditutup cardigan
"Ini gw pinjem bajunya Mona"
Gw gak tau knapa Mona dan Desy kaya agak2 saling mencurigai gitu. Keliatan dari mereka berdua matanya suka saling memperhatikan diam2.
"Kamu suka sama Mona ya mas?" Tanya Desy tiba2 saat Mona dan Anna lagi ke toilet.
"Hah??? Kok tau2 tanya gitu?"
Tanya gw kaget."Mona kan ada yg nyimpen mas" kata Desy.
Ya gw gak kaget sih. Cewek secantik dan semenarik itu ada yg nyimpen. Dan gw bisa menerka2 dari keahlian berbicara Mona dan cara dia flirting tapi jual mahal.
Ya sebenernya sama aja kaya Desy, dia juga pinter ngobrol dan treat cowok dan ternyata ada sugar daddynya tho

Malam itu gw cowok sendirian di antara 3 bidadari.
Kalo lu tanya siapa yg paling sexy malam itu?
Anna!
Ini cewek bodinya bagus banget. Kulitnya putih banget apalagi malam itu dia pake baju tanpa lengan, dengan model tali di pundak, ngatung perutnya keliatan. Mulus banget bray itu perut

Anna yg sexy, Mona yg cantik luar biasa ternyata mampu dikalahkan oleh Desy yg menyenangkan.
Desy mepet gw terus bray.
Sampe gw sering banget meluk pinggang tuh cewek.
"Mas anter aku balik duluan yuk" kata Desy tiba2.
"Hah balik?" Tanya gw
"Iya aku ngantuk. Nanti kamu gpp balik ke sini lagi" katanya.
"Na, aku tinggal sbentar ya anter Desy balik dulu" kata gw pada Anna.
"Yaahh bener balik lagi gak?" Tanya Anna
"Iya balik lagi" jawab gw
"Ahh pasti gak balik lagi ntar"
"Balik kok pasti. Ya udah biar aman aku bayar bill dulu aja ya" kata gw, kali aja Anna takut gw gak balik lagi dan gak ada yg bayar bill itu table

"Mas janji ya balik lagi" kata Anna merengek
"Iya"
"Janji" tagih Anna
"Iya janji"
Entah knapa Anna kok seperti gak rela gitu gw anter balik Desy

"Where is your car?" Tanya Desy sambil gandeng tangan gw berjalan di basement menuju mobil gw
Dia gandeng gw cuy

"Mas minggu depan aku ada undangan kimpoian. Kamu mau kan temenin aku ksana?" Tanya Desy di dlm mobil
"Boleh"
Waahhhh gw udah berbunga2 nih guys
"Parkir aja dulu. Kamu naik aja dulu ke atas" kata Desy begitu gw berhentiin mobil gw depan lobby apartmentnya.
"Tapi aku janji balik lagi ke Anna" kata gw
"Ahhh udahlah, biarin aja si Anna kan juga ada si Mona" kata Desy.
Gw naik ke atas apartmentnya. Kita duduk di meja makan. Duduk sebelahan, dengerin Desy curhat betapa stres dia dengan segala aktifitasnya.
Desy terus menghisap rokok, sementara gw cuma dengerin aja.
Dan tau2 kita berakhir dengan berciuman

Soft kiss, perlahan. Gw belai rambut dia.
"Aku ngantuk. Tidur yuk" kata Desy bangkit dari duduknya.
"Kamu tidur di situ aja mas" kata dia menunjuk kamar disebrang kamarnya.
Desy masuk ke kamarnya dan pintu dibiarkan terbuka. Gw ikut masuk ke situ. Bukan ke kamar sebrang seperti yg dia suruh.
Gw ikut masuk lalu gw tutup pintu kamarnya.
Desy berdiri membelakangi gw dan sedang berusaha melepas retsleting dressnya.
Gw berdiri tepat di blakang dia
"Mas bantu aku buka retsletingnya dong" kata dia mempersilahkan gw melepas dressnya.
Selanjutnya you all guys tau dong apa yg terjadi?


Gw rasa udah kebiasaan Desy pulang bawa cowok ke apartmentnya.
Dan Anna tau betul kebiasaan temennya itu.
Thats why Anna sampe mohon2 gw utk kembali lagi. Karena Anna dah bisa nebak apa yg selanjutnya bakal terjadi

Desy ini dikejar ilang2an dicuekin malah memasrahkan diri

Diubah oleh odysius. 30-07-2020 22:37
mmuji1575 memberi reputasi
1