Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

industry.co.idAvatar border
TS
industry.co.id
Media Australia Ungkap Indonesia Kalah Lawan COVID-19 dan Bakal Jadi Pusat Wabah
Media Australia Ungkap Indonesia Kalah Lawan COVID-19 dan Bakal Jadi Pusat Wabah

INDUSTRY.CO.ID - Sydney- Media Australia mengkritik penanganan pandemi virus corona baru (Covid-19) di Indonesia.

Indonesia bahkan disebut akan menjadi hotspot atau pusat wabah virus tersebut di dunia.

"The world's next coronavirus hotspot is emerging next door," bunyi judul Sydney Morning Herald (SMH) dalam laporannya yang diterbitkan 19 Juni 2020.

"Sebagian besar negara-negara Asia Tenggara telah berhasil meratakan tingkat infeksi coronavirus mereka, tetapi Indonesia kalah dalam pertarungannya dengan Covid-19," tulis media tersebut.

Lebih lanjut SMH menyatakan tetangga raksasa Australia ini sekarang siap di tepi jurang yang tidak menyenangkan, di mana pemerintahnya menunjukkan beberapa tanda bahwa Indonesia bersedia mengambil keputusan sulit yang diperlukan untuk menekan laju infeksi yang berkembang pesat.

"Saat perhatian dunia difokuskan pada Amerika Serikat, India, Rusia dan Brasil, yang mencatat angka infeksi harian dalam puluhan ribu, Indonesia saat ini terbang di bawah radar," kritik SMH mengacu pada dugaan bahwa banyak warga yang terinfeksi Covid-19 namun tidak terdeteksi.

Indonesia sampai saat ini melaporkan 45.891 kasus Covid-19 dengan 2.465 orang meninggal dan sebanyak 18.404 pasien berhasil disembuhkan.

Media Australia juga mengkritik tingkat tes Covid-19 di Indonesia yang sangat rendah dan tingkat kematian yang proporsional tinggi. Indonesia berada di posisi 163, dengan hanya melakukan 2.193 tes per satu juta orang.

Terlepas dari tren peningkatan infeksi Covid-19, pemerintah Indonesia sudah mulai melonggarkan pembatasan pergerakan publik yang selama ini diberlakukan untuk mencegah penyebaran virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Sementara itu, kantor berita Reuters menyoroti jumlah anak di Indonesia yang meninggal terkait Covid-19. Menurut media yang berbasis di Amerika Serikat itu ada ratusan anak yang meninggal terkait virus tersebut.

"Hampir sejak awal, pemerintah Indonesia telah menangani pandemi ini dengan buruk," kritik SMH. (sumber Sydney Morning Herald, Reuters, SindoNews.com)

https://m.industry.co.id/read/68865/...di-pusat-wabah

[img]www.industry.co.id[/img]
indramamoth
kyukyunana
tien212700
tien212700 dan 35 lainnya memberi reputasi
36
12.5K
228
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan PolitikKASKUS Official
673.2KThread42.5KAnggota
Tampilkan semua post
cjavaAvatar border
cjava
#5
Penderita Covid memiliki 2 kemungkinan yaitu SEMBUH atau MATI
Untuk menganalisa sejauh mana separah apa covid bisa melihat dari data jumlah orang MATI, meski tidak semua orang mati kena covid,
tapi trend data akan dapat menunjukkan,
Berapa angka kematian per hari, minggu, bulan pada saat sebelum pandemi, setelah pandemi.
Dari situ saja bisa di perkirakan dampaknya,

untuk mengetahui secara riil akan susah,
negara maju juga usah
butuh effort besar ...
test seluruh lapisan masyarakat, dan tidak semua orang mau di test, dengan berbagai macam alasannya.
Kalo ada media ngoceh ini itu, apa dasarnya?

antialayers00
emol
entop
entop dan 15 lainnya memberi reputasi
16
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.