- Beranda
- Stories from the Heart
You Are Scored On My Heart (18+)
...
TS
juztbowen
You Are Scored On My Heart (18+)
YOU ARE SCORED ON MY HEART


Cerita ini adalah lanjutan dari cerita sebelumnya

Part 1 : Membuka Lembaran Baru
Part 2 : Masalah Pangkat Kuadrat
Part 3 : Pengacara, Pengangguran Banyak Acara
Part 4 : Ternyata Sahabat Gw Jual Barang Ini
Part 5 : Putus
Side Story : Sisi Pandang Vania
Part 6 : Selamat Tinggal Perjaka
Part 7 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.1)
Part 8 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.2)
Part 9 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.3)
Part 10 : Wisuda
Part 11 : Melisa Emilia
Part 12 : Ku Sadar, Beruntungnya Aku
Part 13 : Culik Anak Orang Lagi (Bag. 1)
Part 14 : Culik Anak Orang Lagi (Bag. 2)
Part 15 : Moment Indah Bersama
Part 16 : Take Me To The Sky
Part 17 : Hargailah Waktumu Bersamanya
Part 18 : Kamu Sudah Terukir di Hatiku
Part 19 : Selamat Tinggal Tanah Kelahiran
Part 20 : Halo Tanah Rantau
Part 21 : Ini Siapa Ya?
Part 22 : Lho??? Elu Kan...
Part 23 : Kita Memang Ditakdirkan Untuk Bertemu Lagi
Part 24 : Ga Nyangka Ya, Kita Ketemu Lagi Disini
Part 25 : Titip Dulu Ya
Part 26 : Tinggal Serumah?
Part 27 : I'm Your Guardian Devil
Part 28 : Darahku Dan Darahmu
Ending #1 : Terima Kasih Untuk Semuanya
Ending #2 : You Will Always Be My Endless Love UPDATE!!!
Bagian Terakhir : Kamu Adalah Cinta Abadiku UPDATE!!!
Polling
0 suara
Siapa yang cocok bersama Wendy?
Diubah oleh juztbowen 25-08-2020 11:42
fa.achryy dan 25 lainnya memberi reputasi
22
28K
358
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.7KThread•2Anggota
Tampilkan semua post
TS
juztbowen
#39
Part 10
WISUDA
Quote:
Telepon gw tutup dan gw tersenyum sedikit merenungi percakapan di telepon barusan. Hari ini gw berulang tahun, bertambah lagi 1 tahun umur gw. Mungkin bagi beberapa orang hari ulangtahunnya adalah hari membahagiakan yang ditunggu tunggu. Tapi bagi gw, hari ulang tahun sama saja seperti hari hari biasanya. Gw lebih memikirkan apa saja yang sudah gw capai selama 1 tahun belakangan, apakah gw sudah melakukan sesuatu yang berguna atau malah tidak membuat progress sama sekali.
Bagi gw ulang tahun seperti semacam pengingat kalau umur kita di dunia sudah terlewati sebanyak 1 tahun lagi, pengingat juga kalau dalam hidup ini kita dikejar oleh target yang tidak kelihatan. Waktu terus berjalan, 1 tahun akan tetap terlewati walaupun kita tidak berbuat apa apa. Ibaratnya sebuah jam yang rusak sekalipun tetap akan menunjuk ke waktu yang akurat setiap 12 jam sekali.
Rejeki memang sudah ada yang mengatur, kita sebagai manusia hanya bisa berusaha semaksimal mungkin. Kita hanya bisa melakukan bagian masing masing, sisanya hanya tinggal tangan Tuhan yang bekerja memberkati sesuai kapasitas kita. Begitupun gw disini, gw hanya bisa melakukan sebaik mungkin yang gw bisa, sisanya segala aspek kehidupan gw percayakan ke tangan Tuhan.
Di hari ulang tahun gw kali ini, gw ingin sedikit lebih menjadi berkat bagi orang lain. Selama ini gw rasa gw terlalu sibuk dengan diri gw sendiri sampai melupakan orang orang terdekat yang selama ini juga sering mensupport gw. Apa yang bisa gw capai saat ini rasanya tidak lepas juga dari campur tangan mereka, jadi sudah sepantasnya gw juga memberikan sesuatu kembali untuk mereka.
Gw merencanakan untuk mengadakan acara makan bersama sebagai perayaan ulang tahun gw dan bokap yang kebetulan tanggalnya ga berbeda jauh. Keluarga Jefry dan Yona juga diundang untuk ikut dalam acara ini, karena dari kecil gw sudah akrab dengan Jefry dan Yona makanya gw pastinya tidak ingin 3 serangkai ini terpisahkan.
Singkat cerita gw sudah membooking tempat di restoran yang berlokasi di salah 1 hotel di kawasan Hayam Wuruk. Acara berlangsung dengan lancar dan walaupun tidak mewah, kami semua menikmati kebersamaan ini. Ada sebuah kepuasan tersendiri dalam diri gw, walaupun apa yg gw berikan ini tidak seberapa, tapi gw bisa melihat kalau keluarga kami semuanya akur. Walaupun saatnya kami belum mempunyai kekayaan berupa harta, tapi paling tidak ada harta yang paling berharga yang bisa kami miliki sekarang, keluarga.
Kuliah gw sudah mencapai tahap akhirnya, skripsi gw sudah selesai dan sudah disetujui oleh dosen pembimbing gw untuk maju ke tahap sidang. Pengumpulan softcover sudah selesai tapi sebelum maju ke sidang sesungguhnya, terlebih dahulu akan diadakan pra sidang. Semacam gladi resik sekaligus persiapan untuk kami para mahasiswa agar terlebih dahulu bisa terbiasa dengan atmosfir sidang yang sebenarnya.
Untuk skripsi gw mengambil tema e-commerce dimana gw harus merancang sebuah sistem belanja online. Kurang lebih hasilnya mirip mirip seperti situs jual beli online yang cukup terkenal di Indonesia berwarna hijau, tapi tentu saja dengan lingkup yang lebih kecil. Gw memeriksa sistem sekali lagi agar bisa berjalan dengan lancar saat pra sidang nanti, setelah semua beres gw kemudian kembali mengulang beberapa poin penting yang akan gw bahas pada waktu presentasi nanti.
Pada hari H pra sidang, gw mengambil cuti dari kantor. Singkat cerita gw sudah berada di kampus dan menunggu giliran gw untuk pra sidang. Suasananya cukup memberikan tekanan untuk gw, padahal ini baru pra sidang, belum sidang yang sesungguhnya dimana ada 3 dosen penguji yang akan membombardir kita dengan berbagai macam pertanyaan. Gw berkali kali mengingatkan diri gw kalau gw sudah berusaha sebaik mungkin dalam persiapan, gw sudah cukup menguasai materi, sisanya tinggal campur tangan Tuhan saja.
Untunglah saat tiba giliran gw, presentasi gw berjalan dengan lancar, semua materi juga gw sampaikan dengan baik. Saat sesi tanya jawab dengan dosen juga berjalan dengan baik, kebanyakan pertanyaan bisa gw jawab dengan lancar. Dosen penguji juga sudah cukup puas dengan performa gw, sisanya tinggal menunggu jadwal sidang saja minggu depan.
Hari sidang yang dinanti nanti akhirnya tiba, gw sudah datang ke kampus lebih awal 30 menit dari jadwal sidang gw. Setelah kembali mengulang materi presentasi akhirnya tibalah giliran gw untuk menghadapi ujian akhir dari kuliah gw, semua yang gw pelajari selama 4 tahun kuliah akan dipertaruhkan dalam waktu 45 menit disini.
Sebelum masuk ke ruang sidang gw berdoa terlebih dahulu, gw mohon penyertaan Tuhan supaya apa yang gw persiapkan selama ini ga sia sia dan gw juga ga gugup sewaktu sidang nanti. Entah perasaan gw doang atau emang bener, rasanya sidang real kali ini jadi lebih santai dibandingkan pra sidang kemarin. Dosen penguji juga ga segencar pra sidang waktu sesi tanya jawab, malah bisa dibilang kita lebih banyak seperti ngobrol santai dibandingkan sidang skripsi.
Setelah sidang selesai, gw diminta untuk keluar dulu sambil menunggu giliran mahasiswa yang lain. Gw kemudian keluar dengan muka bingung, temen temen gw diluar langsung pada nyamperin gw dan nanyain gimana pertanyaannya, dosennya galak ngga, dll. Gw hanya bisa cerita kalau yang gw rasain sidang kali ini lebih santai dari pada pra sidang kemarin. Entahlah mungkin dosen penguji untuk sidang kali ini kebetulan dapat dosen yg kalem.
Semua peserta sidang sudah selesai menjalani sidang skripsi, tibalah waktunya kami semua dipanggil untuk dibacakan hasil dari sidang kali ini. Puji Tuhan gw dan teman teman yg lain semuanya lulus dengan nilai yang cukup memuaskan. Gw mengucap syukur pada Tuhan, dan ternyata kuasa doa itu memang nyata.
Setelah semua mahasiswa selesai menjalani sidangnya, gw bersama beberapa temen gw kita memutuskan untuk sekedar nongkrong di foodcourt kampus. Michael si penjahat kelamin dan Nanda temen sekantor gw dulu juga ikutan disitu.
Quote:
1 bulan setelah sidang skripsi tibalah saat saat yang paling dinanti nantikan oleh seluruh mahasiswa, wisuda kelulusan. Gw bersama mahasiswa angkatan gw kita akan sama sama menjalani sebuah moment yang akan jadi sejarah dalam kehidupan kami. Gw juga udah kasih cerita ke Vania kalau gw lulus sidang skripsi dan sebentar lagi bakal menjalani wisuda. Vania seneng banget denger kabar ini, ia juga memberi selamat untuk gw yang sudah menyelesaikan 4 tahun masa pendidikan s1 gw.
Untuk wisuda, setiap mahasiswa mendapat jatah undangan 2 orang. Kami boleh mengajak 2 orang yang akan ikut masuk ke ruang wisuda. Tapi jika ingin mengajak lebih dari 2 orang disediakan tiket tambahan yang dihargai 500 ribu per orang. Dari jauh jauh hari sebenarnya gw sudah merencanakan untuk mengajak Vania untuk mendampingi gw dalam wisuda ini, tapi apa daya namanya takdir berkata lain sekarang Vania sudah ada di kota lain. Jadilah gw rencananya akan mengajak bokap dan ade gw yang jadi pendamping gw, sekalian gw juga mau mengenalkan kepada ade gw yang sebentar lagi akan masuk bangku kuliah, bagaimana suasana wisuda yang nantinya ia juga akan mengalaminya.
Dimulailah serangkaian acara pembukaan sebelum prosesi wisuda dilaksanakan, dimulai dari sambutan dari Rektor, pidato dari lulusan terbaik, dan lain sebagainya yang malah bikin gw jadi ngantuk. Barulah dimulai prosesi wisuda dimana nama kami akan dipanggil satu persatu dan naik keatas panggung, untuk fakultas gw mendapat giliran ke 3 setelah ilmu komunikasi dan akuntansi.
Kami berbaris di sisi kanan panggung sambil menunggu nama dipanggil. Tibalah giliran nama gw dipanggil dan gw pun berjalan mantap dari sisi panggung menuju ke tengah panggung. Tempat dimana secara simbolis tali yang berada di sisi kiri topi toga gw dipindahkan ke kanan, yang menandakan bahwa mulai dari sekarang sampai kedepannya gw akan lebih banyak mengasah ilmu di otak kanan gw. Setelah bersalaman dengan rektor gw kemudian melanjutkan ke sisi ujung panggung dimana gw menerima tabung wisuda berisikan ucapan selamat dan sebuah boneka lumba lumba biru berukuran sedang, mirip seperti boneka lumba lumba yang pernah gw sebut di cerita sebelumnya.
Selesai acara wisuda seperti biasa dilanjutkan dengan foto bersama dengan seluruh mahasiswa jurusan sistem informasi. Gw kemudian mengambil hp dan memfoto tabung dan boneka yang gw terima tadi, kemudian foto tersebut gw kirimkan ke Vania sambil menulis dibawahnya.
“Makasih buat support lu selama ini ya Van, lu adalah salah satu motivasi gw juga untuk gw menyelesaikan studi gw secepat mungkin. Sesuai janji gw sama lu, ini adalah salah satu langkah dimana gw sedang berproses menjadi orang yang lebih baik. Sayang banget lu ga ada sama gw disini, tapi buat gw bisa berbagi moment seperti ini sama lu rasanya udah lebih dari cukup. Thank you my best friend”
Kalau mau dibuatkan maskot binatang, rasanya maskot binatang yang paling cocok untuk hubungan gw dan Vania adalah lumba lumba. Ya, diawali dengan sebuah boneka kecil lumba lumba pemberian Vania waktu kita main mesin capit boneka di Funworld, waktu itu kita belum jadian. Sekarang setelah kepergian Vania, kehadiran lumba lumba kembali menjadi saksi kita berdua.
Hanya saja untuk sekarang boneka lumba lumbanya lebih besar. Menandakan bahwa baik gw maupun Vania kita berdua sudah sama sama bertumbuh menjadi seseorang yang lebih dewasa dan lebih siap menghadapi rintangan apapun yang menghadang di depan kami. Tidak lama kemudian HP gw bergetar menandakan adanya pesan masuk, dari Vania.
“Sama sama Wen, gw seneng banget akhirnya lu bisa menyelesaikan kuliah lu. Gw bangga banget sama lu hari ini. Justru gw yang makasih karena lu udah jadiin gw sebagai motivasi lu, gw merasa gw jadi seseorang yg berharga buat lu disana. Akhirnya si lumba lumba kecil ada temennya ya, hehe.. Jangan lupa kirimin foto lu pas wisudanya ya, GBU”
HP gw tutup dan sejenak gw pandangi lagi boneka lumba lumba besar di tangan gw, didepan gw masih tergantung boneka kecil lumba lumba biru pemberian Vania dulu. Dan sekarang gw gantung 1 lagi boneka lumba lumba yang lebih besar mendampingi si lumba lumba kecil.
g.gowang dan kkaze22 memberi reputasi
2