- Beranda
- Stories from the Heart
Cinta Segi Tiga Akhirnya Gak Ada Yang Jadi Wkwkwkwkwk
...
TS
odysius.
Cinta Segi Tiga Akhirnya Gak Ada Yang Jadi Wkwkwkwkwk
chapter 1: Very nice girl names Desy
Hallo guys
Kisah ini terjadi sekitar 6 taun lalu, di saat gw masing bujangan dan sudah mulai masuk titik lelah
"Desi apa kabar?"
"Baik tante. Tante apa kabar?"
"Baik. Des, tante mau kenalin adik tante ke Desy. Adik tante itu masih single, kos di deket kantornya, kasian tuh dia suka cerita kadang bingung nyari temen. Soalnya temennya kebanyak udah pada merit. Desi kan suka bgaul tuh. Tante kenalin ya sama adik tante. Biar dia gak kesepian, punya temen"
"Boleh tante"
"Tante kasih no Desi ke adik tante ya?"
"Boleh. Namanya siapa adik tante?"
"Namanya Ody"
Demikianlah percakapan BBM antara Almira dan Desy.
Almira adalah salah satu kaka perempuan gw guys. Nah Desy ini adalah keponakan dari Jody, suami Almira.
Jadi ceritanya pada waktu itu kaka gw melihat usia gw yg sudah kepala 3, secara kerjaan mapan
dan menghabiskan waktu gak karuan
Desy adalah gadis cantik usia 27 taun, dan sangat mapan. Dia punya bisnis travel, tinggal di apartment dan mengendarai mobil honda crv. Dan anak gaul.
Kaka gw berfikir mungkin gw dan Desy akan cocok dan bisa berlanjut menikah. Sungguh kaka yg baik
"Hi mas Ody.. aku lagi pengen ke club nih malam ini. Kamu mau joint?" Bbm Desy ke gw.
"Boleh. Club mana?"
"DF yuks"
"Okey. Mau aku jemput ke apartment kamu?"
"Ga usah kita ketemu di sana aja ya"
"Kei. Jam brp?"
"Jam 12"
"Oke Des. C u"
"C u mas"
Jadi guys.. setelah kaka gw, almira, kasih pin bb desy. Gw mulailah bbman dengan tuh anak. Kadang balesnya lama.. ternyata sibuk benet tuh cewek. Diajak ketemu juga susah. Sampe akhirnya gw menunggu aja kapan dia ada waktu ketemu gw.
Waktu itu gw pikir paling dia karena ga enak aja sama kaka gw makanya kasih pin bbnya tapi dia menghindar utk ketemuan.
Eehhh taunya malam itu dia beneran ajak ketemu
Gw sampe duluan. Lalu gw menunggu di loby gedung tempat dragon fly club berada. Gw tunggu Desy datang, sambil menghabiskan beberapa batang rokok.
"Halo mas... kamu di mana?" Tanya Desy dari balik telp.
"Ini aku di depan, deket tempat vallet" jawab gw
"Oww yg kemeja biru ya?" Tanyanya
"Yess"
"Haii mas... udah lama nunggu?" Jawab gadis langsing dengan ujung rambut curly dengan mengenakan dress biru tua dan memegang clutch hitam.
"Hi des.. ohh enggak.. enggak lama kok" kata gw sambil mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Desy.
"Kenalin ini bengbeng temen aku" kata Desy ngenalin cowok yg datang bersamanya.
"Hallo.. Ody"
"Bengbeng"
Gw dan bengbeng berjabat tangan. Gw tebak nama aslinya bambang nih orang
"Masuk yuk mas" kata Desy sambil melangkah.
Dari langkah dan tatapannya yg menatap ke depan keliatan banget ini cewek full of confident.
Desy berjalan di depan, gw dibelakangnya, dan bengbeng di belakang gw. Di dalam sudah sangat ramai. Desy pilih tempat di depan meja panjang.
"Kita sini aja ya... mau minum apa mas?" Kata Desy pada gw
"Terserah kamu. Aku ikut aja"
Desy pesan vodka 1 botol dan mixernya. Lalu minumlah kita bertiga diiringi suara lagu yg menghentak.
"Aahh akhirnya kita ketemu juga ya mas" kata Desy sambil tertawa.
"Iya. Aku pikir kamu ga mau ketemu aku"
"Hahaha enggaklah mas.. kmaren2 emang lagi sibuk banget. Gak mungkinlah aku gak mau ketemu adiknya tante almira.. eh jangan bilang tante Almira kita ketemuan di club ya. Malu aku hahahhaa" kata Desy.
Desy ini sangat ramah, pinter ngobrol dan sangat seruuuuuu. Bikin hati gw yg kala itu tengah kesepian sangat sangat happy
Dia ajak gw dan bengbeng berjoget dan dia penuh tawa lepas. Bener2 wanita yg menyenangkan. Dan bengbeng gw tau dia teman biasa bagi Desy. Keliatan dari gesture tubuhnya yg menjauh dan seolah memberi gw ruang utk ngobrol2 dengan Desy.
Badan sudah habis mandi keringat, sudah puas ketawa ketiwi, vodka sudah habis. Tiba waktunya kita mau pulang. Desy panggil waitres.
"Brapa Des?" Tanya gw
"Gak usah aku aja mas" jawabnya
"Ehh jangan. Aku aja yg bayar." Kata gw berusaha ngintip bill yg disodorin waitress ke Desy.
"Gpp. Kan aku yg ngajak kamu" kata Desy nyerahin kartu debitnya.
"Lain kali aku yg bayar ya" kata gw
Setelah selesai bayar Desy melangkah keluar club diikuti gw dan bengbeng.
"Kamu parkir mana mas?" Tanya Desy
"Aku vallet. Kamu?"
"Di parkiran. Gpp kamu kalo mau duluan. Aku tunggu beng2 ambil mobil" kata Desy.
"Gpp, aku tunggu kamu aja" kata gw
Tau2 terdengar ada wanita sedang terisak menangis di belakang kita. Gw dan Desy menoleh dan kita liat ada cewek sendirian dengan dress belahan dada rendah yg sangat menunjukan belahannya
sedang menangis.
"Heyyy... are you oke?" Tanya Desy sambil menghampiri si gadis.
"Im broke up with my boyfriend" jawab si gadis terisak.
"Ohhh im sorry to hear that" kata Desy sambil meluk cewek tsb.
Desy emang bener2 cewek yg nice dan supel. I like her
Gak lama kemudian mobil beng2 sampe depan lobby.
"Aku duluan ya mas" kata Desy sambil meluk aku dan mencium pipi gw.
"Thanx ya udah ajak aku jln mlm ini" kata gw
"Sama2. Bye mas Od" jawabnya sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil avanza beng2.
Apa yg gw rasa malam itu guys?
Gw happy banget dan really like that girl
Chapter 2: Anna
Chapter 3: Exodus
Chapter 4: Syusahnya ketemu Desy
Chapter 5: Domain
Chapter 6: Apartment Desy
Chapter 7: Memutuskan untuk memilih Anna
Chapter 8: Ending dari cinta segitiga
Hallo guys

Kisah ini terjadi sekitar 6 taun lalu, di saat gw masing bujangan dan sudah mulai masuk titik lelah

"Desi apa kabar?"
"Baik tante. Tante apa kabar?"
"Baik. Des, tante mau kenalin adik tante ke Desy. Adik tante itu masih single, kos di deket kantornya, kasian tuh dia suka cerita kadang bingung nyari temen. Soalnya temennya kebanyak udah pada merit. Desi kan suka bgaul tuh. Tante kenalin ya sama adik tante. Biar dia gak kesepian, punya temen"
"Boleh tante"
"Tante kasih no Desi ke adik tante ya?"
"Boleh. Namanya siapa adik tante?"
"Namanya Ody"

Demikianlah percakapan BBM antara Almira dan Desy.
Almira adalah salah satu kaka perempuan gw guys. Nah Desy ini adalah keponakan dari Jody, suami Almira.
Jadi ceritanya pada waktu itu kaka gw melihat usia gw yg sudah kepala 3, secara kerjaan mapan
dan menghabiskan waktu gak karuan
Desy adalah gadis cantik usia 27 taun, dan sangat mapan. Dia punya bisnis travel, tinggal di apartment dan mengendarai mobil honda crv. Dan anak gaul.
Kaka gw berfikir mungkin gw dan Desy akan cocok dan bisa berlanjut menikah. Sungguh kaka yg baik

"Hi mas Ody.. aku lagi pengen ke club nih malam ini. Kamu mau joint?" Bbm Desy ke gw.
"Boleh. Club mana?"
"DF yuks"
"Okey. Mau aku jemput ke apartment kamu?"
"Ga usah kita ketemu di sana aja ya"
"Kei. Jam brp?"
"Jam 12"
"Oke Des. C u"
"C u mas"
Jadi guys.. setelah kaka gw, almira, kasih pin bb desy. Gw mulailah bbman dengan tuh anak. Kadang balesnya lama.. ternyata sibuk benet tuh cewek. Diajak ketemu juga susah. Sampe akhirnya gw menunggu aja kapan dia ada waktu ketemu gw.
Waktu itu gw pikir paling dia karena ga enak aja sama kaka gw makanya kasih pin bbnya tapi dia menghindar utk ketemuan.
Eehhh taunya malam itu dia beneran ajak ketemu

Gw sampe duluan. Lalu gw menunggu di loby gedung tempat dragon fly club berada. Gw tunggu Desy datang, sambil menghabiskan beberapa batang rokok.
"Halo mas... kamu di mana?" Tanya Desy dari balik telp.
"Ini aku di depan, deket tempat vallet" jawab gw
"Oww yg kemeja biru ya?" Tanyanya
"Yess"
"Haii mas... udah lama nunggu?" Jawab gadis langsing dengan ujung rambut curly dengan mengenakan dress biru tua dan memegang clutch hitam.
"Hi des.. ohh enggak.. enggak lama kok" kata gw sambil mengulurkan tangan dan berjabat tangan dengan Desy.
"Kenalin ini bengbeng temen aku" kata Desy ngenalin cowok yg datang bersamanya.
"Hallo.. Ody"
"Bengbeng"
Gw dan bengbeng berjabat tangan. Gw tebak nama aslinya bambang nih orang

"Masuk yuk mas" kata Desy sambil melangkah.
Dari langkah dan tatapannya yg menatap ke depan keliatan banget ini cewek full of confident.
Desy berjalan di depan, gw dibelakangnya, dan bengbeng di belakang gw. Di dalam sudah sangat ramai. Desy pilih tempat di depan meja panjang.
"Kita sini aja ya... mau minum apa mas?" Kata Desy pada gw
"Terserah kamu. Aku ikut aja"
Desy pesan vodka 1 botol dan mixernya. Lalu minumlah kita bertiga diiringi suara lagu yg menghentak.
"Aahh akhirnya kita ketemu juga ya mas" kata Desy sambil tertawa.
"Iya. Aku pikir kamu ga mau ketemu aku"
"Hahaha enggaklah mas.. kmaren2 emang lagi sibuk banget. Gak mungkinlah aku gak mau ketemu adiknya tante almira.. eh jangan bilang tante Almira kita ketemuan di club ya. Malu aku hahahhaa" kata Desy.
Desy ini sangat ramah, pinter ngobrol dan sangat seruuuuuu. Bikin hati gw yg kala itu tengah kesepian sangat sangat happy

Dia ajak gw dan bengbeng berjoget dan dia penuh tawa lepas. Bener2 wanita yg menyenangkan. Dan bengbeng gw tau dia teman biasa bagi Desy. Keliatan dari gesture tubuhnya yg menjauh dan seolah memberi gw ruang utk ngobrol2 dengan Desy.
Badan sudah habis mandi keringat, sudah puas ketawa ketiwi, vodka sudah habis. Tiba waktunya kita mau pulang. Desy panggil waitres.
"Brapa Des?" Tanya gw
"Gak usah aku aja mas" jawabnya
"Ehh jangan. Aku aja yg bayar." Kata gw berusaha ngintip bill yg disodorin waitress ke Desy.
"Gpp. Kan aku yg ngajak kamu" kata Desy nyerahin kartu debitnya.
"Lain kali aku yg bayar ya" kata gw
Setelah selesai bayar Desy melangkah keluar club diikuti gw dan bengbeng.
"Kamu parkir mana mas?" Tanya Desy
"Aku vallet. Kamu?"
"Di parkiran. Gpp kamu kalo mau duluan. Aku tunggu beng2 ambil mobil" kata Desy.
"Gpp, aku tunggu kamu aja" kata gw
Tau2 terdengar ada wanita sedang terisak menangis di belakang kita. Gw dan Desy menoleh dan kita liat ada cewek sendirian dengan dress belahan dada rendah yg sangat menunjukan belahannya
sedang menangis."Heyyy... are you oke?" Tanya Desy sambil menghampiri si gadis.
"Im broke up with my boyfriend" jawab si gadis terisak.
"Ohhh im sorry to hear that" kata Desy sambil meluk cewek tsb.
Desy emang bener2 cewek yg nice dan supel. I like her

Gak lama kemudian mobil beng2 sampe depan lobby.
"Aku duluan ya mas" kata Desy sambil meluk aku dan mencium pipi gw.
"Thanx ya udah ajak aku jln mlm ini" kata gw
"Sama2. Bye mas Od" jawabnya sambil melambaikan tangan dan masuk ke mobil avanza beng2.
Apa yg gw rasa malam itu guys?
Gw happy banget dan really like that girl

Chapter 2: Anna
Chapter 3: Exodus
Chapter 4: Syusahnya ketemu Desy
Chapter 5: Domain
Chapter 6: Apartment Desy
Chapter 7: Memutuskan untuk memilih Anna
Chapter 8: Ending dari cinta segitiga
Diubah oleh odysius. 01-08-2020 11:58
caturkristiyani dan 8 lainnya memberi reputasi
9
2.8K
31
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•52.9KAnggota
Tampilkan semua post
TS
odysius.
#6
Chapter 5: Domain
Jadi guys.. pada saat itu gw termasuk anak kos yg kesepian
Harapannya bisa sama Desy sesering mungkin utk makan malam bareng pulang ktr, hura2 bareng jumat malam dan bisa pergi santay bareng Desy di hari sabtu kaya misalnya nonton atau ke mall.
Tapi kan ternyata gak sesuai harapan
Siapa yg selalu ada di saat gw butuh temen pulang kantor?
Anna!
Kadang kalo udah suka seseorang tuh "ibarat semut diujung lautan keliatan tapi gajah di pelupuk mata gak keliatan" yah?
Anna gw 'gunakan' utk killing time gw sembari mengikuti perkembangan Desy TO (target operasi) gw
Beberapa kali Anna nemenin gw makan malam. Kadang gw perhatiin ini cewek bagus juga kok, tapi gw udah keburu kesengsem dan penasaran sama yg namanya Desy
"Des, nanti malam ikut kan?" Bbm gw
"Iya nanti aku nyusul ya mas" jawab Desy.
Jadi guys, gw ngajak Anna clubing jumat malam dan gw masih tetep berharap Desy juga ikut datang
Malam itu gw ke domain. Club di senayan city. Gw, Donie dan Anna.
"Kamu katanya sama temen kamu. Kok sendirian?" Tanya gw ke Anna yg malam itu pake dress warna putih.
"Iya aku sama Mona. Tadi kan balik ktr aku ganti baju di apartment Mona dulu. Skarang Mona masih di portico. Nanti dia nyusul ke sini kok"
Portico itu semacam resto n cafe yg ada di lantai dasar senayan city guys. Sementara domain club yg berada di basement.
"Nyantai2 aja ya. Di table ini aja" kata gw memilih standing table.
"Iya gpp kok mas" kata Anna.
"Kamu mau pesen apa?" Tanya gw
"Long island aja" jawab Anna.
Gw pesenin Anna Long Island, chivas regal by glass buat Donie dan lyche martini buat gw.
Setiap ke club gw emang selalu mengawali dengan lyche martini. Biar kaya james bond gitu kan guys
"Des, jadi nyusul ga?" Bbm gw.
Masih aja inget Desy mulu
"Ini udah mau masuk kok" balas Desy.
Gak berapa lama Desy muncul, tapi gandeng cowok ganteng berkemeja putih dan celana abu2
Pulang kantor kayanya tuh cowok. Tapi bukan Edo. Tapi bule.
Dan emang gantengan itu cowok sih dibanding gw
"Mas Od... kenalin ini Danny... Danny, this is Ody my cousin" kata Desy memperkenalkan.
Ahhh ini bikin bad mood lagi nih sama kaya kejadian Exodus
cuma pemeran prianya beda lagi
"Itu Mona.. Mas Mona boleh ikut gabung ya?" Kata Anna sambil kepalanya menoleh ke arah seorang wanita pake dress pendek dibalut jaket. Kulitnya putih, rambutnya pendek seleher. Ditemani 2 cowok ganteng dengan body bidang.
Asli di antara Desy, Mona dan Anna. Mona juara 1
"Berdiri ya? Gak pilih sofa?" Tanya Mona pada Anna.
"Oke bentar ya aku tanya masih ada sofa kosong ga?" Jawab gw pada Mona.
Kalo di hadapan cewek cantik langsung gegayaan gw guys
Awalnya mau minum santay2 akhirnya gw jadi open table yg pake sofa. Minimum charge nya Rp 4 juta waktu itu.
Mona ini udah kaya Diva bener dah. Berbalut jaket dikawal 2 cowok dan dengan anggun berjalan ke sofa yg sudah gw pesen. 2 cowok tsb duduk mengapitnya.
Gw masih menerka2 apakah dari 2 cowok itu ada pacar atau yg lagi deket sama Mona?
Sementara Desy menatap Mona seperti merasa terintimidasi ada wanita cantik baru di sofa kita
"Mas, kamu pesen sofa?" Tanya Desy.
"Iya. Soalnya ternyata orangnya rame Des" jawab gw
"Gak usah diikutin mas, tar habis loh uang kamu" kata Desy.
"Ya gpp lah work hard play hard" jawab gw
"Aku gak bisa lama2 ya. Aku balik duluan" kata Desy.
Biarlah Desy pulang duluan sama lelaki itu yg penting udah ada 1 mahluk cantik di table gw: Mona
Seperti biasa Anna kuat banget minum dan berdiri di depan sofa dengan jogetnya.
Gw berdiri di dekat Anna tapi lagi2 gw gak gubris dia, mata gw terus menatap Mona yg duduk bagaikan cleopatra di sofa.
Ke dua tangannya memegang pipi ke dua cowok di sebelahnya. Gw tau 2 cowok itu banci dari gesture tubuhnya
:
Kemudian Mona berdiri, melepas jaketnya dan menari2 perlahan diikuti si 2 banci menemani dia di samping kiri kanannya.
Aaahhhhh gw seneng liat gayanya. Menari2 perlahan bagaikan cleopatra dan para penjaga aja tuh cewek
Gw gak berhenti2 memandang dia dan gw rasa Mona tau gw memandanginya.
"Mas, makasih ya aku udah diajak gabung di sofa kamu" kata Mona yg tau2 menghampiri gw.
"Oh iya oke oke. Kamu mau minum apa lagi?" Tanya gw pada Mona.
"Cukup kok. Kamu tinggal di mana mas?" Tanya Mona
"Aku kos di pedurenan" kata gw
"Ohhh di pedurenan. Kebetulan aku mau pindah tempat cari kos daerah situ. Mau bantu cariin gak mas?" Tanya Mona.
"Boleh" kata gw
"Nanti anterin aku cari ya"
"Oke"
"Trus gimana kamu bisa anterin aku cari kosan kalo kamu gak punya no aku?" Tanya Mona
Gilaaa dari caranya ngajak tukeran telp, expert banget nih cewek
"Ah iya, no kamu brapa?" Tanya gw
"Nanti kamu minta sama Anna aja ya no aku" jawabnya.
Bener2 dah ini cewek lihai banget. Dia butuh no telp gw tapi dia bikin gw yg cari no telpnya lewat Anna.
Player nih yg kek gini
"Na... aku boleh minta no Mona gak?"
bbm gw besoknya ke Anna.
"Buat apa mas?"
"Smalem dia bilang minta tolong aku cariin kosan di pedurenan. Ya kan perlu no telp buat janjian nyari"
"Alaahhhh dia kan dari jaman dulu pindah2 kos daerah situ. Lebih tau dia kali kosan sekitar situ dari kamu mas"
"Trus gimana dong?" Tanya gw
"Gak usah diladenin mas. Biar dia cari sendiri" jawab Anna.
Wewwwwww!!! Anna gak mau kasih no Mona ke gw
Jadi guys.. pada saat itu gw termasuk anak kos yg kesepian

Harapannya bisa sama Desy sesering mungkin utk makan malam bareng pulang ktr, hura2 bareng jumat malam dan bisa pergi santay bareng Desy di hari sabtu kaya misalnya nonton atau ke mall.
Tapi kan ternyata gak sesuai harapan

Siapa yg selalu ada di saat gw butuh temen pulang kantor?
Anna!
Kadang kalo udah suka seseorang tuh "ibarat semut diujung lautan keliatan tapi gajah di pelupuk mata gak keliatan" yah?
Anna gw 'gunakan' utk killing time gw sembari mengikuti perkembangan Desy TO (target operasi) gw

Beberapa kali Anna nemenin gw makan malam. Kadang gw perhatiin ini cewek bagus juga kok, tapi gw udah keburu kesengsem dan penasaran sama yg namanya Desy

"Des, nanti malam ikut kan?" Bbm gw
"Iya nanti aku nyusul ya mas" jawab Desy.
Jadi guys, gw ngajak Anna clubing jumat malam dan gw masih tetep berharap Desy juga ikut datang

Malam itu gw ke domain. Club di senayan city. Gw, Donie dan Anna.
"Kamu katanya sama temen kamu. Kok sendirian?" Tanya gw ke Anna yg malam itu pake dress warna putih.
"Iya aku sama Mona. Tadi kan balik ktr aku ganti baju di apartment Mona dulu. Skarang Mona masih di portico. Nanti dia nyusul ke sini kok"
Portico itu semacam resto n cafe yg ada di lantai dasar senayan city guys. Sementara domain club yg berada di basement.
"Nyantai2 aja ya. Di table ini aja" kata gw memilih standing table.
"Iya gpp kok mas" kata Anna.
"Kamu mau pesen apa?" Tanya gw
"Long island aja" jawab Anna.
Gw pesenin Anna Long Island, chivas regal by glass buat Donie dan lyche martini buat gw.
Setiap ke club gw emang selalu mengawali dengan lyche martini. Biar kaya james bond gitu kan guys

"Des, jadi nyusul ga?" Bbm gw.
Masih aja inget Desy mulu

"Ini udah mau masuk kok" balas Desy.
Gak berapa lama Desy muncul, tapi gandeng cowok ganteng berkemeja putih dan celana abu2
Pulang kantor kayanya tuh cowok. Tapi bukan Edo. Tapi bule.Dan emang gantengan itu cowok sih dibanding gw

"Mas Od... kenalin ini Danny... Danny, this is Ody my cousin" kata Desy memperkenalkan.
Ahhh ini bikin bad mood lagi nih sama kaya kejadian Exodus
cuma pemeran prianya beda lagi
"Itu Mona.. Mas Mona boleh ikut gabung ya?" Kata Anna sambil kepalanya menoleh ke arah seorang wanita pake dress pendek dibalut jaket. Kulitnya putih, rambutnya pendek seleher. Ditemani 2 cowok ganteng dengan body bidang.
Asli di antara Desy, Mona dan Anna. Mona juara 1

"Berdiri ya? Gak pilih sofa?" Tanya Mona pada Anna.
"Oke bentar ya aku tanya masih ada sofa kosong ga?" Jawab gw pada Mona.
Kalo di hadapan cewek cantik langsung gegayaan gw guys

Awalnya mau minum santay2 akhirnya gw jadi open table yg pake sofa. Minimum charge nya Rp 4 juta waktu itu.
Mona ini udah kaya Diva bener dah. Berbalut jaket dikawal 2 cowok dan dengan anggun berjalan ke sofa yg sudah gw pesen. 2 cowok tsb duduk mengapitnya.
Gw masih menerka2 apakah dari 2 cowok itu ada pacar atau yg lagi deket sama Mona?
Sementara Desy menatap Mona seperti merasa terintimidasi ada wanita cantik baru di sofa kita

"Mas, kamu pesen sofa?" Tanya Desy.
"Iya. Soalnya ternyata orangnya rame Des" jawab gw
"Gak usah diikutin mas, tar habis loh uang kamu" kata Desy.
"Ya gpp lah work hard play hard" jawab gw
"Aku gak bisa lama2 ya. Aku balik duluan" kata Desy.
Biarlah Desy pulang duluan sama lelaki itu yg penting udah ada 1 mahluk cantik di table gw: Mona

Seperti biasa Anna kuat banget minum dan berdiri di depan sofa dengan jogetnya.
Gw berdiri di dekat Anna tapi lagi2 gw gak gubris dia, mata gw terus menatap Mona yg duduk bagaikan cleopatra di sofa.
Ke dua tangannya memegang pipi ke dua cowok di sebelahnya. Gw tau 2 cowok itu banci dari gesture tubuhnya
:Kemudian Mona berdiri, melepas jaketnya dan menari2 perlahan diikuti si 2 banci menemani dia di samping kiri kanannya.
Aaahhhhh gw seneng liat gayanya. Menari2 perlahan bagaikan cleopatra dan para penjaga aja tuh cewek

Gw gak berhenti2 memandang dia dan gw rasa Mona tau gw memandanginya.
"Mas, makasih ya aku udah diajak gabung di sofa kamu" kata Mona yg tau2 menghampiri gw.
"Oh iya oke oke. Kamu mau minum apa lagi?" Tanya gw pada Mona.
"Cukup kok. Kamu tinggal di mana mas?" Tanya Mona
"Aku kos di pedurenan" kata gw
"Ohhh di pedurenan. Kebetulan aku mau pindah tempat cari kos daerah situ. Mau bantu cariin gak mas?" Tanya Mona.
"Boleh" kata gw
"Nanti anterin aku cari ya"
"Oke"
"Trus gimana kamu bisa anterin aku cari kosan kalo kamu gak punya no aku?" Tanya Mona
Gilaaa dari caranya ngajak tukeran telp, expert banget nih cewek

"Ah iya, no kamu brapa?" Tanya gw
"Nanti kamu minta sama Anna aja ya no aku" jawabnya.
Bener2 dah ini cewek lihai banget. Dia butuh no telp gw tapi dia bikin gw yg cari no telpnya lewat Anna.
Player nih yg kek gini
"Na... aku boleh minta no Mona gak?"
bbm gw besoknya ke Anna."Buat apa mas?"
"Smalem dia bilang minta tolong aku cariin kosan di pedurenan. Ya kan perlu no telp buat janjian nyari"
"Alaahhhh dia kan dari jaman dulu pindah2 kos daerah situ. Lebih tau dia kali kosan sekitar situ dari kamu mas"
"Trus gimana dong?" Tanya gw
"Gak usah diladenin mas. Biar dia cari sendiri" jawab Anna.
Wewwwwww!!! Anna gak mau kasih no Mona ke gw

Diubah oleh odysius. 30-07-2020 22:36
mmuji1575 memberi reputasi
1