- Beranda
- Stories from the Heart
You Are Scored On My Heart (18+)
...
TS
juztbowen
You Are Scored On My Heart (18+)
YOU ARE SCORED ON MY HEART


Cerita ini adalah lanjutan dari cerita sebelumnya

Part 1 : Membuka Lembaran Baru
Part 2 : Masalah Pangkat Kuadrat
Part 3 : Pengacara, Pengangguran Banyak Acara
Part 4 : Ternyata Sahabat Gw Jual Barang Ini
Part 5 : Putus
Side Story : Sisi Pandang Vania
Part 6 : Selamat Tinggal Perjaka
Part 7 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.1)
Part 8 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.2)
Part 9 : Kamu Tidak Benar Benar Kehilangan Aku (Bag.3)
Part 10 : Wisuda
Part 11 : Melisa Emilia
Part 12 : Ku Sadar, Beruntungnya Aku
Part 13 : Culik Anak Orang Lagi (Bag. 1)
Part 14 : Culik Anak Orang Lagi (Bag. 2)
Part 15 : Moment Indah Bersama
Part 16 : Take Me To The Sky
Part 17 : Hargailah Waktumu Bersamanya
Part 18 : Kamu Sudah Terukir di Hatiku
Part 19 : Selamat Tinggal Tanah Kelahiran
Part 20 : Halo Tanah Rantau
Part 21 : Ini Siapa Ya?
Part 22 : Lho??? Elu Kan...
Part 23 : Kita Memang Ditakdirkan Untuk Bertemu Lagi
Part 24 : Ga Nyangka Ya, Kita Ketemu Lagi Disini
Part 25 : Titip Dulu Ya
Part 26 : Tinggal Serumah?
Part 27 : I'm Your Guardian Devil
Part 28 : Darahku Dan Darahmu
Ending #1 : Terima Kasih Untuk Semuanya
Ending #2 : You Will Always Be My Endless Love UPDATE!!!
Bagian Terakhir : Kamu Adalah Cinta Abadiku UPDATE!!!
Polling
0 suara
Siapa yang cocok bersama Wendy?
Diubah oleh juztbowen 25-08-2020 11:42
fa.achryy dan 25 lainnya memberi reputasi
22
28.1K
358
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Stories from the Heart
32.8KThread•53.2KAnggota
Tampilkan semua post
TS
juztbowen
#14
Part 6
SELAMAT TINGGAL PERJAKA
*Di part ini akan mengandung unsur 18+, selamat membaca
Quote:
Lama ga ada jawaban, kita saling terdiam dan saling memandang satu sama lain.
Quote:
Kalian pernah menonton film aksi dimana ada adegan tertembak peluru? Awalnya si korban belum merasakan apa – apa karena begitu cepatnya hujaman peluru di tubuhnya, tapi setelah beberapa saat, barulah darah mengalir dan korban merasakan sakit yang luar biasa. Mungkin itulah yang gw rasakan saat Vania mengucapkan kalimat barusan, awalnya gw masih merasa kebingungan dengan apa yang terjadi saat itu, setelah gw bisa mencerna ucapan Vania, barulah gw sadar bahwa itu adalah sebuah tembakan yang pelurunya tepat mengenai organ vital gw, perlahan – lahan sakitnya mulai terasa.
Quote:
Gw terdiam, benar – benar speechless gw saat itu. Vania baru saja membangunkan gw dari tidur panjang dan mimpi indah gw selama ini. Dan gw langsung menghadapi kenyataan hidup yang berbanding terbalik dari mimpi gw. Apa yang dikatakan Vania memang ada benarnya, sejauh apapun jarak rumah kami, hubungan LDR yang paling jauh adalah ketika kami mendapati adanya jurang pemisah antara keyakinan kami berdua. Mungkin saat itu gw yang masih berpikiran seperti anak – anak, harusnya sebelum menjalani hubungan ini gw mencari tahu lebih dalam lagi tentang latar belakang Vania.
Quote:
Tanpa sadar, air mata gw mulai menetes. Ingatan gw saat itu seperti diputar dari awal, gw teringat semua kenangan tentang Vania dari awal gw berkenalan dengannya, bagaimana gw berjuang untuk mendapatkan cintanya, bagaimana kami sama – sama berjuang melewati rintangan dalam hubungan ini dan akhirnya sampai ke saat dimana ia harus kembali ke kampung halamannya. Sekarang, terciptalah sebuah memori yang baru dimana gw harus kehilangan lagi orang yang paling gw sayangi, setelah nyokap.
Quote:
Mendadak dari telepon gw mendengar isak tangis yang tidak lain dan tidak bukan adalah tangisan Vania. Dari sini gw menyadari, bahwa keputusan yang Vania ambil ini memang berat dan juga menyakitkan baginya. Tapi gw mendadak teringat sesuatu, ada sisi positif dari seorang Vania yang selalu gw rasakan saat bersamanya. Ia selalu bisa mengambil keputusan yang terbaik entah itu untuk dirinya maupun orang lain. Gw yakin saat itu ia pun juga sudah mengambil keputusan terbaik walaupun rasanya menyakitkan bagi kami berdua.
Ibarat sebuah parasit yang melekat di hati kami, untuk mencegah agar kerusakan yang ditimbulkan tidak semakin parah, parasit itu harus dibuang. Tapi tentu saja sebagian dari hati kami akan ikut terkoyak saat menarik parasit itu. Akhirnya lama kelamaan, luka itu akan sembuh dengan sendirinya dan hati kami akan lebih sehat karena tidak ada lagi parasit yang menggerogotinya.
Quote:
PRAAKKK!!! HP gw lempar sekeras – kerasnya ke tembok sampai hancur berkeping – keping. Sama seperti hati gw yang juga hancur saat itu, gw berusaha tegar didepan Vania tapi nyatanya gw juga sama rapuhnya, mungkin lebih rapuh dari dia. Di kamar gw hanya bisa melampiaskan sakit hati gw dengan menangis sejadi – jadinya. Gw ga peduli lagi dengan kata – kata bullshit yang bilang cowo ga boleh nangis dan sebagainya. 1 hal yang gw tau, kalau gw ga melepaskan semua emosi ini gw mungkin bisa jadi gila.
Ternyata benar, sakit hati bisa mempengaruhi semua aspek dalam kehidupan seseorang. Semenjak putus, gw jadi malas makan, sering murung dan kehidupan sosial gw pun terganggu. Gw jadi jarang bersosialisasi lagi dengan teman – teman gw, banyak dari mereka yang peduli akan kondisi gw, banyak juga yang menyebarkan gosip kalau gw jadi seperti robot karena terlalu gila kerja.
Soal perkuliahan, gw sudah menghadapi semester akhir dan sedang menempuh tahap akhir perkuliahan yang jadi momok bagi sebagian orang yaitu skripsi. Skripsi gw pun jadi ikut terhambat gara – gara masalah ini, harusnya gw sudah sampai di bab 4 tapi gw masih saja berkutat di bab 2. Seminggu sekali gw masih datang ke kampus untuk bimbingan skripsi seperti biasa bareng teman – teman kampus yang juga lagi skripsi. Tapi tetap saja otak gw tidak bisa fokus ke skripsi alhasil gw jadi sering bengong ga jelas selama bimbingan.
Ada 1 teman gw di kampus yang lumayan akrab sama gw, namanya Michael. Udah jadi rahasia umum di kelas kalau si Michael ini penjahat kelamin. Dia suka banget sama dunia perlendiran, dan udah sering berkelana dari satu tempat spa ke spa lain. Dia bukan asli Jakarta, asalnya dari Palembang, dia merantau ke Jakarta untuk kuliah sambil kerja.
Quote:
Gw bersama Michael kemudian menuju ke lokasari untuk berburu HP. Dari kemarin – kemarin gw sudah menentukan mau beli HP apa jadi sesampai di toko gw langsung tanpa pilih – pilih lagi. Sebenarnya gw juga menyesali perbuatan gw membanting HP kemarin itu, akibatnya gw harus keluar duit lagi lumayan banyak buat beli HP baru.
Quote:
Keluar dari kawasan Lokasari gw kemudian mengekor dibelakang motor Michael. Kemudian kami berbelok ke sebuah gang yang letaknya tidak jauh dari Lokasari, sampai Michael memberhentikan motornya di depan sebuah ruko yang kelihatannya 3 digabung jadi 1. Didepan rukonya terdapat banyak motor dan mobil yang diparkir, juga terlihat beberapa wanita berpakaian serba minim sedang merokok atau sekedar duduk – duduk dan bercengkerama dengan teman mereka.
Quote:
Gw kemudian masuk ke ruko tersebut dan langsung tercium aroma asap rokok yang membuat gw terbatuk – batuk, gw ga pernah merokok dan ga terbiasa dengan asap rokok. Didalam gw cuman bisa bengong melihat isi dari bangunan ini. Ada semacam meja bar lengkap dengan berbagai minuman beralkohol terpajang disana. Disampingnya ada semacam sofa dan meja panjang yang diduduki oleh banyak sekali orang.
Michael menuju ke meja kasir dan berbincang entah apa dengan kasirnya sambil sesekali menunjuk dan melihat kearah gw. Tidak berapa lama 2 orang wanita berpakaian sexy berjalan menuju ke arah kami, salah satunya kemudian menggandeng gw dan satunya lagi menggandeng Michael.
Quote:
Sampai disini gw belum ngerti apa – apa. Gw cuman di gandeng sama sang therapist ini, kami kemudian naik tangga ke lantai 3 dan masuk ke sebuah ruangan tertutup. Gw dan si mbak ini kemudian sedikit basa basi sebelum sesi dimulai. Sebut saja namanya Feli, ia bertubuh tinggi dan memiliki bentuk tubuh yang ideal. Wajahnya juga cantik walaupun dibantu dengan make up.
Quote:
Gw kemudian melepaskan baju dan celana gw kemudian berbaring di kasur yang tersedia.
Quote:
Perlu diketahui gw masih cowo yang normal ya pemirsa. Gw juga bisa bereaksi melihat apalagi sampai digandeng sama cewe seseksi ini. Otomatis keris gw yang tadinya bengkok sekarang jadi lurus. Sekarang gw diminta melepaskan pakaian terakhir gw dan terlihatlah keris gw sudah tegak lurus sempurna. Feli sekilas melihat kearah benda pusaka gw dan tertawa kecil.
Quote:
Sesi dimulai dengan pijat seperti biasa kemudian Feli menawarkan untuk badan gw diinjak – injak. Ternyata enak banget, seluruh tulang gw langsung bunyi waktu diinjak oleh Feli. Bagi teman – teman yang “Crack Addict” gw jamin pasti suka bagaimana sensasinya waktu sendi dibadan kita dibunyikan.
Quote:
Gw kemudian disuruh untuk sedikit mengangkat pinggang gw, bingung juga gw kenapa tiba tiba disuruh begini. Tiba – tiba gw merasakan benda pusaka gw dipijat halus oleh Feli, seketika keris gw langsung berdiri tegak lagi. Feli terus memberikan treatment ke benda pusaka gw, gw hanya bisa merem melek sambil sesekali mengejang karena rasanya seperti ada sengatan listrik kecil dari arah bawah.
Permainan ini terus berlangsung selama beberapa menit, sampai gw merasakan hampir mencapai puncaknya, tiba tiba..
Quote:
Jujur gw kesel banget, padahal tinggal sedikit lagi. Tapi benar juga sih, rugi kalau gw cuman selesai sampai disini. Kemudian gw diminta untuk membalikkan badan menghadap keatas, Feli melanjutkan dengan memijat paha gw sampai ke telapak kaki. Keris gw juga tidak luput dari tangan Feli, gw kembali mendapatkan pelayanan dibagian sana sampai hampir mencapai puncaknya lagi dan kembali Feli menghentikan permainannya.
Gw merasa harga diri gw seperti dijatuhkan disini, hahaha..
Quote:
Tiba – tiba Feli melepaskan seluruh pakaiannya dan akhirnya sekarang kita berdua sama – sama tidak mengenakan pakaian sama sekali. Gw kemudian merasa Feli seperti memasangkan sesuatu di benda pusaka gw yang masih berdiri tegak. Tanpa pakai lama, Feli menaiki tubuh gw dan kejadian selanjutnya pasti kalian semua sudah bisa menebaknya. Ya terjadilah sebuah pertempuran yang dinanti – nantikan.
Jadi ternyata beginilah rasanya merasakan secara langsung, surga dunia. Dimulai dengan posisi Feli berada diatas gw, kemudian gw berinisiatif untuk mengganti posisi. Gw mencabut benda pusaka gw kemudian membaringkan tubuh Feli menghadap keatas. Gw kemudian mengambil posisi untuk memberikan serangan gw. Kembali terdengar desahan kenikmatan kami berdua yang menggema di seisi kamar.
Berbagai macam gaya diajarkan oleh Feli dan ilmu gw jadi bertambah soal ini, thanks to Michael. Sampai tiba – tiba Feli seperti mengejang dan mulutnya menganga sambil mengeluarkan desahan kenikmatan tanda ia sudah mencapai puncak terlebih dahulu. Setelah beristirahat beberapa menit kami kemudian melanjutkan pertempuran yang tertunda.
Ga perlu menunggu lama gw pun akhirnya juga merasakan adanya desakan yang memaksa keluar dari dalam diri gw sampai akhirnya..
Quote:
Setelah sesi selesai, gw kemudian membersihkan diri di kamar mandi yang tersedia di kamar itu. Masih ada waktu yang tersisa, gw akhirnya jadi ngobrol – ngobrol bareng Feli disitu yang akhirnya jadi sesi curhat gw tentang sang mantan. Sebelum gw keluar dari ruangan Feli juga berpesan agar kedepannya bisa repeat order sama dia kalau gw ke tempat ini lagi. Tapi mungkin gw akan berpetualang dulu sedikit sebelum gw bisa menentukan mana yang akan menjadi santapan rutin gw disini, selamat tinggal perjaka.
g.gowang memberi reputasi
1