- Beranda
- Berita dan Politik
KSPI: Estimasi Massa Demo 30 April 50 Ribu, Pasti Patuhi Physical Distancing
...
TS
tukang_ojeg
KSPI: Estimasi Massa Demo 30 April 50 Ribu, Pasti Patuhi Physical Distancing
Jakarta - Sekitar 50 ribu buruh akan melakukan aksi pada 30 April untuk menolak pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja saat pandemi. Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan demo tersebut akan menerapkan physical distancing.
"Iya, memang kami merencanakan memperingati Mayday bukan pada 1 Mei, tapi tanggal 30 April aksinya itu. Jadi ini gabungan dari tiga konfederasi serikat buruh yang besar ya. KSPI, KSPSI, ada KSBSI. Ini sekitar 50 ribu buruh di Jabodetabek. Aksinya dipusatkan di DPR dan kantor Menko Perekonomian," kata Presiden KSPI Said Iqbal saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).
Said mengatakan aksi juga akan dilakukan di 20 provinsi di Indonesia. Massa diperkirakan mencapai 20 ribu. "Kemudian di 20 provinsi di kantor gubernur dan DPRD provinsi juga dilakukan aksi pada waktu yang bersamaan, pada 30 April. Sekitar 50 ribu buruh hanya di Jabodetabek. Yang di luar itu ya puluhan ribu ya. Estimasi itu mungkin 20 ribu, 30 ribu secara total di 20 provinsi itu," katanya.
Said mengatakan aksi tersebut akan mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Corona. Dia menyebut massa buruh telah menyiapkan masker, hand sanitizer, dan akan menerapkan physical distancing.
"Dikarenakan adanya PSBB dan Maklumat Kapolri, hal itu akan menjadi pertimbangan kami dalam melakukan aksi. Maksudnya protokol physical distancing akan kami penuhi dalam aksi, antara lain memakai masker wajib, kami akan menyiapkan. Kemudian setiap lima orang akan menyiapkan hand sanitizer, satu botol kecil," jelasnya.
Sembur
---------------------------------------------------------------------------------------------------

Dalam 14 hari klo ada buruh yg kejang2 kena covid-19, silahkan dirawat di rumah Sa1d 1qbal di Jalan Rambutan, Kalisari, Jakarta Timur.
"Iya, memang kami merencanakan memperingati Mayday bukan pada 1 Mei, tapi tanggal 30 April aksinya itu. Jadi ini gabungan dari tiga konfederasi serikat buruh yang besar ya. KSPI, KSPSI, ada KSBSI. Ini sekitar 50 ribu buruh di Jabodetabek. Aksinya dipusatkan di DPR dan kantor Menko Perekonomian," kata Presiden KSPI Said Iqbal saat dihubungi, Rabu (22/4/2020).
Said mengatakan aksi juga akan dilakukan di 20 provinsi di Indonesia. Massa diperkirakan mencapai 20 ribu. "Kemudian di 20 provinsi di kantor gubernur dan DPRD provinsi juga dilakukan aksi pada waktu yang bersamaan, pada 30 April. Sekitar 50 ribu buruh hanya di Jabodetabek. Yang di luar itu ya puluhan ribu ya. Estimasi itu mungkin 20 ribu, 30 ribu secara total di 20 provinsi itu," katanya.
Said mengatakan aksi tersebut akan mematuhi protokol kesehatan saat pandemi Corona. Dia menyebut massa buruh telah menyiapkan masker, hand sanitizer, dan akan menerapkan physical distancing.
"Dikarenakan adanya PSBB dan Maklumat Kapolri, hal itu akan menjadi pertimbangan kami dalam melakukan aksi. Maksudnya protokol physical distancing akan kami penuhi dalam aksi, antara lain memakai masker wajib, kami akan menyiapkan. Kemudian setiap lima orang akan menyiapkan hand sanitizer, satu botol kecil," jelasnya.
Sembur
---------------------------------------------------------------------------------------------------
Dalam 14 hari klo ada buruh yg kejang2 kena covid-19, silahkan dirawat di rumah Sa1d 1qbal di Jalan Rambutan, Kalisari, Jakarta Timur.
Diubah oleh tukang_ojeg 22-04-2020 15:32
sebelahblog dan 52 lainnya memberi reputasi
53
2.1K
52
Komentar yang asik ya
Mari bergabung, dapatkan informasi dan teman baru!
Berita dan Politik
692.4KThread•57.5KAnggota
Tampilkan semua post
yuniharto
#29
said iqbal sih no hope lah, emang gitu cara cari duitnya.
Nah yang 50.000 ini yang perlu ditanyakan. Udah pada siap jadi korban/ngorbanin keluarga? percaya lah, kalo lo pada kena covid-19 nggak ada yang kasian, dan akses lo ke faskes itu terbatas.
Buat yang memang buruh, udah lah, ngapain lo dengerin koordinator serikat, kedepankan aja logika, perusahaan kalo nggak ada pemasukan kira2 apabyang bakal dilakukan? potong biaya kan? dan sadar diri posisi siapa yang bakal dipotong duluan. Mending jaga diri masing2 aja pah, toh serikat juga nggak bisa apa2, mereka cuma bisa jual nama kalian ke partai atau buat neken perusahaan.
Nah yang 50.000 ini yang perlu ditanyakan. Udah pada siap jadi korban/ngorbanin keluarga? percaya lah, kalo lo pada kena covid-19 nggak ada yang kasian, dan akses lo ke faskes itu terbatas.
Buat yang memang buruh, udah lah, ngapain lo dengerin koordinator serikat, kedepankan aja logika, perusahaan kalo nggak ada pemasukan kira2 apabyang bakal dilakukan? potong biaya kan? dan sadar diri posisi siapa yang bakal dipotong duluan. Mending jaga diri masing2 aja pah, toh serikat juga nggak bisa apa2, mereka cuma bisa jual nama kalian ke partai atau buat neken perusahaan.
areszzjay dan 3 lainnya memberi reputasi
4
Tutup