yang sudah di baca hampir 250 rb orang tapi tidak sempat TS teruskan karena kesibukan dari pekerjaan. karena satu dan lain hal, TS bertekad akan meneruskan cerita ini sampai tamat, lebih detail akan ada di Story. buat yang belum kenal TS mungkin bisa mampir ke Link Thread TS diatas.
Cerita ini adalah kejadian sebenarnya, TS hanya merubah Timeline kejadian yang di alami TS
Kenapa TS buat Reborn Plus Sekuel, karena beberapa cerita mungkin ada pengulangan, TS akan berusaha merubah gaya bahasa TS agar lebih Dewasa, dan materi cerita masih mengandung unsur 18+ jadi mohon kebijakan reader dalam menyaring cerita dan informasi yang akan di sharing oleh TS.
Intro
Halo salam kenal agan agan, buat yg sudah kenal here I'm back.... yeaahhh, ane baru ngerti kenapa penulis novel bisa lama sampe bertahun tahun nunggu buat nerbitin novelnya, karena ane juga gitu sekarang wkwkwk... harus lama dulu ngumpulin tenaga, waktu, dan niat sampe akhirnya ane buat sekuel dari cerita ane yang sudah banyak di hujat khalayak ramai karena bikin kentang. ga lanjutin cerita ane, tapi kali ini ane bakalan lebih luas menceritakan tentang kisah hidup ane, kalau sebelumnya ane hanya bercerita tentang mantan mantan ane yg 45 orang (cut off umur 30 thn) dan berlanjut sampe sekarang 52 orang. kali ini ane akan mencoba bercerita lebih banyak tentang kehidupan ane. dan oke ane bakalan lebih vulgar tentang indentitas ane deh, ga akan ekstrim banget ngumpetinnya, meskipun tetep di samarkan nama para gadis yang menjadikan ane korban mereka (gak salah baca koq gan, ga kebalik). oke cukup basa basinya kita langsung lanjut ceritanya. Lets Get started it
Bagaimana kehidupan Ane setelah Married dan pasca musibah Bokap Pergi, Pastinya para reader pada nganggepnya ane bakalan tetep badjingan sekalipun ane udah nikah, apalagi dengan pernikahan yang tidak bahagia dan istri yang jauh di pulau seberang. Jawabannya adalah……. "Well tidak 100% benar gan, At least pada awalnya".
Seperti yang pernah ane sampaikan di post sebelum sebelumnya. tahun 2009 sampai dengan tahun 2010 adalah tahun terburuk dalam kehidupan ane, Kehilangan Gadis yang sangat di cintai seperti Dilia dan Novi, Menikah di saat belum siap, ada mantan yang gugurin kandungannya terus ngaku itu anak ane, Kehilangan kebanggaan dan jati diri sebagai Playboy Cupu, dan yang paling parah kehilangan orang yang paling ane cintai dalam kehidupan ane, sehingga membuat ane berpikir ane harus berubah. Kali ini ane harus focus sama hidup ane sekarang dan mencoba membenahi semua yang sudah hancur. Baik dari sisi mental, hubungan dengan orang sekitar ane, dan kondisi keuangan ane.
Ternyata selama setahun terakhir bokap sudah tahu soal penyakit nya dan menyembunyikannya dari semua orang, bahkan nyokap tiri ane pun tidak tahu, Bokap sakit ginjal dan sudah menahun, itu yang menyebabkan beliau berkata belum tentu bisa menikahkan ane tahun depan. Dan keliatannya beliau sudah meramalkan hal ini.
Namun entah karena salah perhitungan atau ada pertimbangan sendiri, yang ane juga tidak mengerti, bokap memilih untuk tidak berasuransi, atau bahkan membuat surat wasiat, sehingga untuk mengurus dokumen tersebut sampai hampir 1 tahun belum selesai. Mengingat rekening bokap tidak bisa di cairkan dan jika ada asset yang hendak dijual juga tidak bisa di lakukan selama akte waris tersebut belum ada.
Sehingga selama itu kita bertahan dengan sisa uang yang ada, menjual beberapa asset bokap yang bisa di jual tanpa akte waris seperti mobil, dan survive dengan itu. Mengingat adik ane yang cewe masih kuliah di kedokteran, sedang koas pulak butuh biaya sangat tinggi untuk klinik nya. Dan adik ane yang cowo belum kerja, tentunya biaya operational masi kencang. Belum lagi ada beberapa asset yang masih cicil sehingga selama itu kita muter otak untuk mengatur keuangan bokap.
Sedangkan dari sisi kerjaan sendiri, kerjaan ane lumayan gan……. Lumayan ancur maksudnya, kerjaan ane berantakan, semua hal yang ane kerjakan di kantor sama sekali tidak mencerminkan CV ane, yang dimana latar belakang ane yakni seorang lulusan PTS terkemuka di Indonesia yang sedang kuliah s2 di univ negri no 1 di Indonesia, dan pernah bekerja di Perusahaan TBK. karena yang terjadi adalah, setelah probation 6 bulan , disaat teman teman ane yang lain yang posisi sama seperti ane sudah bisa jadi karyawan tetap, sudah dapat fasilitas seperti asuransi kesehatan, tunjangan transport dan lain sebagainya. Probation ane di perpanjang oleh bos ane, dengan alasan ane tidak perform dalam mengerjakan pekerjaan ane.
Yah pembelaan ane saat itu sih karena tidak bisa focus karena masih depresi bokap meninggal, dan sering izin karena harus bolak balik urus keperluan dokumen bokap setelah meninggal tidak bisa menjadi alasan. Bos ane tetap memperpanjang probation ane, bahkan mengancam akan terminate jika dalam 6 bulan tidak menunjukan kemajuan signifikan.
Saat itu ane emosi luar biasa dan menyalahkan bos ane atas semua kesialan ane, menyalahkan Selvi yang tidak ada di samping ane ketika ane stress dengan semua masalah kehidupan dan pekerjaan, dan menyalahkan diri sendiri.
Hubungan ane dengan Selvi pun standar, komunikasi by phone masih intens, sesekali dia masih pulang ke Jakarta, meskipun 2 – 3 bulan sekali untuk menemui ane. Ane sendiri saat itu tidak mengerti harus bagaimana dalam memutuskan sikap dalam pernikahan kita. berkali kali ane membujuk dia untuk pindah ke Jakarta dia tetap tidak mau, sampai ane bilang bawa saja keluarga nya ke jakarta pun, Keluarga Selvi, Tetap memilih berada di kampung halaman mereka di Sulawesi, meskipun sudah ane iming imingkan tinggal di kampung ane di rumah bokap yang saat ini sudah kosong pun mereka tetap tidak mau. Terlalu cinta sama kampung halaman sih menurut ane, meskipun tidak bisa di salahkan, karena anepun juga sama, tidak bisa move on dari kota kelahiran ane sekalipun ane sudah di Jakarta.
Sisanya semua berjalan dengan hambar. Boleh di bilang setelah 10 tahun menjalani hidup dengan kebahagiaan luar biasa, 2 tahun ini di isi tanpa emosi, dan tanpa harapan. Yang ane lakukan hanya Menjalani kehidupan apa adanya, dan berusaha survive dengan semua keadaan yang saat ini sulit bagi ane.Moment ini adalah titik terendah dalam kehidupan ane.