Kaskus

News

Sleipnir9Avatar border
TS
Sleipnir9
TKA China Ngambek Akhirnya Diamankan Setelah Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
TKA China Ngambek Akhirnya Diamankan Setelah Rusak Fasilitas Bandara Banyuwangi
Komputer yang dirusak TKA China (Foto: Ardian Fanani)

Banyuwangi - Cui Changqing, Tenaga Kerja Asing (TKA) China akhirnya diamankan polisi. TKA yang bertahan dan enggan dipulangkan itu diamankan setelah melakukan perusakan fasilitas bandara, berupa satu set komputer di pintu masuk keberangkatan Bandara Banyuwangi.

Cui diamankan polisi sekitar pukul 19.00 WIB, Selasa (26/5/2020). Sebelumnya, aparat polisi, agen dan perusahaan melakukan negosiasi, namun kemudian TKA yang sempat sembunyi di kolong bis itu mengamuk dan merusak komputer yang ada di sekitar lokasi.

"Memang benar kita amankan TKA asal China ini. Karena merusak fasilitas bandara," ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin kepada detikcom.

Cui tetap bertahan di Bandara Banyuwangi setelah meminta hak-haknya untuk dipenuhi oleh agen yang memberangkatkan dan perusahaan.

"Negosiasi memang alot. Tapi karena sudah melakukan tindakan kriminal, maka kita amankan. Saat ini sudah berada di Mapolresta Banyuwangi," tambahnya.

Sementara itu, Eksekutif General Manager (EGM) Bandara Banyuwangi, Heru Karyadi membenarkan perusakan yang dilakukan oleh TKA China tersebut. Pihaknya langsung melaporkan perusakan tersebut kepada polisi.

"Kebetulan selama negosiasi didampingi aparat kepolisian. Polisi langsung mengamankan TKA saat itu juga," ujarnya.

Pelaporan terkait perusakan itu sudah dilaporkannya ke polisi. Proses penyidikan kasus ini, diserahkan kepada aparat kepolisian.

"Kita serahkan ke aparat kepolisian,"pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Cui Changqing bertahan di Bandara Banyuwangi sejak Senin (25/5/2020). TKA yang bekerja di pabrik semen di Jember, PT Sinoma Engineering itu tak ikut pulang bersama dengan 146 TKA lainnya ke Negara asalnya. Bahkan dia nekat bersembunyi di bawah kolong bus pariwisata yang membawanya dari Jember.

Cui Changqing berulah dengan berteriak-teriak menuntut haknya. Negosiasi alit dilakukan oleh polisi, agen pemberangkatan, perusahaan hingga penerjemah dari Banyuwangi. Namun tetap tidak membuahkan hasil.

Buntutnya, Cui Changqing melakukan pengerusakan komputer yang berada di pintu masuk pemberangkatan Bandara Banyuwangi. Saat ini, Cui Changqing diamankan di Mapolresta Banyuwangi.

sumber
aortanesiaAvatar border
tepsuzotAvatar border
bangsutankerenAvatar border
bangsutankeren dan 5 lainnya memberi reputasi
4
2.6K
45
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
Berita dan Politik
KASKUS Official
692.2KThread57.3KAnggota
Tampilkan semua post
User telah dihapusAvatar border
User telah dihapus
#6
Saya 2 hari ke belakang sangat suka baca sejarah china, budaya china dan karakter orang orang china mainland..

awal ketertarikan saya akan budaya china adalah pemberontakan Boxer di tahun 1901, dimana petani petani miskin china membantai orang orang barat / misionaris Kristen di seluruh china.

China ini unik, coba lihat di youtube, china traveler, atau orang orang yg liburan ke china..

di chengzongchun, sichuan, dongqing, giulin, jiangsu, gangdong, dll itu masih miskin banget, sampah dimana mana, benar benar slum area..

Memang harus diakui, orang china dan mayoritas asia saja mengakui, bahwa budaya orang kulit putih, jauh diatas mereka..

orang kulit putih (amerika inggris kanada skandinavia dll) itu simbol kesempurnaan dan keelokan

Sedangkan kita, orang asia, baik indonesia china filipina jepang korea dll, adalah bangsa kelas dua bahkan kelas 3..

Bukan karena uang, kalau masalah uang, uang asia lebih banyak dari orang bule..

Tapi harta tak ternilai dari white people adalah budaya dan bahasa. Karakter masyarakat asia, baik bahasa, lagu, sajak, dll itu dinilai belum dan tidak akan pernah tergantikan oleh budaya kulit putih.

jadi kesimpulan nya, bagi saya adalah..
asia boleh kaya raya, tapi kulit putih lebih kaya budaya. Dan budaya dan tradisi itu tidak bisa ternilai oleh uang berapapun jumlahnya..

itulah sebabnya mengapa peradaban bangsa asia kalah ribuan tahun dari bangsa eropa, ini fakta, bukan dongeng, apalagi sentimen emoticon-Smilie
tepsuzot
bangsutankeren
ogahruwet
ogahruwet dan 6 lainnya memberi reputasi
7
Tutup
Ikuti KASKUS di
© 2026 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved.