Kaskus

News

unicorn.phenexAvatar border
TS
unicorn.phenex
Polisi Usut Unggahan Denny Siregar 'Santri Calon Teroris'
Polisi Usut Unggahan Denny Siregar 'Santri Calon Teroris'

Polresta Tasikmalaya Jawa Barat tengah mengusut laporan terhadap Denny Siregar terkait unggahannya di media sosial mengenai santri-santri di pesantren.

Kasat Reskrim Polresta Tasikmalaya AKP Yusuf Ruhiman mengatakan laporan itu dibuat oleh Ustaz Ruslan.

"Iya benar (Denny Siregar) dilaporkan, yang melaporkan adalah Ustaz Ruslan," kata Yusuf kepada CNNIndonesia.com, Jumat (3/7).

Denny diketahui mengunggah foto santri cilik dari sebuah pondok pesantren yang membawa bendera tauhid warna hitam dan putih. Dalam postingan itu, Denny menuliskan keterangan 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang'.

Yusuf mengungkapkan Denny dilaporkan dengan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Disampaikan Yusuf, pihaknya telah memeriksa pelapor terkait laporan yang dibuatnya. Nantinya, polisi juga bakal memeriksa saksi dan ahli untuk mengusut laporan tersebut.

Yusuf menuturkan penyidik juga bakal meminta keterangan dari Denny selaku pihak terlapor dalam laporan ini.

"Iya (Denny akan dimintai keterangan) nanti setelah saksi-saksi dan ahli kita periksa, maka akan kita panggil juga," tuturnya.

Denny sendiri telah memberikan komentar terkait laporan atas dirinya. Komentar itu ia unggah dalam akun Twitter miliknya.

"Daripada sibuk demo, atau koar2 di media sosial, mending bereskan dulu yg benar laporannya biar kuat pasalnya. Jangan nanti alat bukti gak cukup, trus ditolak, eh koar2 kalo gua dilindungi rejim lah dsbnya. Jangan biasakan pake massa utk menekan, pake akal lbh berguna," kata Denny dalam unggahannya.

sumber

Teroris dari mantan santri sepertinya bukan hal aneh
emoticon-Bingung

Dan bukankah bendera yg dibawa sama anak-anak ini bukan merupakan bendera kelompok teroris ?
Polisi Usut Unggahan Denny Siregar 'Santri Calon Teroris'


galuhsudaAvatar border
ora.w4r45Avatar border
tien212700Avatar border
tien212700 dan 7 lainnya memberi reputasi
6
4.7K
154
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
691.6KThread56.9KAnggota
Tampilkan semua post
.noiss.Avatar border
.noiss.
#12
Kalo bikin thread itu yg lengkap kafir idiot...

Forum Mujahid Tasikmalaya melaporkan Denny Siregar ke Polrestas Tasikmalaya. Pelaporan tersebut dilakukan karena unggahannya di media sosial pada 27 Juni 2020 dianggap menghina santri dan pesantren.

Dalam unggahannya, Denny menulis status berjudul 'ADEK-ADEKKU CALON TERORIS YANG ABANG SAYANG' dengan mengunggah santri yang memakai atribut tauhid.

Foto yang diunggah Denny, belakangan diketahui adalah foto santri Pesantren Tahfidz Qur'an Darul Ilmi Kota Tasikmalaya. Foto tersebut diambil saat para santri mengikuti aksi damai 313 di depan Masjid Istiqlal pada 2019.

Pimpinan Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi Kota Tasikmalaya, ustaz Ahmad Ruslan Abdul Gani mengungkapkan awalnya mengetahui status Denny tersebut dari temannya.
Dia tidak akan mempermasalahkan kasus tersebut, namun ada desakan dari banyak pihak sehingga aksi pun sempat dilakukan pada Kamis (2/7) dan melaporkannya ke polisi.

"Umat Muslim merasa tersinggung dengan postingan itu. Kata-kata teroris itu sangat membuat kita sakit," kata Ahmad, Jumat (3/7).

Menurut Ruslan, pernyataan yang disebutkan Denny Siregar bahwa para santri itu adalah calon teroris merupakan tuduhan tak berdasar. Denny dianggap mencemarkan nama baik para santri dan pesantrennya.

Ia menyebut bahwa foto itu kemudian digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab dan dilabeli sebagai anak-anak calon teroris. Ruslan pun mengaku tersinggung. Padahal setiap harinya para santri belajar mengaji, menghafal Alquran, dan diajarkan untuk mencintai NKRI.

"Kita tak pernah mengajarkan para santri kebencian, tidak pernah mengajarkan mereka memegang senjata, apalagi membunuh atau menjadi teroris. Tapi dibilang calon teroris. Saya sebagai pimpinan tentu sedih," sebutnya.

Kalimat yang membuatnya tersinggung pun bukan hanya soal anak santri yang disebut calon teroris. Dalam status Denny juga dituliskan bahwa para pengajar santri atau ustaz sebagai predator, gila, dan bodoh.

Ia menambahkan, aksi serupa bukan tidak mungkin kemudian dilakukan di sejumlah daerah lainnya. Menurut dia, beberapa organisasi masyarakat (ormas) di Jakarta dan Lampung telah siap melakukan aksi solidaritas. "Kita tunggu kerja polisi 14 hari. Kalau tidak ada (hasilnya), ya gimana lagi (aksi besar-besaran)," tutupnya.


https://m.merdeka.com/peristiwa/sebu...sikmalaya.html


Makan tuh kafir...


emoticon-Wakaka

Elu kalo mau bahas bendera nya bahas aja bendera.. Yg jadi masalah kan benderanya..
Kebanyakan phobia si kafir...
Kasian...
gooter
BIKErs.LiFe
rismapengen69
rismapengen69 dan 7 lainnya memberi reputasi
4
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.