Kaskus

News

indpolitikAvatar border
TS
indpolitik
Gagal di RUU HIP, Kembali Lagi ke Isu Khilafah
Gagal di RUU HIP, Kembali Lagi ke Isu Khilafah
IND Politik - Khilafah. Satu kata yang hari ini membuat siapa pun, suka atau tidak suka, mau tidak mau, harus melirik terlepas apapun persepsi yang berkembang terhadapnya. Opini khilafah telah menembus dinding-dinding istana dan parlemen, jadi perhatian serius para politisi dan pejabat publik, akademisi, intelektual, mahasiswa hingga masyarakat awam di akar rumput.

Badan Hukum Perkumpulan HTI mungkin telah dicabut sejak keluarnya Perppu Nomor 2 Tahun 2017, tetapi ide yang dibawanya (khilafah) masih berkembang dan jadi diskusi hangat di masyarakat. Banyak pihak menilai ini sebuah kesuksesan opini yang dibangun HTI selama ini.

Baru-baru ini publik diributkan dengan munculnya wacana perubahan Pancasila melalui RUU HIP di parlemen. Dan yang menarik, usulan itu tidak datang dari HTI (pihak yang selama ini dituduh anti Pancasila dan ingin merongrong ideologi negara), tetapi datang dari pihak yang selama ini getol mengklaim paling pancasila! 

Publik tersentak, gelombang penolakan muncul di mana-mana. Dan yang lebih unik, sebagian besar penolakan tidak datang dari Pancasilais sejati itu tetapi dari pihak yang selama ini dianggap/ dituding anti Pancasila. Kok bisa? Kenapa? Ini yang jadi pertanyaan besar publik.

Karena derasnya opini penolakan, DPR akhirnya menunda pembahasan RUU HIP. Pihak-pihak yang punya kepentingan atau otak dibalik RUU ini mulai cuci tangan, mencari dalih pembenaran dan mengkambinghitamkan pihak-pihak tertentu. Mereka kembali ke lagu lama, "Salahkan Khilafah, kambinghitamkan HTI", seolah yang mengusulkan RUU itu berasal dari pendukung Khilafah dan HTI! Padahal publik tidak buta. Publik selalu mencatat. Publik tau siapa otak dibalik RUU HIP, siapa yang mengusulkan dan siapa yang punya ambisi ingin mengubah pancasila!? Iyal Seprianto

Link: https://iyalseprianto.blogspot.com/2...e-isu.html?m=1
Diubah oleh indpolitik 30-06-2020 11:59
ProloqueAvatar border
serapionleoAvatar border
ceuhettyAvatar border
ceuhetty dan 10 lainnya memberi reputasi
9
3K
32
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Citizen Journalism
Citizen Journalism
KASKUS Official
16.6KThread15KAnggota
Tampilkan semua post
OjodupehAvatar border
Ojodupeh
#7
KHILAFAH itu cuman sebatas impian, hti dan fpi itu tidak berpolitik, tidak punya kaki disenayan, hti dan fpi itu cuman sebatas GONGGONGAN JUAL KECAP. punya kekuatan opo mereka itu? Sekali tepuk aparat yo wis nyungsep buyar

KOMUNIS itu sudah masuk di PARLEMEN bahkan dari RIBKA, RIEKE, BUDIMAN SUJAD, ARIF PUYON, PIUS LUSTRIL, ANDI ARF dan banyak PENGASONG KOMUNIS yang sudah jadi anggota dewan dan pentolan partai

Jadi kalo KHILAFAH atau FPI itu lebih ditakutkan dari pada PENGASONG KOMUNIS yang sudah duduk disenayan dan punya KEKUASAAN MEMBUAT UNDANG UNDANG untuk MENYETIR BANGSA DAN NEGARA itu ya artinya bodoh Ibarat GAJAH DIPELUPUK vs KUMAN

Klo RUU HIP jadi dan goal artinya suka ga suka itu sudah legal konstitusional, aparat mo gebuk malah jadi salah, protes atau demo bisa digebuk aparat

Lagian apasih KETUHANAN YANG BERKEBUDAYAAN ? Ada yg bisa nerangin?

Apalagi ASSALAMUALAIKUM mo diganti SALAM PANCASILA yang ternyata SALAM PANCASILA Adalah KODE/ SALAM KOMINTERN aka SALAM KOMUNIS INTERNASIONAL

Coba gila ga seorang yang duduk di BPIP malah ngajarin PRESIDEN, MENKOPOHUKAM dan HADIRIN yang hadir SALAM KOMINTERN... INI GILA

kaskus-image

#MIKIR

emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Blue Guy Bata (L)



Diubah oleh Ojodupeh 24-06-2020 18:13
p1p1
dhanyjos
indpolitik
indpolitik dan 6 lainnya memberi reputasi
1
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.